Forum Analisis Jurnal
NPM : 2415012062
Kelas : B
Jurnal tersebut menjelaskan pentingnya integrasi nilai-nilai Pancasila dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Kesenian (IPTEK) di Indonesia. Penulis menjelaskan bahwa meskipun IPTEK terus berkembang pesat, seringkali terjadi disorientasi dalam aplikasinya yang mengarah pada dampak negatif, baik terhadap masyarakat maupun lingkungan. Oleh karena itu, penegasan kembali Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan IPTEK dianggap sangat mendesak untuk memastikan bahwa kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tercapai tetap sejalan dengan prinsip-prinsip moral, etika, dan tujuan sosial bangsa. Pancasila, dengan lima sila yang mencerminkan nilai kemanusiaan, keadilan sosial, persatuan, kerakyatan, dan ketuhanan Yang Maha Esa, dianggap dapat menjadi landasan yang kuat dalam merumuskan arah dan kebijakan pengembangan IPTEK di Indonesia. Nilai-nilai Pancasila diyakini mampu memberikan pedoman moral yang memandu para ilmuwan, peneliti, dan pengambil kebijakan untuk tidak hanya fokus pada kemajuan teknis, tetapi juga memperhatikan dampaknya terhadap kesejahteraan umat manusia dan pelestarian lingkungan.
Analisis dalam jurnal ini menyoroti pentingnya peran Pancasila dalam mencegah terjadinya penyalahgunaan IPTEK yang dapat merugikan masyarakat luas, seperti eksploitasi sumber daya alam, kesenjangan sosial, dan kerusakan lingkungan hidup. Pancasila, sebagai dasar negara, tidak hanya menjadi pedoman dalam aspek politik dan sosial, tetapi juga harus meresap dalam setiap aspek pengembangan IPTEK agar hasilnya dapat dinikmati secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan menegaskan Pancasila dalam pengembangan IPTEK, negara diharapkan dapat menciptakan inovasi yang lebih berpihak pada keadilan sosial, tidak diskriminatif, dan lebih mengutamakan kepentingan rakyat banyak. Lebih jauh lagi, Pancasila dapat mengarahkan pengembangan IPTEK agar tidak hanya berfokus pada keuntungan materi atau teknologi semata, tetapi juga berorientasi pada kebaikan bersama, moralitas, dan pengentasan berbagai persoalan sosial.
Penulis juga mengemukakan bahwa pendidikan yang berlandaskan Pancasila akan membentuk karakter para ilmuwan dan praktisi teknologi yang tidak hanya cerdas dalam bidangnya, tetapi juga memiliki rasa tanggung jawab terhadap dampak sosial dan etika dari inovasi yang mereka hasilkan. Dalam konteks ini, penegasan Pancasila dalam pengembangan IPTEK tidak hanya menjadi instrumen normatif, tetapi juga sebagai filosofi yang mengarahkan para pelaku IPTEK untuk senantiasa mengedepankan prinsip keadilan, kesejahteraan sosial, dan keberlanjutan. Dengan demikian, jurnal ini mengajak pembaca untuk melihat Pancasila sebagai dasar yang holistik dalam membangun budaya ilmiah yang tidak hanya mengedepankan kemajuan teknologi, tetapi juga moralitas, etika, dan keberlanjutan kehidupan sosial dan lingkungan. Pancasila sebagai dasar nilai dalam IPTEK memiliki peran krusial dalam memastikan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan bukan hanya memberi manfaat praktis, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap pembentukan masyarakat yang adil, makmur, dan berkeadilan sosial, sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia.
Nama: Abraham Stanley Wijaya
NPM: 2415012029
URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK
Pancasila sebagai ideologi negara merupakan kristalisasi nilai agama dan budaya Indonesia. Nilai-nilai tersebut mengatur kehidupan masyarakat Indonesia, salah satunya di bidang IPTEK.
IPTEK memiliki perkembangan yang pesat yang memengaruhi berbagai bidang kehidupan seperti pendidikan, ekonomi, sosial, budaya, dan lainnya.
1.Konsep Dasar Nilai Pancasila sebagai Pengembangan IPTEK
a) Pengembangan IPTEK tidak boleh bertentangan dengan nilai Pancasila
b) Perkembangan IPTEK harus didasarkan nilai Pancasila
c) Nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif
d) Perkembangan IPTEK harus berakar dari budaya dan ideologi bangsa Indonesia
2.Pancasila sebagai Nilai Moral dalam Pengembangan IPTEK
Hal ini ditujukan dalam penerapan kelima dasar nilai Pancasila (ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan)
3.Pancasila sebagai Sumber Historis, Sosiologis, dan Politis
a) Sumber historis ditelusuri di dalam pembukaan UUD 1945
b) Sumber sosiologis ditemukan pada sikap masyarakat yang peka terhadap isu ketuhanan dan kemasyarakatan
c) Sumber politis ditemukan pada kebijakan yang dilakukan oleh penyelenggara negara
Sebagai masyarakat Indonesia kita harus peduli terhadap perkembangan IPTEK, seperti mengetahui dampak positif maupun negatif dari IPTEK terhadap bangsa Indonesia. Dengan begitu, kita dapat menjadikan nilai budaya dan agama sebagai hal utama yang diperlukan dalam pengembangan IPTEK agar tidak merugikan umat manusia
NPM : 2455012007
Kelas : A
Jurnal berjudul "Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK" oleh Ika Setyorini membahas peran Pancasila sebagai dasar ideologi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila dapat menjadi pedoman normatif dalam pengembangan IPTEK agar tetap berakar pada budaya dan moralitas bangsa Indonesia, sekaligus menghindari pengaruh sekularisme yang berkembang di negara Barat.
Dalam artikel ini, Pancasila diposisikan sebagai sistem nilai yang menjadi kerangka berpikir, dasar moral, dan pedoman bagi setiap aspek kehidupan, termasuk pengembangan IPTEK. Nilai-nilai Pancasila dibagi menjadi tiga, yaitu nilai dasar yang bersifat universal dan abstrak, nilai instrumental yang kontekstual dan disesuaikan dengan tuntutan zaman, serta nilai praktis yang merupakan implementasi langsung dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila dianggap penting untuk memastikan bahwa pengembangan IPTEK di Indonesia tidak bertentangan dengan nilai-nilai dasar bangsa. Selain itu, Pancasila juga berperan sebagai faktor internal yang mendorong inovasi dan penemuan ilmu yang selaras dengan identitas bangsa.
Artikel ini menekankan bahwa nilai-nilai etis dalam Pancasila, seperti keadilan, kemanusiaan, dan kebijaksanaan, harus menjadi landasan moral dalam penggunaan IPTEK. Hal ini bertujuan untuk menghindari dampak negatif seperti dehumanisasi yang sering terjadi akibat penyalahgunaan teknologi. Pancasila juga didukung oleh berbagai sumber historis, sosiologis, dan politis sebagai dasar nilai pengembangan IPTEK. Sejak awal kemerdekaan, Pancasila sudah menjadi bagian integral dari pembangunan bangsa, seperti yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Dalam konteks sosiologis, masyarakat Indonesia memiliki kepekaan terhadap isu-isu moral dan kemanusiaan, yang menjadikan Pancasila relevan dalam pengembangan IPTEK.
Kesimpulannya, artikel ini menegaskan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai dasar pengembangan IPTEK untuk menjaga karakter bangsa dan mencegah pengaruh negatif dari globalisasi. Pancasila berperan sebagai norma pengarah agar IPTEK dapat digunakan untuk kesejahteraan dan kemajuan masyarakat tanpa meninggalkan nilai-nilai kepribadian bangsa Indonesia.
npm:2415012024
Jurnal ini membahas Peran pancasila sebagai sistem nilai acuan yang menjadi dasar, kerangka berpikir, pola berpikir, dan sekaligus arah bagi mereka yang memegangnya, khususnya dalam konteks pembangunan hukum nasional. Manusia, dalam usahanya mencapai kesejahteraan dan peningkatan martabat, mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai kebutuhan esensial. Bagi kelompok yang menginginkan kemajuan, memiliki kepemilikan iptek menjadi langkah mutlak, namun perlu diiringi penggunaan yang tepat. Sayangnya, realitas menunjukkan bahwa kepemilikan iptek sering disalahgunakan, yang pada akhirnya dapat menyebabkan dehumanisasi manusia.
Sumber sejarah Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia dapat ditemukan dalam Pembukaan UUD 1945. Pada bagian keempat Pembukaan UUD 1945, frasa "mencerdaskan kehidupan bangsa" merujuk pada pengembangan iptek melalui sistem pendidikan. Amanat dalam pembukaan UUD 1945 yang berkaitan dengan mencerdaskan kehidupan bangsa haruslah berasaskan pada nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, dan seterusnya, yaitu Pancasila. Proses mencerdaskan kehidupan bangsa yang tidak terpisah dari nilai-nilai spiritual, kemanusiaan, solidaritas kebangsaan, musyawarah, dan keadilan dianggap sebagai upaya pencerdasan sesuai dengan amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yang merupakan dokumen sejarah bagi bangsa Indonesia.
NPM : 2415012037
Kelas : A
Jurnal "Urgensi Penegasan Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK" karya Ika Setyorini membahas peran penting Pancasila sebagai landasan normatif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Pancasila dipandang sebagai kristalisasi nilai budaya dan agama bangsa Indonesia yang berfungsi sebagai pedoman moral dan filosofis. Dengan menjadikan Pancasila sebagai paradigma ilmu, setiap perkembangan IPTEK diharapkan tetap berakar pada nilai-nilai kebangsaan, menghindari sekularisme, dan tidak hanya berorientasi pada materialisme.
Pancasila juga berfungsi sebagai sumber nilai dalam IPTEK, mencakup lima sila yang memberikan arah perkembangan ilmu. Misalnya, sila Ketuhanan mengajarkan keseimbangan antara akal dan moralitas dalam ilmu. Pancasila juga berfungsi sebagai sumber nilai dalam IPTEK, mencakup lima sila yang memberikan arah perkembangan ilmu. Sementara sila Keadilan Sosial memastikan IPTEK memberikan manfaat merata kepada masyarakat. Dari perspektif historis, pembukaan UUD 1945 dengan amanat "mencerdaskan kehidupan bangsa" menegaskan perlunya integrasi nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan dan pengembangan ilmu. Secara sosiologis, Pancasila membantu masyarakat mempertahankan nilai kemanusiaan dan budaya di tengah perkembangan IPTEK yang sering kali mendominasi nilai-nilai asing.
Kesimpulan :
jurnal ini menegaskan bahwa Pancasila harus menjadi landasan utama dalam pengembangan IPTEK di Indonesia. Nilai-nilainya mampu menjadi panduan normatif untuk menjaga keseimbangan antara kemajuan ilmu dengan moralitas dan identitas bangsa. Dengan begitu, IPTEK di Indonesia tidak hanya menghasilkan inovasi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kepribadian bangsa.
NPM: 2415012055
Kelas: A
Analisis jurnal 'URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK'
Jurnal ini menganalisis urgensi Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) di Indonesia. Pancasila, yang mencakup nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial, dipandang sebagai sistem etika yang dapat membimbing perkembangan IPTEK agar sesuai dengan identitas budaya dan moral bangsa. Pengembangan IPTEK di Indonesia harus mempertimbangkan nilai-nilai Pancasila, sehingga dapat menghindari dampak negatif, seperti dehumanisasi atau ketimpangan sosial, yang sering kali muncul dalam perkembangan teknologi yang tidak terkendali. Selain itu, Pancasila juga berfungsi sebagai rambu normatif yang mengarahkan pengembangan IPTEK agar tetap relevan dengan tujuan kesejahteraan dan keadilan sosial, serta menjaga keharmonisan antara ilmu pengetahuan, teknologi, dan kehidupan sosial.
Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai landasan moral, tetapi juga sebagai landasan historis dan politik dalam pengembangan IPTEK. Sejak masa kemerdekaan, Pancasila telah tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 sebagai dasar untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, dan semakin ditekankan dalam berbagai kebijakan dan pidato politik. Dalam konteks sosial dan politik, Pancasila menjadi penyeimbang dalam menghadapi globalisasi, di mana perkembangan IPTEK yang didominasi negara-negara Barat dapat mengancam nilai-nilai kebudayaan Indonesia. Oleh karena itu, Pancasila harus diterapkan dalam setiap aspek pengembangan IPTEK untuk memastikan bahwa teknologi yang berkembang tetap berakar pada budaya dan nilai-nilai bangsa Indonesia, menjaga keutuhan identitas dan keharmonisan sosial.
Kesimpulannya, Pancasila memainkan peran penting sebagai dasar nilai dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) di Indonesia. Sebagai pedoman moral, sosial, dan budaya, Pancasila memastikan bahwa kemajuan IPTEK tidak hanya berfokus pada inovasi teknis, tetapi juga pada kesejahteraan, keadilan, dan martabat manusia. Pancasila juga menjadi landasan bagi kebijakan pengembangan IPTEK, menjaga agar Indonesia tidak terjebak dalam perkembangan teknologi yang bertentangan dengan nilai-nilai bangsa. Dengan demikian, Pancasila sangat relevan sebagai dasar etika yang mengarahkan agar IPTEK selalu bermanfaat bagi masyarakat dan menjaga keberlanjutan kehidupan bangsa Indonesia.
NPM : 2415012003
Kelas : A
Berdasarkan jurnal yang telah saya analisis yakni dengan judul "Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK"
Jurnal ini menekankan urgensi Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) di Indonesia. Pancasila dianggap sebagai ideologi negara yang mencerminkan nilai-nilai budaya dan agama bangsa, yang harus menjadi pedoman dalam setiap aspek kehidupan, termasuk ilmiah.
Yakni dengan Poin-poin utama:
- Pancasila berfungsi sebagai kerangka normatif untuk pengembangan Iptek, mencegah sekularisme, dan memastikan bahwa Iptek berakar pada budaya lokal.
- Terdapat tiga jenis nilai Pancasila: nilai dasar (abstrak), nilai instrumental (kontekstual), dan nilai praktis (dinamis).
- Pengembangan Iptek harus menghormati keyakinan religius dan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia serta keadilan sosial.
Pancasila dapat menghindari sekularisme dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dengan berfungsi sebagai landasan nilai yang mengintegrasikan budaya dan agama dalam setiap aspek ilmiah. Pancasila, sebagai ideologi negara, memberikan kerangka normatif yang memastikan bahwa setiap perkembangan Iptek tidak bertentangan dengan nilai-nilai moral dan spiritual masyarakat Indonesia.
Dengan mengedepankan nilai-nilai Pancasila, pengembangan Iptek menjadi terarah dan beretika, mencegah penyimpangan yang dapat merugikan umat manusia. Pancasila juga mendorong penghormatan terhadap keyakinan religius dan mempromosikan kesejahteraan sosial, sehingga Iptek dapat berkembang dalam konteks yang relevan dengan budaya dan identitas nasional.
NPM: 2415012011
Kelas: (A) Arsitektur
Pancasila Sebagai Dasar Negara dan Cita Hukum Negara Indonesia
Pancasila adalah dasar negara yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 dan menjadi cita hukum bangsa Indonesia. Pancasila berfungsi sebagai pandangan hidup bangsa yang berbasis pada nilai-nilai moral dan meta-yuridis.
