Kiriman dibuat oleh SABILA KHOIRUN NISA

Pancasila teknik Elektro A -> Forum Analisis Video -1

oleh SABILA KHOIRUN NISA -
NAMA : SABILA KHOIRUN NISA
NPM : 2315031042
ANALISIS VIDEO-1
Pidato presiden soekarno / bung karno
Dalam pidato tersebut bung karno menceritakan bagaimana dia memikirkan dasar bagi bangsa indonesia beliau adalah sosok pemimpin yang patut di tiru yakni terus memikirkan bagaimana nasib bangsa indonesia ke depan nya. Pancasila merupakan cerminan bagaimana agama, budaya dan sosial di indonesia.
Dari pidato yang disampaikan oleh bung karno kita dapat mengetahui bahwa pancasila yang beliau gali dan pikirkan bersama beberapa orang berjasa lainnya merupakan satu dasar yang dinamis satu dasar yang benar-benar dapat menghimpun segenap tenaga rakyat indonesia satu dasar yang benar-benar dapat mempersatukan rakyat indonesia untuk bukan saja mencetuskan revolusi tetapi juga mengakhiri revolusi ini dengan baik.
Dalam pidato tersebut bung karno berbicara bahwa beliau adalah wakil dari revolusi tersebut karena revolusi tersebut bukanlah revolusi soekarno, tetapi revolusi seluruh rakyat indonesia.
Kita bisa melihat bagaimana dalam pidato tersebut bung karno berperan sebagai wakil rakyat beliau dengan para tokoh lainnya yang berjuang keras demi rakyat indonesia karena kesigapan beliau dan para tokoh lainnya jugalah yang membuat indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada masa kekosongan kekuasaan atas kalah nya jepang dari sekutu.
Cara beliau berpidato amat sangat menyentuh hati para rakyat indonesia, membuat semangat darah muda indonesia semakin berkobar begitu pula isi dari pidato yang beliau sampaikan amat sangat berbobot patut nya hal inilah yang harus dijadikan contoh bagi pemimpin indonesia masa kini.
Presiden soekarno memang pantas mendapat julukan sang proklamator.

Pancasila teknik Elektro A -> Forum Analisis Soal

oleh SABILA KHOIRUN NISA -
NAMA : SABILA KHOIRUN NISA
NPM : 2315031042
ANALISIS SOAL
A. Sistem etika perilaku politik saat ini dapat dianggap bervariasi, namun terdapat tantangan dalam kesesuaian dengan nilai-nilai Pancasila. Beberapa praktik politik mungkin tidak sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai luhur Pancasila seperti keadilan sosial, persatuan, dan kerakyatan. Hal ini terlihat dalam adanya korupsi, nepotisme, dan praktik-praktik politik yang cenderung oportunis. Perlu adanya upaya serius untuk mengarahkan perilaku politik agar lebih selaras dengan nilai-nilai Pancasila.

Saat ini, sistem etika perilaku politik di Indonesia bisa mengalami variasi tergantung pada individu dan kelompok. Beberapa aspek yang dapat dianalisis adalah:
1. Kesesuaian dengan Nilai-nilai Pancasila:
-Pancasila sebagai Dasar Negara: Sebagai dasar negara, Pancasila mengandung nilai-nilai seperti keadilan sosial, demokrasi, persatuan, kesejahteraan, dan ketuhanan yang maha esa.

