nama galih rigiantoro
npm 2415012042
Jurnal ini membahas peran Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia dan bagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dapat dijadikan dasar dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Pancasila dianggap sebagai kristalisasi nilai budaya dan agama yang dapat mengakomodasi seluruh aspek kehidupan masyarakat.Ini menekankan bahwa Pancasila bukan hanya sekedar dasar negara, tetapi juga merupakan pedoman normatif yang penting dalam pengembangan IPTEK di Indonesia. Penekanan pada lima sila Pancasila memberikan panduan bagi kegiatan ilmiah dan teknologi, memastikan bahwa perkembangan tersebut selaras dengan nilai-nilai moral dan etika yang dianut oleh masyarakat Indonesia.
Setyorini menjelaskan tantangan yang dihadapi Indonesia di era globalisasi dan digitalisasi. Dalam konteks ini, terdapat risiko penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, radikalisasi, dan intoleransi yang dapat mengancam persatuan bangsa. Oleh karena itu, penguatan nilai-nilai Pancasila dianggap penting untuk menjaga keutuhan sosial dan budaya.
Kesimpulan dari jurnal ini menegaskan bahwa untuk mencapai kemajuan yang berkelanjutan dalam IPTEK, Indonesia perlu mengedepankan Pancasila sebagai dasar nilai. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam setiap aspek pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, diharapkan dapat tercipta inovasi yang tidak hanya maju secara teknis tetapi juga bertanggung jawab secara sosial. Penguatan nilai-nilai ini akan membantu menjaga identitas nasional serta memajukan keharmonisan dalam masyarakat yang beragam.
npm 2415012042
Jurnal ini membahas peran Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia dan bagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dapat dijadikan dasar dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Pancasila dianggap sebagai kristalisasi nilai budaya dan agama yang dapat mengakomodasi seluruh aspek kehidupan masyarakat.Ini menekankan bahwa Pancasila bukan hanya sekedar dasar negara, tetapi juga merupakan pedoman normatif yang penting dalam pengembangan IPTEK di Indonesia. Penekanan pada lima sila Pancasila memberikan panduan bagi kegiatan ilmiah dan teknologi, memastikan bahwa perkembangan tersebut selaras dengan nilai-nilai moral dan etika yang dianut oleh masyarakat Indonesia.
Setyorini menjelaskan tantangan yang dihadapi Indonesia di era globalisasi dan digitalisasi. Dalam konteks ini, terdapat risiko penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, radikalisasi, dan intoleransi yang dapat mengancam persatuan bangsa. Oleh karena itu, penguatan nilai-nilai Pancasila dianggap penting untuk menjaga keutuhan sosial dan budaya.
Kesimpulan dari jurnal ini menegaskan bahwa untuk mencapai kemajuan yang berkelanjutan dalam IPTEK, Indonesia perlu mengedepankan Pancasila sebagai dasar nilai. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam setiap aspek pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, diharapkan dapat tercipta inovasi yang tidak hanya maju secara teknis tetapi juga bertanggung jawab secara sosial. Penguatan nilai-nilai ini akan membantu menjaga identitas nasional serta memajukan keharmonisan dalam masyarakat yang beragam.