Setelah menyaksikan video yang telah ditayangkan, silakan buat analisis kesimpulan singkat mengenai isi video tersebut. Tulis poin-poin utama yang menurut Anda penting, kemudian simpulkan dengan bahasa sendiri secara ringkas, jelas, dan kritis
Setelah menyaksikan video yang telah ditayangkan, silakan buat analisis kesimpulan singkat mengenai isi video tersebut. Tulis poin-poin utama yang menurut Anda penting, kemudian simpulkan dengan bahasa sendiri secara ringkas, jelas, dan kritis
Nama : Amanda Tria Ramadhani
NPM : 2513032020
Aliran pendidikan konvensional meliputi aliran empirisme yang menyatakan bahwa anak lahir seperti tabula rasa atau kertas kosong, yang berarti semua pengetahuan dan perilaku diperoleh dari pengalaman dan lingkungan. Aliran nativisme yaitu anak membawa pembawaan baik dan buruk sejak lahir dan tidak bisa diubah oleh lingkungan. Aliran naturalisme yaitu semua anak lahir dengan pembawaan yang baik tapi bisa rusak karena pengaruh lingkungan yang buruk. Aliran konvergensi mencoba menggabungkan dua pandangan sebelumnya dengan menyatakan bahwa perkembangan anak dipengaruhi oleh faktor bawaan dan lingkungan secara bersamaan. Gerakan aliran baru bertujuan meningkatkan mutu pendidikan melalui pengajaran alam sekitar, pusat perhatian, sekolah kerja, dan pengajaran proyek yang menekankan pengalaman nyata, peran aktif anak, serta hubungan dengan lingkungan dan masyarakat.
Nama : Nadila Kholissah
Npm : 2513032028
Aliran aliran pokok pendidikan terbagi menjadi 2 yaitu aliran konvensional dan aliran (gerakan) baru. Aliran konvensional merupakan pendapat yang membahas tentang faktor faktor manusia dan kepribadiannya.
Macam macam aliran konvensional yaitu:
1. Aliran Empirisme (manusia di lahirkan dalam keadaan bersih tanpa mempunyai pembawaan)
2. Aliran Nativisme (ketika seorang anak di lahirkan mereka telah membawa pembawaan (baik/buruk).
3. Aliran Naturalisme (bahwa semua anak yang baru lahir memiliki pembawaa, namun pembawaan itu menjadi rusak karena pengaruh lingkungan.)
4. Aliran Konvergensi (berpendapat bahwa perkembangan anak di pengaruh oleh pembawaan dan pendidikan)
Aliran (gerakan) Baru merupakan upaya yg dilakukan untuk mencari perbaikan dan peningkatan mutu pendidikan anak.
Macam macam bentuk aliran baru:
1. Pengajaran alam sekitar, menekankan kepada kegiatan pembelajaran harus sesuai dengan kehidupan nyata, agar anak bisa lebih mudah untuk memahami.
2. Pengajaran pusat perhatian, anak harus tahu dan mempunyai pengetahuan terhadap dirinya sendiri atau dunianya , agar pembelajaran bisa sesuai dengan minat spontannya.
3. Sekolah kerja, menekankan bahwa pendidikan tidak hanya demi kepentingan individu tetapi demi kepentingan masyarakat juga.
4. Pengajaran proyek, macam bentuk aliran ini menekankan bahwa anak harus menentukan pilihannya (jenis pekerjaan) jika anak sudah menentukan pilihannya sendiri maka anak akan melakukannya dengan baik.
Nama:Anggi Salsa Bela
Npm:2513032009
Menurut vidio yang saya tonton Video tersebut membahas beberapa aliran dalam pendidikan, seperti aliran empirisme berpandangan manusia di lahirkan untuk menumentukan arah hidupnya, aliran Nativisme pendidikan bisa mengubah anak ke arah lain dari pembawaan yang di bawa sejak lahir dan aliran Naturalisme bahwa semua anak mempunyai pembawaan baik, namun bisa rusak karena pengaruh lingkungan nya, dan aliran konvergensi perkembangan anak di pengaruhi oleh bawaan pendidikannya. Masing-masing aliran punya pandangan berbeda tentang bagaimana seharusnya proses belajar-mengajar berlangsung, apa peran guru dan siswa, serta apa tujuan dari pendidikan itu sendiri.
