Kiriman dibuat oleh Nabil Abiyu Sofyano

S1 ARSITEKTUR MKU PANCASILA -> Forum Analisis Soal-2

oleh Nabil Abiyu Sofyano -
TUGAS ANALISIS SOAL 2 PERTEMUAN KE-15
Nama : Nabil Abiyu Sofyano
NPM : 2515012028
Kelas : B


A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?

Hasil Analisis Soal.

A. Peran Pancasila sebagai Paradigma Ilmu dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan

Pancasila memiliki peran sebagai paradigma ilmu karena menjadi landasan nilai dan etika dalam proses pengembangan ilmu pengetahuan. Setiap sila dalam Pancasila dapat dijadikan acuan agar ilmu yang dikembangkan tetap selaras dengan nilai-nilai luhur bangsa. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa mengajarkan bahwa pengembangan ilmu harus disertai tanggung jawab moral serta tidak merugikan kehidupan manusia. Sementara itu, Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab menegaskan bahwa ilmu pengetahuan perlu dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia serta menghormati hak asasi manusia.

Sila Persatuan Indonesia mengarahkan agar pengembangan ilmu pengetahuan tetap memperkuat persatuan dan jati diri bangsa di tengah arus globalisasi. Sila Kerakyatan menekankan bahwa ilmu pengetahuan harus memperhatikan kepentingan bersama, bukan hanya menguntungkan pihak tertentu. Adapun Sila Keadilan Sosial menuntut agar hasil dari pengembangan ilmu pengetahuan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Dalam konteks persaingan global, Pancasila berfungsi sebagai pedoman etis agar kemajuan ilmu dan teknologi tetap seimbang dengan nilai-nilai kemanusiaan.

B. Harapan terhadap Pemimpin, Warga Negara, dan Ilmuwan yang Pancasilais

Saya berharap para pemimpin Indonesia, baik saat ini maupun di masa mendatang, mampu menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar dalam bersikap dan bertindak, seperti bersikap jujur, adil, dan bertanggung jawab. Pemimpin diharapkan dapat memanfaatkan perkembangan IPTEK demi kepentingan masyarakat luas, bukan untuk kepentingan pribadi ataupun kelompok tertentu.

Selain itu, warga negara diharapkan mampu menjadi pengguna teknologi yang cerdas dan bijaksana, tidak mudah terpengaruh oleh dampak negatif, serta tetap menjunjung tinggi nilai moral dan persatuan bangsa. Para ilmuwan juga diharapkan dapat mengembangkan ilmu pengetahuan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan tetap sejalan dengan nilai-nilai Pancasila. Dengan demikian, kemajuan IPTEK di Indonesia dapat berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai kebangsaan.

S1 ARSITEKTUR MKU PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

oleh Nabil Abiyu Sofyano -
TUGAS ANALISIS JURNAL PERTEMUAN KE-15
Nama : Nabil Abiyu Sofyano
NPM : 2515012028
Kelas : B

Jurnal ini menjelaskan bahwa Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar negara, tetapi juga sebagai filsafat ilmu yang menjadi pijakan nilai moral dan etika dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Penulis mengemukakan bahwa Pancasila merupakan hasil pemikiran bangsa Indonesia sendiri yang mengandung nilai-nilai sesuai dengan karakter dan jati diri bangsa. Oleh karena itu, di tengah pesatnya perkembangan ilmu dan teknologi, Pancasila perlu dijadikan pedoman dalam cara berpikir dan bertindak agar kemajuan tersebut tetap sejalan dengan nilai kemanusiaan, moral, serta budaya nasional.

Dalam jurnal tersebut juga dijelaskan bahwa perkembangan IPTEK tanpa landasan Pancasila yang kuat berpotensi membawa dampak negatif, khususnya terhadap kondisi moral dan mental masyarakat. Pancasila sebagai filsafat ilmu berperan memberikan arah agar pembangunan dan pemanfaatan teknologi tidak hanya berfokus pada pencapaian kemajuan semata, tetapi juga mengedepankan etika, moral, dan tanggung jawab sosial.

Selanjutnya, jurnal ini menguraikan keterkaitan setiap sila Pancasila dengan pengembangan IPTEK. Sebagai contoh, sila Ketuhanan Yang Maha Esa mengajarkan bahwa pengembangan ilmu pengetahuan harus tetap menghormati keterbatasan akal manusia dan tidak mengesampingkan nilai-nilai spiritual. Sila ini juga menanamkan pemahaman bahwa manusia bukanlah pusat dari segala sesuatu, melainkan bagian dari kehidupan yang lebih luas. Dengan demikian, nilai-nilai Pancasila seperti religiusitas, keadilan, dan sikap saling menghormati menjadi unsur penting dalam menyikapi serta mengembangkan IPTEK.

Secara keseluruhan, jurnal ini menyimpulkan bahwa Pancasila sebagai filsafat ilmu memiliki peran penting dalam menjaga arah perkembangan IPTEK agar tetap berada dalam koridor etika dan nilai-nilai bangsa. Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman, pengembangan ilmu pengetahuan tidak hanya berorientasi pada kemajuan teknologi, tetapi juga mempertimbangkan dampaknya terhadap kehidupan sosial, moral, dan budaya masyarakat Indonesia.

S1 ARSITEKTUR MKU PANCASILA -> Forum Analisis Soal-1

oleh Nabil Abiyu Sofyano -
TUGAS ANALISIS SOAL 1 PERTEMUAN KE-15
Nama : Nabil Abiyu Sofyano
NPM : 2515012028
Kelas : B


A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?
C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?

Hasil Analisis Soal.

