Nama: Citra Elkana Nainggolan
NPM: 2515012077
Analisis Jurnal
Jurnal ini membahas peran mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam membentuk sikap mahasiswa terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Topik ini menjadi sangat relevan mengingat pesatnya perkembangan teknologi yang tidak hanya membawa dampak positif, tetapi juga tantangan serius bagi nilai, moral, dan kepribadian bangsa, khususnya pada generasi muda.
1. Latar Belakang dan Tujuan Penelitian
Latar belakang penelitian ini berangkat dari realitas globalisasi yang didorong oleh kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Penulis menekankan bahwa perkembangan IPTEK dapat memengaruhi pola pikir, perilaku, dan budaya masyarakat, termasuk mahasiswa. Dalam konteks tersebut, Pendidikan Pancasila dipandang memiliki peran strategis sebagai benteng nilai agar mahasiswa mampu menyikapi perkembangan IPTEK secara bijak dan bertanggung jawab.
Tujuan penelitian ini cukup jelas, yaitu untuk mengetahui apakah mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila berpengaruh terhadap cara mahasiswa dalam menyikapi perkembangan IPTEK. Tujuan ini relevan dengan kondisi aktual dunia pendidikan tinggi yang tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter.
2. Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Sampel penelitian berjumlah 40 mahasiswa Program Studi Matematika Universitas Pancasakti Tegal semester II. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya.
Dari sisi metodologi, penggunaan analisis regresi sederhana melalui SPSS sudah tepat untuk melihat pengaruh variabel mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi IPTEK. Namun, ruang lingkup penelitian masih terbatas pada satu program studi dan jumlah responden yang relatif kecil, sehingga hasil penelitian belum bisa digeneralisasikan secara luas.
3. Hasil dan Pembahasan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum mahasiswa memiliki pengembangan kepribadian Pancasila yang baik serta mampu menyikapi perkembangan IPTEK dengan kategori baik. Hal ini terlihat dari skor kuesioner yang berada di atas nilai minimum yang telah ditentukan.
Analisis regresi menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi IPTEK, dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Nilai koefisien determinasi sebesar 28,2% menunjukkan bahwa mata kuliah tersebut memberikan kontribusi nyata, meskipun masih terdapat faktor lain di luar penelitian yang memengaruhi sikap mahasiswa terhadap IPTEK.
Secara substansi, hasil ini memperkuat pandangan bahwa Pendidikan Pancasila tidak hanya bersifat normatif atau teoritis, tetapi mampu membentuk sikap konkret mahasiswa, seperti penggunaan teknologi secara bertanggung jawab, penyaringan informasi di media sosial, serta menjaga etika dalam berinteraksi di ruang digital.
4. Kelebihan dan Kelemahan Jurnal
Kelebihan jurnal ini terletak pada relevansi tema dengan kondisi sosial saat ini serta penyajian data yang sistematis dan mudah dipahami. Selain itu, jurnal ini berhasil menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila masih memiliki daya aktual dalam menghadapi tantangan modernisasi dan teknologi.
Namun, kelemahan jurnal ini adalah masih terbatasnya variabel penelitian. Faktor-faktor lain seperti lingkungan keluarga, pengaruh media sosial, atau budaya kampus belum dikaji secara mendalam, padahal sangat mungkin memengaruhi sikap mahasiswa dalam menyikapi IPTEK. Selain itu, pendekatan kuantitatif saja kurang menggali secara mendalam proses internalisasi nilai Pancasila pada mahasiswa.
5. Kesimpulan Analisis
Secara keseluruhan, jurnal ini memberikan gambaran yang jelas bahwa mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila memiliki pengaruh positif dan signifikan dalam membentuk sikap mahasiswa terhadap perkembangan IPTEK. Pendidikan Pancasila terbukti berperan sebagai landasan nilai agar mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga individu yang beretika, kritis, dan bertanggung jawab.
Jurnal ini layak dijadikan referensi dalam kajian Pendidikan Pancasila, khususnya dalam konteks menghadapi tantangan perkembangan IPTEK di era globalisasi. Ke depan, penelitian serupa dapat dikembangkan dengan cakupan yang lebih luas dan pendekatan yang lebih beragam agar pemahaman tentang peran Pendidikan Pancasila menjadi semakin komprehensif.