Weekly outline
General
Salam Pembelajar,
Apa kabar mahasiswaku sekalian? Semoga selalu sehat dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa.
Pada kesempatan ini kita akan mempelajari mata kuliah Ecopedagogy dalam IPS. Apakah anda ada yang sudah mengetahui mata kuliah ini sebelumnya? Baiklah....selama satu semester ke depan kami akan mendampingi anda dalam perkuliahan ini.
Secara umum mata kuliah ini membahas tentang paradigma ilmu yang bersifat holistic, terintegrsi terkait dengan nilai-nilai dalam konteks social dan kearifan local (local wisdom), mengenali alam, sehingga tumbuh rasa cinta/respek terhadap lingkungan yang merupakan bagian integral kehidupan makhluk di muka bumi, dikaji secara inter, multi, dan transdisipliner.
Mata kuliah ini berbobot 2 sks (2-0) dan diampu oleh tim dosen yaitu Dr. Pujiati, M.Pd. dan Dr. Nikki Trisakung, M.Pd.
Dr. Pujiati, S.Pd., M.Pd. Dr. Nikki Trisakung, M.Pd.

NIP 197708082006042001 NIP 198608102025062001
Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa mampu untuk mengembangkan kesadaran ekologi melalui pembelajaran IPS secara inter, multi, dan transdisipliner pada bidang tugasnya dengan baik dan bertanggungjawab.
No
Capaian Pembelajaran
Bahan Kajian
1
Mampu mengembangkan konsep, dan tujuan ecopedagogi dalam IPS
a) Konsep ecopedagogy dalam IPS
b) Tujuan ecopedagogy dalam IPS
2
Mampu mengaplikasikan prinsip-prinsip ecopedagogy dalam IPS
a) Prinsip-prinsip ecopedagogy dalam IPS
3
Mampu mengaplikasikan implikasi pendidikan berbasis ecopedagogy dalam menumbuhkan kesadaran ekologis dan karakter siswa.
Implikasi pendidikan berbasis ecopedagogy dalam menumbuhkan kesadaran ekologis dan karakter siswa.
4
Mampu menganalisis era revolusi industry 4.0 kaitannya dengan lingkungan dan ekploitasi alam untuk industri, perilaku konsumtif berbasis SDA, pengembangan IPTEK tentang lingkungan
a) Ecopedagogy dalam perspektif RI 4.0
dan society 5.0
b) Era revolusi industry 4.0 kaitannya
dengan lingkungan dan ekploitasi alam
untuk industri,
c ) Perilaku konsumtif berbasis SDA,
d) Pengembangan IPTEK tentang lingkungan
5
Mampu menganalisis pembangunan berkelanjutan dalam konteks Indonesia dan dunia, Gerakan ramah lingkungan/Greenmatric
a) Pembangunan berkelanjutan dalam konteks Indonesia dan dunia,
b) Gerakan ramah lingkungan/Greenmatric
6
Mampu mengeksplor kearifan local dalam menjaga kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat local
a) Kearifan local dalam menjaga kelestarian lingkungan
b) Pemberdayaan masyarakat local
7
Mampu merancang model pembelajaran berbasis ecopedagogy
Merancang model pembelajaran berbasis ekopedagogy
8. General review dan UTS (take home exam)
9
Mampu mengembangkan ekopedagogy dalam pembelajaran IPS berbasis kearifan lokal
10-13
Project: Observasi Lapang/virtual terhadap sekolah yang menerapkan ekopedagogy dalam IPS
14
Penyerahan tugas project
15
Panel Presentasi hasil laporan observasi
16. UAS
Perkuliahan ini menggunakan pendekatan konstruktivisme. Pembelajaran menerapkan model problem based learning dan project based learning untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menganalisis problematika tentang Ecopedagogy dalam IPS. Sebagai contoh dosen akan memberikan deskripsi singkat pada awal-awal pertemuan untuk memberikan latar belakang dan kerangka berpikir mahasiswa dalam memahami materi dan penugasan. Selanjutnya ada diskusi dan pembahasan problematika implementasi ecopedagogy dalam IPS. Partisipasi aktif mahasiswa lebih diutamakan seperti kemampuan mahasiswa dalam memahami dan menganalisis yang berkaitan dengan ekopedagogy dalam IPS sehingga pembelajaran lebih bermakna dan menarik. Selanjutnya, pembelajaran diperkuat dengan observasi lapangan selama 2 pekan untuk menambah wawasan dan meningkatkan daya kritis mahasiswa terhadap problematika ekopedagogy di jenjang persekolahan dan PT.
