Nama : Nabila Alyaa Putri
NPM : 2415061003
Kelas : PSTIC
1. Sistem etika perilaku politik diindonesia saat ini masih jauh dari kata ideal dan belum sepenuhnya sejalan dengan nilai-nilai pancasila. berikut hal-hal yang menunjukan masalah berikut:
- Kesenjangan antara nilai dan praktik = Meskipun Pancasila secara konstitusional menjadi dasar negara, namun dalam praktiknya, banyak perilaku politik yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur Pancasila.
- Dominasi Kepentingan Kelompok: Kepentingan kelompok seringkali lebih diutamakan daripada kepentingan nasional, menyebabkan polarisasi dan perpecahan.
- Lemahnya Pengawasan: Pengawasan terhadap perilaku politik masih lemah, sehingga praktik-praktik yang tidak etis sulit dibendung.
- Kurangnya Pendidikan Politik: Pendidikan politik yang masih kurang memadai menyebabkan masyarakat kurang memahami nilai-nilai demokrasi dan hak-hak mereka.
2. Etika generasi muda yang ada disekitar saya masih kurang sopan, pengaruh dari media sosial, lemahnya pendidikan karakter. solusi yang dapat dilakukan adalah
Penguatan Pendidikan Karakter: Menanamkan nilai-nilai moral sejak dini di sekolah dan keluarga.
Filterisasi Konten Negatif: Membatasi akses generasi muda terhadap konten yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
Peningkatan Peran Orang Tua: Orang tua harus menjadi role model yang baik bagi anak-anaknya.
Pengembangan Kegiatan Positif: Memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakatnya dalam kegiatan-kegiatan positif.
NPM : 2415061003
Kelas : PSTIC
1. Sistem etika perilaku politik diindonesia saat ini masih jauh dari kata ideal dan belum sepenuhnya sejalan dengan nilai-nilai pancasila. berikut hal-hal yang menunjukan masalah berikut:
- Kesenjangan antara nilai dan praktik = Meskipun Pancasila secara konstitusional menjadi dasar negara, namun dalam praktiknya, banyak perilaku politik yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur Pancasila.
- Dominasi Kepentingan Kelompok: Kepentingan kelompok seringkali lebih diutamakan daripada kepentingan nasional, menyebabkan polarisasi dan perpecahan.
- Lemahnya Pengawasan: Pengawasan terhadap perilaku politik masih lemah, sehingga praktik-praktik yang tidak etis sulit dibendung.
- Kurangnya Pendidikan Politik: Pendidikan politik yang masih kurang memadai menyebabkan masyarakat kurang memahami nilai-nilai demokrasi dan hak-hak mereka.
2. Etika generasi muda yang ada disekitar saya masih kurang sopan, pengaruh dari media sosial, lemahnya pendidikan karakter. solusi yang dapat dilakukan adalah
Penguatan Pendidikan Karakter: Menanamkan nilai-nilai moral sejak dini di sekolah dan keluarga.
Filterisasi Konten Negatif: Membatasi akses generasi muda terhadap konten yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
Peningkatan Peran Orang Tua: Orang tua harus menjadi role model yang baik bagi anak-anaknya.
Pengembangan Kegiatan Positif: Memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakatnya dalam kegiatan-kegiatan positif.