1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu
Pancasila merupakan sistem nilai yang menjadi kerangka acuan pembangunan hukum nasional. Nilai-nilai Pancasila terdiri dari:
- Nilai Dasar (intrinsik): Abstrak, universal, dan tidak terikat waktu.
- Nilai Instrumental: Penjabaran nilai dasar dalam kebijakan dan peraturan.
- Nilai Praktis: Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam situasi konkret.
Dalam pengembangan ilmu pengetahuan, Pancasila menjadi dasar normatif yang harus memandu perkembangan IPTEK agar sesuai dengan nilai budaya dan ideologi bangsa.
2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan IPTEK
Pancasila menjadi platform moral dalam penggunaan IPTEK, memastikan perkembangan IPTEK tidak mendehumanisasikan manusia. Pancasila mendasari pengembangan ilmu dengan:
- Menghormati martabat manusia (sila Ketuhanan).
- Mengutamakan kesejahteraan bersama (sila Kemanusiaan).
- Menumbuhkan nasionalisme (sila Persatuan).
- Memperhatikan demokrasi dan kebebasan (sila Kerakyatan).
- Menjaga keseimbangan keadilan (sila Keadilan Sosial).
Pengembangan IPTEK harus berakar pada nilai-nilai Pancasila untuk menciptakan masyarakat yang adil, sejahtera, dan menghormati etika.
3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politis Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan IPTEK
- Sumber Historis: Amanat dalam Pembukaan UUD 1945 mengaitkan pengembangan IPTEK dengan nilai Ketuhanan dan kemanusiaan.
- Sumber Sosiologis: Sikap masyarakat yang sensitif terhadap isu kemanusiaan dan lingkungan, seperti protes terhadap pembangunan PLTN di Muria.
- Sumber Politis: Pancasila telah menjadi dasar nilai pengembangan ilmu dalam berbagai kebijakan politik, meskipun penerapannya lebih eksplisit sejak Orde Baru dan Reformasi.
Nama : Zhafirah Chika Lalibah
NPM : 2415012057
Jurnal berjudul URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK ini bertujuan untuk menjelaskan pentingnya penegasan Pancasila sebagai dasar pengembangan IPTEK. Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia memiliki nilai-nilai yang dapat memberikan landasan etika dan moral dalam berbagai aspek kehidupan. Pancasila berfungsi sebagai acuan yang menjadi landasan dan pedoman dalam pembangunan hukum nasional Indonesia. Nilai-nilai Pancasila dijadikan dasar, kerangka acuan, dan tolak ukur bagi berbagai aspek pembangunan nasional. Nilai-nilai tersebut terbagi menjadi tiga : nilai dasar (instrinsik), nilai instrumental, dan nilai praktis.
Penyalahgunaan teknologi dapat berujung pada dehumanisasi. Untuk mencegah hal tersebut, dibutuhkan suatu dasar atau platform yang dapat mengarahkan pengembangan IPTEK agar tetap sesuai dengan prinsip moral dan etika. Pancasila, sebagai dasar negara Indonesia, dianggap sebagai platform yang tepat untuk memandu perkembangan IPTEK di Indonesia.
Urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan IPTEK di Indonesia dapat disimpulkan bahwa setiap perkembangan IPTEK di Indonesia harus didasarkan pada nilai-nilai Pancasila dan tidak bertentangan dengan prinsip-prinsipnya, serta Pancasila harus menjadi pedoman untuk mengendalikan perkembangan tersebut.
NPM : 2415012053
Menurut artikel ini, Pancasila tidak cuma jadi dasar negara, tapi juga dasar pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di Indonesia. Kalau iptek di Indonesia tidak berdasarkan Pancasila, menurut saya, ada risiko besar masuknya pengaruh sekuler seperti yang terjadi di Eropa zaman Renaissance.
Nilai-nilai Pancasila (Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial) menurut saya sangat penting dalam pengembangan iptek. Misalnya, sila Ketuhanan bikin iptek tetap seimbang antara logika dan moral. Sila Kemanusiaan mengarahkan iptek untuk kesejahteraan bersama, bukan malah merusak. Persatuan menjaga iptek agar memupuk rasa nasionalisme, sementara Kerakyatan memastikan semua orang punya hak ikut serta. Sila Keadilan memastikan kemajuan iptek terasa manfaatnya secara adil untuk semua lapisan masyarakat.
Pancasila juga, menurut pendapat saya, bisa jadi filter buat menyaring iptek yang tidak sesuai sama nilai bangsa, seperti teknologi yang merusak lingkungan atau budaya. Dari sejarahnya, Pancasila mulai dibahas serius sebagai dasar nilai iptek sejak tahun 1980-an, terutama di kampus seperti UGM.
Saya setuju kalau iptek tidak memakai nilai Pancasila, bangsa ini bisa kehilangan identitas budaya, terpengaruh nilai asing yang nggak cocok, dan kesenjangan sosial makin besar. Jadi, menurut saya, Pancasila memang harus jadi pedoman utama biar iptek tetap selaras dengan budaya bangsa dan manfaatnya tidak merugikan masyarakat Indonesia.
2415012063
Arsitektur A
URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK
Kehadiran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ditengah-tengah kita akan memberikan kemudahan dan memecahkan berbagi persoalan hidup dan kehidupan yang dihadapi manusia. Beberapa peristiwa yang terjadi didunia ini misalnya dampak negatif dari bom atom yang dijatuhkan di Hirosima dan Nagasaki pada waktu Perang Dunia kedua, dampak ini akan berdampak negatif kepada masyarakat Jepang waktu dan menimbulkan traumatik kepada generasi berikutnya. Dan bahkan akan berdampak menyentuh pada nilai kemanusian secara universal. Nilai kemanusiaan itu akan bukan milik sekelompok orang tertentu tetapi milik bersama umat manusia.
Melihat kenyataan diatas makan Pancasila sebagai dasar pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dapat ditelurusi, dalam hal-hal sebagai berikut.
Pertama, prulalisme nilai yang berkembang pada masyarakat Indonesia
pada saat ini seiring dengan kemajuan iptek menimbulkan perubahan dan cara pandang manusia tentang kehidupan. Hal ini akan menimbulkan renungan supaya bangsa Indonesia tidak terjerumus dalam keputusan nilai yang tidak sesuai dengan
kepribadian bangsa. Kedua, kemajuan iptek pada tataran sekarang telah menimbulkan dampak yang neatif dan ada pada titik yang membahayakan terhadap
eksistensi manusia dimasa yang akan
datang. Ketiga, perkembngan iptek yang
didominasi oleh negara-negara barat akan
mengancam nilai-nilai khas yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Oleh karena perlu penyaringan dan penangkalan yang jelas
tentang pengaruh dunia secara global yang tidak sesui dengan nilai-nilai kepribadian bangsa Indonesia.
Sehingga urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek)
yang dikembangkan di Indoenesia haruslah berdasar dan tidak
bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila
2. Setiap iptek yang dikembangkan di
Indonesia harus menyertakan nilai-
nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek
3. Pancasila dijadikan sebagai rambu-
rambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.
Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi khususnya bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sehingga pengembangan iptek tadi tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki bangsa Indonesia.
NPM: 2415012035
Jurnal ini membahas Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) di Indonesia. Menegaskan bahwa iptek harus dikembangkan dengan berpedoman pada nilai-nilai budaya, agama, dan moral yang terkandung dalam Pancasila agar sesuai dengan identitas bangsa.
Poin Utama:
1. Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan Ilmu
- Pancasila berfungsi sebagai pedoman normatif untuk memastikan bahwa pengembangan iptek di Indonesia tidak bertentangan dengan nilai-nilai bangsa.
- Nilai-nilai Pancasila (Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial) menjadi acuan moral untuk mengarahkan iptek agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia dan tidak merugikan kemanusiaan.
Ketuhanan Yang Maha Esa: Menempatkan iptek dalam harmoni antara akal, rasa, dan kehendak.
Kemanusiaan yang Adil dan Beradab: Mengarahkan iptek demi kesejahteraan manusia.
Persatuan Indonesia: Memperkuat rasa persaudaraan melalui kontribusi iptek.
Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan: Mengedepankan demokrasi dalam pengembangan iptek.
Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia: Menjamin pemerataan manfaat iptek
2. Sumber Nilai Pancasila
- Historis: Pancasila dijadikan panduan mencerdaskan kehidupan bangsa, sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945.
- Sosiologis: Masyarakat Indonesia cenderung sensitif terhadap isu-isu yang melibatkan nilai Ketuhanan dan Kemanusiaan, yang harus diperhatikan dalam pengembangan iptek.
- Politis: Kebijakan pemerintah dari masa ke masa menegaskan pentingnya Pancasila, tetapi implementasinya sebagai pedoman iptek masih minim.
3. Kesimpulan
- Setiap pengembangan iptek harus berlandaskan nilai-nilai Pancasila agar tidak hanya berorientasi pada kemajuan teknis, tetapi juga pada moralitas, keseimbangan sosial, dan kepentingan nasional.
menekankan pentingnya integrasi Pancasila untuk mengatasi tantangan globalisasi yang dapat mengikis identitas budaya bangsa.
NPM : 2415012026
Kelas : B
Berikut adalah analisis dari jurnal berjudul "Urgensi Penegasan Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi" oleh Ika Setyorini.
Jurnal ini membahas tentang pentingnya Pancasila sebagai landasan nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) di Indonesia, sehingga Iptek berkembang selaras dengan nilai-nilai budaya, agama, dan moral bangsa. Jurnal ini juga membahas tentang penerapan Pancasila dalam perkembangan iptek, urgensi dan tantangan.
Kemajuan Iptek memberikan manfaat besar namun juga menimbulkan tantangan, seperti dampak negatif pada nilai kemanusiaan dan ancaman pada identitas budaya akibat dominasi global. Oleh karena itu, diperlukan penerapan nilai-nilai Pancasila untuk memastikan Iptek di Indonesia selaras dengan nilai budaya dan kepribadian bangsa,
mengatasi dampak negatif Iptek pada manusia dan lingkungan, dan melindungi identitas bangsa dari pengaruh global yang tidak sesuai dengan nilai lokal.
Pancasila juga menjadi pedoman normatif agar pengembangan Iptek tetap berlandaskan etika dan moral sesuai dengan karakter bangsa Indonesia.
NPM: 2415012002
Dalam jurnal yang berjudul Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK, membahas mengenai Pancasila sebagai nilai dasar, pedoman, dan pegangan dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.
Pancasila adalah dasar negara atau pokok kaidah negara yang fundamental dan tercantum dalam pembukaan UUD 1945, sekaligus cita hukum negara Indonesia.
Nilai pancasila sangat penting, karena pancasila merupakan sistem nilai acuan, kerangka-kerangka berpikir, pola acuan berfikir dan tolak ukur dalam pembangunan nasional di Indonesia. Sama halnya dengan pengembangan IPTEK di Indonesia, jika terlepas dari nilai tersebut dapat mengakibatkan sekularisme atau sama saja dengan membiarkan ilmu berkembang tanpa arah dan orientasi yang tidak jelas.
Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi memiliki kemajuan pesat sehingga secara tidak langsung bersentuhan dan harus mempertimbangkan nilai-nilai budaya dan agama yang ada agar tidak merugikan umat manusia.
Adapun manfaat nilai pancasila dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, yaitu agar memberikan kemudahan dalam memecahkan persoalan hidup dan kehidupan yang dihadapi manusia. Pancasila juga dapat mengubah cara berpikir manusia dalam kehidupan.
Namun terlepas dari itu, terdapat pula ancaman dalam pengembangan IPTEK, yaitu budaya negara asing yang masuk dapat mendominasi serta mengancam nilai-nilai khas yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.
Oleh karena itu perlu penyaringan dan penangkalan yang jelas dengan menggunakan nilai pancasila sebagai wadah untuk menyaring budaya asing agar tidak keluar dari nilai yang telah dimiliki bangsa Indonesia.
Kesimpulan dalam jurnal tersebut, yaitu Pancasila sangat diperlukan dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Dengan nilai pancasila sebagai acuan dalam pengembangan IPTEK, dapat mengendalikan diri bangsa agar tidak keluar dari nilai yang ada di Indonesia.
NPM: 2415012041
Jurnal ini membahas urgensi Pancasila sebagai landasan nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) di Indonesia. Penulis, Ika Setyorini, menekankan bahwa Pancasila bukan hanya sekadar ideologi negara, tetapi juga merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama yang harus menjadi pedoman dalam aktivitas ilmiah.
Pentingnya Pancasila sebagai sistem nilai yang menjadi dasar dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di Indonesia. Pancasila berfungsi sebagai pedoman normatif dalam seluruh aspek pembangunan, termasuk di bidang iptek, yang harus senantiasa sesuai dengan nilai-nilai dasar yang terkandung di dalamnya.
Tiga jenis nilai Pancasila dibedakan menjadi:
- Nilai Dasar (Instrinsik): Nilai inti yang bersifat universal, tidak tergantung waktu dan tempat, mencakup cita-cita dan tujuan dasar bangsa.
- Nilai Instrumental: Penjabaran konkret dari nilai dasar yang dapat diterapkan dalam kebijakan, peraturan, dan strategi pembangunan sesuai dengan tuntutan zaman.
- Nilai Praktis: Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam konteks nyata yang dinamis dan relevan dengan masalah yang dihadapi masyarakat.
Secara keseluruhan, jurnal ini menegaskan bahwa Pancasila harus menjadi pedoman dalam pengembangan Iptek di Indonesia. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila, diharapkan pengembangan Iptek akan lebih bertanggung jawab dan bermanfaat bagi masyarakat.
npm 2415012042
Jurnal ini membahas peran Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia dan bagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dapat dijadikan dasar dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Pancasila dianggap sebagai kristalisasi nilai budaya dan agama yang dapat mengakomodasi seluruh aspek kehidupan masyarakat.Ini menekankan bahwa Pancasila bukan hanya sekedar dasar negara, tetapi juga merupakan pedoman normatif yang penting dalam pengembangan IPTEK di Indonesia. Penekanan pada lima sila Pancasila memberikan panduan bagi kegiatan ilmiah dan teknologi, memastikan bahwa perkembangan tersebut selaras dengan nilai-nilai moral dan etika yang dianut oleh masyarakat Indonesia.
Setyorini menjelaskan tantangan yang dihadapi Indonesia di era globalisasi dan digitalisasi. Dalam konteks ini, terdapat risiko penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, radikalisasi, dan intoleransi yang dapat mengancam persatuan bangsa. Oleh karena itu, penguatan nilai-nilai Pancasila dianggap penting untuk menjaga keutuhan sosial dan budaya.
Kesimpulan dari jurnal ini menegaskan bahwa untuk mencapai kemajuan yang berkelanjutan dalam IPTEK, Indonesia perlu mengedepankan Pancasila sebagai dasar nilai. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam setiap aspek pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, diharapkan dapat tercipta inovasi yang tidak hanya maju secara teknis tetapi juga bertanggung jawab secara sosial. Penguatan nilai-nilai ini akan membantu menjaga identitas nasional serta memajukan keharmonisan dalam masyarakat yang beragam.
