Posts made by Citra Elkana Nainggolan

Nama: Citra Elkana Nainggolan
Npm: 2515012077

Analisis jurnal

1. Latar Belakang
Jurnal ini membahas pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Penulis menilai bahwa perkembangan IPTEK yang pesat perlu diarahkan agar tidak lepas dari nilai moral dan jati diri bangsa, sehingga Pancasila dijadikan pedoman dalam proses pengembangan ilmu.

2 . Kelebihan
Kelebihan jurnal ini adalah penjelasannya yang menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar negara, tetapi juga sebagai landasan etika dalam pengembangan ilmu. Pembahasannya relevan dengan kondisi Indonesia dan mudah dipahami.

3. Kekurangan
Kekurangannya, pembahasan masih bersifat umum dan belum banyak disertai contoh konkret penerapan Pancasila dalam pengembangan IPTEK di kehidupan nyata.

4. Kesimpulan
Secara keseluruhan, jurnal ini menekankan bahwa Pancasila perlu dijadikan dasar dalam pengembangan ilmu agar kemajuan IPTEK tetap membawa manfaat bagi masyarakat dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai bangsa.
Nama: Citra Elkana Nainggolan
Npm:2515012077

Analisis Jurnal

1. Latar Belakang
Jurnal ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memengaruhi hampir seluruh aspek kehidupan. Penulis melihat bahwa kemajuan IPTEK sering kali berjalan tanpa mempertimbangkan nilai moral dan jati diri bangsa. Oleh karena itu, Pancasila dipandang perlu dijadikan sebagai filsafat ilmu agar perkembangan IPTEK di Indonesia tetap memiliki arah, nilai, dan tujuan yang sesuai dengan karakter bangsa.

2. Kelebihan Jurnal
Kelebihan jurnal ini terletak pada pembahasannya yang menegaskan posisi Pancasila sebagai dasar filosofis dalam pengembangan ilmu dan teknologi. Penjelasan mengenai keterkaitan setiap sila Pancasila dengan IPTEK disampaikan secara sistematis dan mudah dipahami. Selain itu, jurnal ini relevan dengan kondisi Indonesia saat ini yang sedang menghadapi tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi yang sangat cepat.

3. Kekurangan Jurnal
Kekurangan jurnal ini adalah pembahasannya masih bersifat umum dan belum banyak disertai contoh konkret penerapan Pancasila dalam pengembangan IPTEK di bidang tertentu. Selain itu, analisis empiris atau studi kasus yang mendukung pemikiran penulis masih terbatas sehingga pembahasan terasa lebih normatif.

4. Kesimpulan
Secara keseluruhan, jurnal ini memberikan pemahaman bahwa Pancasila memiliki peran penting sebagai filsafat ilmu dalam pengembangan IPTEK. Dengan menjadikan Pancasila sebagai landasan etika dan nilai, perkembangan ilmu dan teknologi di Indonesia diharapkan tidak hanya maju secara teknis, tetapi juga membawa manfaat, menjaga moral, dan memperkuat jati diri bangsa.
Nama: Citra Elkana Nainggolan
Npm: 2515012077

Analisis soal 2

A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?

Pancasila berperan sebagai landasan nilai dan etika dalam pengembangan ilmu yang saya pelajari. Sila Ketuhanan menjadi dasar moral agar ilmu digunakan secara bertanggung jawab. Sila Kemanusiaan mengarahkan ilmu untuk memberi manfaat bagi sesama. Sila Persatuan menekankan agar pengembangan ilmu tidak merusak persatuan bangsa. Sila Kerakyatan mendorong penggunaan ilmu secara bijaksana dan terbuka terhadap masukan. Sila Keadilan Sosial mengarahkan ilmu agar hasilnya dapat dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat. Di tengah persaingan global, Pancasila menjadi penuntun agar kemajuan ilmu tetap berakar pada nilai bangsa.

B.Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?

Saya berharap pemimpin, warga negara, dan ilmuwan Indonesia memiliki sikap jujur, adil, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan ilmu dan teknologi. Pemimpin diharapkan bijak dan mengutamakan kepentingan rakyat, warga negara bersikap kritis dan beretika, serta ilmuwan mampu menghasilkan inovasi yang bermanfaat tanpa meninggalkan nilai Pancasila, baik sekarang maupun di masa depan.
Nama: Citra Elkana Nainggolan
Npm: 2515012077

Analisis soal 1

A. Menurut saya, berita tersebut menunjukkan bahwa penyebaran hoaks di media sosial merupakan masalah serius karena dapat menyesatkan masyarakat dan memicu perpecahan. Hoaks mudah dipercaya karena informasi menyebar cepat tanpa disaring. Untuk mengantisipasinya, saya berusaha lebih kritis terhadap informasi, mengecek sumber berita, serta tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

B. Perkembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai Pancasila di media sosial dapat menimbulkan hoaks, ujaran kebencian, dan sikap intoleran. Hal ini bertentangan dengan nilai kemanusiaan dan persatuan. Solusinya adalah meningkatkan literasi digital, menggunakan media sosial secara bijak, serta menjadikan Pancasila sebagai dasar etika dalam pengembangan dan penggunaan teknologi.