Daftar kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan oleh mahasiswa yaitu:
a) Mempelajari bahan secara mandiri, selanjutnya membuat reviu materi secara tertulis pada tiap-tiap pertemuan.
b) Diskusi dan Presentasi tugas baik secara individual maupun kelompok.
c) Membuat anotasi bibliografi sebanyak 20 referensi dari buku dan jurnal baik nasional maupun internasional terkait dengan ekopedagogy dalam IPS secara individu. Penyerahan tugas anotasi paling telat sebelum satu pekan sebelum ujian tengah semester.
d) Observasi lapangan/VIRTUAL secara berkelompok ke sekolah atau PT yang dipilih di provinsi Lampung selama 2 pekan dan melaporkan hasil observasi tersebut secara tertulis dan mempresentasikannya dalam bentuk video dan diunggah di youtube untuk mendapatkan like, subscribe dan komentar rekan-rekan kelasnya. Hasil revisi laporan observasi seluruh kelompok dibukukan ke dalam dokumentasi ber–ISBN.
e) Menyelesaikan makalah terkait dengan ekopedagogy di persekolahan dan PT dan dituangkan dalam bentuk artikel siap publikasi secara individual yang temanya telah dipilih sendiri sebelumnya terkait dengan pengembangan kurikulum dikaji dengan berbagai pendekatan (monodisipliner, multidisipliner dan transdisipliner) dengan analisis yang komprehensif dan tepat waktu.
f) Apabila mahasiswa tidak hadir hendaknya ada pemberitahuan dan minimal kehadiran 80%.
g) Penyelesaian tugas sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
h) No Cheat, No Plagiarism
Penilaian akhir merupakan akumulasi dari komponen:
a. Tugas 10%
b. UTS 20%
c. UAS 20%
d. Project 35%
e. Activitas Partisipaatif 15%
Penilaian dilakukan oleh dosen dengan menggunakan kriteria sebagai berikut:
Nilai Range Status Penilaian
A ≥ 81 Lulus
B+ 75- <80 Lulus
B 70- <75 Lulus
C+ 65- <70 Lulus Bersyarat
C 55- <65 Lulus bersyarat
D 50- <55 Tidak Lulus
E <50 Tidak Lulus
Kriteria acuan penilaian tugas individual dan kelompok meliputi:
v Sistematika 10%
v Kebenaran isi 20%
v Relevansi 30%
v Originalitas 20%
v Sikap dan kerjasama tim 10%
RPS Mata Kuliah Ecopedagogy dalam IPS
Silakan dipelajari kontrak perkuliahan berikut

BUKU TERSEBUT SALAH SATU REFERENSI YANG WAJIB DIBACA DAN MASIH BANYAK LAGI REFERENSI LAINNYA YANG BISA ANDA AKSES DARI BERBAGAI SUMBER.