Gerakan baru
ini berupaya untuk mencari perbaikan dam peningkatan dalam proses pembelajaran ada pun model pembelajaran nya
*pengajaran alam sekitar yang menekankan kepada kegiatan pengajaran harus terkait dengan kehidupan yang di alami oleh anak
*pengajaran pusat perhatian anak harus mempunyai pengetahuan terhadap dirinya sendiri terhadap jati dirinya sendiri dan lingkungannya.
Pengajaran proyek di tentukan oleh anak mereka mencari cara pemecahan masalah yang di temui secara aktif.
Nama: Dewi Sartika
NPM: 2513032016
Dari video tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat dua aliran pendidikan yaitu aliran konvensional dan gerakan aliran baru.
Aliran konvensional, membahas tentang faktor-faktor penentu perkembangan manusia dan kepribadiannya.
Mencakup:
1. Aliran empirisme, anak lahir dalam keadaan bersih dan perkembangan anak ditentukan lingkungan.
2. Aliran nativisme, manusia lahir dengan pembawaan yang tidak dapat diubah.
3. aliran naturalisme, semua anak lahir dengan pembawaan baik namun jadi rusak karena pengaruh lingkungan.
4. Aliran konvergensi, perkembangan anak dipengaruhi pembawaan dan pendidikan.
Sedangkan pada gerakan aliran baru, merupakan upaya untuk perbaikan dan peningkatan mutu pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran.
Mencakup:
1. Pengajaran alam sekitar, pengajaran harus terikat dengan kehidupan nyata.
2. Pengajaran pusat perhatian, anak harus memiliki pengetahuan tentang dirinya dan dunianya.
3. Sekolah kerja, pendidikan tidak hanya demi kepentingan individu tapi juga demi masyarakat (sekolah kerja sosiologis, sekolah kerja psikologis, sekolah kerja sosiologis-psikologis, sekolah kerja kepribadian)
4. Pengajaran proyek, anak bebas menentukan pilihannya (jenis pekerjaan), merancang dan memimpin kegiatan proyek
Nama : Dzahrotus syita
Npm : 2513032005
● Aliran Konvensional Meliputi :
1.Aliran Empirisme anak lahir dalam keadaan bersih dan perkembangannya ditentukan oleh pengalaman dan lingkungan .
2. Aliran Nativisme yaitu anak lahir sudah memiliki pembawaan berupa bakat yang di miliki sejak lahir dan tidak dapat diubah oleh lingkungan.
3.Aliran Naturalisme anak lahir dengan pembawaan baik, tetapi bisa rusak oleh lingkungan dan campur tangan manusia yang salah.
4.Aliran Konvergensi perkembangan anak dipengaruhi oleh pembawaan bakat dan pendidikann serta lingkungan sekitar Keduanya penting dan saling mendukung agar potensi anak dapat berkembang.
● Gerakan Aliran Baru dalam pendidikan merupakan upaya yang dilakukan untuk mencari perbaikan dan meningkatkan mutu pendidikan . Pengajaran Alam pembelajaran harus terkait erat dengan kehidupan nyata dan lingkungan alami anak, terdapat pengajaran pusat anak harus memperoleh pengetahuan tentang dirinya dan lingkungan yang akan menjadi tempat hidupnya kelak, dan sekolah kerja pendidikan harus menyiapkan anak untuk bekerja dan memenuhi kebutuhan masyarakat sedangkan pengajaran proyek anak diberi kebebasan untuk merencanakan, memimpin, dan melaksanakan proyek.
NPM : 2513032011
A. Aliran Konvesial
Aliran Konvesial merupakan pandangan yang membahas tentang faktor-faktor yang menentukan perkembangan manusia dan kepribadiannya. Aliran Konvensional Meliputi:
1. Aliran Empirisme berpandangan bahwa anak dilahirkan dalam keadaan bersih dimana perkembangannya ditentukan oleh lingkungan.
2. Aliran Nativisme berpandangan bahwa anak ketika lahir mempunyai pembawaan baik dan buruk, pembawaan ini tidak bisa diubah oleh lingkungan sekitar.
3. Aliran Naturalisme berpandangan bahwa semua anak yang baru lahir mempunyai pembawaan baik namun bisa rusak karena pengaruh lingkungan yang salah.
4. Aliran Konvengensi berpandangan bahwa perkembangan anak dipengaruhi oleh pembawaan dan pendidikan serta lingkungan sekitar dimana semuanya saling mempengaruhi agar potensi anak dapat berkembang dengan baik.
