Nama : Aulya Syifa Zulkarnaen
NPM : 2313031009
TEKNIK
SAMPLING, DESAIN PENELITIAN, INSTRUMEN PENELITIAN DAN PERSYARATANNYA.
A. Teknik Sampling
Teknik sampling merupakan cara yang digunakan peneliti
untuk menentukan sebagian anggota populasi (sampel) yang akan dijadikan objek
penelitian. Pengambilan sampel dilakukan karena keterbatasan waktu, biaya, dan
tenaga, namun tetap harus mampu mewakili karakteristik populasi secara akurat. Dalam
penelitian pendidikan, pemilihan teknik sampling harus mempertimbangkan tujuan
penelitian, karakteristik populasi, dan metode penelitian yang digunakan.
Kesalahan dalam menentukan teknik sampling dapat menyebabkan hasil penelitian
tidak dapat digeneralisasikan
B. Macam-Macam Teknik Sampling
Teknik sampling dalam penelitian dibedakan menjadi dua
kelompok besar:
- Probability Sampling
Merupakan teknik sampling yang memberikan kesempatan yang sama bagi setiap
anggota populasi untuk menjadi sampel. Teknik ini umumnya digunakan dalam
penelitian kuantitatif karena memungkinkan generalisasi hasil penelitian.
Contohnya:
- Simple Random Sampling
- Stratified Random Sampling
- Cluster Sampling
Non-Probability Sampling
Merupakan teknik sampling yang tidak memberikan kesempatan yang sama bagi
setiap anggota populasi. Teknik ini banyak digunakan dalam penelitian
kualitatif atau studi kasus.
Contohnya:
- Purposive Sampling
- Snowball Sampling
- Convenience Sampling
Pemilihan teknik sampling harus disesuaikan dengan tujuan,
pendekatan penelitian, dan kondisi lapangan agar data yang diperoleh relevan
dan mendalam
C. Desain Penelitian
Desain penelitian adalah rencana atau kerangka kerja
penelitian yang digunakan sebagai pedoman dalam pengumpulan, pengolahan, dan
analisis data. Desain penelitian membantu peneliti agar penelitian berjalan
secara sistematis dan terarah.
Beberapa desain penelitian yang dijelaskan dalam bab
ini antara lain:
- Desain penelitian deskriptif
- Desain penelitian eksperimen
- Desain penelitian korelasional
- Desain penelitian studi kasus
Pemilihan desain penelitian harus selaras dengan rumusan
masalah dan tujuan penelitian, karena desain yang tepat akan memudahkan
peneliti dalam menjawab pertanyaan penelitian secara ilmiah
D. Instrumen Penelitian dan Persyaratannya
Instrumen penelitian adalah alat yang digunakan untuk
mengumpulkan data penelitian. Instrumen dapat berupa angket, tes, pedoman
wawancara, lembar observasi, atau dokumentasi.
Agar instrumen dapat digunakan secara ilmiah, maka
harus memenuhi beberapa persyaratan utama, yaitu:
- Validitas, yaitu kemampuan instrumen untuk mengukur apa yang
seharusnya diukur.
- Reliabilitas, yaitu tingkat konsistensi instrumen dalam
menghasilkan data yang sama jika digunakan berulang kali.
- Objektivitas, yaitu instrumen tidak dipengaruhi oleh subjektivitas
peneliti.
- Kepraktisan, yaitu mudah digunakan dan dipahami oleh responden.