NPM : 2415012068
Pada jurnal berjudul URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK ini membahas tentang pentingnya Pancasila sebagai landasan nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia, IPTEK berkembang selaras dengan nilai-nilai budaya, agama, dan moral bangsa. Penegasan pancasila sebagai dasar dalam pengembangan IPTEK sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan teknologi yang dapat berujung pada ketimpangan sosial. Pancasila memberikan pedoman agar setiap kemajuan teknologi sejalan dengan prinsip-prinsip moral dan etika bangsa Indonesia. Setiap inovasi dalam bidang IPTEK harus didasarkan pada nilai-nilai Pancasila, tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip tersebut, dan harus berfungsi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia secara adil dan merata.
Pancasila harus menjadi pedoman utama dalam perkembangan IPTEK di Indonesia. Dan dengan menjadikan Pancasila sebagai dasar, pengembangan IPTEK dapat dijalankan dengan etika, moral, dan keadilan, serta memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia. Pancasila juga berfungsi sebagai pedoman moral dalam penggunaan IPTEK agar teknologi yang berkembang tidak digunakan untuk merugikan manusia atau bahkan merendahkan martabat manusia. Setiap perkembangan IPTEK seharusnya tetap sesuai dengan lima prinsip Pancasila:
Sila Ketuhanan: Menghargai martabat setiap orang sebagai ciptaan Tuhan, sehingga teknologi harus digunakan dengan penuh rasa hormat terhadap hak-hak manusia.
Sila Kemanusiaan: Menempatkan kesejahteraan bersama sebagai tujuan utama,dengan memastikan bahwa setiap kemajuan teknologi bermanfaat bagi umat manusia secara luas.
Sila Persatuan: Menumbuhkan semangat kebersamaan dan nasionalisme agar teknologi yang berkembang bisa memperkuat persatuan bangsa, bukan malah memecah belah.
Sila Kerakyatan: Menjaga agar teknologi dikembangkan dengan prinsip demokrasi dan kebebasan, serta melibatkan masyarakat dalam setiap langkah pengembangan IPTEK, bukan hanya segelintir orang.
Sila Keadilan Sosial: Memastikan bahwa manfaat dari IPTEK bisa dirasakan olehsemua lapisan masyarakat tanpa ada yang dirugikan atau terdiskriminasi.
Dengan berpegang pada nilai-nilai Pancasila, pengembangan IPTEK juga bisa menciptakan masyarakat yang lebih adil, sejahtera, dan penuh etika. Teknologi tidak hanya berfokus pada kemajuan, tetapi juga pada kesejahteraan dan keharmonisan sosial.
NPM: 2415012036
Jurnal ini membahas pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Pancasila dianggap sebagai kumpulan nilai budaya dan agama yang menjadi pedoman untuk memastikan bahwa IPTEK dikembangkan dengan cara yang sesuai dengan moral, norma, dan identitas bangsa.
Intinya, jurnal ini menekankan bahwa kemajuan IPTEK harus tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila supaya tidak melenceng dari karakter bangsa Indonesia. Dengan begitu, IPTEK tidak hanya maju secara teknologi, tapi juga tetap memperhatikan etika, budaya, dan kesejahteraan masyarakat.
Kesimpulannya, pengembangan IPTEK harus sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, menjadikannya pedoman utama, dan menjaga agar IPTEK tetap mendukung kemajuan bangsa tanpa merusak nilai-nilai yang sudah ada. Jurnal ini mengingatkan kita bahwa IPTEK yang baik adalah yang seimbang antara kemajuan teknologi dan nilai-nilai kemanusiaan.
NPM: 2415012043
Analisis jurnal "Urgensi Penegasan Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK"
Pancasila sebagai dasar sistem nilai, acuan, kerangka berpikir pola acuan berfikir atau jelasnya sebagai sistem nilai yang dijadikan kerangka landasan dan kerangka acuan.
Urgensi tentang penegasan Pancasila
sebagai dasar nilai pengembangan
•Konsep dasar nilai Pancasila sebagai pengembangan ilmu
* Pancasila sebagai sumber nilai dan moral dalam pengembangan IPTEK
* Sumber Historis, Sosiologis dan Politik Dasar Nilai Pengembangan IPTEK
*
Kesimpulan:
IPTEK tentu sangat membantu dan memudahkan manusia dalam pemecahan masalah dari masalah kecil hingga masalah besar di kehidupan manusia. IPTEK juga membantu memudahkan pekerjaan manusia. Namun seringkali terjadi penyalahgunaan IPTEK seperti contohnya pengeboman Hiroshima dan Nagasaki pada perang dunia kedua. Ini tentu salah satu contoh negatif pengaruh IPTEK. Untuk itu Pancasila sebagai Dasar pengembang IPTEK diperlukan guna membatasi hal-hal negatif yang dapat merusak.
Urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan IPTEK adalah:
-Setiap perkembangan IPTEK di Indonesia harus berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai Pancasila.
-Setiap IPTEK yang dikembangkan di Indonesia harus menyertai nilai Pancasila sebagai faktor internal
-Pancasila sebagai rambu-rambu normatif dalam perkembangan IPTEK di Indonesia
NPM : 2415012007
Kelas : A
Berikut adalah analisis saya dari jurnal "Urgensi Penegasan Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi" oleh Ika Setyorini.
Jurnal ini membahas pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Pancasila bukan sekadar simbol ideologi negara, tetpi dianggap sebagai wujud nyata dari nilai budaya dan agama bangsa, sehingga mampu menjadi pedoman dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk IPTEK.
Tiga kategori nilai dalam Pancasila dijelaskan, yaitu :
1. Nilai dasar (abstrak dan universal)
2. Nilai instrumental (penjabaran kontekstual)
3. Nilai praktis (implementasi dalam kehidupan sehari-hari).
Dalam jurnal ini menekankan bahwa perkembangan IPTEK di Indonesia harus sejalan dengan nilai-nilai Pancasila agar tidak kehilangan arah dan tetap menjaga moralitas. Pancasila mencerminkan kebutuhan masyarakat Indonesia akan pengembangan IPTEK yang tidak hanya fokus pada kemajuan material, tetapi juga memperhatikan nilai spiritual dan kemanusiaan. Meski demikian, penulis implementasi Pancasila sebagai pedoman IPTEK masih kurang optimal, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan pengaruh nilai asing.
Sebagai landasan etika, Pancasila dengan kelima silanya mencakup hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, negara, dan lingkungan. Selain itu, Pancasila membantu menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan nilai kemanusiaan dan keadilan. Dengan menjadikan Pancasila sebagai dasar, pengembangan ilmu dapat tetap berakar pada budaya bangsa dan tidak terpengaruh oleh nilai-nilai asing yang bertentangan dengan karakter Indonesia. Namun, keberhasilan implementasi Pancasila sebagai dasar pengembangan IPTEK membutuhkan komitmen bersama, baik dari pemerintah, akademisi, maupun masyarakat.
NPM: 2415012028
kelas: B
Pancasila merupakan dasar negara Indonesia, sehingga pancasila tersebut mencerminkan keberagaman indonesia yang terdiri dari beragam budaya, adat istiadat, agama, ras dan lain sebagainya. Olehkkarena itu, pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dalam perkembangan IPTEK sangatlah penting dimana Pancasila dapat menjadi rambu-rambu normatif bagi pengembangan dan juga pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi agar tetap sesuai dengan kepribadian masyarakat Indonesia. . Sebagai masyarakat Indonesia kita semua harus selalu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, bijak menggunakan teknologi. dan berusaha tidak terpengaruh oleh dampak negatif dari perkembangan IPTEK. Jadilah masyarakat yang cerdas yang dapat memanfaatkan teknologi untuk hal-hal baik yang dapat berguna untuk diri sendiri, orang lain, lingkungan dan juga bangsa Indonesia.
urgensi pancasila sebagai pengembangan IPTEK yaitu sebagai berikut
1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang di kembangkan di indonesia harus bedasarkan pancasila.
2. setiap iptek yang dikembangkan didalannya harus terkandung nilai pancasila.
3. pancasila dijadikan rmbu-rambu normatif dalam perkembangan iptek di indonesia.
Npm :2415012010
Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) sekarang ini mencapai kemajuan pesat sehingga manusia mengalami perubahan yang luar biasa . Pengembangan Iptek tidak dapat terlepas dari stuasi yang melengkapainya, artinya iptek selalu berkembang dalam suatu ruang budaya. Perkembangan iptek pada gilirannya bersentuhan dengan nilai-nilai budaya dan agama sehingga disatu pihak dibutuhkan semangat obyektifitas dipihak lain iptek perlu mempertimbangkan nilai-nilai budaya dan agama dalam pengembangannya agar tidak merugikan umat manusia.
Perkembangan IPTEK yang tidak didasari oleh Pancasila pasti akan memberikan pengaruh negatif, contohnya:
- Makin dipacunya penyelidikan dan pemahaman mendalam tentang kelakuan manusia, memungkinkan adanya lubang manipulasi, entah melalui iklan atau media lain.
- Pemahaman tingkah laku manusia demi tujuan ekonomis, rayuan untuk menghirup kebutuhan baru sehingga bisa mendapat untung lebih banyak, menyebabkan penggunaan media (radio, TV) untuk mengatur kelakuan manusia.
- Behaviour control memunculkan masalah etis bila kelakuan seseorang dikontrol oleh teknologi dan bukan oleh si subjek itu sendiri. Konflik muncul justru karena si pengatur memperbudak orang yang dikendalikan, kebebasan bertindak si kontrol dan diarahkan menurut kehendak si pengontrol.
- Akibat teknologi pada eksistensi manusia, menurut Schumacher eksistensi sejati manusia adalah bahwa manusia menjadi manusia justru karena ia bekerja. Pekerjaan bernilai tinggi bagi manusia, ia adalah ciri eksistensial manusia, ciri kodrat kemanusiaannya. Pemakaian teknologi modern condong mengasingkan manusia dari eksistensinya sebagai pekerja, sebab di sana manusia tidak mengalami kepuasan dalam bekerja. Pekerjaan tangan dan otak manusia diganti dengan tenaga-tenaga mesin, hilanglah kepuasan dan kreativitas manusia.
Jadi bagaimana hasil akhir IPTEK mempengaruhi masyarakat itu ada pada bagaimana masyarakat itu sendiri menyikapi nya.
NPM : 2415012005
Kelas : A
Berikut adalah analisis jurnal berjudul “Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek”
Pancasila adalah dasar negara atau pokok kaidah negara yang fundamental yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, dan sekaligus cita hukum negara Indonesia karena bersumber pada pandangan dan falsafah hidup yang mendalam sekaligus sebagai dasar negara .
Pancasila juga sebagai idiologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama dari bangsa Indonesia.
Jurnal ini bertujuan untuk menegaskan Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Penulis menekankan pentingnya Pancasila sebagai pedoman normatif untuk memastikan pengembangan IPTEK tetap sesuai dengan nilai-nilai budaya, agama, dan identitas bangsa.
A. Konsep Nilai Pancasila dalam Pengembangan Ilmu
-Pancasila dijelaskan sebagai sistem nilai yang menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, termasuk dalam aktivitas ilmiah.
-Nilai Pancasila meliputi nilai dasar (pokok dan abstrak), nilai instrumental (penjabaran nilai dasar), dan nilai praktis (implementasi nilai instrumental).
Pancasila memberikan kerangka moral untuk mencegah perlindungan IPTEK.
Setiap sila memiliki kontribusi unik dalam pengembangan ilmu, seperti hubungan manusia dengan alam (Sila 1), moralitas (Sila 2), nasionalisme (Sila 3), demokrasi (Sila 4), dan keadilan sosial (sila 5).
NPM : 2415012009 (A)
Analisis Jurnal mengenai Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK.
Kepemilikan IPTEK berguna untuk memudahkan kehidupan manusia dan mengangkat derajat manusia. Kepemilikan tersebut harus digunakan dengan cara yang tepat. Namun, realitas yang didapatkan IPTEK sering di salah gunakan sehingga dapat menimbulkan dampak negatif. Seperti pristiwa jatuhnya bom atom di Hirosima dan Nagasaki pada perang dunia ke dua. Oleh karena itu, Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menyimpulkan sebagai berikut:
1. Setiap perkembangan IPTEK di Indonesia harus berdasar dan tidak bertentang dengan nilai nilai yang terkandung di Pancasila.
2. Setiap IPTEK yang di kembangkan di Indonesia harus menyertai nilai nilai pancasila sebagai faktor internal pengembangan IPTEK
3. Pancasila dijadikan sebagai rambu rambu normatif dalam perkembangan IPTEK di Indonesia agar nantinya mampi mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa indonesia.
Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai perkembangan IPTEK di Indonesia diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang di sesuaikan dengan nilai nilai budaya yang dimiliki Indonesia.
NPM : 2415012045 (A)
Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK
Jurnal ini membahas pentingnya menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Penulis menjelaskan bahwa Pancasila dapat memastikan perkembangan IPTEK tidak hanya mengejar kemajuan materi, tetapi juga tetap menjaga nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan kelestarian lingkungan. Hal ini menjadi sangat penting di tengah tantangan globalisasi yang bisa merusak identitas bangsa dan menimbulkan dampak negatif, seperti ketimpangan sosial atau penyalahgunaan teknologi.
Jurnal ini juga menawarkan solusi praktis, seperti menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan, regulasi, dan penelitian. Misalnya, pendidikan yang berbasis Pancasila dapat membentuk generasi yang bermoral dalam menggunakan teknologi, sementara regulasi yang berpijak pada nilai-nilai ini dapat mencegah penyalahgunaan IPTEK.
Oleh karena itu, menjadikan Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan IPTEK adalah langkah yang penting untuk membangun bangsa yang maju tanpa kehilangan nilai-nilai luhur. Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman, kita bisa memastikan bahwa kemajuan teknologi tidak hanya menjadi alat perubahan, tetapi juga membawa kebaikan bagi manusia, bangsa, dan dunia. Melalui pendekatan ini, Indonesia dapat menjadi contoh bagaimana IPTEK bisa berkembang dengan tetap menghormati moralitas, keadilan, dan keseimbangan alam.
NPM: 2455012006
Kelas: Arsitektur B
Dalam jurnal yang berjudul “URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK” dapat saya simpulkan.
Pancasila berperan sebagai sistem nilai yang menjadi dasar, kerangka acuan, dan tolok ukur dalam pembangunan nasional. Sebagai dasar negara dan ideologi nasional, nilai-nilai Pancasila digunakan untuk membimbing pembangunan hukum dan kebijakan di Indonesia.
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dalam perkembangan iptek tidak terlepas dari ruang budaya yang melingkupinya. Di satu sisi, iptek membutuhkan objektivitas untuk menjamin kemajuan dan mempertimbangkan nilai-nilai budaya dan agama agar pengembangannya tidak merugikan manusia. Namun, realitas menunjukkan bahwa penguasaan iptek sering disalahgunakan, menyebabkan kerugian pada manusia. Hal ini menuntut pengembangan iptek yang bertanggung jawab secara moral, bukan hanya berorientasi pada hasil dan kemajuan semata.
NPM : 2415012019
Kelas : A
Jurnal ini membahas tentang pentingnya Pancasila sebagai dasar dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Menurut penulis, Pancasila adalah pedoman hidup bangsa yang harus dijadikan panduan agar IPTEK tidak merusak nilai-nilai budaya dan moral bangsa. Artinya, setiap perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan harus sesuai dengan nilai-nilai Pancasila seperti keadilan, persatuan, dan kemanusiaan.