A. Tanggapan terhadap Berita Hoaks dan Cara Mengantisipasinya

Menurut pandangan saya, berita tersebut memperlihatkan bahwa penyebaran informasi palsu di media sosial memiliki dampak yang serius karena dapat memengaruhi pola pikir masyarakat. Hoaks sering kali mudah dipercaya karena disebarkan secara luas dan sejalan dengan keyakinan atau opini tertentu, meskipun kebenarannya belum dapat dipastikan. Untuk mengurangi dampak buruk hoaks, sebagai mahasiswa saya perlu bersikap lebih selektif dalam menerima informasi, tidak terburu-buru menyebarkan berita, serta membiasakan diri untuk memeriksa sumber dan keakuratan informasi sebelum mempercayainya.

B. Pengaruh IPTEK yang Tidak Sesuai Nilai Pancasila dan Solusinya

Kemajuan IPTEK yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Pancasila, khususnya di media sosial, dapat menimbulkan berbagai dampak negatif seperti maraknya hoaks, munculnya konflik sosial, serta menurunnya sikap saling menghormati antarindividu. Kondisi tersebut bertentangan dengan nilai kemanusiaan dan persatuan bangsa. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk menanamkan etika dalam pemanfaatan teknologi, meningkatkan kemampuan literasi digital masyarakat, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi yang edukatif dan konstruktif, bukan sebagai alat untuk menyebarkan kebencian atau informasi yang menyesatkan.

C. Solusi Konsumerisme Teknologi dari Sudut Pandang Jurusan Arsitektur

Dalam dunia arsitektur, sikap konsumerisme teknologi dapat terlihat dari tingginya ketergantungan terhadap produk dan teknologi dari luar negeri, seperti perangkat lunak desain, material bangunan, maupun konsep arsitektur asing. Menurut saya, langkah yang dapat diambil untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan mendorong pengembangan arsitektur yang berbasis pada potensi lokal, memaksimalkan penggunaan material dalam negeri, serta mengangkat nilai-nilai kearifan lokal dalam perancangan bangunan. Selain itu, mahasiswa arsitektur perlu didorong untuk lebih kreatif dan inovatif agar ke depannya arsitek Indonesia tidak hanya menjadi pengikut tren global, tetapi mampu menghasilkan karya yang mencerminkan karakter serta kebutuhan masyarakat Indonesia.

S1 ARSITEKTUR MKU PANCASILA -> Forum Analisis Video-2

oleh Nabil Abiyu Sofyano -
TUGAS ANALISIS VIDEO 2 PERTEMUAN KE-15
Nama : Nabil Abiyu Sofyano
NPM : 2515012028
Kelas : B


Peristiwa dijatuhkannya bom atom di Hiroshima dan Nagasaki pada Agustus 1945 memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap kondisi Jepang, baik dari sisi militer maupun politik. Serangan tersebut membuat kekuatan Jepang melemah secara drastis hingga akhirnya negara tersebut menyatakan menyerah kepada pihak Sekutu. Kekalahan Jepang ini berdampak langsung pada wilayah-wilayah pendudukannya, termasuk Indonesia, di mana pemerintahan dan kekuasaan Jepang menjadi tidak berjalan secara efektif sehingga terjadi kekosongan kekuasaan. Situasi tersebut kemudian dimanfaatkan oleh para pemimpin dan tokoh pergerakan nasional Indonesia sebagai kesempatan yang tepat untuk memproklamasikan kemerdekaan. Dengan demikian, pengeboman Hiroshima dan Nagasaki tidak hanya membawa dampak besar bagi Jepang, tetapi juga berperan penting dalam mempercepat terwujudnya Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.

S1 ARSITEKTUR MKU PANCASILA -> Forum Analisis Video-1

oleh Nabil Abiyu Sofyano -
TUGAS ANALISIS VIDEO 1 PERTEMUAN KE-15
Nama : Nabil Abiyu Sofyano
NPM : 2515012028
Kelas : B


Video tersebut menggambarkan dampak pencemaran lingkungan akibat pembuangan limbah pabrik ke sungai. Dalam tayangan tersebut terlihat bahwa sisa limbah industri dibuang langsung ke aliran sungai tanpa melalui proses pengolahan yang layak, sehingga kondisi air menjadi keruh, berwarna, dan menimbulkan bau tidak sedap. Keadaan ini tidak hanya merusak ekosistem perairan beserta makhluk hidup di dalamnya, tetapi juga menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat yang bermukim di sekitar sungai.

Isi video juga menunjukkan keresahan warga akibat pencemaran tersebut. Limbah pabrik yang mencemari lingkungan menyebabkan ketidaknyamanan dan kerusakan yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Sebagai bentuk protes, sebagian warga menutup saluran pembuangan limbah karena merasa hak mereka untuk memperoleh lingkungan yang bersih dan sehat telah diabaikan. Tindakan ini mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan lingkungan hidup.

Lebih lanjut, video ini dapat dimaknai sebagai kritik terhadap perusahaan atau pelaku industri yang masih lebih mengutamakan kepentingan ekonomi dibandingkan kelestarian lingkungan. Seharusnya pihak pabrik menerapkan sistem pengelolaan limbah yang memadai sebelum membuang hasil sisa produksi agar tidak menimbulkan pencemaran yang merugikan lingkungan dan masyarakat sekitar.

Secara keseluruhan, video tersebut menegaskan bahwa permasalahan pencemaran limbah industri merupakan persoalan serius yang membutuhkan penanganan segera, bukan sekadar isu biasa. Bagi mahasiswa, video ini menjadi pengingat akan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan serta perlunya penegakan aturan yang tegas agar hak masyarakat atas lingkungan yang bersih dan sehat dapat terjamin.