-Tingkat Kesesuaian: Beberapa perilaku politik mungkin sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, seperti upaya untuk mencapai keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat. Namun, terdapat potensi ketidaksesuaian terutama terkait dengan tindakan korupsi, nepotisme, atau praktek politik yang tidak transparan.
2. Praktik Korupsi dan Keadilan Sosial:
-Korupsi: Praktik korupsi di dalam politik masih menjadi masalah serius. Ini melanggar nilai-nilai Pancasila yang menuntut keadilan sosial dan kejujuran.
-Keadilan Sosial: Ketidaksetaraan dan ketidakadilan sosial dalam kebijakan atau distribusi sumber daya juga dapat dianggap sebagai ketidaksesuaian dengan nilai-nilai Pancasila.
3. Partisipasi Politik dan Keterbukaan:
-Partisipasi Politik: Adanya partisipasi politik dari berbagai lapisan masyarakat dapat dianggap sesuai dengan semangat demokrasi Pancasila.
-Keterbukaan: Keterbukaan dalam proses politik dan kebijakan mencerminkan nilai-nilai demokrasi Pancasila.

B. Etika generasi muda di sekitar tempat tinggal mu mungkin bervariasi, namun beberapa dapat mencerminkan nilai-nilai positif bangsa Indonesia. Untuk mengatasi dekadensi moral, penting untuk memperkuat pendidikan karakter di sekolah dan keluarga. Mendorong kesadaran akan nilai-nilai Pancasila, kejujuran, tanggung jawab, dan empati dapat membentuk etika generasi muda yang lebih positif. Selain itu, melibatkan generasi muda dalam kegiatan sosial dan kegiatan pembangunan masyarakat dapat memperkuat rasa kepemilikan terhadap negara dan mendorong perilaku yang positif.


Berikut adalah yang harus kita perhatikan:
1. Etika Generasi Muda:
- Keterlibatan Sosial: Seberapa besar generasi muda terlibat dalam kegiatan sosial dan politik dapat mencerminkan etika mereka.
- Kepatuhan pada Hukum dan Norma: Kepatuhan pada hukum dan norma sosial juga mencerminkan etika generasi muda.
2. Cerminkan Etika dan Nilai Bangsa Indonesia:
- Patriotisme:Sejauh mana generasi muda memiliki rasa cinta tanah air dan menjunjung tinggi nilai-nilai nasional mencerminkan etika bangsa Indonesia.
- Toleransi dan Keragaman: Sikap toleransi dan penghargaan terhadap keragaman mencerminkan nilai-nilai Indonesia yang terdapat dalam Pancasila.
Solusi terhadap Dekadensi Moral:

1. Pendidikan Nilai:
- Meningkatkan pendidikan nilai-nilai moral dan etika sejak dini di sekolah.
- Memasukkan nilai-nilai Pancasila dalam kurikulum pendidikan.
2. Peran Keluarga:
- Mendorong peran keluarga dalam pembentukan karakter dan etika anak-anak.
- Memfasilitasi dialog antara generasi untuk mentransmisikan nilai-nilai tradisional.
3. Pemberdayaan Masyarakat:
- Mendorong partisipasi masyarakat dalam mengawasi perilaku politik dan mengutamakan pemilihan pemimpin yang memiliki integritas.
- Menggalakkan kampanye moral dan etika di tingkat komunitas.
4. Pengawasan dan Penegakan Hukum:
- Memperkuat lembaga pengawasan dan penegakan hukum untuk memberantas korupsi dan pelanggaran etika politik.
- Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas di dalam pemerintahan
Penting untuk diingat bahwa perubahan ini memerlukan kerjasama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat secara keseluruhan.

