Nama : Yogi Rohani
NPM : 2313031031
1. Evaluasi Kesesuaian Teknik Pengumpulan Data dengan Pendekatan Kuantitatif
Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu angket (kuesioner) dengan skala Likert, sudah sesuai dengan pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif menekankan pengukuran variabel secara objektif, penggunaan instrumen terstandar, serta analisis data statistik. Angket memungkinkan peneliti mengumpulkan data numerik dari responden dalam jumlah besar secara seragam, sehingga hasil penelitian dapat dianalisis secara statistik dan digeneralisasikan. Selain itu, penggunaan skala Likert 1–5 memudahkan pengukuran persepsi guru terhadap gaya kepemimpinan dan motivasi kerja dalam bentuk skor angka.
2. Kelebihan dan Kelemahan Penggunaan Angket
- Kelebihan utama penggunaan angket dalam penelitian ini adalah efisiensi waktu dan biaya, kemampuan menjangkau banyak responden sekaligus, serta kemudahan dalam pengolahan dan analisis data secara kuantitatif. Angket juga memberikan keseragaman pertanyaan sehingga mengurangi variasi perlakuan terhadap responden.
- kelemahan. Responden mungkin tidak mengisi angket dengan jujur atau serius, terutama jika menyangkut penilaian terhadap atasan seperti kepala sekolah. Selain itu, angket tidak memungkinkan peneliti menggali jawaban secara mendalam, sehingga pemahaman konteks dan alasan di balik jawaban responden menjadi terbatas.
3. Teknik Analisis Statistik yang Tepat
Untuk menjawab tujuan penelitian pertama, yaitu mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan terhadap motivasi kerja guru, teknik analisis yang paling tepat adalah analisis regresi linier sederhana. Teknik ini sesuai karena penelitian ingin melihat pengaruh satu variabel bebas (gaya kepemimpinan) terhadap satu variabel terikat (motivasi kerja), dan data diperoleh dari skala Likert yang umumnya diperlakukan sebagai data interval dalam penelitian kuantitatif.
Untuk tujuan penelitian kedua, yaitu mengetahui perbedaan motivasi kerja berdasarkan tingkat pendidikan guru, teknik analisis yang tepat adalah uji ANOVA satu arah. ANOVA digunakan untuk membandingkan rata-rata motivasi kerja pada lebih dari dua kelompok tingkat pendidikan. Jika hanya terdapat dua kelompok tingkat pendidikan, maka uji independent samples t-test dapat digunakan.
4. Potensi Bias dan Masalah Validitas serta Cara Mengatasinya
- Beberapa potensi bias dan masalah validitas yang mungkin timbul antara lain bias sosial (social desirability bias), di mana guru cenderung memberikan jawaban yang aman atau positif tentang kepala sekolah. Selain itu, dapat terjadi bias pemahaman item, yaitu responden menafsirkan pernyataan angket secara berbeda-beda.
- Cara untuk mengatasi masalah, peneliti dapat menjamin anonimitas dan kerahasiaan responden, sehingga responden merasa aman dalam memberikan jawaban. Peneliti juga perlu melakukan uji validitas dan reliabilitas instrumen sebelum digunakan secara luas, serta menyusun pernyataan angket yang jelas, netral, dan tidak menimbulkan penafsiran ganda. Selain itu, penggunaan instrumen yang telah teruji secara empiris akan meningkatkan validitas hasil penelitian.