Kiriman dibuat oleh Intan Ruliana

MPPE A2025 -> Penugasan mandiri

oleh Intan Ruliana -
Nama: Intan Ruliana
NPM: 2313031016

jurnal: https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPE/article/view/19994?utm_source=chatgpt.com

Dalam jurnal tersebut, peneliti memilih sampel mahasiswa secara sengaja berdasarkan kriteria tertentu (misalnya mahasiswa angkatan atau kelas tertentu).
Teknik ini sering dipakai karena:
• Penelitian pendidikan ekonomi biasanya butuh responden yang spesifik (misal: mahasiswa jurusan ekonomi, kelas tertentu, atau siswa yang sudah mengambil mata pelajaran tertentu).
• Peneliti lebih mudah mendapatkan data yang sesuai tanpa harus mengambil dari seluruh populasi.

2. Stratified Random Sampling
Teknik ini sering dipakai kalau populasinya besar dan beragam (misalnya banyak kelas atau angkatan).
Alasannya:
• Setiap kelompok (misal kelas A, B, C) tetap terwakili secara proporsional.
• Hasil lebih akurat dan bisa digeneralisasi ke populasi.

MPPE A2025 -> ACTIVITY: RESUME

oleh Intan Ruliana -
Nama: Intan Ruliana
NPM: 2313031016

Ringkasan Bab 5

A. Populasi, Sampel, dan Teknik Sampling
Bab ini menjelaskan bahwa populasi adalah keseluruhan subjek atau objek yang menjadi sasaran penelitian bisa siswa, mahasiswa, dokumen, atau objek lain sesuai fokus. Sedangkan sampel adalah bagian dari populasi yang dipilih untuk diteliti. Teknik sampling diperlukan agar penelitian lebih praktis dan hasilnya tetap dapat digeneralisasikan ke populasi.

Penentuan sampel harus dilakukan dengan metode yang tepat. Jika populasi besar atau sulit dijangkau, teknik probabilitas (misalnya random sampling, stratified, cluster) sering digunakan karena memberi peluang sama bagi setiap anggota populasi. Jika populasi kecil atau keterbatasan akses, non-probabilitas sampling (misalnya purposive, quota, total sampling) bisa menjadi pilihan.

Peneliti juga perlu mempertimbangkan representativitas sampel harus mampu mencerminkan karakteristik populasi. Jika populasi homogen, ukuran sampel bisa relatif kecil; tetapi jika populasi heterogen, diperlukan sampel lebih besar agar hasil tetap valid.

B. Menentukan Desain Penelitian
Desain penelitian adalah kerangka yang menentukan bagaimana seluruh penelitian akan dijalankan mulai dari pengumpulan data, pemilihan sampel, hingga analisis data. Buku menjelaskan bahwa pemilihan desain harus selaras dengan tujuan penelitian, jenis data, dan masalah yang dikaji.

Misalnya: jika tujuan hanya menggambarkan kondisi saat ini → gunakan desain deskriptif/survei; jika ingin melihat sebab-akibat → bisa menggunakan desain eksperimen atau kuasi-eksperimen; jika ingin menyelami konteks mendalam → bisa memakai studi kasus atau kualitatif. Peneliti harus jelas memilih desain agar metode dan prosedur penelitian bisa dijalankan sistematis.

C. Instrumen Penelitian
Instrumen penelitian adalah alat untuk mengumpulkan data seperti angket, tes, observasi, wawancara, atau dokumen. Instrumen harus dirancang berdasarkan teori/variabel penelitian dan indikator yang jelas.

Penting bahwa instrumen memenuhi syarat validitas (mengukur apa yang seharusnya diukur) dan reliabilitas (hasil konsisten jika pengukuran diulang). Jika instrumen tidak valid/reliabel, data yang dikumpulkan bisa menyesatkan. Oleh karena itu, penyusunan instrumen memerlukan pertimbangan matang terhadap variabel, definisi operasional, dan cara pengukuran.

MPPE A2025 -> Diskusi

oleh Intan Ruliana -
Nama: Intan Ruliana
NPM: 2313031016

Dari beberapa referensi metodologi penelitian yang saya pelajari, populasi adalah seluruh individu atau objek yang menjadi sasaran penelitian dan memiliki karakteristik yang sama. Jadi populasi itu ibarat “keseluruhan gambaran besar” yang ingin diteliti.