Penulis juga menjelaskan bahwa IPTEK tidak didasarkan pada Pancasila, maka bisa terjadi masalah-masalah seperti penyalahgunaan teknologi yang merugikan manusia atau budaya bangsa yang semakin memudar. Oleh karena itu, Pancasila berperan sebagai "rambu-rambu" yang memastikan IPTEK berkembang dengan cara selalu melibatkan dan tidak melupakan identitas bangsa Indonesia.
Namun, jurnal ini lebih banyak menjelaskan teori dan kurang memberikan contoh nyata bagaimana Pancasila diterapkan dalam pengembangan IPTEK. Meski begitu, jurnal ini tetap mengingatkan kita bahwa kemajuan teknologi harus tetap menjaga nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.
NPM: 2455012005
KELAS: A
Jurnal "Urgensi Penegasan Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK" karya Ika Setyorini membahas peran penting Pancasila sebagai landasan normatif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Pancasila dipandang sebagai kristalisasi nilai budaya dan agama bangsa Indonesia yang berfungsi sebagai pedoman moral dan filosofis. Dengan menjadikan Pancasila sebagai paradigma ilmu, setiap perkembangan IPTEK diharapkan tetap berakar pada nilai-nilai kebangsaan, menghindari sekularisme, dan tidak hanya berorientasi pada materialisme.
Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai landasan moral, tetapi juga sebagai landasan historis dan politik dalam pengembangan IPTEK. Sejak masa kemerdekaan, Pancasila telah tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 sebagai dasar untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, dan semakin ditekankan dalam berbagai kebijakan dan pidato politik. Dalam konteks sosial dan politik, Pancasila menjadi penyeimbang dalam menghadapi globalisasi, di mana perkembangan IPTEK yang didominasi negara-negara Barat dapat mengancam nilai-nilai kebudayaan Indonesia. Oleh karena itu, Pancasila harus diterapkan dalam setiap aspek pengembangan IPTEK untuk memastikan bahwa teknologi yang berkembang tetap berakar pada budaya dan nilai-nilai bangsa Indonesia, menjaga keutuhan identitas dan keharmonisan sosial.
Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi khususnya bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sehingga pengembangan iptek tadi tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki bangsa Indonesia.
Npm: 2415012015
Artikel berjudul "Urgensi Penegasan Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK" bertujuan untuk menjelaskan pentingnya menegaskan Pancasila sebagai landasan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Sebagai ideologi negara, Pancasila memiliki nilai-nilai fundamental yang dapat memberikan pijakan etika dan moral dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Pancasila berperan sebagai pedoman utama dalam pembangunan hukum nasional dan dijadikan dasar, kerangka acuan, serta tolok ukur dalam pelaksanaan pembangunan nasional. Nilai-nilai Pancasila terbagi menjadi tiga kategori utama, yaitu nilai dasar (intrinsik), nilai instrumental, dan nilai praktis.
Penyalahgunaan teknologi memiliki potensi besar untuk menyebabkan dehumanisasi. Oleh karena itu, diperlukan suatu landasan atau pedoman yang dapat mengarahkan perkembangan IPTEK agar tetap selaras dengan prinsip moral dan etika. Dalam konteks ini, Pancasila dianggap sebagai landasan yang paling relevan untuk memandu perkembangan IPTEK di Indonesia.
Urgensi Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan IPTEK dapat disimpulkan bahwa setiap kemajuan IPTEK di Indonesia harus senantiasa berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila, tidak bertentangan dengan prinsip-prinsipnya, serta berfungsi sebagai pedoman dalam mengelola dan mengarahkan perkembangan IPTEK tersebut.
NPM: 2415012013 (A)
Analisis jurnal berjudul “Urgensi Penegasan Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek”
Jurnal ini membahas pentingnya menempatkan Pancasila sebagai landasan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Pancasila sebagai ideologi bangsa mengandung nilai-nilai dasar yang membimbing pengembangan IPTEK agar tetap selaras dengan identitas dan kebutuhan masyarakat Indonesia. Penulis bertujuan untuk menegaskan peran pancasila sebagai filter etis dalam pengembangan IPTEK dan menunjukan relevansi nilai nilai pancasila dalam menghadapi tantangan globalisasi dan revolusi teknologi.
adapun point point yang dibahas dalam jurnal tersebut:
a. Pancasila sebagai dasar pengembangan IPTEK
Pancasila mengandung nilai-nilai religius, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial. Nilai-nilai ini menjadi pedoman untuk memastikan IPTEK dikembangkan dengan mempertimbangkan aspek etika dan moral.
b. Implikasi globalisasi dan IPTEK tanpa landasan pancasila
Tanpa nilai Pancasila, IPTEK dapat membawa dampak negatif, seperti krisis identitas budaya atau ketimpangan global.
c. Penerapan nilai nilai pancasila
IPTEK harus dikembangkan dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat lokal dan menyesuaikan dengan kondisi Indonesia.
KESIMPULAN:
Penulis menegaskan pentingnya penegasan nilai-nilai Pancasila dalam pengembangan IPTEK agar tidak kehilangan arah dan tetap berkontribusi pada kemajuan bangsa yang berkeadilan. Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar ideologis tetapi juga sebagai panduan praktis untuk menjawab tantangan global dan etika teknologi.
Jurnal ini sangat relevan untuk diskusi tentang kebijakan teknologi, pendidikan IPTEK, dan strategi pembangunan nasional di tengah dinamika globalisasi. Integrasi nilai Pancasila dalam IPTEK dapat menjadi model unik bagi Indonesia untuk mengembangkan teknologi yang humanis dan berkelanjutan.
npm: 2455012004
Urgensi Penegasan Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek
Kemudahan akses informasi secara global merupakan dampak positif dari kemajuan perkembangan IPTEK. Dengan adanya kemajuan teknologi, segala bentuk pekerjaan dan permasalahan yang kita hadapi dalam kehidupan sehari-hari satu per satu dapat teratasi. Kemajuan perkembangan IPTEK ini tentunya harus senantiasa diikuti oleh masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda, agar bangsa Indonesia tidak mengalami ketertinggalan.
Namun, dalam menghadapi perkembangan IPTEK apabila tidak diiringi dengan pegangan dan pedoman jati diri bangsa, hal tersebut akan mengancam nilai-nilai khas yang dimiliki bangsa Indonesia itu sendiri. Misalnya, lunturnya rasa nasionalisme akibat westernisasi, perpecahan akibat provokasi, timbulnya rasa malas dan individualis, dan sebagainya.
Oleh karena itu, penerapan kelima sila pancasila dalam penyaringan dan filter berbagai kebudayaan baru yang masuk merupakan hal mutlak yang wajib dilakukan. Penting untuk disadari bahwa berbagai informasi dan kebudayaan yang masuk tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, Pancasila harus senantiasa diikutsertakan dalam sebagai faktor internal pengembangan IPTEK, serta Pancasila juga harus dijadikan sebagai rambu-rambu normatif dalam perkembangan IPTEK agar nantinya masyarakat mampu mengendalikan diri agar tidak keluar dari cata berpikir bangsa Indonesia.
NPM : 246512003
Pancasila sejatinya sudah memuat nilai-nilai yang mampu mengakomodir seluruh
kegiatan kehidupan masyarakat. Pancasila
bersifat fleksibel yang artinya nilai-nilainya mampu menyesualkan dengan keadaan yang ada.
Pengembangan Iptek tidak bisa terlepas dari situasi sekitarnya. Oleh karena itu, pengembangan Iptek di Indonesia harus selalu melibatkan serta mempertimbangkan nilai-nilai norma, budaya, maupun agama dalm pengembangannya agar tidak merugikan masyarakat.
Karena sejatinya Iptek berfungsi untuk meningkatkan kualitas hidup juga mempermudah pemecahan masalah dalam kehidupan masyarakat. Bukan malah merusak nilai-nilai norma maupun agama yang sudah ada sebelum munculnya Iptek.
NPM : 2415012044
Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK
menjelaskan peran penting Pancasila dalam perkembangan IPTEK di Indonesia. Dengan tujuan agar perkembangan tetap mengikuti norma, budaya, dan moral bangsa, juga agar tidak terpengaruh budaya skularisme.
Didalam jurnal ini, berisi pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam perkembangan IPTEK agar tidak disalahgunakan dan merugikan banyak orang. Pengembangan juga IPTEK diharapkan menciptakan motivasi dan inovasi yang berperan penting kepada kemajuan masyarakat, agar masyarakat kita tidak tertinggal oleh pesatnya kemajuan IPTEK tersebut.
Dalam mata kuliah pendidikan pancasila ini, diharapkan agar perkembangan iptek dapat sesuai dengan moralitas, etika, kehidupan sosial, dan juga lingkungan. Agar tercipta teknologi yang bukan hanya sekedar dinikmati tetapi juga memberikan dampak positif bagi kehidupan penggunanya.
Npm : 2455012008
dapat kita lihat bahwa jurnal tersebut menjelaskan tentang pentingnya integrasi nilai-nilai Pancasila dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Kesenian (IPTEK) di Indonesia sangat penting untuk memastikan bahwa kemajuan IPTEK tidak hanya bertujuan meningkatkan kesejahteraan material, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai moral, sosial, dan budaya bangsa. Berikut adalah alasan utama pentingnya integrasi tersebut :
1. Menjaga Identitas dan Karakter Bangsa
Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa mengandung nilai-nilai seperti Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan.
2. Mencegah Dampak Negatif IPTEK
Pengembangan IPTEK yang tidak berpijak pada nilai-nilai Pancasila berpotensi membawa dampak negatif, seperti individualisme, kesenjangan sosial, atau penyalahgunaan teknologi.
3.3. Mendorong IPTEK yang Berkeadilan
Prinsip keadilan sosial dalam Pancasila mendorong pengembangan IPTEK yang inklusif, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia, termasuk kelompok yang kurang beruntung.
4. Memperkuat Persatuan dalam Diversitas
Nilai persatuan dalam Pancasila menekankan pentingnya menghargai keberagaman budaya dan adat istiadat di Indonesia.
5. Menumbuhkan Etika dan Moral dalam Inovasi
Pancasila menanamkan etika dan moral dalam setiap langkah inovasi. Misalnya, penerapan teknologi harus selaras dengan prinsip kemanusiaan yang adil dan beradab, memastikan bahwa kemajuan teknologi tidak merugikan manusia atau lingkungan.
Dengan integrasi ini, IPTEK di Indonesia tidak hanya menjadi alat untuk mencapai kemajuan material, tetapi juga menjadi sarana memperkokoh identitas bangsa dan mewujudkan cita-cita masyarakat yang adil, makmur, dan beradab.
2415012023
Pancasila sebagai Dasar Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Pancasila adalah dasar negara sekaligus cita-cita hukum Indonesia yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945. Sebagai sistem nilai, Pancasila menjadi pedoman penting dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Pancasila memberikan arah dan orientasi agar IPTEK berkembang sesuai dengan nilai-nilai bangsa, bukan sekadar mengejar kemajuan tanpa memperhatikan dampak sosial dan budaya.
Kemajuan IPTEK saat ini sangat pesat dan tidak bisa dihindari. Namun, jika tidak berlandaskan Pancasila, pengembangan IPTEK bisa mengarah pada sekularisme atau bahkan menyimpang dari nilai-nilai luhur bangsa. Contohnya adalah dampak negatif dari teknologi seperti bom atom yang digunakan saat Perang Dunia II. Peristiwa tersebut menimbulkan trauma mendalam dan menyentuh nilai kemanusiaan universal. Hal ini menunjukkan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap kemajuan teknologi.
Pentingnya Pancasila dalam Pengembangan IPTEK
Ada beberapa alasan mengapa Pancasila harus dijadikan dasar dalam pengembangan IPTEK:
1. Menjaga Identitas Bangsa
Pancasila membantu mencegah bangsa Indonesia dari kehilangan jati diri di tengah arus globalisasi dan masuknya budaya asing. Nilai-nilai Pancasila menjadi filter atau penyaring agar budaya asing yang masuk tidak bertentangan dengan kepribadian bangsa.
2. Mengontrol Dampak Negatif IPTEK
Kemajuan IPTEK bisa membawa dampak buruk, seperti ancaman terhadap eksistensi manusia dan lingkungan. Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman, pengembangan IPTEK bisa lebih terkendali dan tidak membahayakan masa depan.
3. Sebagai Rambu Normatif
Pancasila berperan sebagai “rambu-rambu” yang mengarahkan setiap inovasi IPTEK agar tetap sejalan dengan nilai-nilai moral, budaya, dan kemanusiaan yang dimiliki bangsa Indonesia.
Manfaat Pancasila dalam Pengembangan IPTEK
Dengan menjadikan Pancasila sebagai landasan, pengembangan IPTEK diharapkan bisa memberikan solusi atas berbagai persoalan hidup dan kehidupan. Pancasila juga mendorong manusia untuk berpikir lebih bijak dalam menggunakan teknologi, sehingga tidak hanya mengejar keuntungan material semata, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan dan kemanusiaan.
Pancasila sangat penting dalam pengembangan IPTEK di Indonesia. Sebagai pedoman, Pancasila memastikan agar setiap inovasi tidak menyimpang dari nilai-nilai yang telah menjadi fondasi bangsa. Dengan begitu, Indonesia bisa menikmati kemajuan teknologi tanpa kehilangan identitas dan tetap menjaga nilai-nilai luhur yang dimiliki.
2415012012
Analisis dari teks mengenai Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa dapat dijabarkan sebagai berikut:
1. Pancasila sebagai Dasar Negara dan Cita Hukum
Esensi dan Posisi Pancasila:
Pancasila adalah dasar negara yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945, sekaligus sebagai "rechtssidee" (cita hukum) yang mencerminkan karakter, nilai, dan moral bangsa Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa Pancasila memiliki fungsi mendasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Norma Hukum:
Nilai-nilai Pancasila yang bersifat meta-yuridis harus dituangkan ke dalam norma hukum positif agar memiliki kekuatan mengikat. Proses ini membutuhkan landasan moralitas yang baik sesuai pandangan masyarakat.
2. Pancasila sebagai Ideologi Bangsa
Kristalisasi Nilai Budaya dan Agama:
Pancasila merupakan manifestasi nilai-nilai budaya dan agama bangsa Indonesia. Sebagai ideologi, Pancasila mampu mengakomodasi berbagai aspek kehidupan, termasuk aktivitas ilmiah.
Sekularisme sebagai Tantangan:
Ketika pengembangan ilmu tidak berakar pada ideologi Pancasila, ada risiko terjadinya sekularisme yang memisahkan ilmu dari nilai-nilai budaya dan agama. Contoh dampaknya terlihat pada era Renaissance di Eropa, yang mengedepankan pemisahan ilmu dari moralitas dan agama.
3. Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek)
Iptek dan Ruang Budaya:
Pengembangan Iptek tidak bisa dilepaskan dari konteks budaya dan nilai agama. Perkembangan Iptek harus tetap mempertimbangkan keseimbangan antara objektivitas ilmiah dan etika agar tidak merugikan umat manusia.
Akar Budaya dan Religi di Indonesia:
Indonesia memiliki akar budaya dan religi yang kuat, sehingga pengembangan ilmu tanpa pijakan pada ideologi bangsa dapat menciptakan ilmu yang tidak berorientasi jelas.