C. Sikap konsumerisme membuat Indonesia lebih banyak menjadi pengguna teknologi luar negeri. Solusi menurut program studi yang saya tempuh adalah mendorong mahasiswa untuk lebih kreatif dan inovatif, tidak hanya menggunakan teknologi tetapi juga mampu mengembangkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendukung produk dan riset dalam negeri.
Nama: Citra Elkana Nainggolan
NPM: 2515012077

Analisis Jurnal

Jurnal ini membahas peran mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam membentuk sikap mahasiswa terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Topik ini menjadi sangat relevan mengingat pesatnya perkembangan teknologi yang tidak hanya membawa dampak positif, tetapi juga tantangan serius bagi nilai, moral, dan kepribadian bangsa, khususnya pada generasi muda.

1. Latar Belakang dan Tujuan Penelitian
Latar belakang penelitian ini berangkat dari realitas globalisasi yang didorong oleh kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Penulis menekankan bahwa perkembangan IPTEK dapat memengaruhi pola pikir, perilaku, dan budaya masyarakat, termasuk mahasiswa. Dalam konteks tersebut, Pendidikan Pancasila dipandang memiliki peran strategis sebagai benteng nilai agar mahasiswa mampu menyikapi perkembangan IPTEK secara bijak dan bertanggung jawab.
Tujuan penelitian ini cukup jelas, yaitu untuk mengetahui apakah mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila berpengaruh terhadap cara mahasiswa dalam menyikapi perkembangan IPTEK. Tujuan ini relevan dengan kondisi aktual dunia pendidikan tinggi yang tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter.

2. Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Sampel penelitian berjumlah 40 mahasiswa Program Studi Matematika Universitas Pancasakti Tegal semester II. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya.
Dari sisi metodologi, penggunaan analisis regresi sederhana melalui SPSS sudah tepat untuk melihat pengaruh variabel mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi IPTEK. Namun, ruang lingkup penelitian masih terbatas pada satu program studi dan jumlah responden yang relatif kecil, sehingga hasil penelitian belum bisa digeneralisasikan secara luas.

3. Hasil dan Pembahasan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum mahasiswa memiliki pengembangan kepribadian Pancasila yang baik serta mampu menyikapi perkembangan IPTEK dengan kategori baik. Hal ini terlihat dari skor kuesioner yang berada di atas nilai minimum yang telah ditentukan.
Analisis regresi menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi IPTEK, dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Nilai koefisien determinasi sebesar 28,2% menunjukkan bahwa mata kuliah tersebut memberikan kontribusi nyata, meskipun masih terdapat faktor lain di luar penelitian yang memengaruhi sikap mahasiswa terhadap IPTEK.
Secara substansi, hasil ini memperkuat pandangan bahwa Pendidikan Pancasila tidak hanya bersifat normatif atau teoritis, tetapi mampu membentuk sikap konkret mahasiswa, seperti penggunaan teknologi secara bertanggung jawab, penyaringan informasi di media sosial, serta menjaga etika dalam berinteraksi di ruang digital.

4. Kelebihan dan Kelemahan Jurnal
Kelebihan jurnal ini terletak pada relevansi tema dengan kondisi sosial saat ini serta penyajian data yang sistematis dan mudah dipahami. Selain itu, jurnal ini berhasil menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila masih memiliki daya aktual dalam menghadapi tantangan modernisasi dan teknologi.
Namun, kelemahan jurnal ini adalah masih terbatasnya variabel penelitian. Faktor-faktor lain seperti lingkungan keluarga, pengaruh media sosial, atau budaya kampus belum dikaji secara mendalam, padahal sangat mungkin memengaruhi sikap mahasiswa dalam menyikapi IPTEK. Selain itu, pendekatan kuantitatif saja kurang menggali secara mendalam proses internalisasi nilai Pancasila pada mahasiswa.

5. Kesimpulan Analisis
Secara keseluruhan, jurnal ini memberikan gambaran yang jelas bahwa mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila memiliki pengaruh positif dan signifikan dalam membentuk sikap mahasiswa terhadap perkembangan IPTEK. Pendidikan Pancasila terbukti berperan sebagai landasan nilai agar mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga individu yang beretika, kritis, dan bertanggung jawab.
Jurnal ini layak dijadikan referensi dalam kajian Pendidikan Pancasila, khususnya dalam konteks menghadapi tantangan perkembangan IPTEK di era globalisasi. Ke depan, penelitian serupa dapat dikembangkan dengan cakupan yang lebih luas dan pendekatan yang lebih beragam agar pemahaman tentang peran Pendidikan Pancasila menjadi semakin komprehensif.