BEBERAPA HASIL RISET YANG RELEVAN DENGAN ECOPEDAGOGY DALAM IPS
Alberro, H., Van dermijnsbrugge, E., Firth, R., & Kopnina, H. (2026). ‘Educating to transgress’: Ecotopian pedagogies for the Symbiocene. Pedagogy, Culture & Society, 1–19. https://doi.org/10.1080/14681366.2026.2663118
Ramadhani, A., Lailiyah, F., Rifai, & Hidayati, A. (2026). Ecopedagogy learning based on Bojonegoro local wisdom in social studies subjects. International Journal of Geography, Social, and Multicultural Education, 4(1), 12–22. https://doi.org/10.26740/ijgsme.v4n1.p12-22
Saputri, D. Y., Sukarmin, S., Asrowi, A., & Riyadi, R. (2026). Ecopedagogy-based experiential learning model: An effective effort in shaping environmentally concerned attitudes. Journal of Pedagogical Research. https://doi.org/10.33902/JPR.202638969
Wardani, W., Hestiningtyas, W., Kesuma, T. A. R. P., & Kurniawan, A. T. (2025). Designing social studies instruction grounded in ecopedagogy and engagement theory: Cultivating university students’ critical consciousness of environmental issues. Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS, 10(2), 204–227. https://doi.org/10.17977/um022v10i22025p204-227
Yuliani, S., Disman, D., Maryani, E., & Nurbayani, S. (2024). Ecopedagogics as an alternative approach in developing social studies teaching materials in coastal schools in Jakarta. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran, 10(2), 541–552. https://doi.org/10.33394/jk.v10i2.11509
Mari kita simak video motivasi berikut:
Sumber: youtube.com
Jadilah mata air yang mengalir dan bermanfaat bagi sekitarmu.
22 August - 28 August
Salam Pembelajar
Pada pertemuan ini kita akan membahas tentang konsep, dan tujuan ecopedagogi dalam IPS.
Adakah kalian yang sudah pernah mengetahui tentang topik bahasan hari ini? Silakan anda kemukakan ya disini.
Silakan dipelajari handout berikut ini.
Sumber:
https://static1.squarespace.com/static/5751c590746fb9c9be542bb3/t/5af9f4b2352f53b1380f7713/1526330546619/Ecopedagogy+Handout+for+Web.pdf
Silakan dipelajari artikel berikut ini.
Sumber:
file:///C:/Users/User/Downloads/41243-103678-4-PB.pdf
Cobalah anda diskusikan bersama rekan-rekan anda tentang urgensi ecopedagogy dalam IPS?

“Jangan berhenti pada pertanyaan apa itu lingkungan, tetapi bergeraklah pada pertanyaan mengapa krisis ekologis terjadi, siapa yang terdampak, dan bagaimana pembelajaran IPS dapat mendorong perubahan?”
Konsep kunci: kesadaran ekologis – berpikir kritis – keadilan sosial-ekologis – kearifan lokal – partisipasi – aksi transformatif.
Tujuan utama: Ecopedagogy dalam IPS bertujuan membangun kesadaran kritis dan tanggung jawab ekologis agar peserta didik mampu memahami keterkaitan manusia, masyarakat, dan alam, sekaligus berani mengambil aksi nyata dan transformatif untuk mewujudkan kehidupan yang berkelanjutan.
29 August - 4 September
Salam Pembelajar,
Pada pertemuan kedua ini bahan kajian kita adalah Prinsip-prinsip ecopedagogy dalam IPS.
Bagi mahasiswa S2 Pendidikan IPS, ecopedagogy perlu dipahami bukan sekadar sebagai pendekatan pendidikan lingkungan, tetapi sebagai paradigma kritis untuk membaca kembali relasi antara manusia, masyarakat, dan alam. Ecopedagogy mendorong kita untuk tidak hanya bertanya “apa yang terjadi terhadap lingkungan?”, tetapi juga “mengapa persoalan itu terjadi, siapa yang terdampak, bagaimana relasi sosial dan kekuasaan bekerja, serta perubahan seperti apa yang perlu dilakukan?”