4. Konsep Kebenaran dan Kemajuan
Kebenaran vs. Kemajuan:
Kebenaran bersifat non-kumulatif, tidak bertambah dari waktu ke waktu, sedangkan kemajuan bersifat kumulatif. Pemahaman ini penting untuk membedakan antara pencapaian ilmu pengetahuan (kemajuan) dan esensi kebenaran yang tetap konsisten.
Kesimpulan
Teks ini menekankan pentingnya Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa dalam semua aspek kehidupan, termasuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pancasila tidak hanya menjadi pedoman moral, tetapi juga penuntun dalam membangun norma hukum dan budaya ilmiah yang selaras dengan nilai bangsa. Dengan demikian, pengembangan Iptek harus berbasis pada nilai-nilai Pancasila agar tidak terjebak pada sekularisme atau kehilangan arah dan orientasi.
NPM : 2415012067
Menurut saya, jurnal ini membahas tentang pentingnya Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia dalam memandu perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di tanah air.
Pancasila sebagai ideologi memberikan kerangka normatif dan pedoman moral bagi kegiatan ilmiah dan memastikan keselarasan dengan nilai-nilai budaya dan agama masyarakat Indonesia. Pancasila juga menjadi landasan bag perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia, sehingga kegiatan ilmu pengetahuan selaras dengan nilai-nilai budaya dan agama masyarakat Indonesia.
Kehadiran I|mu Pengetahuan dan Teknologi ditengah-tengah kita akan memberikan kemudahan dan memecahkan berbagi persoalan hidup dan kehidupan yang dihadapi manusia. Tetapi kehadiran IPTEK juga dapat membawa pengaruh negatif yang dapat mengakibatkan pudarnya nilai-nilai pancasila yang menjadi kepribadian bangsa,kehadiran IPTEK juga sudah ada pada titik yang membahayakan eksistensi manusia di masa yang akan datang. IPTEK juga dapat mengancam nilai-nilai khas yang dimiliki bangsa karena mendominannya IPTEK dari negara-negara barat.
Sehingga untuk mencegah semakin memudarnya nilal-nilai kepribadian bangsa,urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahun dan teknologi sangat diperlukan. Urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dilakukan sebagai berikut:
1.Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia harus sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
2. Nilai-nilai Pancasila harus meniadi bagian internal dari pengembangan setiap ilmu pengetahuan dan teknologi di
Indonesia.
3. Pancasila berperan sebagai pedoman normatif untuk mengarahkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia, sehingga tetap sesuai dengan cara berpikir bangsa Indonesia.
Kesimpulannya, Pentingnya Pancasila sebagai dasar pengembangan IPTEK diharapkan dapat meniadi dasar dan akar yang kuat untuk pengembangan sehingga pengembangan IPTEk tidak keluar dari nilai" yang telah dimiliki dan diterapkan di Indonesia.
Nama: Muthia Zahrani
NPM: 2415012040
Jurnal ini membahas pentingnya peran Pancasila sebagai dasar dan pedoman dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di Indonesia. Pancasila sebagai ideologi bangsa mencerminkan nilai-nilai budaya, agama, dan falsafah hidup yang mendalam dari bangsa Indonesia. Sebagai landasan fundamental, Pancasila telah disepakati sebagai pandangan hidup dan dasar negara yang harus menjadi pedoman dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pengembangan iptek. Jurnal ini menekankan bahwa iptek tidak hanya memerlukan objektivitas tetapi juga harus mempertimbangkan nilai-nilai kemanusiaan agar tidak merugikan umat manusia.
Jurnal ini menggarisbawahi juga bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi pedoman normatif dalam pengembangan iptek di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa iptek berkembang secara terarah dan tidak kehilangan esensi moral serta nilai budaya. Pancasila harus menjadi landasan utama dalam pengembangan iptek di Indonesia agar ilmu pengetahuan tidak hanya berkembang secara teknologi tetapi juga mempertimbangkan nilai-nilai moral dan budaya. Dengan demikian, pengembangan iptek di Indonesia tidak hanya menghasilkan kemajuan material tetapi juga memberikan manfaat bagi kesejahteraan umat manusia secara keseluruhan.
NMP : 2415012051
Urgensi Penegasan Pancasila sebagai Dasar Pengembangan IPTEK
Pancasila, sebagai ideologi bangsa, merupakan kristalisasi nilai agama dan budaya Indonesia. Nilai-nilai ini menjadi pedoman dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).
1. Pancasila sebagai Dasar Pengembangan IPTEK
Pengembangan IPTEK harus sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.
Pancasila berperan sebagai rambu normatif dalam perkembangan IPTEK.
IPTEK perlu berakar pada budaya dan ideologi bangsa.
2. Pancasila sebagai Nilai Moral dalam IPTEK
Kelima sila Pancasila menjadi pedoman moral dalam pengembangan IPTEK:
Ketuhanan: Teknologi dikembangkan tanpa bertentangan dengan nilai agama.
Kemanusiaan: IPTEK harus bermanfaat bagi manusia secara adil.
Persatuan: Teknologi mendukung persatuan bangsa.
Kerakyatan: Pengembangan teknologi berbasis aspirasi rakyat.
Keadilan: Teknologi dimanfaatkan secara merata.
3. Pancasila sebagai Sumber Historis, Sosiologis, dan Politis
Historis: Berakar pada Pembukaan UUD 1945.
Sosiologis: Didasarkan pada sikap masyarakat yang menghargai nilai agama dan budaya.
Politis: Mengacu pada kebijakan yang mencerminkan nilai Pancasila.
Sebagai bangsa Indonesia, penting untuk memahami dampak IPTEK agar perkembangannya tetap selaras dengan nilai agama dan budaya, serta memberi manfaat bagi kemanusiaan.
Nama: Muhammad Rifky Dharma Wijaya
Npm:2415012032
Jurnal "Urgensi Penegasan Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK" membahas pentingnya Pancasila sebagai pedoman moral dan etika dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Pancasila dipandang sebagai landasan filosofis yang tidak hanya mengatur kehidupan bermasyarakat tetapi juga menjadi rujukan dalam membangun IPTEK yang berfokus pada kemanusiaan, keadilan, dan kesejahteraan.
Dalam jurnal ini, penulis menyoroti pesatnya perkembangan IPTEK yang sering kali tidak diimbangi dengan pertimbangan nilai-nilai etika. Akibatnya, muncul berbagai tantangan, seperti kerusakan lingkungan, krisis moral, dan ketimpangan sosial. Penegasan Pancasila diusulkan sebagai langkah strategi untuk memastikan bahwa perkembangan IPTEK tetap bertumpu pada budaya bangsa dan tidak menyimpang dari nilai-nilai luhur yang telah menjadi pedoman bangsa Indonesia.
Penulis juga menggarisbawahi bahwa tanpa penguatan nilai-nilai Pancasila, pengembangan IPTEK dapat kehilangan arah dan bahkan menimbulkan ancaman bagi tatanan kehidupan. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan dan implementasi nyata yang menjadikan Pancasila sebagai rujukan utama dalam penelitian, inovasi, serta pengambilan keputusan di bidang IPTEK. Dengan cara ini, IPTEK tidak hanya menjadi alat untuk kemajuan materi, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian tujuan nasional yang berlandaskan moralitas dan kemanusian.
Jurnal ini membahas bagaimana Pancasila, sebagai ideologi dan dasar negara Indonesia, menjadi landasan normatif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Penulis menegaskan pentingnya nilai-nilai Pancasila agar IPTEK tidak berkembang secara bebas tanpa arah yang sesuai dengan identitas dan budaya bangsa Indonesia
Pokok-pokok pemikiran:
1. Pancasila sebagai dasar nilai:
Nilai-nilai Pancasila (Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial) menjadi pedoman pengembangan IPTEK agar tetap bermoral dan beretika.
Ilmu yang tidak berdasarkan Pancasila dapat menyebabkan sekularisme seperti era Renaissance di Eropa.
2. IPTEK harus berbasis budaya dan agama:
Setiap pengembangan IPTEK harus berakar pada nilai-nilai budaya Indonesia.
Pancasila berfungsi sebagai panduan untuk menjaga IPTEK agar tidak merugikan manusia atau lingkungan.
3. Pancasila sebagai rambu normatif:
Semua perkembangan IPTEK di Indonesia harus sejalan dengan nilai Pancasila.
Pancasila diusulkan sebagai alat untuk menyaring pengaruh global yang bertentangan dengan identitas bangsa.
2415012049
"Urgensi Penegasan Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK" karya Ika
Setyorini membahas pentingnya Pancasila sebagai pedoman normatif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Berikut analisisnya:
1. Tujuan Penelitian
Penulis bertujuan menegaskan Pancasila sebagai dasar pengembangan IPTEK agar tetap relevan dengan nilai-nilai budaya dan moralitas bangsa Indonesia. Hal ini dilakukan untuk mencegah pengaruh negatif dari perkembangan IPTEK global yang dapat merusak identitas dan nilai bangsa.
2. Kerangka Teoritis
Jurnal ini menggunakan pendekatan nilai-nilai Pancasila (dasar, instrumental, praktis) untuk menganalisis relevansi Pancasila sebagai sistem etika dan moral. Pendekatan ini mencakup hubungan Pancasila dengan aspek historis, sosiologis, dan politis.
Nilai Dasar: Pancasila sebagai cita-cita fundamental yang bersifat abstrak dan tidak terikat waktu.
Nilai Instrumental: Penerjemahan nilai dasar ke dalam kebijakan, strategi, dan peraturan.
Nilai Praktis: Implementasi dalam kehidupan sehari-hari sebagai panduan pembangunan.
3. Hasil dan Pembahasan
Penulis menyoroti beberapa poin penting:
Integrasi Nilai Pancasila dalam IPTEK: Setiap pengembangan IPTEK harus didasarkan pada nilai Pancasila untuk memastikan keberlanjutan dan moralitas dalam pengaplikasiannya.
Peran Pancasila sebagai Sistem Etika:
Sila 1: Menjaga keseimbangan antara logika ilmiah dan nilai spiritual.
Sila 2: Mendorong pengembangan IPTEK untuk kesejahteraan umat manusia.
Sila 3: Memupuk nasionalisme dan persatuan melalui IPTEK.
Sila 4: Menekankan aspek demokrasi dan keterbukaan dalam pengembangan IPTEK.
Sila 5: Mengedepankan keadilan sosial sebagai prinsip dasar.
4. Kesimpulan
Pancasila berfungsi sebagai pedoman normatif untuk mengembangkan IPTEK yang sesuai dengan budaya dan nilai bangsa Indonesia.
Pancasila dapat mencegah dehumanisasi dan kerusakan nilai akibat penyalahgunaan IPTEK.
5. Kritik dan Saran
Kekuatan: Jurnal ini menekankan pentingnya kerangka moral dan budaya dalam perkembangan IPTEK.
Kelemahan: Argumen tentang penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kebijakan IPTEK memerlukan studi kasus atau contoh konkret untuk memperkuat kesimpulan.
Saran: Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi aplikasi praktis Pancasila dalam pengembangan IPTEK pada sektor-sektor strategis seperti pendidikan dan teknologi informasi.
Npm : 2415012033
Jurnal ini membahas pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di Indonesia. Penulis menekankan bahwa Pancasila adalah kristalisasi nilai budaya dan agama yang mampu menjadi pedoman untuk mengarahkan perkembangan iptek agar tidak hanya berorientasi pada kemajuan teknis, tetapi juga menjaga nilai-nilai kemanusiaan, spiritualitas, dan moralitas bangsa.
1. Nilai Nilai Pancasila Menjadi Panduan Dalam Mengembangkan Iptek
2. Pancasila yang memastikan iptek tidak bertentangan
3. Pengembangan IPTEK di Indonesia harus mempertimbangkan dampak historis dan sosiologis
NPM : 2415012006
Jurnal berjudul "Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK" oleh Ika Setyorini membahas pentingnya integrasi nilai-nilai Pancasila dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Kesenian (IPTEK) di Indonesia. Pancasila, dengan nilai-nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial, dianggap sebagai pedoman normatif yang memastikan bahwa perkembangan IPTEK tetap diwajibkan pada moralitas dan budaya bangsa, serta menghindari dampak negatif seperti dehumanisasi, kerusakan lingkungan, atau ketimpangan sosial.
Penulis menekankan bahwa Pancasila berfungsi sebagai kerangka etika, moral, dan politik dalam pengembangan IPTEK. Sejak awal kemerdekaan, Pancasila telah menjadi dasar pembangunan bangsa, tercermin dalam Pembukaan UUD 1945. Dalam konteks ini, nilai Pancasila tidak hanya menjadi landasan moral, tetapi juga rambu normatif yang mengarahkan IPTEK agar selaras dengan tujuan kesejahteraan dan keadilan sosial, serta menjaga keharmonisan antara teknologi , masyarakat, dan lingkungan.
Pancasila juga relevan dalam menghadapi globalisasi, yang sering kali membawa pengaruh sekularisme dari negara-negara Barat. Dengan menjadikan Pancasila sebagai dasar kebijakan dan inovasi IPTEK, Indonesia dapat menciptakan perkembangan teknologi yang berpihak pada kesejahteraan, keinginan, dan kesejahteraan rakyat.
Kesimpulannya, Pancasila menjadi pedoman holistik untuk memastikan bahwa kemajuan IPTEK tidak hanya fokus pada inovasi teknis, tetapi juga mengutamakan moralitas, etika, dan kepentingan sosial. Dengan landasan Pancasila, IPTEK dapat dimanfaatkan untuk membangun masyarakat yang adil, makmur, dan berkeadilan sosial sesuai cita-cita bangsa Indonesia.
NPM : 2415012004
Jurnal ini berisi tentang pentingnya Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia untuk memandu perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di tanah air.
Pancasila memberikan pedoman moral bagi kegiatan ilmiah dan menjadikan keselarasan nilai budaya dan agama masyarakat Indonesia. Pancasila juga menjadi acuan bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Adanya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dijaman kita dapat memberi kemudahan dan memberi solusi untuk berbagai masalah kehidupan yang dihadapi manusia jaman sekarang.
Akan tetapi kehadiran IPTEK juga memiliki dampak negatif yang mengakibatkan lunturnya nilai pancasila yang menjadi ciri khas bangsa, IPTEK juga membahayakan manusia dihari esok. IPTEK dapat mengancam nilai yang dimiliki bangsa karena mengikuti budaya barat.
Sehingga untuk mencegah semakin luntur nya budaya bangsa maka dapat di lakukan:
1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
2. Pancasila berperan mengarahkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.
Dapat disimpulkan bahwa, pentingnya Pancasila sebagai acuan pengembangan IPTEK dapat menjadi dasar untuk pengembangan Indonesia, namun tidak keluar dari nilai yang telah dimiliki Indonesia.
NPM: 2415012056
Kelas: B
Analisis Jurnal
Dalam jurnal yang berjudul “Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan iptek” dapat dipahami bahwa perkembangan iptek di Indonesia didasarkan kelima sila dalam Pancasila yang merupakan pegangan dan pedoman dan pengembangan iptek itu sendiri. Reaksi akan iptek dan budaya merupakan persoalan yang seringkali mengundang perdebatan.
1. Konsep Dasar Nilai Pancasila:
1). Iptek yang dikembangkan di Indonesia tidak boleh bertentangan dengan Pancasila.
