Nama : M. Fahrur Rozi
NPM : 2355031009
Analisis Video-1 Berita menyiarkan apa yang terjadi di Pekalongan, Jawa Tengah.
Warga di sana berdemonstrasi menentang pemerintah dan pemilik pabrik untuk menutup saluran pembuangan limbah menuju sungai.
Hal ini sangat berbahaya bagi ekosistem sungai, apalagi jika limbah tersebut langsung dibuang ke sungai tanpa melalui proses penyaringan yang baik terlebih dahulu.
Warga sangat khawatir karena sampah tersebut mengeluarkan bau yang tidak sedap sehingga sangat mengganggu aktivitas warga, terutama yang tinggal di dekat sungai.
Meskipun pembuangan limbah ke sungai telah dilakukan selama sekitar 25 tahun, namun masih kurangnya pendidikan dari pemilik pabrik mengenai pembuangan limbah yang benar, sehingga menyebabkan beberapa pabrik tekstil membuang limbahnya ke tempat pembuangan sampah.
Namun, tidak ada pengelolaan yang konsisten oleh masyarakat setempat.
pemerintah.
Ketika membuang limbah ke sungai, pemerintah dan masyarakat setempat harus mengambil tindakan cepat dan tegas untuk mencegah polusi menjadi terlalu parah.
Kurangnya kepedulian terhadap lingkungan.
Sebab, jika warga benar-benar peduli terhadap lingkungan, maka hal tersebut tidak akan bertahan lama.
Jika kita peduli lingkungan, seharusnya pemilik pabrik bisa membuang limbahnya ke sungai tanpa menyaringnya dengan dalih tidak peduli lingkungan.
Mengolah limbah pabrik.
Dan jika warga benar-benar peduli terhadap lingkungan, maka mereka dapat mengambil tindakan tegas tanpa bergantung pada bantuan aparat pemerintah setempat, dan tidak perlu menunggu 25 tahun hingga semuanya terlambat.
Ekosistem sungai telah rusak total, air dan tanah di sekitar sungai menjadi hitam pekat, dan tidak ada ikan atau biota air lainnya yang dapat hidup dan bertahan hidup di sungai tersebut.
Tindakan manusia sangatlah kejam dan bahkan dapat mengganggu keseimbangan ekosistem.
Makhluk yang paling menakutkan dan kejam di dunia ini bukanlah hewan liar melainkan manusia itu sendiri, yang dapat menghancurkan rumahnya sendiri.