B. Gerakan Aliran Baru
Gerakan aliran baru dalam pendidikan merupakan pendekatan yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan menjadikan pembelajaran lebih relevan dan bermakna bagi anak. Pengajaran Alam Sekitar dimana pengajaran sekolah harus berkaitan dengan kehidupan nyata dan lingkungan sekitar yang dialami anak. Pengajaran Pusat Perhatian dimana anak belajar mengenal diri dan lingkungannya untuk bekal masa depan. Sekolah Kerja pendidikan penting untuk individu dan masyarakat, mencakup pendekatan sosiologis, psikologis, gabungan, dan kepribadian. Terakhir Pengajaran proyek dimana anak bebas menentukan pilihannya dalam merancang dan memimpin suatu kegiatan proyek. Hal ini mendorong anak untuk memecahkan masalah yang ditemuinya.
Nama : Dahlia
Npm : 2513032021
-Aliran Konvensional
Aliran ini berfokus pada pandangan klasik mengenai bagaimana manusia berkembang dan membentuk kepribadiannya.
Beberapa pandangannya meliputi:
Empirisme: Manusia lahir tanpa membawa sifat apa pun (ibarat kertas kosong), dan lingkunganlah yang membentuknya.
Nativisme: Sifat dan bakat sudah terbawa sejak lahir, sehingga pendidikan tidak dapat mengubahnya.
Naturalisme: Setiap anak pada dasarnya baik, namun lingkungan dapat merusak pembawaannya.
Konvergensi: Perkembangan anak dipengaruhi oleh faktor bawaan dan lingkungan secara bersamaan; keduanya harus saling mendukung agar hasilnya optimal.
-Gerakan Baru dalam Pendidikan
Gerakan ini muncul untuk memperbaiki sistem belajar di sekolah agar lebih relevan dengan kehidupan nyata.
Beberapa penerapan utamanya antara lain:
Pengajaran berbasis lingkungan: Mengaitkan pembelajaran dengan pengalaman nyata anak. Prinsipnya melibatkan kegiatan langsung seperti peragaan, aktivitas mandiri, dan penghargaan terhadap emosi anak.
Pengajaran berpusat pada anak: Setiap anak diajak memahami dirinya dan lingkungan hidupnya.
Sekolah kerja: Pendidikan diarahkan tidak hanya untuk kepentingan individu, tetapi juga masyarakat. Sekolah dapat berfokus pada aspek sosial, psikologis, atau pembentukan kepribadian.
Pengajaran proyek: Anak didorong untuk belajar melalui proyek yang mereka rancang dan kerjakan sendiri, agar terbiasa berpikir kritis dan memecahkan masalah secara mandiri.
Singkatnya, aliran konvensional lebih menekankan pada faktor bawaan dan lingkungan secara teoritis, sedangkan gerakan baru berfokus pada penerapan pembelajaran yang aktif, kreatif, dan berpusat pada pengalaman nyata anak.
Menurut video yang saya tonton video tersebut membembahas beberapaaliran dalam pendidikan yaitu Aliran Aliran pokok pendidikan A.Aliran konvensional Aliran konvesional merupakan pandangan atau pendapat yang membahas tentang faktor-faktor yang menentukan perkembangan manusia dan kepribadiannya Macam aliran konvensional 1.Empirisme Aliran ini berpandangan bahwa manusia di lahirkan dalam keadaan bersih tanpa mempunyai pembawaan sama sekali dari lahirnya, tetapi perkembangan akan di tentukan oleh lingkungannya yang menentukan. Empirisme Aliran ini di sebut juga dengan "Tabularasa" yang berarti anak lahir seperti kertas putih yang masih kosong dan dapat di tulis sesuai dengan keinginan orang yang akan menulisnya. Aliran ini di pelopori oleh John Loeke 2.Aliran Nativisme Menurut pandangan aliran ini manusia ketika di lahirkan telah mempunyai pambawaan (baik atau buruk). Pembawaan ini tidak dapt di ubah ke arah lain oleh lingkungan atau pendidikan. Aliran ini di pelopori oleh Schopenhauer. Aliran Navitisme Pandangan aliran ini bersifat pessimis terhadap pendidikan untuk bisa mengubah anak ke arah lain, selain dari pembawaan yang di bawa sejak lahir. Jika pembawaan baik, maka anak akan berkembang ke arah yang baik, tetapi jika pembawaan itu jelek, anak akan berkembang arah yang jelek tanpa dapat di ubah. 3.Aliran Naturalisme Pandangan ini berpendapat bahwa semua anak yang baru lahir mempunyai pembawaan baik. namun pembawaan itu menjadi rusuk karena pengaruh lingkungan, bahkan pendidikan yang di berikan orang dewasa kepada anak dapat merusak pembawaan baik itu. Aliran Naturalisme Aliran ini di pelopori oleh John Jacke Roussecau. Aliran ini di sebut juga dengan "Negativisme" yang beranggapan bahwa pendidikan itu tidak perlu tetapi anak di serahkan saja kepada alam agar pembawaan yang baik tidak menjadi rusak. 