Prinsip ecopedagogy dalam IPS bertumpu pada kesadaran ekologis, berpikir kritis, keadilan sosial-ekologis, penghargaan terhadap kearifan lokal, partisipasi masyarakat, dan aksi transformatif. Melalui prinsip tersebut, pembelajaran IPS diarahkan untuk menghubungkan pengetahuan akademik dengan realitas kehidupan, sehingga mahasiswa mampu menganalisis persoalan ekologis secara multidimensional dan merancang solusi yang kontekstual serta berkelanjutan.
Pada akhirnya, ecopedagogy menempatkan pembelajaran IPS bukan hanya sebagai ruang untuk memahami dunia, tetapi sebagai ruang untuk mengkritisi, merefleksikan, dan mentransformasi hubungan manusia dengan lingkungan menuju kehidupan yang lebih adil, berkelanjutan, dan bermakna.
Silakan dipelajari artikel berikut ini.
Sumber:
https://files.eric.ed.gov/fulltext/EJ1083582.pdf
Silakan dipelajari buku berikut ini.
Sumber:
https://niepid.nic.in/MODELS%20OF%20TEACHING.pdf
Silakan dipelajari buku berikut ini.
Sumber:
https://www.hcs64.com/files/Principles%20of%20instructional%20design.pdf
- Cobalah diskusikan bersama rekan-rekan Anda terkait dengan prinsip-prinsip ecopedagogy dalam IPS. Berikan pandangan Anda terkait dengan prinsip-prinsip ecopedagogy dalam IPS dan implikasinya dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan di era digital . Sertakan contoh empirik dari lingkungan terdekat Anda.
5 September - 11 September
- Salam sehat pembelajar,
Pada pertemuan ketiga bahan kajian kita adalah Implikasi pendidikan berbasis ecopedagogy dalam menumbuhkan kesadaran ekologis dan karakter siswa. Berikut video best praktis dari negara Jepang, terkait dengan kesaddaran ekologis dan karakter siswa. Mari kita simak bersama.
Sumber: Youtube.com Silakan dipelajari artikel berikut ini.
Sumber:
https://files.eric.ed.gov/fulltext/EJ1291067.pdf
Menurut anda bagaimana ecopedagogy diimplementasikan dalam pembelajaran IPS agar kesadaran ekologis siswa dapat tumbuh dengan baik pada diri peserta didik?
Apakah Anda pernah menerapkan ecopedagogy dalam pembelajaran di kelas Anda (bagi yang berprofesi sebagai guru) atau lingkungan terdekat Anda?
Penugasan Analitis: Ecopedagogy dalam Pendidikan IPS
Mahasiswa sekalian, pada pertemuan ini Anda diminta memilih satu permasalahan lingkungan yang nyata terjadi di masyarakat, kemudian menganalisisnya secara mendalam menggunakan perspektif ecopedagogy dalam Pendidikan IPS.
Analisis harus menggunakan pendekatan multidisipliner dan transdisipliner, dengan mengaitkan minimal empat perspektif keilmuan yang relevan serta mempertimbangkan pengetahuan, pengalaman, dan peran masyarakat atau pemangku kepentingan terkait.
Selanjutnya, Anda sebagai mahasiswa merumuskan satu solusi yang tepat, realistis, partisipatif, dan berkelanjutan berdasarkan akar permasalahan yang ditemukan.
Hasil yang diharapkan dari penugasan ini adalah:
Mahasiswa mampu:
- Mengidentifikasi dan menganalisis akar permasalahan ekologis di masyarakat.
- Menggunakan perspektif ecopedagogy untuk memahami permasalahan tersebut.
- Mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu dan pengetahuan masyarakat.
- Merumuskan solusi yang inovatif dan berkelanjutan.
- Menjelaskan bagaimana solusi tersebut dapat diterapkan dalam konteks Pendidikan IPS.
Produk: Paper analitis 4.000–5.000 kata disertai satu visual/model solusi.
