NPM: 2523031006
Fenomena ekonomi dan bisnis pada era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 menunjukkan bahwa kehidupan sosial manusia kini berada dalam arus perubahan yang sangat cepat, terutama karena digitalisasi dan otomatisasi telah mengubah cara produksi, distribusi, dan konsumsi. Teknologi seperti artificial intelligence, big data, dan Internet of Things membuat proses bisnis menjadi lebih efisien, tetapi juga memunculkan tantangan baru, terutama dalam pemenuhan kebutuhan manusia. Meski barang dan jasa semakin mudah diakses melalui platform digital, kelangkaan tetap terjadi karena keterbatasan sumber daya alam, distribusi yang tidak merata, serta ketimpangan kapasitas manusia dalam memanfaatkan teknologi. Sisi lain, kehidupan sosial manusia juga terdampak: pola interaksi bergeser ke ruang digital, muncul pekerjaan baru sekaligus hilangnya profesi lama, serta meningkatnya kesenjangan antara individu yang melek teknologi dan yang tertinggal. Kelangkaan dalam konteks modern bukan hanya terkait sumber daya fisik, tetapi juga akses terhadap informasi, literasi digital, dan peluang ekonomi. Society 5.0 berupaya menawarkan solusi melalui integrasi teknologi berbasis kemanusiaan teknologi tidak hanya untuk efisiensi industri, tetapi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Solusi terhadap kelangkaan dan tantangan tersebut meliputi penguatan literasi digital, peningkatan keterampilan melalui pendidikan dan pelatihan, pemanfaatan teknologi untuk pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan, serta kebijakan pemerintah yang memastikan pemerataan akses. Dengan demikian, manusia dapat memanfaatkan peluang ekonomi digital sekaligus mengatasi kelangkaan secara lebih inovatif dan berkeadilan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.