Nama : Nida Yasmin Sofiyah
NPM : 2313031026
1. Teknik Sampling
- Sampling adalah proses memilih sebagian anggota populasi untuk dijadikan sumber data penelitian.
- Tujuan sampling adalah memperoleh data yang representatif tanpa harus meneliti seluruh populasi.
- Teknik sampling dibagi menjadi dua kategori utama:
1. Probability sampling : setiap anggota populasi memiliki peluang yang sama untuk dipilih.
2. Non-probability sampling : pemilihan sampel tidak memberi peluang yang sama bagi semua anggota.
- Pemilihan teknik sampling harus mempertimbangkan tujuan penelitian, karakteristik populasi, waktu, serta ketersediaan sumber daya.
- Penentuan jumlah sampel harus disesuaikan dengan cakupan populasi, kemampuan peneliti, dan tingkat akurasi yang diinginkan.
2. Desain Penelitian
- Desain penelitian adalah rencana atau pola yang digunakan peneliti untuk menjawab rumusan masalah dan mencapai tujuan penelitian.
- Pemilihan desain penelitian dipengaruhi oleh jenis data, sifat masalah, serta pendekatan penelitian (kuantitatif atau kualitatif).
- Desain penelitian yang umum digunakan meliputi:
1. Desain deskriptif : untuk menggambarkan fenomena apa adanya.
2. Desain korelasional :untuk menguji hubungan antar-variabel.
3. Desain eksperimen :untuk menguji pengaruh suatu variabel terhadap variabel lain dengan kontrol tertentu.
4. Penelitian kualitatif : seperti studi kasus, fenomenologi, etnografi, yang fokus pada pemahaman makna.
- Desain penelitian harus memberikan gambaran jelas tentang temuan apa yang ingin diperoleh serta bagaimana proses penelitian dilakukan.
3. Instrumen Penelitian Instrumen penelitian adalah alat yang digunakan peneliti untuk mengumpulkan data, baik berupa angket, wawancara, lembar observasi, maupun tes.
- instrumen harus valid (mengukur apa yang seharusnya diukur) dan reliabel (hasilnya konsisten).
- Penyusunan instrumen harus merujuk pada variabel dan indikator yang telah ditetapkan dalam kerangka teoritis.
- jenis instrumen disesuaikan dengan pendekatan penelitian:
1. Penelitian kuantitatif :lebih banyak menggunakan angket, tes, skala sikap.
2. Penelitian kualitatif :mengandalkan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.
- instrumen yang baik harus memiliki petunjuk pengisian, kisi-kisi, serta uji kelayakan seperti validitas isi dan reliabilitas.
NPM : 2313031026
1. Teknik Sampling
- Sampling adalah proses memilih sebagian anggota populasi untuk dijadikan sumber data penelitian.
- Tujuan sampling adalah memperoleh data yang representatif tanpa harus meneliti seluruh populasi.
- Teknik sampling dibagi menjadi dua kategori utama:
1. Probability sampling : setiap anggota populasi memiliki peluang yang sama untuk dipilih.
2. Non-probability sampling : pemilihan sampel tidak memberi peluang yang sama bagi semua anggota.
- Pemilihan teknik sampling harus mempertimbangkan tujuan penelitian, karakteristik populasi, waktu, serta ketersediaan sumber daya.
- Penentuan jumlah sampel harus disesuaikan dengan cakupan populasi, kemampuan peneliti, dan tingkat akurasi yang diinginkan.
2. Desain Penelitian
- Desain penelitian adalah rencana atau pola yang digunakan peneliti untuk menjawab rumusan masalah dan mencapai tujuan penelitian.
- Pemilihan desain penelitian dipengaruhi oleh jenis data, sifat masalah, serta pendekatan penelitian (kuantitatif atau kualitatif).
- Desain penelitian yang umum digunakan meliputi:
1. Desain deskriptif : untuk menggambarkan fenomena apa adanya.
2. Desain korelasional :untuk menguji hubungan antar-variabel.
3. Desain eksperimen :untuk menguji pengaruh suatu variabel terhadap variabel lain dengan kontrol tertentu.
4. Penelitian kualitatif : seperti studi kasus, fenomenologi, etnografi, yang fokus pada pemahaman makna.
- Desain penelitian harus memberikan gambaran jelas tentang temuan apa yang ingin diperoleh serta bagaimana proses penelitian dilakukan.
3. Instrumen Penelitian Instrumen penelitian adalah alat yang digunakan peneliti untuk mengumpulkan data, baik berupa angket, wawancara, lembar observasi, maupun tes.
- instrumen harus valid (mengukur apa yang seharusnya diukur) dan reliabel (hasilnya konsisten).
- Penyusunan instrumen harus merujuk pada variabel dan indikator yang telah ditetapkan dalam kerangka teoritis.
- jenis instrumen disesuaikan dengan pendekatan penelitian:
1. Penelitian kuantitatif :lebih banyak menggunakan angket, tes, skala sikap.
2. Penelitian kualitatif :mengandalkan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.
- instrumen yang baik harus memiliki petunjuk pengisian, kisi-kisi, serta uji kelayakan seperti validitas isi dan reliabilitas.