Nama : Dimas Dwi Prasetyo
NPM : 2315031041
A. Saya setuju dengan isi artikel tersebut bahwa akhlak-less bukanlah budaya kita sebagai bangsa Indonesia. Meskipun memang benar tidak banyak dari anak-anak atau remaja kita seperti sudah melupakan budaya kita dan berlaku tidak selayaknya kepada orang lain tetapi, Kita memiliki budaya sopan santun, ramah-tamah, dan toleransi yang kuat. Hal positif yang bisa diambil dari artikel ini adalah pentingnya menjaga dan melestarikan budaya baik Indonesia agar tetap bertahan.
B. Pancasila sebagai sistem etika memiliki kaitan dengan isi artikel tersebut karena Pancasila mengandung nilai-nilai moral yang menjadi dasar bagi kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Salah satu nilai-nilai tersebut adalah sila ke-empat, "Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan". Nilai ini menekankan pentingnya musyawarah dan kesepakatan dalam mengambil keputusan, serta menghargai pendapat orang lain. Hal ini berkaitan dengan pentingnya menjaga budaya sopan santun dan toleransi di Indonesia.
C. Berbagai kearifan lokal di Indonesia yang terkait dengan sistem etika berdasarkan sila-sila Pancasila antara lain:
- Gotong royong: nilai ini terkait dengan sila ke-empat, karena menekankan pentingnya kerjasama dan musyawarah dalam mengambil keputusan.
- Adat istiadat: nilai ini terkait dengan sila ke-empat dan kelima, karena menekankan pentingnya menghargai pendapat orang lain dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
- Sopan santun: nilai ini terkait dengan sila ke-empat dan kelima, karena menekankan pentingnya menghormati orang lain dan menjaga keharmonisan dalam masyarakat.
- Toleransi: nilai ini terkait dengan sila ke-empat dan kelima, karena menekankan pentingnya menghargai perbedaan dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
D. Cara menjaga dan melestarikan kearifan lokal di Indonesia yang terkait dengan sistem etika berdasarkan sila-sila Pancasila antara lain:
- Mengajarkan nilai-nilai Pancasila sejak dini kepada generasi muda.
- Menjaga dan melestarikan adat istiadat dan tradisi lokal.
- Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gotong royong, sopan santun, dan toleransi.
- Mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan yang memperkuat nilai-nilai Pancasila, seperti kegiatan sosial dan keagamaan.
- Menjaga dan memperkuat lembaga-lembaga yang berperan dalam menjaga dan melestarikan kearifan lokal, seperti lembaga adat dan keagamaan.
NPM : 2315031041
A. Saya setuju dengan isi artikel tersebut bahwa akhlak-less bukanlah budaya kita sebagai bangsa Indonesia. Meskipun memang benar tidak banyak dari anak-anak atau remaja kita seperti sudah melupakan budaya kita dan berlaku tidak selayaknya kepada orang lain tetapi, Kita memiliki budaya sopan santun, ramah-tamah, dan toleransi yang kuat. Hal positif yang bisa diambil dari artikel ini adalah pentingnya menjaga dan melestarikan budaya baik Indonesia agar tetap bertahan.
B. Pancasila sebagai sistem etika memiliki kaitan dengan isi artikel tersebut karena Pancasila mengandung nilai-nilai moral yang menjadi dasar bagi kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Salah satu nilai-nilai tersebut adalah sila ke-empat, "Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan". Nilai ini menekankan pentingnya musyawarah dan kesepakatan dalam mengambil keputusan, serta menghargai pendapat orang lain. Hal ini berkaitan dengan pentingnya menjaga budaya sopan santun dan toleransi di Indonesia.
C. Berbagai kearifan lokal di Indonesia yang terkait dengan sistem etika berdasarkan sila-sila Pancasila antara lain:
- Gotong royong: nilai ini terkait dengan sila ke-empat, karena menekankan pentingnya kerjasama dan musyawarah dalam mengambil keputusan.
- Adat istiadat: nilai ini terkait dengan sila ke-empat dan kelima, karena menekankan pentingnya menghargai pendapat orang lain dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
- Sopan santun: nilai ini terkait dengan sila ke-empat dan kelima, karena menekankan pentingnya menghormati orang lain dan menjaga keharmonisan dalam masyarakat.
- Toleransi: nilai ini terkait dengan sila ke-empat dan kelima, karena menekankan pentingnya menghargai perbedaan dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
D. Cara menjaga dan melestarikan kearifan lokal di Indonesia yang terkait dengan sistem etika berdasarkan sila-sila Pancasila antara lain:
- Mengajarkan nilai-nilai Pancasila sejak dini kepada generasi muda.
- Menjaga dan melestarikan adat istiadat dan tradisi lokal.
- Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gotong royong, sopan santun, dan toleransi.
- Mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan yang memperkuat nilai-nilai Pancasila, seperti kegiatan sosial dan keagamaan.
- Menjaga dan memperkuat lembaga-lembaga yang berperan dalam menjaga dan melestarikan kearifan lokal, seperti lembaga adat dan keagamaan.