Kelompok 1:
Rivi Tiara Ayu (2411012003)
Nafila Neisya (2411012020)
Shalwa Putri (2411012036)
Biyan Salwaa (2411012040)
Sevina Meisari (2411012045)
Najwa Ardelia Azzahra (2411012067)
1. Bagaimana memahami kebutuhan dan peluang usaha?
Kebutuhan dan peluang usaha pada bisnis Rental Digicam dipahami dengan melihat bahwa banyak orang membutuhkan kamera digital untuk liburan, membuat konten, atau acara tertentu, tetapi tidak ingin membeli kamera karena harganya mahal dan penggunaannya tidak setiap hari. Dari kondisi tersebut, muncul peluang untuk menyediakan layanan penyewaan kamera dengan harga yang lebih terjangkau.
2. Bagaimana cara menemukan dan menilai ide usaha?
Ide usaha Rental Digicam kami temukan dari melihat kebutuhan masyarakat akan akses kamera yang praktis dan ekonomis. Untuk menilai kelayakannya, kami akan melakukan survei kepada calon pelanggan mengenai minat, jenis kamera yang dibutuhkan, serta harga sewa yang sesuai. Selain itu, kami akan mempertimbangkan biaya pembelian kamera, biaya perawatan, sistem keamanan, dan potensi keuntungan usaha.
3. Bagaimana memahami cara memulai dan mengembangkan usaha?
Usaha Rental Digicam akan dimulai dengan menyediakan kamera, menentukan harga sewa, membuat sistem pemesanan, dan menetapkan aturan penyewaan. Pengembangan usaha akan kami lakukan dengan menambah jenis kamera, meningkatkan kualitas layanan, memperluas promosi, serta memanfaatkan masukan pelanggan untuk melakukan inovasi.
4. Bagaimana memanfaatkan teknologi dalam pengembangan usaha?
Teknologi dimanfaatkan untuk mempermudah proses bisnis Rental Digicam. Kami akan memanfaatkan Google Form yang digunakan untuk pemesanan, Google Sheets untuk mencatat data penyewaan, WhatsApp Business untuk komunikasi, Canva untuk membuat katalog produk, dan QRIS untuk pembayaran digital.
Rivi Tiara Ayu (2411012003)
Nafila Neisya (2411012020)
Shalwa Putri (2411012036)
Biyan Salwaa (2411012040)
Sevina Meisari (2411012045)
Najwa Ardelia Azzahra (2411012067)
1. Bagaimana memahami kebutuhan dan peluang usaha?
Kebutuhan dan peluang usaha pada bisnis Rental Digicam dipahami dengan melihat bahwa banyak orang membutuhkan kamera digital untuk liburan, membuat konten, atau acara tertentu, tetapi tidak ingin membeli kamera karena harganya mahal dan penggunaannya tidak setiap hari. Dari kondisi tersebut, muncul peluang untuk menyediakan layanan penyewaan kamera dengan harga yang lebih terjangkau.
2. Bagaimana cara menemukan dan menilai ide usaha?
Ide usaha Rental Digicam kami temukan dari melihat kebutuhan masyarakat akan akses kamera yang praktis dan ekonomis. Untuk menilai kelayakannya, kami akan melakukan survei kepada calon pelanggan mengenai minat, jenis kamera yang dibutuhkan, serta harga sewa yang sesuai. Selain itu, kami akan mempertimbangkan biaya pembelian kamera, biaya perawatan, sistem keamanan, dan potensi keuntungan usaha.
3. Bagaimana memahami cara memulai dan mengembangkan usaha?
Usaha Rental Digicam akan dimulai dengan menyediakan kamera, menentukan harga sewa, membuat sistem pemesanan, dan menetapkan aturan penyewaan. Pengembangan usaha akan kami lakukan dengan menambah jenis kamera, meningkatkan kualitas layanan, memperluas promosi, serta memanfaatkan masukan pelanggan untuk melakukan inovasi.
4. Bagaimana memanfaatkan teknologi dalam pengembangan usaha?
Teknologi dimanfaatkan untuk mempermudah proses bisnis Rental Digicam. Kami akan memanfaatkan Google Form yang digunakan untuk pemesanan, Google Sheets untuk mencatat data penyewaan, WhatsApp Business untuk komunikasi, Canva untuk membuat katalog produk, dan QRIS untuk pembayaran digital.