Pertanyaan kunci:
Bagaimana ecopedagogy melalui pendekatan multidisipliner dan transdisipliner dapat digunakan untuk menganalisis permasalahan ekologis di masyarakat dan menghasilkan solusi yang berkelanjutan?“Belajar di tingkat magister bukan sekadar memperdalam pengetahuan, tetapi tentang berani mempertanyakan, menciptakan gagasan, dan menghadirkan solusi bagi kehidupan.”
12 September - 18 September
Salam Pembelajar,
Bahan kajian kita pada pertemuan ini adalah Ecopedagogy dalam perspektif Era revolusi industry 4.0 dan society 5.0. Setelah mempelajari topik ini anda diharapkan mampu untuk menganalisis ecopedagogy dalam perspektif era revolusi industry 4.0 dan society 5.0, era revolusi industri kaitannya dengan lingkungan dan fenomena ekploitasi alam untuk industri, perilaku konsumtif berbasis SDA, pengembangan IPTEK tentang lingkungan. Berikut beberapa video pembelajaran yang berguna bagi kita dalam menambah informasi dan wawasan terkeit dengan topik kita hari ini. mari kita simak bersama.
Sumber: youtube.com
Silakan dipelajari buku berikut ini.
Sumber:
https://www2.deloitte.com/content/dam/Deloitte/ch/Documents/manufacturing/ch-en-manufacturing-industry-4-0-24102014.pdf
Tulislah summary isi buku di atas pada satu halaman folio ditulis tangan dan uploadkan disini, paling telat pekan depan.
Silakan dipelajari buku berikut ini.
Sumber:
https://www.sogeti.com/globalassets/global/special/sogeti-things3en.pdf
Cobalah analisis bersama rekan-rekan anda era revolusi industry 4.0 kaitannya dengan lingkungan dan ekploitasi alam untuk industri.
Dalam era Revolusi Industri 4.0, teknologi seperti Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence (AI), dan Big Data telah mengubah cara manusia bekerja, belajar, dan berinteraksi. Di sisi lain, muncul konsep Society 5.0, yang menekankan penggunaan teknologi untuk menciptakan masyarakat yang berpusat pada manusia dan berkelanjutan.
Namun, kemajuan teknologi ini sering kali tidak diimbangi dengan kesadaran ekologis. Banyak pelajar lebih mengenal tren digital ketimbang isu lingkungan sekitar. Di sinilah konsep Ecopedagogy menjadi penting yaitu pendekatan pendidikan yang menekankan kesadaran lingkungan, keadilan sosial, dan keberlanjutan sebagai bagian dari pembelajaran kritis.
Pertanyaan:
- Sebagai seorang pendidik atau aktivis muda, bagaimana Anda akan merancang pendekatan Ecopedagogy yang dapat menarik minat generasi digital agar lebih peduli terhadap isu lingkungan?
- Bagaimana Anda bisa menggabungkan teknologi Revolusi Industri 4.0 (seperti AI, IoT, atau Augmented Reality) dalam praktik Ecopedagogy untuk menciptakan dampak nyata dalam masyarakat menuju Society 5.0?
19 September - 25 September
Salam pembelajar,
Pada pertemuan kelima ini kita akan membahas tetnang pembangunan berkelanjutan dalam konteks Indonesia dan dunia.
Untuk menambah wawasan, mari kita simak video berikut:
Sumber: youtube.com
Silakan dipelajari buku berikut ini.
Sumber:
https://law.unimelb.edu.au/__data/assets/pdf_file/0005/3385454/Schwab-The_Fourth_Industrial_Revolution_Klaus_S.pdf
Silakan dipelajari buku berikut ini.
Sumber:
https://webpages.cs.luc.edu/~dennis/106/106-Bkgr/20-Industrial-Rev.pdf
Silakan dipelajari buku berikut ini.
Sumber:
https://www.joinforwater.ngo/sites/default/files/library_assets/ori-e34-sust-dev_strat.pdf
Silakan dipelajari buku berikut ini.
