Posts made by Agam Armando

Pancasila teknik Elektro A -> Forum Analisis Jurnal

by Agam Armando -
Nama: Agam Armando
Npm: 2315031089

Pancasila memiliki peranan penting dalam pengembangan IPTEK di Indonesia guna menjaga dan melestarikan kearifan lokal di Indonesia yang terkait dengan sistem etika berdasarkan sila-sila Pancasila. Pengembangan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) juga memiliki peran penting dalam memajukan sebuah negara seperti meningkatkan daya saing ekonomi, mempermudah dalam mendapatkan informasi, dan kunci kemajuan daya saing bangsa.

Dalam Jurnal tersebut membahas tentang pengaruh mata kuliah pengembangan kepribadian Pancasila terhadap bagaimana mahasiswa melihat perkembangan IPTEK. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana mata kuliah tersebut berdampak pada bagaimana mahasiswa melihat perkembangan IPTEK. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada 103 siswa; 40 siswa adalah sampel, dan data yang dikumpulkan dianalisis dengan regresi dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden dalam penelitian ini secara umum menyikapi perkembangan Iptek dengan baik. Orang-orang yang terlibat dalam penelitian ini dapat dianggap baik dalam menyikapi perkembangan Iptek jika mereka menerima skor total lebih dari 80. Analisis deskriptif dan regresi digunakan untuk menganalisis data yang dikumpulkan. Hasilnya menunjukkan bahwa siswa secara umum memiliki perkembangan kepribadian Pancasila yang positif.

Kesimpulan dari jurnal tersebut adalah bahwa pengembangan kepribadian Pancasila memiliki dampak positif terhadap cara mahasiswa melihat perkembangan IPTEK. Penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa secara umum menyikapi perkembangan IPTEK dengan baik, dan memiliki perkembangan kepribadian Pancasila yang positif. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh pengembangan kepribadian Pancasila dapat berkontribusi pada cara mahasiswa memandang perkembangan IPTEK. Dengan demikian, terdapat keterkaitan antara pengembangan kepribadian Pancasila dan persepsi mahasiswa terhadap perkembangan IPTEK.

Pancasila teknik Elektro A -> Forum Analisis Soal

by Agam Armando -
Nama: Agam Armando
Npm: 2315031089
Kelas: TE A

A. Bagaimanakah pendapatmu mengenai isi artikel tersebut? Hal positif apa yang bisa anda ambil?
Menurut pendapat saya, isi artikel tersebut menunjukkan bahwa generasi milenial saat ini harus tetap memiliki kemampuan untuk berpikir kritis dan bertanggung jawab terlepas dari kemajuan dan kemajuan teknologi. Karena perkembangan teknologi dan media sosial memungkinkan seseorang untuk menggunakannya dengan cara yang baik atau bahkan buruk. Generasi milenial harus tetap dapat menghormati dan menghargai perbedaan dan keberagaman.
Hal-hal positif yang dapat saya ambil dari artikel ini adalah sebagai berikut:
1. Generasi milenial memiliki kesempatan yang lebih luas dan cara yang lebih mudah untuk berinteraksi dengan orang dari berbagai latar belakang, budaya, dan negara.
2. Sebagai generasi milenial, kita harus meningkatkan kesadaran dan kepedulian kita terhadap banyaknya masalah sosial, lingkungan, dan kemanusiaan yang terjadi di dunia modern.
3. Generasi milenial dapat mendapatkan informasi dan pengetahuan dengan lebih mudah dan cepat dari berbagai sumber dan media.

B. Jelaskan bagaimanakah hubungan antara Pancasila sebagai sistem etika dengan isi artikel tersebut?
Artikel ini berbicara tentang generasi muda saat ini yang dianggap tidak beretika dan berbagai persepsi negatif yang dilihat oleh masyarakat. Dalam artikel ini, penting bagi seseorang untuk mempertahankan prinsip dan praktik budaya yang baik, seperti sopan santun, ramah, dan toleransi yang kuat. Hal ini seharusnya menjadi komponen penting dari identitas Indonesia. Selain itu, pembicaraan dalam artikel tersebut membahas bagaimana seseorang dapat bertindak dan berbicara secara bebas di era digital saat ini, meskipun tetap mengikuti aturan dan standar.
Sebagai ideologi bangsa Indonesia, Pancasila memiliki lima prinsip utama. Tuhan Yang Maha Esa, manusia yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, rakyat yang dipimpin oleh kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, dan keadilan sosial untuk setiap orang Indonesia. Prinsip-prinsip Pancasila memiliki dasar yang kuat dalam kerangka etika dan moral masyarakat Indonesia

