Nama : Lulu Tauziah Putri
NPM : 2456031037
Kelas : Mandiri A
Prodi : Ilmu Komunikasi
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan memberikan analisis Anda secara jelas? Hal positif apa yang Anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Dalam artikel tersebut, hak asasi manusia (HAM) adalah hak dasar yang diberikan kepada manusia sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa yang harus dihargai dan dilindungi. Penegakan HAM menjadi tugas bersama, tidak hanya aparat hukum tetapi juga masyarakat. Namun pelanggaran HAM seperti pembunuhan sewenang-wenang, penyiksaan, dan diskriminasi terus terjadi di Indonesia. Karena banyaknya pelanggaran yang terjadi dan kurangnya pemahaman masyarakat dan aparat tentang HAM, penegakan hukum terkait HAM seringkali tidak memuaskan karena masyarakat aparat kurang peduli dan putusan pengadilan.
B. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Praktik Demokrasi Indonesia Saat Ini
Implementasi demokrasi di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan untuk sepenuhnya mengadopsi Pancasila dan UUD 1945, khususnya terkait penegakan hak asasi manusia dan musyawarah mufakat. Masih terdapat situasi di mana hak asasi manusia yang dipatuhi dan prosedur demokrasi belum sepenuhnya memberikan makna bagi masyarakat pada umumnya. Namun upaya terus dilakukan untuk memperkuat lembaga-lembaga demokrasi dan menegakkan hak asasi manusia agar demokrasi di Indonesia menjadi lebih terjamin dan adil.
C. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia yang diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimana pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Prinsip Demokrasi Indonesia yang Berke-Tuhanan Yang Maha Esa
Dasar demokrasi Indonesia diatur berdasarkan Pancasila, khususnya pada sila pertama “Ketuhanan Yang Maha Esa,” yang menjamin penerapan kebebasan yang bertanggung jawab secara moral kepada Tuhan, diri sendiri, masyarakat, dan negara. Demokrasi Pancasila menekankan pentingnya musyawarah dan konteks, penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta keseimbangan antara hak dan tanggung jawab. Prinsip ini menyatukan nilai-nilai spiritual dan moral dalam pelaksanaan demokrasi, menjadikan demokrasi Indonesia bukan sekedar metode politik tetapi juga memuat nilai-nilai etis dan keagamaan.
D. Bagaimana sikap Anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatasnamakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Sikap terhadap Anggota Parlemen yang Mengatasnamakan Suara Rakyat, Sikap kritis diperlukan terhadap anggota parlemen yang mengatasnamakan suara rakyat tetapi menjalankan agenda politik pribadi yang berbeda dengan kepentingan masyarakat. Hal ini merusak kepercayaan masyarakat dan mencederai prinsip demokrasi yang seharusnya mengutamakan kepentingan rakyat secara nyata. Transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat harus diperkuat agar wakil rakyat benar-benar mewakili aspirasi masyarakat
E. Bagaimana pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang dicabut dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah menerapkan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Pendapat tentang Kekuasaan Kharismatik Berbasis Tradisi atau Agama
Kekuasaan kharismatik yang dicabut dari tradisi atau agama dapat berbahaya apabila digunakan untuk menggerakkan loyalitas dan emosi rakyat demi tujuan yang tidak jelas, bahkan memberikan rakyat sebagai tumbal. Hal ini bertentangan dengan prinsip hak asasi manusia yang menuntut penghormatan terhadap martabat dan kebebasan individu. Dalam demokrasi modern, kekuasaan semacam ini harus membatasi ketat agar tidak menyalahgunakan pengaruhnya dan tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia serta prinsip demokrasi yang adil dan memaafkan.