Sumber:
https://wedocs.unep.org/xmlui/bitstream/handle/20.500.11822/34948/MPN.pdf
Cobalah anda kemukakan disini pembangunan berkelanjutan dalam konteks Indonesia dan dunia. bagaimanakah relevansinya pembangunan berkelanjutan dengan gerakan ramah lingkungan/Greenmatric yang telah dilaksanakan dengan upaya menumbuhkan kesadaran ekologis masyarakat?
26 September - 2 October
Salam pembelajar,
Pada pertemuan keenam ini kita akan mempelajari tentang kearifan local dalam menjaga kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat local.
Silakan dibaca referensi berikut ini.
Sumber:
Selanjutnya buatlah ringkasan esensi dari buku tersebut, maksimal 300 kata, langsung diunggah disini ya...
Silakan dipelajari artikel berikut ini.
Sumber:
www.Tijoss.com
Cobalah anda eksplorasi kearifan local dalam negeri relevansinya dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan dan optimalisasi pemberdayaan masyarakat local dalam menumbuhkan kesadaran ekologis.
Di sebuah desa adat di Indonesia Timur, masyarakat telah lama menggunakan sistem "Sasi", yaitu larangan untuk mengambil hasil hutan, laut, atau kebun dalam jangka waktu tertentu. Tradisi ini dijaga secara turun-temurun dan dipercaya dapat menjaga keseimbangan alam serta menjamin ketersediaan sumber daya alam di masa depan.
Namun, beberapa tahun terakhir, anak-anak muda di desa mulai meragukan efektivitas "Sasi". Mereka tergiur oleh pekerjaan di kota dan industri luar yang menjanjikan keuntungan cepat, bahkan jika itu berarti menebang pohon secara liar atau menangkap ikan dengan bom.
Sebagai seorang pemuda lokal yang memahami nilai "Sasi", kamu ditunjuk oleh tetua adat untuk mengembangkan cara baru agar tradisi ini tetap relevan dan mampu menarik minat generasi muda, sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.
Pertanyaan:
- Apa langkah-langkah kreatif yang bisa Anda lakukan untuk menjaga keberlanjutan tradisi "Sasi" agar tetap relevan di era modern?
- Bagaimana Anda bisa menggabungkan kearifan lokal ini dengan peluang ekonomi yang memberdayakan masyarakat tanpa merusak lingkungan?
3 October - 9 October
Salam pembelajar,
Pada pertemuan ketujuh ini bahan kajian kita adalah merancang model pembelajaran berbasis ecopedagogy.
Silakan dipelajari buku berikut ini.
Sumber:
https://sustainabledevelopment.un.org/content/documents/926unesco9.pdf
- Buatlah resume dari e-book di atas, 3 halaman, ditulis tangan.
Cobalah anda rancang pembelajaran IPS berbasis ecopedagogy,. Silkan dipilih jenjang pendidikan dasar/menengah/Perguruan Tinggi. Jika sudah selesai dapat diupload disini. Waktu maksimal 1 pekan.
- This week
10 October - 16 October
Ujian tengah semester
17 October - 23 October
Salam pembelajar,
Pada pertemuan ini kita akan mempelajari tentang ecopedagogy dalam pembelajaran IPS berbasis kearifan lokal.
Silakan dipelajari rociding berikut ini.
Sumber:
http://repository.warmadewa.ac.id/id/eprint/608/1/Proceeding-Local%20Wisdom%20in%20Environmental%20Management%20in%20Tenganan%20Pegringsingan%2C%20Karangasem%2C%20Bali.pdf
Menurut anda bagaimana mengembangkan ecopedagogy dalam pembelajaran IPS berbasis kearifan lokal?Adakah kearifan lokal di daerah anda yang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran IPS di sekolah/PT? Berikan penjelasan anda.
Mahasiswa sekalian pada pertemuaun ini Anda diminta mengembangkan pembelajaran IPS berbasis ecopedagogy dengan memanfaatkan kearifan lokal di daerah masing-masing.