4.Aliran Konvergensi Aliran ini berpendapat bahwa perkembangan anak di pengaruhi oleh pembawa dan pendidikan. Bakatyang di bawa sejak lahir tidak akan berkembang dengan baik tanpa dukungan yang sesuai untuk perkembangan bakat itu. Sebaliknya lingkungan yang baik tidak akan menghasilkan pendidikan yang optimal tidak ada bakat yang kuat. Prinsip pengajaran Alam Sekitar 1.Peragaan 2.Aktivitas anak 3.Pengajaran totalitas 4.Menyatu dengan pengalaman 5.Memberikan apresiasi emosional anak Pengajar pusat perhatian Dirintis oleh Ovidet Decorly dari Balgia dengan semboyan "sekolah untuk hidup dan oleh hidup" Anak harus mempunyai pengetahuan terhadap dirinya sendiri dan tentang dinianya tempat hidup di hari depannya.
NAMA:WINDI ARISMA YANTI
NPM:2513032027
jadi berdasarkan video yang sudah saya tonton dapat disimpulkan bahwa
terdapat macam macam aliran konvensional,yaitu
1.empirisme (manusia dilahirkan dalam keadaan bersih tanpa memiliki pembawaan apapun dari ia lahir bagaikan kertas putih dan masih kosong)
2.nativisme (manusia ketika dilahirkan telah mempunyai pembawaan,jika pembawaan nya baik maka anak itu akan berkembang ke arah yang baik begitupun sebaliknya)
3.naturalisme (semua anak yang baru lahir mempunyai pembawaan yang baik namun, pembawaa itu bisa rusak karena pengaruh lingkungannya)
4.konvergensi (perkembangan anak dipengaruhi oleh pembawaan dan pendidikannya)
Gerakan baru terdapat beberapa model dalam gerakan baru
1.pengajaran alam sekitar(menekankan kepada kegiatan yang dilakukan di sekolah harus terkait dengan kehidupan nyata yg di alami)
2.pengajaran pusat perhatian(anak harus mempunyai pengetahuan terhadap dirinya sendiri dan lingkungannya)
Nama : Arina Salsabila
NPM : 2513032013
Hasil analisis yang saya dapatkan dalam materi di vidio tersebut, tampak bahwa pendidikan punya banyak pandangan. Aliran lama fokus pada bawaan lahir dan lingkungan sebagai penentu perkembangan anak. Sedangkan gerakan baru menekankan pembelajaran yang aktif, nyata, dan sesuai minat anak.
Poin-poin penting itu terdapat 2 yaitu :
1. Aliran Konvensional
a. Empirisme, Anak yang lahir seperti kertas kosong dan dipengaruhi penuh oleh lingkungan. Jadi lingkungan sangat menentukan pertumbuhan anak.
b. Nativisme, Anak lahir sudah punya bakat bawaan pendidikan tidak bisa mengubahnya. Pendidikan dan lingkungan tidak terlalu berpengaruh karena anak sudah mempunyai kemampuan yang terbentuk sejak awal.
c. Naturalisme, Anak lahir dengan sifat murni atau baik tapi bisa rusak karena lingkungan yg buruk dan pendidikan yang mungkin salah.
d. Konvergensi, Perkembangan digabungkan dua sisi yaitu bawaan sejak lahir dan lingkungan. Jadi di perkembangan ini anak dipengaruhi oleh bakat alami dan lingkungan yang mendukung atau tidaknya.
2. Gerakan Baru Pendidikan
a. Pengajaran Alam Sekitar, pengajaran ini anak akan lebih mengerti jika berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-harinya.
b. Pengajaran Pusat Perhatian, dalam pengajaran ini mengikuti bakat dan minat anak agar si anak lebih semangat dalam belajar.
c. Sekolah Kerja Pendidikan, sekolah bukan hanya mengajarkan soal teori tetapi juga melatih anak agar berguna untuk diri sendiri dan masyarakat.
d. Pengajaran Proyek Anak, jika anak diberikan kebebasan dalam memilih proyek maka anak akan lebih aktif dalam proses belajar.
