Posts made by Komang Panji Anggara

Nama Komang Panji Anggara
NPM: 2513032031

Menciptakan rasa aman ( Psikologis dan Fisik)
1. Membangun hubungan saling percaya antara guru dan siswa, sehingga siswa merasa diperhatikan dan dihargai.
2. Menyediakan waktu dan ruang bagi siswa untuk mengungkapkan perasaan seperti emosi, bercerita, atau bertanya tanpa rasa takut.
3. Kehadiran sebagai seorang guru yang menenangkan.

Mengembangkan keterampilan sosial
1. Guru menjadi teladan, seperti mencontohkan perilaku sosial yang baik, rasa empati, dan menghargai orang lain.
2. Interaksi positif, seperti komunikasi dua arah dan kerjasama dalam pembelajaran, sehingga siswa belajar berinteraksi sehat.
3. Mengenalkan empati dan cara mengenali serta mengelola emosi
Nama: Komang Panji Anggara
NPM: 2513032031

Pada video Pandangan Ki Hadjar Dewantara menjelaskan bahwa tujuan pendidikan adalah memerdekakan manusia, manusia merdeka adalah selamat badannya dan berbahagia hidupnya. Pendidikan sejati adalah proses menuntun manusia untuk menjadi dirinya secara utuh. Artinya, pendidikan bukan sekadar memindahkan pengetahuan, tapi membantu anak berkembang secara utuh lahir dan batin, intelektual dan moral.

Jika saya menjadi seorang guru saya akan berusaha menjadi teladan bagi siswa, membangun suasana belajar yang baik dan mengutamakan pendidikan yang berkarakter.

DKPM PPKn 2025A -> Analisis Video

by Komang Panji Anggara -
Pada video menjelaskan bahwa perkembangan moral manusia tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan melalui tahapan bertingkat yang berkembang seiring usia, pengalaman sosial, dan kemampuan berpikir seseorang. Lawrence Kohlberg mengembangkan teorinya dari penelitian Jean Piaget, dengan menekankan pada proses penalaran moral, bukan hanya pada hasil atau perilaku. Ia membagi perkembangan moral menjadi tiga tingkat.

1.Tingkat pra-konvensional
Anak bertindak benar jika tindakan itu menguntungkan dirinya (“aku bantu kamu, nanti kamu bantu aku”). Moralitas diukur berdasarkan timbal balik yang bersifat pribadi. Anak memandang tindakan benar apabila menghindari hukuman. Dalam video, hal ini tergambar ketika seorang anak tidak mau mencuri karena takut dimarahi, bukan karena memahami nilai kejujuran.

2.Tingkat konvensional
Seorang anak bertindak agar dianggap baik oleh orang lain. Dalam video, remaja menuruti aturan sekolah bukan karena sadar moral, tapi karena ingin diterima kelompoknya.

3.Tingkat pascakonvensional
Seseorang menilai hukum secara rasional: aturan dapat diubah bila tidak adil. Misalnya, dalam video tokoh dewasa berani menentang sistem yang menindas karena bertentangan dengan hak manusia.

Jean Piaget: Perkembangan moral anak berdasarkan interaksi sosial dan kognitif.

Lawrence Kohlberg:
Proses penalaran moral yang terus berkembang seiring kedewasaan.

Perkembangan moral tidak hanya bergantung pada usia, tetapi juga pada kemampuan berpikir reflektif dan pengalaman sosial seseorang. Kohlberg memperluas pandangan Piaget dengan menekankan proses penalaran moral yang lebih kompleks, dari ketaatan terhadap otoritas menuju kesadaran etika universa.l

Landasan Pendidikan PPKn 2025A -> Analisis Video

by Komang Panji Anggara -
Nama: Komang Panji Anggara
NPM: 2513032031

Beberapa hal yang saya pahami dari video tersebut yaitu Aliran - Aliran Pendidikan
1. Aliran konvesional (lama)
2. Gerakan (aliran baru)

Aliran - Aliran Pendidikan harus dijadikan kerangka dalam pengembangan praktik pengajaran yang sesuai, dalam video tersebut menekankan bahwa pendidikan itu tidak boleh hanya dalam aliran lama maksudnya tu gaboleh gitu gitu aja , tapi perlu terus diperbaharui dan disesuaikan dengan zaman, kebutuhan siswa dan teknologi. Pendidikan juga ga boleh berhenti pada teori, tapi juga perlu kemampuan berpikir kritis, kreatif dll agar sistem pendidikan ga tertinggal oleh perkembangan zaman, pendidikan itu hasil gabungan antara teori dan praktik, Aliran - Aliran Pendidikan juga bisa ngebantu guru dan siswa memahami bagaimana, kenapa dan untuk apa belajar itu dilakuin.