Silahkan disimak dengan baik video berikut dan analislah menggunakan bahasa anda sendri. dilarang plagiasi
Silahkan disimak dengan baik video berikut dan analislah menggunakan bahasa anda sendri. dilarang plagiasi
Nama: Abraham Stanley Wijaya
NPM: 2415012029
Judul Vidio: Pancasila dan IPTEK.
IPTEK sendiri ialah hasil karya manusia yang pada dasarnya digunakan untuk membantu keperluan manusia dalam kehidupan, Iptek memiliki manfaat positif dan negatif.
Sedangkan Pancasila, merupakan rumusan dan pedoman bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai yang terkandung dalam pancasila merupakan hal penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi seperti dasar ketuhanan yang maha esa, bagi bangsa indonesia ialah bersifat mutlak.
Berikut sila-sila Pancasila yang menjadi sistem etika dalam perkembangan IPTEK yakni:
1. Sila ketuhanan yang maha esa, mengkomplementasikan ilmu pengetahuan. Berdasarkan sila ini IPTEK tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan, dibuktikan dan diciptakan tetapi juga mempertimbangkan maksud dan akibatnya apakah merugikan atau tidak.
2. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab, memberikan dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK harus beradab,karena IPTEK adalah hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.
3. Sila persatuan Indonesia, mengkomplementasikan rasa kemanusiaan dalam sila yang lain. Hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme sebagai umat manusia di dunia.
4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis. Artinya diberikan kebebasan untuk mengembangkan IPTEK tetapi harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain, juga memiliki sikap terbuka untuk dikritik.
5. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, mengkomplementasikan pengembangan IPTEK dengan menjaga keseimbangan keadilan dalam hubungan dengan diri sendiri maupun dengan Tuhan, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara, serta manusia dengan alam lingkungannya.
Nama : Muhammad Rafli Aksa
NPM: 2415012016
Kelas: B
Dari video "Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan Iptek" tersebut dapat di simpulkan sebagai berikut :
Iptek adalah hasil karya manusia. Karya tersebut digunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupannya. yang di manfaatkan untuk keperluan tertentu, baik negatif ataupun positif. Pada dasarnya pancasila adalah rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat indonesia. Nilai nilai yang terkandung dalam pancasila merupakan hal penting dalam perkembangan ilmu teknologi.
Sila sila pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK.
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
Mengkomplementasikan ilmu pengetahuan mencipta, keseimbangan antara rasional dan irasional, antara akal dan kehendak. Berdasarkan sila ini IPTEK tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan, dibuktikan, dan diciptakan tetapi juga dipertimbangkan maksud dan akibatnya. pengolahan diimbangi dengan melestarikan.
2. Sila kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Memberikan dasar dasar moralitas bahwa manusia harus bersikap beradab dalam pengembangan IPTEK. Karena Iptek adalah hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral
3. Sila Persatuan Indonesia
Mengkomplementasikan universitas dan internasionalisme (Kemanusiaan) dalam sila sila yang lain. Pengembangan Iptek seharusnya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa serta keluhuran bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia.
4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
menerapkan pengembangan IPTEK secara demokratis, artinya setiap ilmuan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan juga memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik dikaji ulang maupun di bandingkan dengan penemuan lainnya
5. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia
mengkomplementasikan pengembangan IPTEK haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan Kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannnya dengan dirinya senndiri maupun dengan Tuhannya, manusia dengan manusia, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara, serta manusia dengan alam lingkungannya.
Nama: Muthia Zahrani
NPM: 2415012040
IPTEK adalah karya manusia yang bertujuan membantu kehidupan, tetapi penggunaannya bisa berdampak positif atau negatif. Pancasila, sebagai pedoman bangsa Indonesia, memberikan arah agar IPTEK berkembang dengan tetap memperhatikan moral, etika, dan keseimbangan sosial.
Nilai Pancasila dalam IPTEK:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa: IPTEK harus seimbang antara rasionalitas dan spiritualitas, mempertimbangkan dampaknya terhadap manusia dan lingkungan.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab: IPTEK harus dikembangkan dengan nilai-nilai moral dan etika, sebagai bagian dari budaya manusia yang bermoral.
3. Persatuan Indonesia: IPTEK harus memperkuat nasionalisme, menjaga identitas bangsa, dan memajukan Indonesia sebagai bagian dari dunia.
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan: Pengembangan IPTEK harus demokratis, menghormati kebebasan berpikir, serta terbuka terhadap kritik dan evaluasi.
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia: IPTEK harus menjaga keseimbangan keadilan dalam hubungan antarindividu, masyarakat, bangsa, dan lingkungan.
Pancasila memastikan perkembangan IPTEK tidak hanya mementingkan kemajuan material tetapi juga menjaga keseimbangan moral, sosial, dan lingkungan.
Nama : Zhafirah Chika Lalibah
NPM : 2415012057
PANCASILA DAN IPTEK
IPTEK adalah hasil karya manusia yang pada dasarnya dipergunakan untuk membantu keperluan manusia. IPTEK dapat berdampak positif maupun negatif.
Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat indonesia. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan hal penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi.
Berikut sila-sila Pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK :
1. Sila Ke Tuhanan Yang Maha EsaNama: Elysabeth margaretha purba
Npm: 2415012031
Menurut video berikut saya dapat menganalisis bahwa Pancasila adalah dasar negara yang mengandung nilai-nilai penting seperti keimanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial, yang menjadi pedoman dalam pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Sebagai alat untuk mempermudah berbagai aspek kehidupan, IPTEK harus digunakan secara bertanggung jawab agar tidak menimbulkan dampak negatif seperti kerusakan moral, ketimpangan sosial, atau konflik. Pancasila memberikan panduan etis agar perkembangan teknologi tetap sejalan dengan prinsip keadilan, kemanusiaan, dan persatuan bangsa. Dengan menjadikan Pancasilat sebagai landasan, kemajuan IPTEK. Pancasila dan IPTEK memiliki hubungan yang erat dalam membentuk arah pembangunan Indonesia yang berlandaskan nilai moral dan etika. IPTEK sebaiknya dikembangkan dan diterapkan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila agar kemajuannya tidak hanya mengejar aspek teknis, tetapi juga menjaga keseimbangan sosial, kemanusiaan, dan keadilan.