Jadi menurut saya, pendidikan yang baik adalah yang menggabungkan keduanya, memperhatikan potensi bawaan anak dan memberikan pengalaman belajar yang sesuai dengan bakat yang di milikinya.
Nama:Rismatul Zahra
Npm:2513032029
Kelas:25 A
ALIRAN POKOK PENDIDIKAN
A.Aliran konvensional
Membahas tentang faktor-faktor yang perkembangan manusia dan kepribadiannya
macam aliran konvensional:
Aliran empirisme aliran ini berpandangan bahwa manusia dilahirkan dalam keadaan bersih,aliran nativisme menurut pandangan aliran ini ketika manusia dilahirkan telah mempunyai Pembawaan baik atau buruk,aliran nativisme juga bersifat Pesimis terhadap Pendidikan untuk mengubah anak kearah lain selain dari Pembawaan yang dibawa sejak lahir,aliran Naturalisme Pandangan ini bahwa Semua anak yang baru lahir mempunyai pembawaan baik,,aliran konvergensi,aliran ini berpendapat bahwa perkembangan anak dipengaruhi oleh pembawaan dan pendidik
B Gerakan (Aliran) Baru
Dalam Pendidikan merupakan upaya yang dilakukan untuk mencari Perbaikan dan Peningkatan mutu Pendidikan khususnya Perbaikan dalam proses pembelajaran
1. Pengajaran Alam Sekitar
Prinsip Pengajaran:
Peragaan, aktivitas anak pengajaran totalitas,
Menyatu dengan pengalaman anak memberikan apresiasi emosional kepada anak
2.pengajaran Pusat Perhatian
Metode global,pusat minat
3.Sekolah kerja
Bentuk Sekolah kerja
Sekolah kerja sosiologi,Psikologi,Sosiologi,kepribadian
4. Pengajaran proyek,dalam Pengajaran proyek anak bebas menentu Pilihannya Proyek yang ditentukan sendiri oleh anak akan mendorong mereka untuk mencari cara Pemecahan masalah yg ditemui Secara aktivitas,mata Pelajaran tidak terpisah antara dengan lainnya tetapi didasarkan atas keperluan pemecahan masalah.
NAMA: DEWA AYU KARTIKA UTAMI
NPM:2513032032
A. Aliran Pendidikan
1. Aliran Konvensional
Aliran konvensional merupakan pandangan atau pendapat yang membahas tentang faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan manusia dan kepribadiannya.
B. Macam-Macam Aliran Konvensional
a. Empirisme
Empirisme berpandangan bahwa manusia lahir tanpa pembawaan, dan perkembangan ditentukan oleh lingkungan.
Disebut juga “Tabula Rasa”, artinya anak seperti kertas kosong yang bisa dibentuk melalui pendidikan.
Tokohnya John Locke, dan aliran ini bersifat optimis terhadap pendidikan.
b. Aliran Nativisme
Menurut pandangan aliran ini, manusia ketika dilahirkan telah mempunyai pembawaan sejak lahir.
Pembawaan ini tidak dapat diubah ke arah lain oleh lingkungan atau pendidikan.
Aliran ini dipelopori oleh Schopenhauer.
c. Aliran Naturalisme
Pandangan ini berpendapat bahwa semua anak yang baru lahir telah mempunyai pembawaan baik, namun pembawaan itu menjadi rusak karena pengaruh lingkungan. Bahkan pendidikan yang diberikan orang dewasa kepada anak dapat merusak pembawaan baik itu.
d. Aliran Konvergensi
Aliran ini berpendapat bahwa perkembangan anak dipengaruhi oleh pembawaan dan lingkungan.
B. Gerakan (Aliran) Baru
Gerakan baru dalam pendidikan merupakan upaya yang dilakukan untuk mencari perbaikan dan peningkatan mutu pendidikan, khususnya perbaikan dalam proses pembelajaran.
Beberapa model (bentuk) perbaikan yang diusung oleh gerakan baru pendidikan ini antara lain:
1. Pengajaran alam sekitar
2. Pengajaran pusat perhatian
3. Sekolah kerja
4. Pengajaran proyek
nama: Reva ferdiansyah
npm: 2513032030
menurut saya pendidikan bukan sekadar rutinitas belajar, tapi cara manusia memahami dirinya dan realitas di sekitarnya.