2). Pengembangan iptek harus didasarkan Pancasila.
3). Nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif.
4). Pengembangan iptek harus berakar dari budaya dan ideologi bangsa.
2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
1). Pengembangan ilmu pengetahuan harus menghormati keyakinan religius masyarakat
2). Ilmu pengetahuan ditujukan bagi pengembangan kemanusiaan dan dituntut oleh nilai etis yang berdasarkan
kemanusiaan.
3). Iptek merupakan yang menghomogenisasi kan budaya sehingga dapat mempersatukan masyarakat dan memperkokoh pembangunan dan identitas nasional.
4). Prinsip demokrasi akan menuntut bahwa pengusaan iotek harus merata kesemu lapisan masyarakat.
5). Kesenjanagan dalam dalam penguasaan iptek harus dipersempit terus menerus.
Hal ini menunjukkan bahwa dalam penerapan kelima dasar nilai Pancasila yakni ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan.
3. Pancasila Sebagai Sumber Historis, Sosiologis, dan Politis
1). Sumber historis ditelusuri di dalam pembukaan UUD 1945.
2). Sumber sosiologis ditemukan pada sikap masyarakat yang peka terhadap isu ketuhanan dan kemasyarakatan.
3). Sumber politis ditemukan pada kebijakan yang dilakukan oleh penyelenggara negara.
Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek khususnya bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara diharapkan dapat menjadi dasar dari pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia.
NPM: 2415012014
Kelas: B (Genap)
Berdasarkan Jurnal dengan judul “Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK” membahas pentingnya Pancasila sebagai landasan fundamental dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Sebagai ideologi negara yang merepresentasikan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama, Pancasila memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan antara kemajuan IPTEK dengan moralitas serta identitas bangsa. Penulis menjelaskan bahwa perkembangan IPTEK yang tidak berbasis Pancasila berisiko membawa dampak negatif, seperti sekularisme, dehumanisasi, dan hilangnya identitas nasional.
Dalam konteks ini, Pancasila berfungsi sebagai rambu normatif yang membimbing arah pengembangan IPTEK agar tidak hanya berorientasi pada kemajuan material, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan persatuan. Setiap sila Pancasila memberikan kontribusi unik: sila pertama menekankan integrasi antara rasionalitas dan spiritualitas, sila kedua mengedepankan moralitas dalam penggunaan IPTEK, dan sila kelima mendorong keadilan sosial dalam distribusi manfaat IPTEK.
Penulis juga menggarisbawahi pentingnya penyelarasan IPTEK dengan nilai-nilai lokal sebagai bentuk “indigenisasi ilmu.” Dengan cara ini, perkembangan IPTEK dapat menjadi alat untuk memperkuat identitas bangsa, mengatasi kesenjangan sosial, serta mencegah dominasi nilai-nilai asing yang dapat merusak kepribadian bangsa. Secara historis, sosiologis, dan politis, Pancasila telah terbukti relevan sebagai panduan dalam membangun peradaban yang seimbang antara modernitas dan nilai-nilai luhur bangsa.
Kesimpulannya, Pancasila harus terus diperkuat sebagai dasar nilai pengembangan IPTEK di Indonesia. Ini tidak hanya memastikan kemajuan IPTEK yang bermartabat, tetapi juga menciptakan masyarakat yang lebih adil, sejahtera, dan harmonis sesuai dengan jati diri bangsa Indonesia.
Nama : Kayla Zahra Satriani
NPM: 2415012050 (Kelas B)
Pancasila sebagai idiologi negaramerupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama dari bangsa Indonesia. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dewasa ini mencapai kemajuan pesat sehingga perdapan manusia mengalami perubahan yang luar biasa.
Pancasila merupakan satu kesatuan dari sila-sila Pancasila haruslah merupakan sumber nilai, kerangka berpikir dan serta sebagai asas moralitas bagi pembangunan ilmu pengethuan dan teknologi.
Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa yang terjadi dalam masyarakat.
Penegasan secara politis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek lebih bersifat apologis karena hanya memberikan dorongan kepada kaum intelektual untuk menjabarkan nilai-nilai Pancasila lebih lanjut (Kementrian Riset dan Teknologi Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan.
Melihat kenyataan diatas Pancasila sebagai dasar pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dapat ditelurusi, oleh karena itu perlunya penyaringan dan penangkalan yang jelas tentang pengaruh dunia secara global yang tidak sesui dengan nilai-nilai kepribadian bangsa Indonesia.
Nama : Kayla Zahra Satriani
NPM: 2415012050 (Kelas B)
Pancasila sebagai idiologi negaramerupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama dari bangsa Indonesia. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dewasa ini mencapai kemajuan pesat sehingga perdapan manusia mengalami perubahan yang luar biasa.
Pancasila merupakan satu kesatuan dari sila-sila Pancasila haruslah merupakan sumber nilai, kerangka berpikir dan serta sebagai asas moralitas bagi pembangunan ilmu pengethuan dan teknologi.
Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa yang terjadi dalam masyarakat.
Penegasan secara politis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek lebih bersifat apologis karena hanya memberikan dorongan kepada kaum intelektual untuk menjabarkan nilai-nilai Pancasila lebih lanjut (Kementrian Riset dan Teknologi Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan.
Melihat kenyataan diatas Pancasila sebagai dasar pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dapat ditelurusi, oleh karena itu perlunya penyaringan dan penangkalan yang jelas tentang pengaruh dunia secara global yang tidak sesui dengan nilai-nilai kepribadian bangsa Indonesia.
NPM: 2415012022
Jurnal yang berjudul Urgensi Penegasan Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK membahas peran penting Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan IPTEK sangat penting untuk menjaga pengembangan ilmu pengetahuan yang sesuai dengan nilai-nilai budaya Indonesia. Penggunaan Pancasila sebagai pedoman dapat mencegah efek negatif globalisasi IPTEK yang dapat merusak identitas nasional.
Latar Belakang: Pancasila sebagai ideologi negara berfungsi menjaga pengembangan IPTEK agar tidak bertentangan dengan nilai budaya, moral, dan spiritual bangsa Indonesia.
Konsep Dasar:
- Pancasila menjadi pedoman normatif, memastikan pengembangan IPTEK selaras dengan nilai-nilai Ketuhanan, kemanusiaan, nasionalisme, demokrasi, dan keadilan sosial.
- Setiap IPTEK yang dikembangkan harus mencerminkan identitas bangsa dan memperhatikan aspek kemanusiaan.
Kesimpulan:
- Pancasila harus dijadikan panduan utama untuk menghindari pengaruh negatif globalisasi dan dominasi budaya asing.
- Nilai Pancasila penting untuk memastikan perkembangan IPTEK tetap mendukung kesejahteraan dan martabat manusia sesuai identitas nasional.
NPM: 2415012008
URGENSI PENEGASAN PANCASILA
SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK
Jurnal di atas membahas tentang Pancasila dan hubungannya dengan kemajuan teknologi.
Kehadiran Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi ditengah-tengah kita akan memberikan kemudahan dan
memecahkan berbagi persoalan hidup
dan kehidupan yang dihadapi manusia.
Pancasila sebagai dasar pengembangan
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dapat
ditelurusi, dalam hal-hal sebagai berikut.
Pertama, prulalisme nilai yang
berkembang pada masyarakat Indonesia
pada saat ini seiring dengan kemajuan
iptek menimbulkan perubahan dan cara
pandang manusia tentang kehidupan. Hal
ini akan menimbulkan renungan supaya
bangsa Indonesia tidak terjerumus dalam
keputisan nilai yang tidak sesuai dengan
kepribadian bangsa. Kedua, kemajuan
iptek pada tataran sekarang telah
menimbulkan dampak yang neatif dan ada
pada titik yang membahayakan terhadap
eksistensi manusia dimasa yang akan
datang. Ketiga, perkembngan iptek yang
didominasi oleh negara-negara barat akan
mengancam nilai-nilai khas yang dimiliki
oleh bangsa Indonesia. Oleh karen aperlu
penyaringan dan penangkalan yang jelas
tentang pengaruh dunia secara global yang
tidak sesui dengan nilai-nilai kepribadian
bangsa Indonesia.
Pentingnya Pancasila sebagai dasar
nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan
dan Teknologi khususnya bagi kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
diharapkan dapat menjadi dasar dan akar
pada pengembangan keilmuan yang
disesuaikan dengan nilai-nilai budaya
yang dimiliki oleh bangsa Indonesia,
sehingga pengembangan iptek tadi tidak
keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki
bangsa Indonesia.
NPM : 2415012018
Kelas : B (Genap)
Analisis saya terhadap jurnal yang berujudul "Ugernsi Penegasan Panxasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK"
Pancasila sebagai ideologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya, agama bangsa Indonesia. Sehingga nilai-nilai tadi akan mengakomodir seluruh aktifitas kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Demikian pula dalam aktifitas ilmiah. Dalam perkembangan Ilmu Pengetahuan Teknologi di Indonesia didasarkan kelima sila dalam Pancasila merupakan pegangan dan pedoman dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pancasila sudah disepakati bersama sebagai cara pandang hidup bangsa Indonesia (the way of life) dan sekaligus sebagai dasar negara.
1. Konsep Dasar Nilai Pancasila
2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan
Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa yang terjadi dalam masyarakat.
NPM: 2415012054
Kelas: B
Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di tengah-tengah kita tidak hanya memberikan kemudahan dalam mengatasi berbagai masalah kehidupan manusia, tetapi juga dapat menyebabkan dampak negatif, seperti yang terjadi pada peristiwa bom atom di Hirosima dan Nagasaki selama Perang Dunia kedua. Dampak ini tidak hanya berdampak negatif pada masyarakat Jepang pada saat itu, tetapi juga menimbulkan trauma pada generasi berikutnya, bahkan dapat mempengaruhi nilai-nilai kemanusiaan secara universal yang seharusnya dimiliki bersama oleh seluruh umat manusia.
Urgensi Pancasila sebagai landasan nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat disimpulkan sebagai berikut:
1.Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia harus sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
2. Nilai-nilai Pancasila harus menjadi bagian internal dari pengembangan setiap ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.
3. Pancasila berperan sebagai pedoman normatif untuk mengarahkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia, sehingga tetap sesuai dengan cara berpikir bangsa Indonesia.
Pentingnya Pancasila sebagai nilai dasar dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, terutama untuk kehidupan bersama, bangsa, dan negara, diharapkan menjadi akar pada pengembangan ilmu pengetahuan yang selaras dengan nilai-nilai budaya Indonesia. Hal ini bertujuan agar perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak melenyapkan nilai-nilai yang telah menjadi bagian dari identitas bangsa Indonesia.
NPM : 2455012002
kelas b
analisis yang saya dapat dari jurnal yang berjudul Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK" karya Ika Setyorini, jurnal ini menegaskan bahwa pengembangan IPTEK di Indonesia perlu berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila. Penegasan Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan IPTEK sangat penting untuk memastikan bahwa kemajuan teknologi tidak mengabaikan aspek moral, sosial, dan budaya yang menjadi ciri khas Indonesia
jurnal ini juga menyajikan argumen yang penting mengenai hubungan antara nilai-nilai Pancasila dan pengembangan IPTEK, yang tidak hanya berfokus pada kemajuan teknologi tetapi juga mempertimbangkan aspek moral dan etika dalam pengaplikasiannya.
NPM : 2415012030
Jurnal "Urgensi Penegasan Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK" membahas pentingnya Pancasila sebagai pedoman dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) di Indonesia. Tujuannya adalah untuk menunjukkan bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat digunakan sebagai dasar dalam pengembangan IPTEK, sehingga pengembangan ilmu tidak hanya berfokus pada kemajuan teknologi, tetapi juga memperhatikan aspek etika dan moral.
Dalam jurnal ini menjelaskan bahwa ada tiga jenis nilai dalam Pancasila: nilai dasar, nilai instrumental, dan nilai praktis. Ketiga nilai ini memiliki peran penting dalam membentuk panduan moral dalam pengembangan IPTEK. Penulis menekankan bahwa pengembangan IPTEK harus berakar pada nilai-nilai Pancasila agar tetap relevan dan tidak mengabaikan prinsip-prinsip kemanusiaan. Kesimpulan dari jurnal ini adalah bahwa Pancasila sangat penting sebagai pedoman dalam pengembangan IPTEK. Jurnal ini mengajak semua pihak untuk mempertimbangkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek pengembangan ilmu. Selain itu, pendidikan dan kebijakan IPTEK di Indonesia perlu mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila agar hasilnya bermanfaat bagi masyarakat. Dengan demikian, jurnal ini menekankan perlunya tanggung jawab moral dalam pengembangan ilmu dan teknologi di Indonesia.
2415012061
Kelas A
Kehadiran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) memberikan kemudahan sekaligus tantangan bagi kehidupan manusia. Sebagai contoh, dampak negatif dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki selama Perang Dunia II menunjukkan bagaimana teknologi yang tidak berlandaskan nilai kemanusiaan dapat menghancurkan kehidupan dan menciptakan trauma berkepanjangan. Hal ini menegaskan pentingnya nilai-nilai moral dan etis dalam pengembangan Iptek untuk mencegah kerugian besar bagi umat manusia.
Pancasila Sebagai Landasan Pengembangan Iptek
Pancasila, sebagai ideologi bangsa Indonesia, memiliki posisi strategis sebagai dasar pengembangan Iptek yang berakar pada nilai-nilai lokal dan religius. Pancasila memberikan kerangka normatif untuk memastikan bahwa pengembangan Iptek tidak bertentangan dengan budaya, moral, dan identitas bangsa.
Terdapat beberapa hal yang menegaskan urgensi Pancasila dalam konteks ini:
Pluralisme Nilai dalam Masyarakat Indonesia
Kemajuan Iptek membawa perubahan pada cara pandang manusia terhadap kehidupan. Namun, pluralisme nilai yang berkembang harus tetap disaring agar tidak mengarah pada keputusan atau tindakan yang bertentangan dengan kepribadian bangsa.
Dampak Negatif Kemajuan Iptek
Kemajuan Iptek yang tidak terkendali dapat membahayakan eksistensi manusia di masa depan. Oleh karena itu, nilai-nilai Pancasila harus dijadikan rambu-rambu normatif untuk mengendalikan perkembangan Iptek.
Dominasi Negara Barat
Perkembangan Iptek yang didominasi negara-negara Barat berpotensi mengancam nilai-nilai khas bangsa Indonesia. Maka, diperlukan penyaringan dan penyesuaian agar pengaruh global tersebut tidak merusak identitas dan budaya lokal.
Tiga Jenis Nilai Pancasila dalam Pengembangan Iptek
Nilai Dasar (Abstrak): Prinsip-prinsip fundamental Pancasila, seperti Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Demokrasi, dan Keadilan, yang bersifat universal dan menjadi pedoman utama.
Nilai Instrumental (Kontekstual): Aturan, kebijakan, atau regulasi yang dibuat berdasarkan nilai dasar untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Nilai Praktis (Dinamis): Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam tindakan nyata yang relevan dengan tantangan zaman.
Peran Pancasila dalam Pengembangan Iptek
Berdasarkan analisis di atas, dapat disimpulkan beberapa peran strategis Pancasila:
Landasan Etis: Setiap perkembangan Iptek harus sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan tidak bertentangan dengan prinsip moral bangsa Indonesia.
