Posts made by Nur Hasanah

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri, bapak

Nama: Nur Hasanah
NPM: 23130503061
Kelas: 6B

Izin menjawab diskusi diatas pak,

1. Menurut saya, mata kuliah kajian pembelajaran tematik itu penting untuk dilaksanakan, terutama bagi calon guru sekolah dasar. Karena pada dasarnya pembelajaran tematik mengajarkan kita bagaimana guru menggabungkan mata pelajaran dalam satu tema supaya lebih mudah dipahami oleh peserta didik.

2. Menurut saya, pembelajaran terpadu masih sangat relevan dengan kurikulum saat ini. Kurikulum Merdeka memuat pembelajaran terpadu tidak hanya saat pembelajaran di kelas saja, tetapi juga diluar kelas seperti proyek P5. Ketika di dalam kelas ada mata pelajaran yang menggunakan pembelajaran terpadu yaitu IPAS, mata pelajaran ini menggabungkan antara materi IPA dengan IPS. Dengan adanya pembelajaran terpadu, peserta didik akan lebih mudah mengaitkan materi yang mereka pelajari dari satu mata pelajaran ke mata pelajaran lainnya.

Skian terima kasih bapak,
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri, bapak

Nama: Nur Hasanah
NPM: 23130503061
Kelas: 6B

Izin menjawab diskusi diatas pak,
Dalam pelaksanaannya pembelajaran terpadu harus memegang beberapa prinsip utama, antara lain:
1. Keaslian (Authenticity)
Prinsip keaslian yang dimaksud yaitu pembelajaran harus berangkat dari situasi nyata dan dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Materi disampaikan tidak secara abstrak, melainkan dikaitkan dengan pengalaman mereka. Dengan ini, peserta didik akan mendapat pengalaman langsung dari pembelajaran mereka, mereka tidak hanya memahami teori saja tetapi juga langsung melakukannya di dunia nyata.
2. Kebermaknaan (Meaningfulness)
Prinsip kebermaknaan menekankan bahwa pembelajaran harus memberikan arti bagi peserta didik. Artinya, peserta didik tidak hanya menghafal informasi terkait pembelajaran mereka, tetapi mereka harus tau mengapa materi tersebut penting untuk dipelajari.
3. Keterkaitan (Connectdness)
Pada prinsip ini, pembelajaran menggabungkan berbagai konsep dari beberapa mata pelajaran yang dihubungkan menjadi satu kesatuan yang utuh. Materi yang diajarkan terhubung satu sama lain antara satu topik ke topik lainnya.
4. Kemandirian (Independence)
Kemandirian berarti pembelajaran memberi ruang bagi peserta didik untuk aktif dan bertanggungjawab terhadap proses belajar mereka sendiri. Peserta didik diberi kesempatan untuk mencari informasi sendiri, mengemukakan pendapat, dan menyelesaikan masalah tugas mereka secara mandiri.
5. Inkuiri
Inkuiri menekankan proses pembelajaran yang berbasis pada penemuan. Pembelajaran tidak hanya berpusat pada penjelasan guru, tetapi pada eksplorasi yang dilakukan oleh peserta didik.

Sekian terima kasih bapak,
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri, bapak

Nama: Nur Hasanah
NPM: 23130503061
Kelas: 6B

Izin menjawab diskusi diatas pak,

Kesiapan SDM
Guru-guru saat ini memiliki kesiapan yang berbeda-beda terkait mental dan kompetensi untuk mengajar lintas disiplin ilmu. Ada guru yang sudah siap melakukan pembelajaran terpadu yang sesuai dengan kurikulum saat ini. Namun tidak banyak juga guru yang masih lebih fokus pada mata pelajaran yang sesuai dengan disiplin ilmu nya. Namun, mau bagaimanapun guru harus siap terhadap apapun yang perlu mereka lakukan dalam pembelajaran, terlebih saat ini kurikulum fleksibel sesuai dengan perkembangan zaman.

Efektivitas Ujian
Walaupun sekolah bisa menggunakan tema integrasi yang berbeda, namun asesmen menilai kemampuan dasar para peserta didiknya. Seperti kemampuan literasi dan numerasi. Jadi, meskipun peserta didik belajar dengan tema yang berbeda-beda, ujian yang dilakukan tetap mengukur kemampuan mereka secara adil.

Implementasi di Indonesia
Jika dilihat, kurikulum merdeka sudah mencerminkan pembelajaran terpadu melalui P5. Karena pada proyek P5, peserta didik belajar melalui proyek yang menggabungkan beberapa mata pelajaran dalam satu tema yang tentunya sesuai dengan pembelajaran terpadu.

Sekian terima kasih bapak,
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri pak
Nama: Nur Hasanah
NPM: 2313053061
Kelas: 6B

Izin menjawab diskusi diatas pak,
Pembelajaran kelas rangkap (multi-grade teaching) adalah pembelajaran yang menggabungkan dua atau lebih tingkat kelas dalam satu ruangan dengan satu guru dan dalam waktu yang sama. Pembelajaran kelas rangkap ini biasanya diterapkan di sekolah yang peserta didik nya sedikit ataupun kekurangan tenaga pendidik. 

Berikut karakteristik utama dari pembelajaran kelas rangkap:
1. Gabungan beberapa tingkat kelas dalam satu ruangan 
Peserta didik dari tingkat berbeda berada di satu ruangan yang sama, belajar bersama, tetapi mengikuti materi yg sesuai dgn tingkat mereka.
2. Satu guru mengelola banyak tingkat 
3. Perencanaan pembelajaran dan kurikulum yang fleksibel 
4. Pembelajaran yang lebih mandiri dan kolaboratif 
5. Interaksi guru dan peserta didik yang lebih intensif 
Jumlah peserta didik yang sedikit tentunya dapat membuat interaksi antara guru dan peserta didik menjadi lebih intensif.
6. Kontekstual dengan lingkungan sekitar 
Pembelajaran kelas rangkap sering digunakan di daerah terpencil, sehingga guru dapat dengan mudah menyesuaikan materi dan juga metode yang digunakan sesuai dengan kondisi yang ada di tempat tersebut.

Sekian terima kasih,
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 

PEMBELAJARAN PKN SD PGSD 4B -> forum diskusi

by Nur Hasanah -
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama: Nur Hasanah
Npm: 2313053061
Izin menjawab pertanyaan diskusi sebagai berikut

Media yang dapat digunakan untuk menyampaikan materi kepada anak SD di kelas tinggi ada beberapa, antara lain:
1. Video pembelajaran; Video pembelajaran merupakan media audiovisual, yaitu media yang menggabungkan antara visual dengan media. Hal ini dapat memudahkan pemahaman siswa terhadap materi abstrak yang mungkin saja sulit untuk dimengerti siswa.
2. Benda nyata; guru memfasilitasi pembelajaran yang interaktif melalui media konkret yang sesuai dengan karakter para siswa.
3. Media interaktif berbasis teknologi (VR/AR); media ini membuat pengalaman belajar siswa menjadi lebih nyata dan menyenangkan.
Alasan dalam pemilihan media seperti yang saya sebutkan diatas yaitu Media-media tersebut sesuai dengan karakteristik anak SD kelas tinggi yang aktif, senang belajar dengan cara yang menyenangkan, dan tentunya memahami materi yang kompleks secara lebih mudah dan menarik.

Sekian, Terimakasih
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh