གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Nashita Shafiyah

TA2025 -> CASE STUDY

Nashita Shafiyah གིས-

NASHITA SHAFIYAH

2413031009

1. Analisis Kritis

Penggunaan otomatisasi dan blockchain dalam akuntansi membuat beberapa konsep tradisional menjadi sulit diterapkan, karena transaksi dicatat secara otomatis, permanen, dan terdesentralisasi. Hal ini menggeser peran judgement manusia yang sebelumnya menjadi fondasi utama dalam pencatatan dan verifikasi. Di sisi lain, digitalisasi membuka peluang efisiensi dan akurasi, tetapi juga menciptakan risiko manipulasi yang lebih terselubung—misalnya melalui pengaturan algoritma atau penundaan pengakuan beban. Dengan sistem yang bekerja seperti “kotak hitam”, manipulasi menjadi lebih sulit dideteksi meski laporan terlihat stabil di permukaan.


2. Etika dan Transparansi

Ketika estimasi dan penilaian akuntansi mulai digantikan oleh AI, akuntan menghadapi risiko etika berupa ketergantungan berlebihan pada algoritma yang mungkin memuat bias atau logika yang tidak sepenuhnya dipahami. Situasi ini bisa mengaburkan tanggung jawab profesional, terutama jika sistem digunakan untuk membenarkan hasil yang tidak mencerminkan kondisi nyata perusahaan. Dalam tekanan menjaga citra perusahaan, akuntan tetap harus berpegang pada integritas dan menolak penyesuaian laporan yang tidak didukung dasar akuntansi, karena transparansi adalah kunci menjaga kepercayaan publik.


3. Respon Strategis

Untuk menghadapi sistem akuntansi berbasis teknologi tinggi, perusahaan dan auditor perlu menyesuaikan pendekatan audit dengan memahami struktur algoritma, proses dalam blockchain, dan potensi bias data. Audit tidak cukup hanya memeriksa angka akhir, tetapi juga harus menilai bagaimana data dihasilkan dan apakah sistem dapat dimanipulasi. Standar pelaporan keuangan saat ini belum sepenuhnya adaptif terhadap kompleksitas digital dan globalisasi, sehingga perlu pembaruan agar pelaporan mampu mengakomodasi penggunaan AI, transaksi lintas negara, serta bukti digital yang semakin beragam. Pembaruan ini penting agar akuntansi tetap relevan dan dapat diandalkan di era teknologi tinggi.


AKM A2025 -> Diskusi

Nashita Shafiyah གིས-
NAMA : NASHITA SHAFIYAH
NPM : 2413031009

Memahami akuntansi sewa sangat mendesak (urgensi) pasca berlakunya standar seperti IFRS 16/FASB ASC 842 yang mewajibkan pengakuan aset hak guna dan liabilitas sewa di neraca, mengubah signifikan metrik keuangan perusahaan dan membutuhkan penyesuaian besar dalam pelaporan. Manfaat dari menguasai akuntansi sewa, kebijakan akuntansi, dan isu-isu terkait adalah agar para profesional mampu membuat keputusan bisnis yang tepat berdasarkan laporan keuangan yang transparan dan akurat, memitigasi risiko audit, memastikan kepatuhan regulasi, serta memberikan pemahaman yang holistik tentang posisi keuangan dan kinerja entitas kepada para pemangku kepentingan.