Faktor Internal: Pancasila harus menjadi unsur internal dalam setiap pengembangan Iptek, memastikan bahwa hasilnya membawa manfaat bagi kemanusiaan dan keadilan sosial.
Rambu-Rambu Normatif: Sebagai pedoman normatif, Pancasila memastikan bahwa pengembangan Iptek tetap sejalan dengan cara berpikir dan budaya bangsa Indonesia.
Kesimpulan
Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Iptek terletak pada kemampuannya menjaga moralitas, identitas, dan kepribadian bangsa Indonesia di tengah arus globalisasi. Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman, pengembangan Iptek dapat berjalan secara etis, relevan dengan budaya lokal, dan membawa manfaat maksimal bagi masyarakat tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur bangsa.
npm: 2415012038
kelas: B
Jurnal berjudul "Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK" oleh Ika Setyorini membahas peran Pancasila sebagai dasar ideologi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila dapat menjadi pedoman normatif dalam pengembangan IPTEK agar tetap berakar pada budaya dan moralitas bangsa Indonesia, sekaligus menghindari pengaruh sekularisme yang berkembang di negara Barat.
Dalam artikel ini, Pancasila diposisikan sebagai sistem nilai yang menjadi kerangka berpikir, dasar moral, dan pedoman bagi setiap aspek kehidupan, termasuk pengembangan IPTEK. Nilai-nilai Pancasila dibagi menjadi tiga, yaitu nilai dasar yang bersifat universal dan abstrak, nilai instrumental yang kontekstual dan disesuaikan dengan tuntutan zaman, serta nilai praktis yang merupakan implementasi langsung dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila dianggap penting untuk memastikan bahwa pengembangan IPTEK di Indonesia tidak bertentangan dengan nilai-nilai dasar bangsa. Selain itu, Pancasila juga berperan sebagai faktor internal yang mendorong inovasi dan penemuan ilmu yang selaras dengan identitas bangsa.
Artikel ini menekankan bahwa nilai-nilai etis dalam Pancasila, seperti keadilan, kemanusiaan, dan kebijaksanaan, harus menjadi landasan moral dalam penggunaan IPTEK. Hal ini bertujuan untuk menghindari dampak negatif seperti dehumanisasi yang sering terjadi akibat penyalahgunaan teknologi. Pancasila juga didukung oleh berbagai sumber historis, sosiologis, dan politis sebagai dasar nilai pengembangan IPTEK. Sejak awal kemerdekaan, Pancasila sudah menjadi bagian integral dari pembangunan bangsa, seperti yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Dalam konteks sosiologis, masyarakat Indonesia memiliki kepekaan terhadap isu-isu moral dan kemanusiaan, yang menjadikan Pancasila relevan dalam pengembangan IPTEK.
Kesimpulannya, artikel ini menegaskan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai dasar pengembangan IPTEK untuk menjaga karakter bangsa dan mencegah pengaruh negatif dari globalisasi. Pancasila berperan sebagai norma pengarah agar IPTEK dapat digunakan untuk kesejahteraan dan kemajuan masyarakat tanpa meninggalkan nilai-nilai kepribadian bangsa Indonesia.
NPM: 2415012034
Analisis jurnal dengan judul
“Ugernsi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK"
Pancasila sebagai idiologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya, agama Bangsa Indonesia. Sehingga diharapkan melalui tulisan ini diharapkan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat menjadi rambu-rambu normatif bagi pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.
Pancasila sudah disepakati bersama sebagai cara pandang hidup bangsa Indonesia (the way of life) dan sekaligus sebagai dasar negara. Secara teoritik, cara pandang hidup bangsa Indonesia (the way of life) selalu berbasis pada nilai-nilai yang bersifat meta yuridis, berbasis nilai-nilai dan moralitas yang disepakati bersama.
Pancasila sebagai idiologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama dari bangsa Indonesia. Pancasila sebagai idiologi bangsa Indonesia mengakomodir seluruh aktifitas kehidupan bermasyarakat, berbangas dan bernegara demikian juga dalam aktifitas ilmiah. Oleh karena itu perumusan Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi aktivitas ilmiah di Indonesia merupakan sesuatu yang bersifat niscaya.
Kontek pengembangan ilmu pengetahuan menegarahi bahwa kebanyakan orang sering mencampuradukkan antara kebenaran dan kemajuan seseorang tentang kebenaran terpengaruh oleh kemajuan yang dilihatnya, hal ini ditegaskan bahwa kebenaran itu bersifat non-comulative ( tidak bertambah) karena kebenaran itu tidak makin bertambah dari waktu kewaktu. Berdasarkan uraian diatas maka yang menjadi permasalahan adalah bagaimana urgensi tentang penegasan Pancasila sebagai dasar nilai pengembnagan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
Nama: Aurelia Salsabila
NPM: 2415012001
Analisis jurnal yang berjudul Urgensi Penegasan Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK.
Jurnal ini membahas pentingnya Pancasila sebagai landasan nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Pancasila sebagai dasar negara memiliki nilai-nilai filosofis yang dapat menjadi pedoman dalam memajukan IPTEK tanpa mengabaikan aspek moral, etika, dan identitas bangsa. Dengan perkembangan IPTEK yang pesat, ada kekhawatiran bahwa nilai-nilai luhur bangsa bisa terpinggirkan jika tidak didasarkan pada Pancasila.
1. Urgensi Penegasan Pancasila: Pancasila memiliki peran penting dalam menjaga arah pengembangan IPTEK agar tidak hanya berorientasi pada kemajuan material, tetapi juga pada kemaslahatan sosial dan kemanusiaan.
2. Peran Pancasila dalam IPTEK: Nilai-nilai Pancasila seperti Keadilan Sosial, Kemanusiaan, dan Ketuhanan dapat menjadi filter terhadap dampak negatif IPTEK, seperti dehumanisasi atau ketimpangan sosial.
3. Tantangan dan Hambatan: Tantangan yang dihadapi adalah pengaruh globalisasi, perkembangan teknologi yang cepat, serta minimnya kesadaran akan nilai-nilai Pancasila di kalangan ilmuwan dan teknolog.
4. Rekomendasi: Perlu adanya integrasi nilai Pancasila dalam kurikulum pendidikan IPTEK, regulasi pemerintah yang berpijak pada Pancasila, serta kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat.
Opini saya tentang jurnal ini ialah
jurnal ini memberikan wawasan penting tentang perlunya menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam perkembangan IPTEK. Namun, saya juga melihat perlunya penelitian lanjutan yang lebih aplikatif agar nilai-nilai Pancasila dapat diimplementasikan secara nyata di berbagai bidang teknologi dan ilmu pengetahuan.
Npm: 2415012021
Kelas: A
Menurut analisis saya, jurnal ini membahas tentang pentingnya Pancasila, ideologi negara Indonesia, sebagai landasan pengembangan IPTEK di Indonesia. Bangsa Indonesia memiliki akar budaya dan religi yang kuat dan tumbuh sejak lama dalam kehidupan masyarakat sehingga manakala pengembangan ilmu tidak berakar pada ideologi bangsa, sama halnya dengan membiarkan ilmu berkembang tanpa arah dan orientasi yang tidak jelas. Kehadiran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ditengah-tengah kita bisa memberikan kemudahan dan memecahkan berbagi persoalan hidup dan kehidupan yang dihadapi manusia. Sehingga urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah dapat disimpulkan. Nilai-nilai dasar Pancasila secara normatif menjadi dasar, kerangka acuan, dan tolakukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalan kan di Indonesia. Nilai-nilai Pancasila Pancasila meliputi : (i) nilai dasar (instrinsik) yaitu pokok yang tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat abstrak, mencakup cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang telah ditetapkan oleh the faounding fathers; (ii) nilai instrumental, yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu, bersifat lebih kontekstual dan harus selalu disesuaikan dengan tuntunan zaman mencakup kebijakan, strtaegi organisasi, sistem, rencana dan program berupa peraturan perundang-undangan yang dikembangkan oleh lembagapenyelenggara negara; dan (iii) nilai paraktis yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit tempat dan situasi tertentu, bersifat dinamis demi tegaknya nilai instrumental dan menjamin nilai dasar tetap relevan dengan permaslahan utama yang dihadapi masyarakat sesuai dengan zamannya.
NPM :2415012020
Kelas : B
Jurnal berjudul "Urgensi Penegasan Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK" karya Ika Setyorini menegaskan pentingnya Pancasila sebagai landasan normatif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Pancasila, sebagai kristalisasi nilai budaya dan agama bangsa, berfungsi sebagai pedoman moral dan filosofis untuk menjaga agar perkembangan IPTEK tetap berakar pada nilai kebangsaan, menghindari sekularisme, dan materialisme.
Kelima sila Pancasila memberikan arah dalam IPTEK, seperti sila Ketuhanan yang menekankan keseimbangan antara akal dan moralitas, serta sila Keadilan Sosial yang memastikan manfaat IPTEK merata bagi masyarakat. Secara historis, amanat "mencerdaskan kehidupan bangsa" dalam pembukaan UUD 1945 menggarisbawahi pentingnya integrasi nilai Pancasila dalam pendidikan dan ilmu. Sosiologisnya, Pancasila membantu masyarakat mempertahankan nilai kemanusiaan di tengah pengaruh budaya asing.
Kesimpulannya, Pancasila harus menjadi dasar utama pengembangan IPTEK di Indonesia agar inovasi yang dihasilkan tidak hanya maju secara teknis, tetapi juga memperkuat moralitas dan identitas bangsa.
NPM: 2415012046
Jurnal ini membahas Peran pancasila sebagai sistem nilai acuan yang menjadi dasar, kerangka berpikir, pola berpikir, dan sekaligus arah bagi mereka yang memegangnya, khususnya dalam konteks pembangunan hukum nasional. Manusia, dalam usahanya mencapai kesejahteraan dan peningkatan martabat, mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai kebutuhan esensial. Bagi kelompok yang menginginkan kemajuan, memiliki kepemilikan iptek menjadi langkah mutlak, namun perlu diiringi penggunaan yang tepat. Sayangnya, realitas menunjukkan bahwa kepemilikan iptek sering disalahgunakan, yang pada akhirnya dapat menyebabkan dehumanisasi manusia.
Sumber sejarah Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia dapat ditemukan dalam Pembukaan UUD 1945. Pada bagian keempat Pembukaan UUD 1945, frasa "mencerdaskan kehidupan bangsa" merujuk pada pengembangan iptek melalui sistem pendidikan. Amanat dalam pembukaan UUD 1945 yang berkaitan dengan mencerdaskan kehidupan bangsa haruslah berasaskan pada nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, dan seterusnya, yaitu Pancasila. Proses mencerdaskan kehidupan bangsa yang tidak terpisah dari nilai-nilai spiritual, kemanusiaan, solidaritas kebangsaan, musyawarah, dan keadilan dianggap sebagai upaya pencerdasan sesuai dengan amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yang merupakan dokumen sejarah bagi bangsa Indonesia.
NPM: 2415012060
Jurnal menggarisbawahi pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Berikut kesimpulan utamanya:
1. Nilai Pancasila sebagai Pedoman
Setiap perkembangan IPTEK di Indonesia harus berlandaskan dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Ini mencakup penghormatan terhadap nilai religius, kemanusiaan, nasionalisme, demokrasi, dan keadilan sosial.
2. Rambu Normatif dan Etika IPTEK
Pancasila dijadikan sebagai pedoman normatif untuk mengarahkan perkembangan IPTEK agar tidak keluar dari kerangka budaya dan ideologi bangsa Indonesia. Hal ini juga untuk mencegah dampak negatif IPTEK seperti sekularisme dan mendehumanisasi manusia.
3. Sumber Historis dan Sosiologis
Nilai-nilai Pancasila yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 memberikan landasan historis dan sosiologis bagi pengembangan IPTEK. Pancasila sebagai ideologi nasional harus mengarahkan IPTEK pada pencapaian kesejahteraan umum dan kecerdasan bangsa.
4. Tantangan Global
Dengan dominasi negara-negara Barat dalam pengembangan IPTEK, Indonesia perlu menyaring dan menangkal pengaruh global yang bertentangan dengan kepribadian bangsa.
5. Urgensi Pancasila sebagai Landasan
• IPTEK harus selaras dengan nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan.
• Pancasila menjadi rambu normatif untuk mengarahkan IPTEK sesuai cara berpikir bangsa Indonesia.
Relevansi Penegasan Pancasila sebagai dasar nilai IPTEK penting untuk memastikan pengembangan ilmu di Indonesia tidak hanya maju secara teknologi, tetapi juga tetap relevan dengan budaya dan identitas bangsa.
kesimpulannya, Pancasila sebagai dasar negara berperan penting dalam pengembangan IPTEK di Indonesia. Setiap perkembangan IPTEK harus selaras dengan nilai-nilai Pancasila, seperti religiusitas, kemanusiaan, nasionalisme, demokrasi, dan keadilan sosial, agar tetap relevan dengan budaya bangsa. Penegasan ini bertujuan untuk mencegah dampak negatif IPTEK serta memastikan IPTEK mendukung kesejahteraan dan kecerdasan bangsa sesuai kepribadian nasional.
NPM: 2415012016
Kelas: B
Pancasila adalah dasar negara yang menjadi pedoman dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Nilai-nilai Pancasila yang berasal dari budaya dan agama bangsa Indonesia mampu menjaga IPTEK agar tidak terlepas dari identitas nasional. Saat ini, kemajuan teknologi sering kali dipengaruhi oleh budaya luar yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Indonesia, sehingga berisiko menghilangkan arah dan identitas bangsa. Contohnya adalah sekularisme atau teknologi yang berdampak negatif bagi manusia dan lingkungan. Indonesia, dengan akar budaya dan agama yang kuat, harus memastikan pengembangan IPTEK selalu sejalan dengan nilai-nilai Pancasila. Hal ini penting agar kemajuan IPTEK tidak hanya mengejar hasil materiil, tetapi juga memperhatikan moralitas, keadilan, dan kesejahteraan masyarakat. Dengan menjadikan Pancasila sebagai dasar pengembangan, IPTEK dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat tanpa kehilangan jati diri bangsa. Selain itu, Pancasila juga berperan sebagai filter untuk menolak pengaruh global yang bertentangan dengan karakter bangsa. Oleh karena itu, pengembangan IPTEK yang sesuai dengan Pancasila tidak hanya penting untuk menghadapi modernisasi, tetapi juga untuk melindungi nilai-nilai luhur bang
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menekankan pentingnya Pancasila sebagai pedoman dalam pengembangan IPTEK di Indonesia. Pancasila yang terdiri dari nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial, diharapkan menjadi pedoman bagi kebijakan dan langkah strategis dalam pengembangan teknologi. Penelitian ini menunjukkan bahwa Pancasila bukan hanya simbol ideologi negara, tetapi juga fondasi yang relevan untuk menjawab tantangan globalisasi. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mendorong integrasi nilai-nilai budaya dan moral ke dalam setiap aspek pengembangan IPTEK, seperti pendidikan, penelitian, dan penerapan teknologi. Dengan demikian, IPTEK tidak hanya fokus pada inovasi atau keuntungan materi, tetapi juga mampu memperkuat keharmonisan sosial, kebermanfaatan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. Pancasila juga berperan penting untuk melindungi bangsa dari pengaruh buruk globalisasi, seperti ekstremisme individualisme atau ketidakadilan sosial. Dengan menjadikan Pancasila sebagai dasar, pengembangan IPTEK diharapkan dapat memberikan manfaat yang seimbang, tidak hanya untuk kemajuan teknologi tetapi juga untuk memperkokoh nilai-nilai kemanusiaan.
