Nama : Joan Carlos
NPM : 2315031138
Analisis Soal 1
A. Bagaimanakah pendapatmu mengenai isi artikel tersebut? Hal positif apa yang bisa anda ambil?
Pendapat saya mengenai isi artikel tersebut adalah setuju, dari yang saya baca tadi memang faktanya memang benar banyak anak jaman sekarang cenderung memiliki sopan santun yang kurang yang mana ini saya alami secara langsung dan menganggap hal tersebut adalah benar. Hal positif yang bisa ambil dari artikel tersebut yaitu
1. Didalam artikel tersebut mengangkat isu penilaian negatif terhadap generasi milenial dan tidak semua generasi milenial bisa dipukul rata sama.
2. Pentingnya sopan santun bagi generasi milenial.
3. kebebasan berpendapat tapi ini mempunyai batasan tentunya tidak semena-mena yaitu dengan dibatasi dengan norma.
B. Jelaskan bagaimanakah hubungan antara Pancasila sebagai sistem etika dengan isi artikel tersebut?
- Ketuhanan Yang Maha Esa:
Pancasila menekankan penghormatan terhadap Tuhan. Oleh karena itu, perilaku yang merendahkan orang lain dapat dianggap bertentangan dengan nilai ini.
- Kemanusiaan yang Adil dan Beradab:
Menjaga sopan santun dan menghormati orang lain adalah bentuk penerapan nilai kemanusiaan yang adil dan beradab.
- Persatuan Indonesia:
Menciptakan lingkungan yang baik dan menghormati keberagaman merupakan bentuk nyata dari nilai persatuan Indonesia.
- Kerakyatan Yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan:
Masyarakat perlu berdiskusi dan bersama-sama mencari solusi terhadap permasalahan perilaku kurang sopan yang dianggap meresahkan.
- Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia:
Menilai orang berdasarkan perbuatan dan bukan asumsi merupakan implementasi nilai keadilan sosial.
C. Sebutkan dan jelaskan berbagai kearifan lokal di Indonesia yang terkait dengan sistem etika berdasarkan sila-sila Pancasila.
1. Gotong Royong
Didalam Gotong Royong sendiri itu mencerminkan sebuah nilai yang terdapat dalam pancasila yaitu nilai kebersamaan dan saling menghormati. Dalam penerapannya gotong royong ini dapat menciptakan interaksi antar masyrakat disekitar lingkungan tersebut yang berdampak melatih etika dalam bermasyarakat.
2. Musyawarah Mufakat
Ini adalah kearifan lokal yang paling mendarah daging di Indonesia melalui musyawarah untuk mencapai mufakat demi kepentingan bersama yang sangat mencerminkan etika di dalam pancasila yaitu sila ke 4 .
3. Adat istiadat
Dalam adat istiadat ini mencerminkan nilai-nilai luhur yang ada pada leluhur yang telah diwariskan turun temurun dari leluhur kita sampai hingga sekarang ini dan juga bentuk pengimplementasian pancasila itu sendiri.
D. Bagaimanakah cara menjaga dan melestarikan kearifan lokal di Indonesia yang terkait dengan sistem etika berdasarkan sila-sila Pancasila.
1. Pendidikan Nilai-nilai Budaya:
Melibatkan pendidikan yang memasukkan nilai-nilai budaya lokal dan Pancasila sebagai bagian integral dari kurikulum.
2. Promosi dan Pelestarian Adat Istiadat:
Mendorong kegiatan yang mempromosikan dan melestarikan adat istiadat sebagai warisan budaya.
3. Sosialisasi Nilai-nilai Pancasila:
Melakukan sosialisasi secara terus-menerus tentang nilai-nilai Pancasila dan hubungannya dengan kearifan lokal.
4. Partisipasi Aktif Masyarakat:
Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga dan melestarikan kearifan lokal dengan bimbingan nilai-nilai Pancasila.
NPM : 2315031138
Analisis Soal 1
A. Bagaimanakah pendapatmu mengenai isi artikel tersebut? Hal positif apa yang bisa anda ambil?
Pendapat saya mengenai isi artikel tersebut adalah setuju, dari yang saya baca tadi memang faktanya memang benar banyak anak jaman sekarang cenderung memiliki sopan santun yang kurang yang mana ini saya alami secara langsung dan menganggap hal tersebut adalah benar. Hal positif yang bisa ambil dari artikel tersebut yaitu
1. Didalam artikel tersebut mengangkat isu penilaian negatif terhadap generasi milenial dan tidak semua generasi milenial bisa dipukul rata sama.
2. Pentingnya sopan santun bagi generasi milenial.
3. kebebasan berpendapat tapi ini mempunyai batasan tentunya tidak semena-mena yaitu dengan dibatasi dengan norma.
B. Jelaskan bagaimanakah hubungan antara Pancasila sebagai sistem etika dengan isi artikel tersebut?
- Ketuhanan Yang Maha Esa:
Pancasila menekankan penghormatan terhadap Tuhan. Oleh karena itu, perilaku yang merendahkan orang lain dapat dianggap bertentangan dengan nilai ini.
- Kemanusiaan yang Adil dan Beradab:
Menjaga sopan santun dan menghormati orang lain adalah bentuk penerapan nilai kemanusiaan yang adil dan beradab.
- Persatuan Indonesia:
Menciptakan lingkungan yang baik dan menghormati keberagaman merupakan bentuk nyata dari nilai persatuan Indonesia.
- Kerakyatan Yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan:
Masyarakat perlu berdiskusi dan bersama-sama mencari solusi terhadap permasalahan perilaku kurang sopan yang dianggap meresahkan.
- Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia:
Menilai orang berdasarkan perbuatan dan bukan asumsi merupakan implementasi nilai keadilan sosial.
C. Sebutkan dan jelaskan berbagai kearifan lokal di Indonesia yang terkait dengan sistem etika berdasarkan sila-sila Pancasila.
1. Gotong Royong
Didalam Gotong Royong sendiri itu mencerminkan sebuah nilai yang terdapat dalam pancasila yaitu nilai kebersamaan dan saling menghormati. Dalam penerapannya gotong royong ini dapat menciptakan interaksi antar masyrakat disekitar lingkungan tersebut yang berdampak melatih etika dalam bermasyarakat.
2. Musyawarah Mufakat
Ini adalah kearifan lokal yang paling mendarah daging di Indonesia melalui musyawarah untuk mencapai mufakat demi kepentingan bersama yang sangat mencerminkan etika di dalam pancasila yaitu sila ke 4 .
3. Adat istiadat
Dalam adat istiadat ini mencerminkan nilai-nilai luhur yang ada pada leluhur yang telah diwariskan turun temurun dari leluhur kita sampai hingga sekarang ini dan juga bentuk pengimplementasian pancasila itu sendiri.
D. Bagaimanakah cara menjaga dan melestarikan kearifan lokal di Indonesia yang terkait dengan sistem etika berdasarkan sila-sila Pancasila.
1. Pendidikan Nilai-nilai Budaya:
Melibatkan pendidikan yang memasukkan nilai-nilai budaya lokal dan Pancasila sebagai bagian integral dari kurikulum.
2. Promosi dan Pelestarian Adat Istiadat:
Mendorong kegiatan yang mempromosikan dan melestarikan adat istiadat sebagai warisan budaya.
3. Sosialisasi Nilai-nilai Pancasila:
Melakukan sosialisasi secara terus-menerus tentang nilai-nilai Pancasila dan hubungannya dengan kearifan lokal.
4. Partisipasi Aktif Masyarakat:
Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga dan melestarikan kearifan lokal dengan bimbingan nilai-nilai Pancasila.