NPM : 2213054041
1. Pertahankan Kontak Mata
Kita semua tahu bahwa mata adalah jendela hati, oleh karena itu menjaga kontak mata sangatlah penting dalam menyampaikan atau mendengarkan pesan. Coba bayangkan ketika seorang pembicara yang berbicara di atas panggung tidak mau menatap para audiensnya, melainkan mengarahkan pandangannya ke bawah dan menunduk seperti orang yang sedang bersedih.
2. Perhatikan Vokalik atau Paralanguage
Apa yang dimaksud dengan “Paralanguage” atau “Vokalik”? Vokalik atau paralanguage adalah unsur nonverbal dalam suatu ucapan, atau bisa dikatakan sebagai cara berbicara. Contoh dari paralanguage adalah nada suara, nada keras, nada lembut (lemah) dalam suara, intonasi, kualitas suara dan kecepatan dalam berbicara.
Penyampaian yang baik adalah menggunakan variasi dalam tingkat nada, intonasi atau dengan kata lain menggunakan paralanguage yang tepat. Penggunaan paralanguage atau vokalik bertujuan untuk menghindari penyampaian yang monoton.
3. Perhatikan Cara Pengucapan
Cara kita mengartikulasikan dan mengucapkan kata-kata adalah sesuatu yang penting untuk diperhatikan, tujuannya agar para pendengar dapat memahami kata-kata yang kita sampaikan.
Cara yang bisa kita lakukan untuk melatih pengucapan yang jelas yaitu dengan berbicara dengan menunjukkan gigi. Ketika kita sedang berbicara dan merasa pembicaraan kita sudah semakin cepat, maka kontrol kecepatan suara kita dengan menunjukkan gigi kita kembali ketika berbicara.
4. Jauhi Segala Hambatan Nonverbal di Area
Hambatan nonverbal ini biasanya sesuatu yang menghalangi interaksi kita dengan para audiens, misalnya tangga panggung yang terlalu menjulang tinggi, sehingga kita sulit untuk turun ke bawah panggung dan berinteraksi langsung dengan audiens.
Menggunakan area atau tempat penyampaian pesan dengan mengetahui titik-titik strategis yang tepat akan membuat kita semakin percaya diri dalam menyampaikan pesan. Hasilnya, kita akan terlihat nyaman, aman, santai dan sangat menikmatinya.
5. Lakukan Beberapa Gerakan dan Kuasai Perpindahan yang Baik
Kita perlu memastikan agar setiap kata yang diucapkan dan gerakan yang ditampilkan sama. Jika kata-kata yang disampaikan adalah untuk menyemangati orang lain, maka pergerakan kita juga harus bersemangat.