Posts made by Nabil Raisya Jaya

MKU Pancasila Arsitek Ganjil 2024 -> Forum Analisis Jurnal

by Nabil Raisya Jaya -
Nama: Nabil Raisya Jaya
NPM: 2415012014
Kelas: B (Genap)

Berdasarkan Jurnal dengan judul “Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK” membahas pentingnya Pancasila sebagai landasan fundamental dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Sebagai ideologi negara yang merepresentasikan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama, Pancasila memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan antara kemajuan IPTEK dengan moralitas serta identitas bangsa. Penulis menjelaskan bahwa perkembangan IPTEK yang tidak berbasis Pancasila berisiko membawa dampak negatif, seperti sekularisme, dehumanisasi, dan hilangnya identitas nasional.

Dalam konteks ini, Pancasila berfungsi sebagai rambu normatif yang membimbing arah pengembangan IPTEK agar tidak hanya berorientasi pada kemajuan material, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan persatuan. Setiap sila Pancasila memberikan kontribusi unik: sila pertama menekankan integrasi antara rasionalitas dan spiritualitas, sila kedua mengedepankan moralitas dalam penggunaan IPTEK, dan sila kelima mendorong keadilan sosial dalam distribusi manfaat IPTEK.

Penulis juga menggarisbawahi pentingnya penyelarasan IPTEK dengan nilai-nilai lokal sebagai bentuk “indigenisasi ilmu.” Dengan cara ini, perkembangan IPTEK dapat menjadi alat untuk memperkuat identitas bangsa, mengatasi kesenjangan sosial, serta mencegah dominasi nilai-nilai asing yang dapat merusak kepribadian bangsa. Secara historis, sosiologis, dan politis, Pancasila telah terbukti relevan sebagai panduan dalam membangun peradaban yang seimbang antara modernitas dan nilai-nilai luhur bangsa.

Kesimpulannya, Pancasila harus terus diperkuat sebagai dasar nilai pengembangan IPTEK di Indonesia. Ini tidak hanya memastikan kemajuan IPTEK yang bermartabat, tetapi juga menciptakan masyarakat yang lebih adil, sejahtera, dan harmonis sesuai dengan jati diri bangsa Indonesia.

MKU Pancasila Arsitek Ganjil 2024 -> Forum Analisis Video

by Nabil Raisya Jaya -
Nama: Nabil Raisya Jaya
NPM: 2415012014
Kelas B

Dari video dengan judul “Pancasila dan IPTEK” dijelaskan bahwa IPTEK yaitu hasil karya seseorang yang digunakan sebagai pelengkap keperluan seseorang dalam menjalankan kehidupan. Pancasila, sebagai dasar dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi rakyat Indonesia, memiliki nilai-nilai yang relevan dalam perkembangan IPTEK. Sebagai contoh, yaitu nilai pancasila "Dasar Ketuhanan yang Maha Esa" memiliki kedudukan yang mutlak, tetapi kedudukan tersebut berbanding terbalik dengan yang ada di dunia barat.

adapun sila yang menjadi sistem etika dalam perkembangan IPTEK, yaitu:
1. Ketuhanan yang maha esa, Mengimplementasikan ilmu mencipta, dalam IPTEK diharapkan dapat mempertimbangkan maksud dan akibat dari hal yang diciptakan, dan mempertimbangkan kerugian yang di hasilkan.
2. ⁠Kemanusiaan yang adil dan beradab, mengingatkan bahwa IPTEK harus dikelola secara bermoral dan manusiawi.
3. ⁠Persatuan Indonesia, kita dapat mengimplementasikan kemanusiaan tentang perkembangan IPTEK yang hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme untuk umat manusia.
4. ⁠Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan, ini mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis, artinya setiap ilmuan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain.
5. ⁠Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, mengharuskan kita untuk menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan. Antar manusia dengan Tuhan, dirinya sendiri, dan orang lain.

MKU Pancasila Arsitek Ganjil 2024 -> Forum Analisis Jurnal

by Nabil Raisya Jaya -
Nama: Nabil Raisya Jaya
NPM: 2415012014
Kelas B

Berdasarkan jurnal dengan judul “Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi” dapat disimpulkan:
penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap kemampuan mahasiswa menyikapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif pada mahasiswa Universitas Pancasakti Tegal, penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan Pancasila berkontribusi signifikan dalam membentuk sikap yang positif terhadap kemajuan teknologi. Secara umum, mahasiswa memiliki pemahaman dan sikap yang baik dalam menghadapi tantangan modernisasi, seperti menjaga nilai-nilai luhur Pancasila, menyaring informasi negatif, dan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi regresi sederhana sebesar 0,000 (< 0,05), yang mengindikasikan pengaruh positif signifikan antara pembelajaran Pancasila dan kemampuan menyikapi IPTEK. Sebanyak 28,2% kemampuan mahasiswa dalam menyikapi perkembangan teknologi dapat dijelaskan oleh pendidikan Pancasila, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Penelitian ini juga mencatat pentingnya pemahaman mendalam tentang Pancasila untuk membentuk sikap toleransi, tanggung jawab, dan kejujuran pada mahasiswa, serta kemampuan menyaring budaya luar yang tidak sesuai dengan nilai-nilai bangsa.