Pilih satu kearifan lokal yang berkaitan dengan lingkungan, kemudian kembangkan menjadi ide pembelajaran IPS yang inovatif dan dapat diterapkan dalam kehidupan nyata.
Dalam tugas, Anda sebagai mahasiswa perlu:
- Menjelaskan kearifan lokal yang dipilih dan nilai ekologisnya.
- Mengidentifikasi permasalahan lingkungan yang berkaitan dengan kearifan lokal tersebut.
- Menjelaskan keterkaitannya dengan materi pembelajaran IPS.
- Merancang kegiatan pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk memahami, peduli, dan melakukan aksi nyata terhadap lingkungan.
- Menghasilkan satu ide/produk pembelajaran inovatif, seperti proyek, media digital, peta kearifan lokal, storytelling, atau kegiatan aksi lingkungan.
Produk akhir: Desain pembelajaran IPS berbasis ecopedagogy dan kearifan lokal, disertai penjelasan singkat mengenai penerapan dan manfaatnya.
Pertanyaan pengarah:
Bagaimana kearifan lokal dapat dikembangkan menjadi pembelajaran IPS yang menumbuhkan kesadaran ekologis dan mendorong peserta didik melakukan aksi nyata untuk menjaga lingkungan?
24 October - 30 October
- Salam pembelajar,
pada pertemuan 10-13 kita akan melaksanakan Tugas Project Observasi Lapang terhadap sekolah yang menerapkan ekopedagogy dalam IPS. Kirimkan disini rencana project observasi anda. File word maksimal 5 halaman, font arial 11, spasi 1,5.
31 October - 6 November
Salam pembelajar,
Pada pertemuan ini masih melanjutkan Project: Observasi Lapang terhadap sekolah yang menerapkan ekopedagogy dalam IPS.
7 November - 13 November
Salam pembelajar,
Pada pertemuan ini masih melanjutkan Project: Observasi Lapang terhadap sekolah yang menerapkan ekopedagogy dalam IPS.
Tulislah disini perkembangan tugas project anda sampai dimana prosesnya.
14 November - 20 November
Salam pembelajar,
Pada pertemuan ini masih melanjutkan Project: Observasi Lapang terhadap sekolah yang menerapkan ecopedagogy dalam IPS. Silakan direport progres report observasinya, dan jika ada kendala silakan berkomunikasi dengan dosen PJ.
Tulislah perkembangan tugas project anda disini.
21 November - 27 November
Salam pembelajar,
Pada pertemuan ini anda diwajibkan menyerahkan laporan tugas profect yang terdiri dari paper laporan observasi beserta lampiran dan dokumen terkait observasi, link youtube video presentasi hasil laporan observasi, dan slide ppt maksimal 10 halaman.
Silakan upload disini laporan observasi anda dalam bentuk pdf
Silakan dikirimkan disini link youtube video rekaman presentasi hasil observasi anda
Silakan diuplod slide PPT Ringkasan Hasil Observasi anda maksimal 10 slide.
28 November - 4 December
Salam pembelajar,
Pada pertemuan ini anda diminta untuk melakukan panel presentasi hasil observasi. Silakan join room gmeet sesuai jadwal.
Silakan dikirim disini summary / ringkasan panel diskusi hari ini.
Silakan diunggah disini Anotasi Bibliografi tentang Ecopedagogy dalam IPS, minimal 20 referensi (buku dan jurnal).
5 December - 11 December
Salam Pembelajar,
Mahasiswaku sekalian yang saya banggakan, pada pekan ini kita akan melaksanakan Ujian Akhir Semester.
Silakan dikerjakan soal terlampir di bawah ya...semoga lancar dan senantiasa dalam bimbingan-Nya dalam menjalankan tugas-tugas perkuliahan dan ujian akhir.
Demikian disampaikan, semoga direspon dengan baik. Salam sehat selalu.
Terimakasih.