Aliran konvensional mencoba menjelaskan dari mana kepribadian manusia berasal.
Empirisme percaya lingkungan membentuk manusia.
Nativisme yakin watak sudah lahir bersama diri manusia.
Naturalisme menegaskan semua anak pada dasarnya baik, tapi dunia bisa merusaknya.
Konvergensi melihat keduanya saling berperan — bawaan dan pendidikan berjalan beriringan.
Sementara aliran baru muncul karena manusia mulai sadar: belajar tidak cukup dengan hafalan.
Belajar dari alam, mengenali diri sendiri, belajar lewat kerja dan proyek — semua menuntut agar pendidikan kembali pada hakikatnya: membebaskan pikiran.
Jadi, pendidikan sejati bukan sekadar mencetak kepintaran, tapi menumbuhkan kesadaran.
Karena orang pintar belum tentu sadar, tapi orang sadar pasti mau terus belajar.
NAMA : Anggun Maulia Sari
NPM : 2513032025
Dari video tersebut dapat di simpulkan bahwa terdapat dua aliran pendidikan yaitu aliran konvensional dan gerakan aliran baru.
Aliran konvensional itu pandangan atau pendapat membahas faktor yang menentukan perkembangan manusia dan kepribadiannya. Macam aliran konvensional yang pertama empirisme itu manusia lahir dalam keadaan bersih tetapi perkembangan anak di tentukan oleh lingkungan yang akan menentukan arah hidupnya, aliran ini di sebut tabularasa berati anak lahir seperti kertas putih kosong dan di tulis sesuai keinginan dan aliran ini di pelopori oleh john locke serta bersifat optimis. Kedua nativisme itu ketika manusia lahir sudah punya pembawaan (baik atau buruk) dan tidak bisa di ubah oleh lingkungan atau pendidikan serta di pelopori oleh schopenhauer dan bersifat pesimis. Ketiga naturalisme itu semua anak baru lahir punya pembawaan baik namun bisa rusak karna pengaruh lingkungan di pelopori oleh john jacke rousseau serta aliran ini di sebut negativisme. Keempat konvergensi itu perkembangan anak di pengaruhi oleh pembawaan dan pendidikan seperti bakat sejak lahir tidak akan baik tanpa dukungan yang sesuai sebaliknya lingkungan yang baik tidak menghasilkan pendidikan optimal karna tidak ada bakat yang kuat, aliran ini di pelopori oleh william stern berpandangan positif.
Gerakan aliran baru adalah upaya dilakukan untuk mencari perbaikan dan peningkatan mutu pendidikan khususnya perbaikan dalam proses pembelajaran. Ada model (bentuk) perbaikan yaitu pertama pengajaran alam sekitar itu pengajaran di sekolah harus terkait kehidupan nyata di alami oleh anak sehingga lebih kongkrit dan emosional dengan kebutuhan dan kehidupan anak (F.A.Finger dan J.Ligthart), ada juga prinsip pengajaran alam sekitar ada peragaan, aktivitas anak, pengajaran totalitas, menyatu dengan pengalaman anak, dan memberikan apersepsi emosional anak. Kedua pengajaran pusat perhatian oleh ovideminat decroly dari belgia dengan semboyan sekolah untuk hidup dan oleh hidup. Ada 2 metodenya dengan cara global (gestalt) yaitu pendidikan di mulai dari keseluruhan yang punya pengertian, yang kedua dengan cara pusat minat itu pembelajaran harus di sesuaikan minat spontan yang di miliki anak. Ketiga sekolah dasar (G.Kerschenteiner/arbeitsschule) di jerman bertolak bahwa pendidikan tidak hanya demi kepentingan individu tetapi juga masyarakat, bentuknya ada sekolah kerja sosiologis (kebutuhan masyarakat), sekolah kerja psikologis (pengembangan bakat anak), sekolah kerja sosiologis-psikologis (gabungan), dan sekolah kerja kepribadian (pembentukan pribadi). Ke empat pengajaran proyek (W.H. Kilpatrick) dalam proyek bebas menentukan jenis pekerjaannya, merancang dan memimpin proyek.
Sekian video tersebut yang dapat saya simpulkan materi aliran pendidikan, terimakasih bu