Peneliti merekomendasikan agar pendidikan Pancasila terus diperkuat melalui metode yang menarik dan relevan, sehingga mampu menarik perhatian generasi muda tanpa kesan indoktrinasi. Selain itu, pemerintah disarankan untuk meningkatkan kontrol terhadap arus informasi, khususnya di media digital, untuk mencegah pengaruh negatif seperti radikalisme dan budaya asing yang merugikan. Dengan demikian, perkembangan IPTEK dapat digunakan secara optimal untuk mendukung pembangunan nasional tanpa mengorbankan identitas budaya bangsa.

MKU Pancasila Arsitek Ganjil 2024 -> Forum Analisis Soal

by Nabil Raisya Jaya -
Nama: Nabil Raisya Jaya
NPM: 2415012014
Kelas: B

A. Menurut saya saat ini, etika perilaku politik di Indonesia masih belum sepenuhnya selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Meskipun Pancasila mengutamakan keadilan, kemanusiaan, dan kepentingan bersama, praktik politik sering kali dibayangi oleh kepentingan pribadi dan kelompok, serta masalah KKN. Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam politik membutuhkan transparansi, akuntabilitas, dan penegakan hukum yang konsisten.

B. Etika generasi muda di lingkungan sekitar saya, sebagian menunjukkan nilai etika yang baik, namun sebagian lainnya mengalami dekadensi moral, yang terlihat dalam pengaruh budaya asing yang kurang sesuai. dan adanya solusi yang dapat dilakukan adalah berikut:
1. Lakukan pendidikan karakter
2. Peran Keluarga karena Keluarga perlu menanamkan nilai etika dan memberi contoh baik.
3. Pengawasan Media Sosial Edukasi tentang penggunaan media sosial yang bijak.
4. Kegiatan Sosial dan Kebudayaan yang melibatkan generasi muda dalam kegiatan yang memperkuat nilai-nilai lokal.

MKU Pancasila Arsitek Ganjil 2024 -> Forum Analisis Jurnal

by Nabil Raisya Jaya -
Nama: Nabil Raisya Jaya
NPM: 2415012014
Kelas: B

Berdasarkan jurnal dengan judul “Penanaman Nilai-Nilai Pancasila Melalui Kontrol Sosial Oleh Media Massa Untuk Menekan Kejahatan Di Indonesia” yang membahas peran media massa dalam mengendalikan kejahatan melalui penerapan nilai-nilai Pancasila. Penelitian jurnal ini menggunakan pendekatan normatif untuk menganalisis peraturan hukum dan norma terkait media massa serta kontrol sosial.
Berikut merupakan hasil analisis yang telah didapatkan dari jurnal tersebut:

Pancasila dalam pengertian ini, isinya berupa nilai-nilai. Nilai merupakan pengertian filsafat, artinya tolok ukur untuk menimbang-nimbang dan memutuskan apakah sesuatu benar atau salah, baik atau buruk. Notonagoro menjelaskan mengenai nilai-nilai Pancasila, dengan membaginya ke dalam
3 kategori, yaitu :
1. nilai materiil, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi unsur manusia
2. nilai vital, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kegiatan atau aktivitas
3. nilai kerohanian, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia. Kemudian membahas Tinjauan umum mengenai media massa:
• Perkembangan Media massa di indonesia
Perkembangan media massa di Indonesia mencakup perjalanan panjang dari masa Hindia Belanda, penjajahan Jepang, masa kemerdekaan, era Orde Lama dan Orde Baru, hingga era modern saat ini. Media massa, yang meliputi cetak dan elektronik, berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, pendidikan, dan kontrol sosial. Media massa adalah bagian dari pers, berperan besar dalam menyebarkan informasi kepada publik. Dalam masyarakat modern, jurnalisme tidak hanya melaporkan kejadian sehari-hari, tetapi juga berfungsi sebagai media edukasi yang membantu masyarakat memahami isu-isu kebijakan publik, sambil tetap mengontrol kebijakan pemerintah untuk memastikan transparansi dan tanggung jawab.
• Peran media massa dalam kontrol sosial
Setelah era reformasi, regulasi kebebasan pers di Indonesia, termasuk UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, mendorong perkembangan jurnalisme dan revolusi informasi. Namun, pesatnya teknologi dan internet juga menimbulkan persoalan hukum karena regulasi belum sepenuhnya mencakup perubahan tersebut. Media massa memiliki fungsi utama sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial, yang berperan dalam mencegah penyalahgunaan kekuasaan, termasuk korupsi. Melalui fungsi kontrol sosial, media massa berkontribusi dalam mengungkap kasus-kasus korupsi, meliput proses hukum, dan memantau tindak lanjut kasus untuk meningkatkan transparansi di berbagai level pemerintahan dan penegak hukum.
Dan dapat disimpulkan yaitu Media massa memiliki peran yang sangat strategis dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila di masyarakat, yang pada akhirnya membantu dalam mencegah kejahatan dan menciptakan masyarakat yang adil dan beradab. Namun, peran ini hanya bisa terlaksana jika media mampu menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif, bertanggung jawab, dan beretika.
Dengan demikian, media massa tidak hanya berperan sebagai sumber informasi, tetapi juga sebagai agen pembentuk moral yang sejalan dengan prinsip Pancasila.