C. Sebutkan dan jelaskan berbagai kearifan lokal di Indonesia yang terkait dengan sistem etika berdasarkan sila-sila Pancasila.
1. Ketuhanan Yang Maha Esa:
Kearifan lokal terkait dengan sila pertama Pancasila mencakup berbagai praktik keagamaan dan spiritualitas yang dijalankan oleh masyarakat Indonesia sesuai dengan keyakinan dan kepercayaan masing-masing
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab:
Kearifan lokal terkait dengan sila kedua Pancasila dapat tercermin dalam nilai-nilai seperti gotong-royong, kepedulian terhadap sesama, dan sikap adil dalam berinteraksi dengan orang lain.
3. Persatuan Indonesia
Kearifan lokal terkait dengan sila ketiga Pancasila menekankan pentingnya persatuan dalam keberagaman, di mana kearifan lokal masyarakat Baduy, Jawa, dan masyarakat lainnya di Indonesia menunjukkan kekuatan pemersatu bangsa melalui keberagaman suku, ras, budaya, agama, dan Bahasa.
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan:
Kearifan lokal terkait dengan sila keempat Pancasila dapat tercermin dalam praktik demokrasi, musyawarah mufakat, dan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan di tingkat local.
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia:
Kearifan lokal terkait dengan sila kelima Pancasila mencakup praktik-praktik yang mendukung terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, seperti kerja bakti, gotong-royong, dan partisipasi dalam membangun masyarakat yang adil dan Makmur.

D. Bagaimanakah cara menjaga dan melestarikan kearifan lokal di Indonesia yang terkait dengan sistem etika berdasarkan sila-sila Pancasila
1. Pendidikan Nilai dan Karakter:
Mendorong pendidikan nilai dan karakter yang mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dengan kearifan lokal. Hal ini dapat dilakukan melalui kurikulum sekolah yang memasukkan pembelajaran tentang kearifan lokal dan nilai-nilai Pancasila.
2. Pelestarian Budaya dan Adat Istiadat:
Mendukung pelestarian budaya, adat istiadat, dan kearifan lokal oleh pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak. Hal ini termasuk dalam upaya penguatan identitas keindonesiaan dan menjaga eksistensi kepribadian bangsa Indonesia dari pengaruh globalisasi.
3. Implementasi Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari:
Mendorong implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, seperti gotong-royong, sikap adil, persatuan, dan keadilan sosial. Hal ini dapat dilakukan dengan melibatkan generasi muda dan mempraktikkan nilai-nilai tersebut dalam berbagai aktivitas.
4. Studi Kepustakaan dan Analisis Historis:
Melakukan studi kepustakaan dan analisis historis terkait kearifan lokal khususnya di berbagai daerah di Indonesia. Hal ini dapat membantu dalam memahami nilai-nilai lokal yang dapat diintegrasikan dengan nilai-nilai pancasila.