Penelitian ini menemukan bahwa Pancasila memiliki tiga jenis nilai yang penting dalam pengembangan IPTEK: nilai dasar, nilai instrumental, dan nilai praktis. Nilai dasar adalah prinsip utama yang bersifat universal, seperti cita-cita dan tujuan bangsa. Nilai instrumental adalah penerapan nilai dasar dalam bentuk kebijakan dan strategi yang sesuai dengan kebutuhan zaman. Sementara itu, nilai praktis adalah pelaksanaan nyata dari nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pengembangan IPTEK, Pancasila menjadi pedoman untuk memastikan bahwa teknologi tidak hanya membawa kemajuan materi tetapi juga menghormati manusia, menjaga lingkungan, dan menciptakan keadilan sosial. Pancasila juga membantu menyaring pengaruh luar yang tidak sesuai dengan budaya Indonesia. Misalnya, Pancasila mencegah masuknya nilai-nilai individualisme atau materialisme yang merugikan bangsa. Dengan berpegang pada Pancasila, pengembangan IPTEK dapat diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia, tanpa kehilangan identitas budaya dan moral bangsa. Oleh karena itu, IPTEK yang dikembangkan berdasarkan Pancasila tidak hanya mendukung inovasi teknologi tetapi juga memperkuat keharmonisan sosial dan keseimbangan ekosistem.
Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa Pancasila harus menjadi pedoman utama dalam pengembangan IPTEK di Indonesia. Sebagai dasar negara, Pancasila memberikan arah yang jelas agar kemajuan teknologi tetap sesuai dengan nilai-nilai bangsa. Dengan menjadikan Pancasila sebagai landasan, pengembangan IPTEK tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi atau materi, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan, lingkungan, dan budaya. Hal ini penting untuk mencegah dampak buruk teknologi, seperti kerusakan sosial atau lingkungan. Pancasila juga berfungsi sebagai pedoman moral yang memastikan bahwa inovasi teknologi di Indonesia digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. Dalam implementasinya, Pancasila dapat diterapkan melalui kebijakan pendidikan, penelitian, dan pengembangan teknologi yang sesuai dengan budaya bangsa. Kesimpulannya, IPTEK yang dikembangkan berdasarkan Pancasila akan membawa kemajuan yang seimbang antara inovasi dan tanggung jawab sosial. Hal ini tidak hanya memperkuat karakter bangsa, tetapi juga menjadikan Indonesia lebih siap menghadapi tantangan global dengan tetap memegang teguh nilai-nilai luhur Pancasila.
NPM: 2415012031
Kelas: A
Analisis jurnal
Artikel berjudul "Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK" karya Ika Setyorini membahas pentingnya Pancasila sebagai dasar ideologi dalam mengarahkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Tulisan ini ingin menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila dapat menjadi pedoman dalam pengembangan IPTEK yang tetap berpijak pada budaya dan moral bangsa, serta mencegah dampak sekularisme seperti yang terjadi di negara-negara Barat.
Dalam pembahasannya, Pancasila dipandang sebagai sistem nilai yang menjadi landasan berpikir, dasar moral, dan panduan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk IPTEK. Nilai-nilai Pancasila dibagi menjadi tiga, yaitu: nilai dasar yang bersifat universal dan abstrak, nilai instrumental yang lebih kontekstual dan mengikuti perkembangan zaman, serta nilai praktis yang diterapkan langsung dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pendekatan ini, Pancasila membantu memastikan pengembangan IPTEK tidak bertentangan dengan identitas dan nilai-nilai dasar bangsa. Selain itu, Pancasila juga berfungsi sebagai motivator internal untuk menciptakan inovasi yang sesuai dengan jati diri bangsa.
Penulis juga menekankan pentingnya etika dalam pengembangan dan pemanfaatan IPTEK. Nilai-nilai seperti keadilan, kemanusiaan, dan kebijaksanaan dalam Pancasila harus menjadi landasan moral untuk mencegah dampak negatif, seperti penyalahgunaan teknologi yang dapat merugikan manusia. Pancasila diperkuat oleh landasan historis, sosiologis, dan politis, yang menjadikannya relevan sebagai pedoman pengembangan IPTEK. Sejak awal kemerdekaan, Pancasila sudah menjadi bagian penting dalam pembangunan bangsa, seperti yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945. Secara sosiologis, masyarakat Indonesia memiliki sensitivitas terhadap isu moral dan kemanusiaan, sehingga nilai-nilai Pancasila tetap relevan dalam mengarahkan perkembangan IPTEK.
NPM: 2415012047
jurnal berjudul Urgensi Penegasan Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK membahas tentang peran Pancasila sebagai dasar nilai, pedoman, dan pijakan dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia.
Pancasila berfungsi sebagai dasar negara dan pokok kaidah fundamental yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, sekaligus menjadi cita hukum bagi negara Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sangat penting karena berperan sebagai sistem nilai, kerangka berpikir, dan acuan dalam pembangunan nasional, termasuk dalam pengembangan IPTEK. Jika pengembangan IPTEK terlepas dari nilai-nilai Pancasila, hal ini dapat memunculkan sekularisme atau perkembangan ilmu tanpa arah dan tujuan yang jelas.
Pesatnya perkembangan IPTEK membawa dampak yang bersentuhan langsung dengan nilai-nilai budaya dan agama. Oleh karena itu, nilai-nilai Pancasila perlu diperhatikan agar kemajuan IPTEK tidak berdampak negatif terhadap umat manusia.
Nilai-nilai Pancasila memberikan manfaat besar dalam pengembangan IPTEK, di antaranya adalah membantu manusia memecahkan berbagai persoalan hidup dan mengubah cara berpikir menuju kehidupan yang lebih baik. Namun, tantangan dalam pengembangan IPTEK juga muncul, terutama dalam menghadapi dominasi budaya asing yang dapat mengancam nilai-nilai khas bangsa Indonesia.
Oleh karena itu, diperlukan proses penyaringan dan pengendalian yang kuat dengan menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam menghadapi masuknya pengaruh budaya asing. Dengan demikian, nilai-nilai khas bangsa Indonesia dapat tetap terjaga.
Kesimpulan dari jurnal ini menegaskan bahwa Pancasila sangat penting dalam pengembangan IPTEK. Dengan menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai acuan, bangsa Indonesia dapat mengarahkan perkembangan IPTEK sesuai dengan identitas dan nilai-nilai yang dimiliki, sehingga tidak menyimpang dari prinsip-prinsip yang telah menjadi dasar negara.
2415012012
Jurnal ini membahas Pancasila sebagai sistem nilai yang menjadi dasar, kerangka, dan arah dalam pembangunan hukum nasional, khususnya dalam pengembangan IPTEK. Upaya manusia meningkatkan kesejahteraan melalui IPTEK harus diiringi penggunaan yang tepat untuk menghindari dehumanisasi.
Nilai-nilai Pancasila, sebagaimana termuat dalam Pembukaan UUD 1945, terutama frasa "mencerdaskan kehidupan bangsa", menjadi landasan pengembangan IPTEK melalui sistem pendidikan. Proses ini harus berasaskan nilai Ketuhanan, kemanusiaan, solidaritas, musyawarah, dan keadilan, sebagaimana diamanatkan oleh UUD 1945 sebagai dokumen historis bangsa.
NPM : 2415012048
Kelas : Genap
Berdasarkan analisis jurnal berjudul "Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK", berikut adalah ringkasan dan parafrase dari setiap paragraf:
Jurnal ini menyoroti pentingnya Pancasila sebagai landasan nilai dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) di Indonesia. Pancasila, sebagai ideologi negara, dianggap mewakili nilai-nilai budaya dan keagamaan yang harus dijadikan pedoman dalam semua aspek kehidupan, termasuk bidang ilmu pengetahuan.
Poin-poin utama yang diuraikan meliputi:
Pancasila berperan sebagai kerangka normatif dalam pengembangan Iptek untuk mencegah dominasi sekularisme dan memastikan Iptek tetap selaras dengan budaya lokal.
Terdapat tiga jenis nilai dalam Pancasila, yaitu nilai dasar yang bersifat abstrak, nilai instrumental yang kontekstual, serta nilai praktis yang dinamis sesuai perkembangan zaman.
Pengembangan Iptek harus menghormati nilai-nilai keagamaan dan bertujuan meningkatkan kesejahteraan manusia serta keadilan sosial.
Pancasila dapat menghindarkan pengembangan Iptek dari pengaruh sekularisme dengan berfungsi sebagai pijakan nilai yang menyatukan unsur budaya dan agama dalam setiap proses ilmiah. Sebagai ideologi negara, Pancasila menyediakan landasan normatif yang menjamin bahwa setiap inovasi di bidang Iptek tidak bertentangan dengan nilai-nilai moral dan spiritual masyarakat Indonesia.
Dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, pengembangan Iptek menjadi lebih terarah dan beretika, sehingga dapat mencegah potensi penyimpangan yang dapat merugikan kemanusiaan. Selain itu, Pancasila mendorong penghormatan terhadap kepercayaan keagamaan dan memajukan kesejahteraan sosial, sehingga Iptek berkembang secara relevan dengan budaya serta identitas nasional.
NPM :2415012065
Kesimpulan dari Jurnal "Urgensi Penegasan Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK"
Jurnal ini menekankan pentingnya Pancasila sebagai landasan filosofis dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) di Indonesia. Pancasila bukan hanya sebagai dasar negara, tetapi juga sebagai pedoman untuk memastikan bahwa kemajuan IPTEK selaras dengan nilai-nilai moral, etika, dan sosial yang mencerminkan karakter bangsa. Penegasan Pancasila dalam konteks IPTEK bertujuan untuk menghindari penyalahgunaan teknologi dan memastikan bahwa hasil dari perkembangan IPTEK memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, integrasi antara Pancasila dan IPTEK dianggap sangat penting untuk mewujudkan kemajuan yang berkelanjutan, adil, dan bermartabat.
Npm : 2255012002
URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK
Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) merupakan salah satu kunci utama dalam mendorong kemajuan suatu bangsa. Namun, kemajuan IPTEK yang pesat juga membawa tantangan besar, terutama terkait nilai-nilai moral, etika, dan dampaknya terhadap masyarakat serta lingkungan. Dalam konteks Indonesia, Pancasila sebagai dasar negara memiliki peran strategis sebagai pedoman nilai dalam pengembangan IPTEK. Penegasan kembali Pancasila dalam ranah ini menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa IPTEK berkembang secara harmonis dengan nilai-nilai luhur bangsa.
Tanpa landasan nilai yang kuat, pengembangan IPTEK berisiko melahirkan dampak negatif seperti dehumanisasi, ketimpangan sosial, dan kerusakan lingkungan. Misalnya, kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI) dapat mengancam privasi dan pekerjaan manusia jika tidak diatur dengan etika yang jelas. Di sisi lain, eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan untuk tujuan teknologi dapat mempercepat degradasi lingkungan. Oleh karena itu, pengembangan IPTEK harus didasarkan pada nilai-nilai yang menjunjung tinggi keseimbangan, keadilan, dan keberlanjutan.
Implementasi Pancasila dalam Pengembangan Iptek.
Untuk mewujudkan pengembangan IPTEK yang berbasis Pancasila, diperlukan langkah-langkah strategis.
1. Pemerintah perlu memastikan bahwa kebijakan terkait IPTEK mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Misalnya, regulasi tentang teknologi informasi harus melindungi privasi dan hak asasi manusia.
2. Pendidikan Pancasila harus diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan IPTEK di semua jenjang, agar generasi muda memahami pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam inovasi teknologi.
3. Riset IPTEK harus diarahkan pada solusi untuk isu-isu nasional seperti kemiskinan, perubahan iklim, dan ketahanan pangan dengan pendekatan yang berbasis pada nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.
4. Kerja sama antara pemerintah, akademisi, industri, dan masyarakat perlu dilakukan untuk memastikan bahwa pengembangan IPTEK sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.
Dengan memperkuat posisi Pancasila dalam pengembangan IPTEK, Indonesia dapat memastikan bahwa kemajuan teknologi membawa manfaat yang berimbang bagi masyarakat dan lingkungan. Pancasila dapat menjadi tameng moral dan etika di tengah disrupsi teknologi yang semakin kompleks. Selain itu, penegasan Pancasila sebagai landasan nilai dapat meningkatkan daya saing bangsa, karena inovasi yang dihasilkan tidak hanya unggul secara teknis tetapi juga berlandaskan nilai kemanusiaan yang universal.
Kesimpulan
Penegasan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan IPTEK bukan hanya sebuah keharusan normatif, tetapi juga langkah strategis untuk menghadapi tantangan global. Nilai-nilai dalam Pancasila memberikan arah yang jelas bagi pengembangan IPTEK yang tidak hanya mengejar kemajuan material, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan manusia, persatuan bangsa, dan keberlanjutan lingkungan. Dengan menjadikan Pancasila sebagai panduan utama, Indonesia dapat memastikan bahwa kemajuan IPTEK selaras dengan cita-cita luhur bangsa dan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.
NPM: 2415012052
Analisis yang saya dapatkan setelah membaca jurnal tersebut yaitu bahwa Pancasila berfungsi sebagai sistem nilai yang menjadi kerangka berpikir, acuan, dan pedoman dalam pengembangan IPTEK, implementasi Pancasila dalam IPTEK juga bertujuan untuk mendukung kemanusiaan, menjaga keadilan, serta menghormati martabat manusia. Karena secara historis, dasar-dasar Pancasila termuat dalam Pembukaan UUD 1945 yang menekankan pentingnya pendidikan dan IPTEK. Karena itu Pancasila sangat penting untuk menjadi panduan normatif untuk mencegah IPTEK berkembang tanpa arah dan mengabaikan identitas bangsa.
NPM : 2215012008
Jurnal ini membahas pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Pancasila, yang mencerminkan nilai-nilai budaya dan agama bangsa Indonesia, diusulkan sebagai pedoman normatif untuk mengarahkan perkembangan IPTEK agar selaras dengan nilai-nilai etis dan moral bangsa. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya sekularisme atau perkembangan ilmu yang tidak memiliki akar pada identitas nasional. Pancasila dianggap mampu menjadi platform nilai, moral, dan etika untuk menjamin bahwa IPTEK tidak hanya berorientasi pada kemajuan material, tetapi juga berkontribusi pada kesejahteraan manusia secara holistik.
Penulis menekankan bahwa penerapan nilai-nilai Pancasila dalam IPTEK harus mencakup penghormatan terhadap keyakinan religius, kemanusiaan, solidaritas nasional, demokrasi, dan keadilan sosial. Nilai-nilai ini dapat menjadi panduan untuk menciptakan keseimbangan antara kemajuan teknologi dan pelestarian identitas nasional, termasuk memastikan bahwa manfaat IPTEK dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat. Dengan demikian, pengembangan IPTEK di Indonesia tidak hanya menjadi alat kemajuan, tetapi juga sarana untuk memperkokoh jati diri bangsa dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.