Sedangkan sampel adalah bagian dari populasi yang diambil untuk mewakili keseluruhan. Sampel digunakan karena meneliti seluruh populasi sering tidak memungkinkan, baik karena waktu, biaya, atau akses.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menentukan Populasi dan Sampel

1. Populasi harus didefinisikan dengan jelas
2. Ukuran populasi
3. Teknik sampling
4. Keterwakilan (representatif)
5. Ketersediaan waktu dan akses

MPPE A2025 -> ACTIVITY: RESUME

oleh Intan Ruliana -
Nama: Intan Ruliana
NPM: 2313031016

Bab 4 menjelaskan tiga hal penting dalam penelitian: sampling, desain penelitian, dan instrumen penelitian. Ketiganya saling berkaitan karena menentukan kualitas data dan hasil penelitian.

1. Teknik Sampling
Bab ini menjelaskan bahwa sampling adalah proses memilih sebagian anggota populasi untuk dijadikan responden penelitian. Sampling dibutuhkan ketika peneliti tidak mungkin mengambil seluruh populasi. Di dalam bab dijelaskan bahwa sampling terdiri dari dua kelompok besar, yaitu probability sampling (misalnya simple random, stratified, cluster) dan nonprobability sampling (misalnya purposive dan quota). Peneliti harus memilih teknik yang sesuai dengan kondisi populasi agar sampel benar-benar mewakili populasi.

2. Macam-Macam Teknik Sampling
Bab ini juga menguraikan perbedaan setiap teknik sampling, kapan teknik tersebut digunakan, serta kelemahan dan kelebihannya. Misalnya, stratified sampling dipakai jika populasi terbagi dalam kelompok tertentu, sedangkan purposive sampling digunakan jika peneliti memilih sampel berdasarkan kriteria khusus. Penjelasannya cukup rinci sehingga memudahkan peneliti memilih teknik yang paling cocok.

3. Desain Penelitian
Desain penelitian di bab ini dijelaskan sebagai “kerangka kerja” yang menentukan bagaimana penelitian dilakukan. Buku ini membahas beberapa desain seperti survei, eksperimen, dan studi kasus. Setiap desain dijelaskan dari segi tujuan, langkah, dan data yang dibutuhkan. Peneliti diharuskan menyesuaikan desain dengan masalah penelitian agar alur penelitiannya jelas dan sistematis.

4. Instrumen Penelitian dan Syaratnya
Instrumen adalah alat untuk mengumpulkan data, seperti angket, lembar observasi, atau tes. Bab ini menekankan bahwa instrumen yang baik harus memenuhi dua syarat utama: valid dan reliabel. Selain itu, disampaikan juga cara menyusun instrumen, mulai dari menentukan variabel, membuat indikator, hingga menyusun item. Instrumen yang memenuhi syarat akan membantu peneliti memperoleh data yang akurat.
Nama: Intan Ruliana
NPM: 2313031016

Saya membaca satu jurnal penelitian pendidikan ekonomi yang meneliti pengaruh model pembelajaran terhadap hasil belajar siswa. Dari jurnal tersebut, populasi dijelaskan sebagai seluruh siswa kelas XI IPS di sekolah tempat penelitian dilakukan. Jadi populasi adalah semua siswa yang menjadi sasaran penelitian, bukan hanya yang diteliti.

Sampel pada jurnal itu diambil menggunakan teknik purposive sampling, yaitu peneliti memilih kelas yang dianggap paling sesuai dengan kebutuhan penelitian. Sampelnya terdiri dari dua kelas, satu sebagai kelas eksperimen dan satu lagi sebagai kelas kontrol. Jurnal tersebut menekankan bahwa sampel harus mewakili kondisi populasi agar hasil penelitian bisa digeneralisasi.

Dari bacaan itu, saya jadi paham bahwa populasi menggambarkan “keseluruhan peserta”, sedangkan sampel adalah “bagian dari populasi” yang diteliti. Cara memilih sampel juga harus jelas alasannya supaya penelitian lebih valid.