Pancasila teknik Elektro A -> Forum Analisis Soal

oleh SABILA KHOIRUN NISA -
NAMA : SABILA KHOIRUN NISA
NPM : 2315031042
ANALISIS SOAL
A. Artikel tersebut menggambarkan dengan positif mengenai budaya sopan santun, ramah-tamah, dan toleransi di masyarakat Indonesia. Hal positif yang bisa diambil adalah kebanggaan terhadap budaya positif yang menjadi ciri khas Indonesia namun bagi para orang tua anak muda zaman sekarang sudah kurang dalam hal etika.
B. Pancasila sebagai sistem etika memiliki keterkaitan dengan isi artikel karena nilai-nilai seperti sopan santun, ramah-tamah, dan toleransi sejalan dengan prinsip-prinsip Pancasila, seperti keadilan sosial dan persatuan karena pada dasarnya pancasila adalah cerminan bagi seluruh apa yang menjadi keseharian bangsa indonesia.
C. Beberapa contoh kearifan lokal terkait dengan sistem etika Pancasila antara lain:
1. Gotong-royong: Sila ke-5 (Keadilan Sosial) mencerminkan semangat gotong-royong, di mana masyarakat bersatu untuk mencapai kebaikan bersama.
2. Bhinneka Tunggal Ika: Prinsip keberagaman dalam Bhinneka Tunggal Ika sejalan dengan sila ke-2(Kemanusiaan yang Adil dan Beradab) yang menekankan persatuan dalam keberagaman.
3. Musyawarah-Mufakat: Sila ke-3 (Persatuan Indonesia) tercermin dalam tradisi musyawarah mufakat, di mana keputusan diambil melalui diskusi dan kesepakatan bersama.
D. Untuk menjaga dan melestarikan kearifan lokal terkait dengan sistem etika Pancasila, perlu dilakukan pendidikan nilai-nilai Pancasila secara berkesinambungan, promosi budaya lokal melalui media, serta pembinaan dan penguatan lembaga adat yang turut memegang peranan penting dalam menerapkan nilai-nilai tersebut. Dengan adanya mata kuliah pancasila pada setiap universitas mampu menjadi sarana yang sangat efektif dalam mempertahankan nilai pancasila dalam diri bangsa indonesia

Pancasila teknik Elektro A -> Forum Analisis Jurnal

oleh SABILA KHOIRUN NISA -
NAMA : SABILA KHOIRUN NISA
NPM : 2315031042
ANALISIS JURNAL
PENGARUH MATA KULIAH PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN PANCASILA DALAM MENYIKAPI ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
Penelitian yang dilakukan di indonesia untuk mengetahui apakah pancasila dapat mempengaruhi kepribadian kita dalam menyikapi perkembangan IPTEK memang harus dilakukan untuk mengukur seberapa jauh pancasila menjadi bagian dalam diri kita.
Era globalisasi saat ini mengalami perubahan yang amat signifikan dari berbagai aspek kehidupan, oleh karena itu apabila kita tidak siap dalam mengahadapi globalisasi maka kita akan menjadi seseorang atau bahkan bangsa yang tertinggal, disinilah salah satu fungsi dari pancasila itu sendiri ia bisa menuntun kita untuk beradaptasi dengan segala perubahan yang terjadi di era globalisasi. Globalisasi terjadi pada dua dimensi yakni dimensi ruang dan waktu, globalisasi akan membawa kita pada “dunia tanpa tapal batas”.
Pancasila merupakan harta yang berharga bagi indonesia, karena didalamnya terkandung nilai-nilai luhur, sekaligus dasar negara serta pandangan hidup bagi masyarakat indonesia yang plural tidak tergantikan, Pancasila akomodatif terhadap agama. Oleh karena itu sebagai warga negara indonesia harus memperkuat kembali kesadaran kolektif tentang posisi vital dan urgensi pancasila. Adanya mata kuliah pancasila di setiap kampus merupakan salah satu langkah efektif untuk menanamkan kembali nilai- nilai pancasila terutama pada generasi muda yang akan memimpin bangsa.
Dengan adanya mata kuliah pancasila dapat membantu mahasiswa untuk mengkaji, menganalisis, dan memecahkan maslah- masalah yang berkaitan dengan indonesia. Untuk memperkuat pancasila sebagai dasar falsafah negara, ideologi sebagai dasar norma kehidupan bermasyarakat yang aman dan damai, serta dapat memperbaiki bagaimana kita bersikap.
Dari hasil penelitian yang tertera dalam jurnal tersebut membuktikan bahwa secara umum mahasiswa indonesia memiliki kepribadian pancasila yang baik hal tersebut dibuktikan dengan hasil kuisioner yang diberikan banyak yang mendapat nilai diatas 80.
Fakta tersebut membuktikan bahwa mengadakan mata kuliah pancasila dapat meningkatkan pengetahuan tentang pancasila serta mendalami lebih dalam makna dari pancasila tersebut dengan diiringi sikap yang mencerminkan pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Bangsa indonesia terutama generasi muda diharapkan mampu menyikapi IPTEK yang berlandaskan pancasila.
Mahasiswa sebagai generasi muda yang akan memimpin bangsa indonesia ke depan nya mampu menjaga kepribadian bangsa dalam menghadapi perkembangan IPTEK, menyaring budaya yang masuk ke indonesia agar tidak merugikan dan berdampak negatif bagi bangsa indonesia.
kita harus mengaktualisasikan pancasila khususnya generasi muda melalui pemerintah pada kementrian pendidikan.