Nama : Kayla Zahra Satriani
Nomor telepon : 2415012050
Pancasila dan IPTEK
IPTEK adalah hasil karya manusia. Karya-karya tersebut pada dasarnya dipergunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupannya. IPTEK tersebut ada saja yang memanfaatkannya untuk Kepentingan tertentu baik yang berdampak positif maupun negatif.
Pada dasarnya Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.
Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan hal penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi. Perkembangan IPTEK saat ini dan di masa yang akan datang itu sangat cepat.
Dasar Ketuhanan Yang Maha Esa, yang bagi bangsa Indonesia adalah mutlak. Jika diikuti pandangan-pandangan sekular dunia Barat, yang ilmunya dipelajari dan jadi rujukan para cendekiawan, sepertinya berjalan berlawanan.
Sila-sila pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEК :
1. Sila Ke Tuhanan Yang Maha Esa
Mengkomplementasikan ilmu pengetahuan mencipta, Keseimbangan antara rasional dan irasional, antara akal dan kemauan. Berdasarkan sila ini IPTEK tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan dan diciptakan tetapi juga mempertimbangkan maksud dan akibatnya apakah merugikan manusia disekitarnya atau tidak. Pengolahan diimbangi dengan pelestarian.
2. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab
Memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK harus setuju beradab Karena IPTEK adalah sebagai hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.
3. Sila Persatuan Indonesia
Mengkomplementasiakan universalitas dan internasionalisme (kemanusiaan) dalam sila-sila yang lain. Pengembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, Kebesaran bangsa serta keluhuran bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia.
4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis, artinya setiap ilmuan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan juga memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik dikaji ulang maupun di bandingkan dengan penemuan lainnya.
5. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia
Mengkomplementasikan pengembangan IPTEK haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan Kemanusiaan yaitu Keseimbangan keadilan dalam hubungannnya dengan dirinya senndiri maupun dengan Tuhannya, manusia dengan manusia, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara, serta manusia dengan alam lingkungannya.
Nama: Muhammad Rifky Dharma Wijaya
Nomor telepon: 2415012032
Pancasila dan IPTEK
IPTEK adalah hasil karya manusia. Karya-karya tersebut pada dasarnya dipergunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupannya.
Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan hal penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi. Perkembangan IPTEK saat ini dan di masa yang akan datang itu sangat cepat.
1.sila ketuhanan yang maha esa
Mengkomplementasikan ilmu pengetahuan menciptakan keseimbangan antara rasional dan irasional, antara akal dan kehendak. Berdasarkan sila ini IPTEK tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan dan diciptakan tetapi juga mempertimbangkan maksud dan akibatnya.
2.sila kemanusiaan yang adil dan beradab
Memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK harus hadir karena IPTEK adalah sebagai hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.
3.Sila Persatuan Indonesia
Mengkomplementasikan universalitas dan internasionalisme dalam sila-sila yang lain.
4.sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis, artinya setiap ilmuan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan juga memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan lainnya.
5.sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Mengkomplementasikan pengembangan IPTEK harus lah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungan nya dengan dirinya sendiri maupun dengan Tuhannya, manusia dengan manusia, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara, serta manusia dengan alam lingkungannya.
Kesimpulan dari hubungan Pancasila dan IPTEK adalah bahwa pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) harus berlandaskan nilai-nilai Pancasila agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi bangsa tanpa mengabaikan etika, moral, dan kemanusiaan.
Nama: Aurelia Salsabila
NPM: 2415012001
Pancasila sebagai dasar pengembangan IPTEK
IPTEK adalah hasil karya manusia. Karya
tersebut pada dasarnya dipergunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupannya. IPTEK tersebut ada saja yang memanfaatkannya untuk kepentingan tertentu baik yang berdampak positif maupun negatif.
Pada dasarnya Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi
seluruh rakyat Indonesia.
Dasar Ketuhanan Yang Maha Esa, yang bagi bangsa Indonesia adalah mutlak. Jika dikuti pandangan-pandangan sekular dunia Barat, yang ilmunya dipelajari dan jadi rujukan para cendekiawan, sepertinya berjalan berlawanan.
1. Sila Ke Tuhanan Yang Maha Esa
mengimplementasikan ilmu pengetahuan mencipta, keseimbangan antara rasional dan irasional, antara akal dan kehendak. Berdasarkan sila ini IPTEK tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan dibuktikan dan diciptakan tetapi juga dipertimbangkan maksud dan
akibatnya apakah merugikan manusia disekitarnya atau tidak. Pengolahan diimbangi dengan melestarikan.
2. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab
memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK harus bersikap beradab karena IPTEK adalah sebagai hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.
3. Sila persatuan Indonesia
mengimplementasikan universitas dan internasionalisme (kemanusiaan) dalam sila-sila yang lain. Pengembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa
serta keluhuran bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia.
4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis, artinya setiap ilmuan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan juga memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan lainnya.
5. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia
mengimplementasikan pengembangan IPTEK harus lah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam
hubungannnya dengan dirinya sendiri maupun dengan Tuhannya, manusia dengan manusia, manusia dengan
masyarakat bangsa dan negara, serta manusia dengan alam lingkungannya.