Posts made by Annisa Luthfiyyah

AUDITING A2026 -> Diskusi

by Annisa Luthfiyyah -
Nama : Annisa Luthfiyyah
NPM : 2313031010

1. Pemeriksaan kas dan setara kas bertujuan untuk memastikan bahwa saldo kas benar-benar ada, lengkap, dan disajikan secara wajar dalam laporan keuangan.
2. Dalam audit kas dan setara kas, auditor perlu mempertimbangkan risiko kecurangan, kekuatan pengendalian internal, dan besarnya saldo kas. Selain itu, perlu diperhatikan pembatasan penggunaan kas, transaksi tidak biasa, serta kesesuaian kriteria setara kas sebagai aset yang likuid dan jangka pendek.
3. Pemeriksaan kas memiliki hubungan erat dengan piutang karena pelunasan piutang akan menghasilkan kas. Auditor perlu memastikan bahwa kas yang diterima benar-benar berasal dari piutang yang tercatat. Risiko yang dapat terjadi antara lain lapping (penggelapan kas) serta kesalahan pencatatan yang mempengaruhi keduanya. Oleh karena itu, auditor biasanya menguji penerimaan kas setelah tanggal neraca dan melakukan konfirmasi piutang yang ditelusuri ke penerimaan kas.
4. Contoh empiris yang sering dijadikan referensi antara lain kasus kecurangan kas melalui lapping, yaitu ketika kasir menahan pembayaran pelanggan dan menggunakan dana dari pelanggan lain untuk menutupi kekurangan, sehingga saldo kas tidak sesuai dan piutang tampak belum dibayar. Selain itu, pada kasus PT Garuda Indonesia, terdapat salah saji dalam pengakuan pendapatan yang berdampak pada kas dan piutang karena pendapatan diakui sebelum kas benar-benar diterima.

AUDITING A2026 -> Brainstorming

by Annisa Luthfiyyah -
Nama : Annisa Luthfiyyah
NPM : 2313031010

Hubungan antara proses audit dan risiko audit sangat erat karena dalam setiap tahapan audit auditor harus mempertimbangkan tingkat risiko yang mungkin terjadi dalam pemeriksaan laporan keuangan. Risiko audit merupakan kondisi ketidakpastian yang dihadapi auditor yang dapat menyebabkan kesimpulan atau pendapat yang diberikan tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Dalam praktiknya, auditor harus menyadari adanya kemungkinan kesalahan dalam bukti audit, kelemahan pengendalian internal, maupun ketidakpastian apakah laporan keuangan telah disajikan secara wajar. Oleh karena itu, dalam proses audit auditor perlu merancang prosedur audit yang tepat serta mempertimbangkan berbagai risiko agar tujuan audit dapat tercapai dan kesalahan material dapat diminimalkan.

Berdasarkan hasil penelitian Suryo (2017) dalam Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, risiko audit memiliki pengaruh terhadap kualitas audit yang dihasilkan auditor. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa risiko audit bersama dengan time budget pressure memberikan kontribusi pengaruh terhadap kualitas audit sebesar 34,20%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar kedua variabel tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin baik auditor dalam memahami dan mengelola risiko audit dalam proses pemeriksaan, maka kualitas audit yang dihasilkan juga akan semakin baik. Dengan demikian, penilaian dan pengelolaan risiko audit menjadi bagian penting dalam proses audit agar laporan keuangan yang diaudit dapat dipercaya oleh para pemangku kepentingan.

Sumber:
Suryo, M. (2017). Pengaruh Time Budget Pressure dan Risiko Audit Terhadap Kualitas Audit (Survey Pada Auditor di Kantor Akuntan Publik di Bandung). Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 5(1), 1325–1336.

AUDITING A2026 -> Brainstorming

by Annisa Luthfiyyah -
Nama : Annisa Luthfiyyah
NPM : 2313031010

Menurut saya, kertas kerja pemeriksaan memiliki urgensi yang sangat penting dalam proses auditing karena berfungsi sebagai bukti tertulis dari seluruh prosedur audit yang telah dilakukan oleh auditor. Melalui kertas kerja ini, auditor dapat mendokumentasikan langkah pemeriksaan, bukti yang diperoleh, serta kesimpulan yang dihasilkan sehingga setiap opini audit yang diberikan dapat dipertanggungjawabkan secara profesional. Selain itu, kertas kerja pemeriksaan juga membantu proses pengawasan dan peninjauan oleh auditor lain, serta menjadi dasar dalam penyusunan laporan audit dan referensi untuk audit pada periode berikutnya. Dengan adanya dokumentasi yang lengkap dan sistematis tersebut, kualitas audit dapat lebih terjamin dan memberikan kepercayaan kepada para pengguna laporan keuangan.