Pancasila teknik Elektro A -> Forum Analisis Jurnal

oleh SABILA KHOIRUN NISA -
NAMA : SABILA KHOIRUN NISA
NPM : 2315031042
ANALISIS JURNAL
URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILI PENGEMBANGAN IPTEK
Pancasila merupakan ideologi negara indonesia yang didalam nya terkandung nilai-nilai budaya, agama, sosial, dan masih banyak lagi. Pancasila juga menjadi pedoman bagi bangsa indonesia untuk menjalani kehidupan bermasyarakat yang berbangsa dan bernegara indonesia.
Pancasila adalah dasar negara yang fundamental, ia menjadi dasar bagaimana jalan nya sistem pemerintahan atau politik di indonesia, pancasila juga menjadi dasar bagi setiap perundang-undangan yang ditetapkan untuk menciptakan indonesia yang maju.
Pancasila dapat menjadi pedoman bagi perkembangan IPTEK yang terjadi di indonesia, karena apabila perkembangan IPTEK di indonesia tidak berpedoman pada pancasila dikhawatirkan akan menimbulkan suatu perselisihan yang dapat mengganggu kehidupan bermasyarakat. Perkembangan IPTEK akan selalu bersinggungan dengan nilai-nilai budaya, agama, sosial dan lainnya, disinilah peran pancasila yaitu sebagai penyeimbang segala hal yang terjadi di indonesia yang bersangkutan dengan masyarakat.
Pancasila dapat diartikan sebagai sumber dari segala hal yang berkaitan dengan indonesia seperti sumber moral dalam perkembangan IPTEK, sumber historis, sosiologis, dan politik sebagai dasar pengembangan IPTEK.
Mengapa perkembangan IPTEK harus berlandaskan pancasila?
Karena tidak sedikit dari perkembangan IPTEK yang dilakukan oleh manusia melanggar kode etis atau melanggar norma yang seharusnya.
Karena perkembangan IPTEK harus menghormati keyakinan religius masyarakat, sesuai dengan nilai etis yang berdasarkan kemanusiaan, dapat mempersatukam masyarakat dan memperkokoh pembangunan dalam skala nasional, perkembangan nya terjadi pada semua lapisan masyarakat, dan tidak ada nya kesenjangan dalam perkembangan IPTEK.
Perkembangan IPTEK apabila tidak di kontrol dengan benar maka akan menyebabkan dampak negatif yang sangat merugikan tidak hanya bagi bangsa indonesia saja, tetapi juga bgi seluruh bangsa yang ada di dunia.
Dapat kita lihat dampak negatif perkembangan IPTEK yakni diledakkan nya bom atom di jepang tepat nya dikota hiroshima dan nagasaki kejadian tersebut menelan jutaan korban yang banyak diantara nya warga sipil yang tidak bersalah, bom ataom tersebut adalah bukti perkembangan IPTEK yang negatif apabila tidak didasari dengan norma yang ada. Masih banyak lagi contoh dampak negatif dari perkembangan IPTEK yang sering digunakan dalam peperangan seperti bom fosfor putih yang digunakan oleh tentara israel untuk menjajah palestina.