Nama : Desmala Az Zahra
NPM : 2313031002
summary tentang teknik sampling
- Teknik sampling adalah cara untuk menentukan bagian populasi yang akan dijadikan sampel dalam penelitian untuk memperoleh data yang representatif. Berdasarkan kajian literatur dan beberapa sumber referensi, teknik sampling umumnya dibedakan menjadi dua kategori besar:
- Probability Sampling: Setiap elemen populasi memiliki kesempatan yang sama untuk terpilih sebagai sampel. Jenis-jenisnya meliputi Simple Random Sampling, Stratified Random Sampling, Cluster Sampling, Systematic Sampling, dan Multi-stage Sampling.
- Non-Probability Sampling: Pemilihan sampel tidak didasarkan pada peluang yang sama antar elemen populasi. Jenis-jenisnya meliputi Purposive Sampling, Quota Sampling, Snowball Sampling, Judgment Sampling, Convenience Sampling, dan Sampling Jenuh.
Dalam riset pendidikan ekonomi, teknik sampling yang paling sering digunakan adalah Stratified Random Sampling dan Purposive Sampling, meski teknik lain dapat digunakan sesuai dengan kondisi penelitian.
1. Stratified Random Sampling: Teknik ini dipilih karena populasi dalam pendidikan ekonomi seringkali berstrata, misalnya dilihat dari tingkat kelas, jurusan, atau kelompok sosial ekonomi. Dengan teknik ini, peneliti dapat memastikan bahwa representasi subkelompok dalam populasi menjadi lebih terjamin. Secara teoretik, teknik ini memperkecil kesalahan sampling dan meningkatkan validitas eksternal hasil penelitian, karena distribusi sampel lebih mencerminkan karakteristik populasi.
2. Purposive Sampling: Dalam situasi tertentu dimana peneliti ingin memilih responden yang memiliki pengetahuan atau pengalaman spesifik terkait dengan variabel yang dikaji, purposive sampling sering digunakan, misalnya memilih siswa yang telah mengikuti mata pelajaran ekonomi selama minimal satu semester. Argumentasi teoretik penggunaan purposive sampling adalah untuk memperoleh data yang relevan spesifik dengan tujuan penelitian, meskipun secara statistik tidak bisa digeneralisasi pada seluruh populasi.
NPM : 2313031002
summary tentang teknik sampling
- Teknik sampling adalah cara untuk menentukan bagian populasi yang akan dijadikan sampel dalam penelitian untuk memperoleh data yang representatif. Berdasarkan kajian literatur dan beberapa sumber referensi, teknik sampling umumnya dibedakan menjadi dua kategori besar:
- Probability Sampling: Setiap elemen populasi memiliki kesempatan yang sama untuk terpilih sebagai sampel. Jenis-jenisnya meliputi Simple Random Sampling, Stratified Random Sampling, Cluster Sampling, Systematic Sampling, dan Multi-stage Sampling.
- Non-Probability Sampling: Pemilihan sampel tidak didasarkan pada peluang yang sama antar elemen populasi. Jenis-jenisnya meliputi Purposive Sampling, Quota Sampling, Snowball Sampling, Judgment Sampling, Convenience Sampling, dan Sampling Jenuh.
Dalam riset pendidikan ekonomi, teknik sampling yang paling sering digunakan adalah Stratified Random Sampling dan Purposive Sampling, meski teknik lain dapat digunakan sesuai dengan kondisi penelitian.
1. Stratified Random Sampling: Teknik ini dipilih karena populasi dalam pendidikan ekonomi seringkali berstrata, misalnya dilihat dari tingkat kelas, jurusan, atau kelompok sosial ekonomi. Dengan teknik ini, peneliti dapat memastikan bahwa representasi subkelompok dalam populasi menjadi lebih terjamin. Secara teoretik, teknik ini memperkecil kesalahan sampling dan meningkatkan validitas eksternal hasil penelitian, karena distribusi sampel lebih mencerminkan karakteristik populasi.
2. Purposive Sampling: Dalam situasi tertentu dimana peneliti ingin memilih responden yang memiliki pengetahuan atau pengalaman spesifik terkait dengan variabel yang dikaji, purposive sampling sering digunakan, misalnya memilih siswa yang telah mengikuti mata pelajaran ekonomi selama minimal satu semester. Argumentasi teoretik penggunaan purposive sampling adalah untuk memperoleh data yang relevan spesifik dengan tujuan penelitian, meskipun secara statistik tidak bisa digeneralisasi pada seluruh populasi.