Pancasila teknik Elektro A -> Forum Analisis Video

by Agam Armando -
Nama: Agam Armando
Npm: 2315031089

Etika adalah hal penting yang sangat diperlukan untuk menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara dengan baik karena etika berperan penting dalam membentuk karakter dan perilaku manusia dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan bernegara. Etika Pancasila adalah cabang filsafat yang berasal dari nilai-nilai Pancasila untuk mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara secara harmonis dan damai.
1. Sila pertama: Ketuhan Yang Maha Esa.
Ketuhanan Yang Maha Esa adalah sila pertama Pancasila, yang mengandung dimensi moral dan nilai spiritualitas yang mendekatkan manusia kepada Tuhan. Aturan atau prinsip-prinsip yang terkandung dalam sila ini dapat membantu manusia menjadi sadar diri sehingga mereka dapat menjaga tingkah laku dan etika mereka sendiri.
2. Sila Kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab Sila ini memiliki dimensi humanus, yang berarti memperlakukan sesama manusia secara manusiawi dan menghargai sesama manusia dalam interaksi sosial. Sila kedua Pancasila ini berkaitan dengan penerapan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari, seperti: Mencintai setiap orang tanpa membeda-bedakan agama, suku, warna kulit, pendidikan, atau status sosial, tidak mengganggu orang lain, menghormati dan menghargai pendapat orang lain, menyelesaikan masalah dengan adil tanpa mempertimbangkan latar belakang individu seperti suku, ras, budaya, dll.
Sila ini juga menekankan bahwa setiap orang memiliki hak dan kewajiban yang sama tanpa membedakan agama, suku, keturunan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit, atau kepercayaan lainnya.
3. Sila ketiga: Persatuan Indonesia Salah satu dari lima sila Pancasila adalah asas persatuan, yang mencakup aspek solidaritas, rasa kebersamaan, dan cinta tanah air. Sila ini menekankan betapa pentingnya persatuan dan kebersamaan warga negara Indonesia, serta cinta tanah air. Dengan memiliki nilai-nilai ini, masyarakat Indonesia dapat memiliki rasa saling memiliki untuk mempertahankan bangsa ini.
4. Sila Keempat: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Sila keempat ini yaitu sila kerakyatan yang mengandung sikap saling menghargai. Jika ada perbedaan pendapat dalam suatu kelompok, organisasi, atau bahkan negara, prinsip ini akan membantu sekelompok orang saling menghargai dan menerima pendapat orang lain dalam suatu musyawarah.
5. Sila Kelima: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Sila Kelima berbicara tentang keadilan, yang mencakup nilai kepedulian dan kepedulian terhadap nasib orang lain.Pengamalan Sila Kelima dalam kehidupan sehari-hari dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti: melakukan perbuatan yang berbudi luhur, seperti menunjukkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotong-royongan, adil terhadap sesame, menjunjung tinggi hak orang lain.
Oleh karena itu, pengamalan Sila Kelima Pancasila adalah upaya untuk mewujudkan keadilan sosial bagi semua rakyat Indonesia serta menunjukkan rasa tanggung jawab dan keinginan untuk membantu orang lain dalam kehidupan sehari-hari.

Urgensi Pancasila dalam sistem etika :
1. Menempatkan sila-sila pancasila sebagai etika berarti menjadikan pancasila sebagai moral dan inspirasi bagi penentu sikap kita dalam mengambil tindakan dan keputusan
2. Memberikan pedoman bagi setiap warga negara sehingga memiliki orientasi yang jelas dalam tata pergaulan baik lokal, nasional ataupun internasional
3. Menjadi dasar analisis berbagai kebijakan sehingga tidak keluar dari semangat mendarah kebangsaan yang berjiwa Pancasila.

Pancasila teknik Elektro A -> Forum Analisis Jurnal

by Agam Armando -
Nama: Agam Armando
NPM: 2315031089

Jurnal tersebut membahas tentang filsafat ilmu dan peranannya dalam menyelesaikan persoalan kebangsaan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia, terutama dalam konteks pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup di dalam masyarakat.

Aspek-aspek yang dibahas dalam jurnal tersebut adalah ontologi, epistemologi, dan aksiologi dalam konteks Pancasila sebagai pandangan hidup dan filsafat bangsa Indonesia.

Menurut Jurnal tersebut, salah satu masalah yang dihadapi oleh bangsa Indonesia adalah kurangnya pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup di dalam masyarakat. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kurangnya pendidikan dan sosialisasi tentang Pancasila, serta adanya praktek-praktek yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, seperti korupsi dan pelanggaran hak asasi manusia.

Pancasila dianggap penting bagi bangsa Indonesia karena merupakan sistem ajaran yang menjadi dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Pancasila juga dianggap sebagai norma fundamental yang berfungsi sebagai cita-cita atau ide yang harus diwujudkan menjadi suatu kenyataan. Oleh karena itu, pengamalan Pancasila dianggap penting dalam upaya mengatasi persoalan kebangsaan di Indonesia, dan dapat dilakukan melalui jalur pendidikan dan sosialisasi nilai-nilai Pancasila.

peran ilmuwan dan akademisi dalam pengembangan Pancasila adalah untuk melakukan pengajaran, seminar, penelitian, atau penyusunan karya ilmiah yang dapat membantu mengembangkan Pancasila melalui jalur akademik . Selain itu, ilmuwan dan akademisi juga dapat membantu mengkaji permasalahan secara ilmiah dan menyelesaikan persoalan kebangsaan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia . Dengan demikian, peran ilmuwan dan akademisi sangat penting dalam pengembangan Pancasila dan penyelesaian masalah kebangsaan.