FORUM DISKUSI

Topik Diskusi

Topik Diskusi

oleh Ari Sofia -
Jumlah balasan: 20

Jelaskan bagaimana cara menyampaikan dan mendengarkan pesan secara lisan dengan lancar dan baik?

Sebagai balasan Ari Sofia

Re: Topik Diskusi

oleh Paula Sherly Nanda Oktaviati 2213054039 -
Nama : Paula Sherly Nanda Oktaviati
NPM : 2213054039
Kelas : 3A
Jelaskan bagaimana cara menyampaikan dan mendengarkan pesan secara lisan dengan lancar dan baik?
1. Cara menyampaikan pesan secara lisan dengan lancar dan baik (https://bem.vokasi.ui.ac.id/komunikasi-lisan-yang-baik/)
• Mendengarkan lawan bicara
• Mengajukan pertanyaan
• Memberikan informasi dengan jelas
• Mengkombinasikan komunikasi verbal dan non-verbal
• Membangun kepercayaan
• Mencegah dan mengatasi masalah
• Mendapat pengarahan
• Meningkatkan kekompakan

2. Cara mendengarkan pesan secara lisan dengan lancer dan baik (https://media.neliti.com/media/publications/54775-ID-pentingnya-ketrampilan-mendengar-dalam-m.pdf)

a.       Menerima: anda memulai mendengarkan pesan secara fisik dan mengajui bahwa anda memang mendengarkan. Penerimaan secara fisik dapat terganggu oleh suara bising, pendengaran yang kurang baik, atau kurang menaruh perhatian. Beberapa ahli juga menyertakan pesan non verbal sebagai bagian dari tahap ini, karena factor-faktor tersebut juga memengaruhi proses mendengarkan.

b.      Menafsirkan (decoding): langkah anda berikutnya adalah memberikan arti terhadap suara, yang dapat anda lakukan menurut nilai-nilai, kepercayaan, ide, harapan, kebutuhan, dan sejarah pribadi anda.

c.       Mengingat: sebelum anda dapat bertindak berdasarkan informasi tersebut, anda perlu menyimpannya lebih dulu untuk diproses di waktu yang akan datang. Anda perlu menangkap informasi tersebut dalam memori jangka pendek, kemudian menstrafernya ke memori jangka panjang untuk disimpan dengan aman.

d.      Mengevaluasi: dengan diterimanya pesan dari pembicara, langkah anda berikutnya adalah mengevaluasi pesan tersebut dengan menerapkan keterampilan berfikir kritis. Pisahkanlah fakta dan opini dan evaluasilah kualitas bukti tersebut.

e.        Merespon: setelah anda melakukan evaluasi terhadap pesan pembicara, anda sekarang bereaksi. Bila anda berkomunikasi dari satu orang ke satu orang lainnya atau dalam kelompok kecil, respons awal biasanya berupa umpan balik lisan. Bila anda salah satu dari banyak audiens, respons awal anda mungkin berupa tepuk tangan, tertawa, atau diam. Baru kemudian anda mungkin bertindak berdasarkan apa yang anda dengar. Kegiatan mendengarkan orang lain merupakan kegiatan yang sudah sering dilakukan, baik yang dilakukan melalui bertatap muka (face-to-face) maupun dalam suatu kelompok. Setiap individu memiliki berbagai macam tujuan ketika mendengarkan sesuatu, antara lain berinteraksi dengan orang lain, menerima informasi, mengatasi masalah, dan saling berbagi perasaan dengan orang lain. Kegiatan mendengarkan (menyimak) suatu percakapan dengan orang lain merupakan bagian penting dalam memahami suatu pesan yang disampaikan oleh orang lain. Dalam hal ini, istilah mendengarkan (listening) bukanlah kegiatan yang statis tetapi dinamis, yaitu kegiatan mendengar secara aktif percakapan dengan orang lain yang dituntut adanya konsentrasi secara penuh dan tidak terpengaruh oleh factor-faktor pengganggu dalam suatu percakapan tersebut.


Sebagai balasan Ari Sofia

Re: Topik Diskusi

oleh Rahmawati Ayu Anggraeni -
Nama : Rahmawati Ayu Anggraeni
Npm : 2213054057
Kelas : 3A

1. Cara menyampaikan pesan secara lisan

a. Menyampaikan tujuan dengan jelas.
b. Tidak perlu banyak memikirkan suatu hal yang tidak bisa dikontrol.
c. Meningkatkan rasa percaya diri.
Menghargai, mendengarkan, memperhatikan, dan menanggapi apa yang dibicarakan lawan bicara dengan baik.
d. Menerapkan keterbukaan dan e. kejujuran.
f. Tidak fokus dengan pembicara diri sendiri.
g. Menjadikan komunikasi yang hangat dan menyenangkan.

2. Cara mendengarkan pesan secara lisan
Cara Menjadi Pendengar dalam Kehidupan Sehari-Hari
1. Dengarkan dengan Sepenuh Hati
2. Jangan Potong Ceritanya
3. Beri Refleks yang Positif
4. Beri Pernyataan yang Membuatnya Dimengerti
5. Beri Masukan Jika Diminta
6. Hargai Keterbukaan Lawan Bicara
7. Empati
8. Tenangkan Lawan Bicara
9. Tidak Mempersiapkan Jawaban Selama Lawan Bicara Sedang berbicara
Sebagai balasan Ari Sofia

Re: Topik Diskusi

oleh Nadya Napalka Sitepu -
Nama: Nadya Napalka Sitepu
NPM: 2213054063
Kelas: 3A

1. Cara menyampaikan pesan secara lisan dengan lancar dan baik
• Memahami tujuan dari pembicaraan
• Buat pembicaraan yang ringkas dan efektif
• Hindari interupsi
• Tuangkan perasaan ketika berbicara
• Berbicara dengan volume suara yang sesuai
• Lihat lawan bicara
• Pastikan ekspresimu tetap santai dan tidak tegang
• Perhatikan bahasa tubuh lawan bicara
• Mengajukan pertanyaan
• Menjadikan komunikasi yang hangat dan menyenangkan

2. Cara mendengarkan pesan secara lisan dengan lancar dan baik
1) Mendengar evaluatif adalah kegiatan mendengar sambil melakukan evaluasi terhadap kata-kata yang diucapkan pembicara. Kemudian hasil evaluasi tersebut disampaikan kembali kepada pembicara dalam berbagai bentuk seperti penolakan, persetujuan, dan lain-lain.
2) Mendengar proyektif adalah memproyeksikan diri pendengar ke alam pikiran pembicara merupakan cara mendengar secara proyektif. Pendengar berusaha memahami pandangan pembicara dan memahami setiap arti kata sampai pembicaraan selesai.
• Cara yang dapat dilakukan untuk menjadi pendengar yang aktif dan efektif, yaitu:
1. Mendengar penuh konsentrasi
2. Menangkap pesan-pesan yang penting atau inti pembicaraannya
3. Mencatat hal yang dirasakan penting
Sebagai balasan Ari Sofia

Re: Topik Diskusi

oleh Seftia Putri Ananda 2213054003 -
Nama : Seftia putri ananda
NPM : 2213054003

menjelaskan bagaimana cara menyampaikan dan mendengarkan pesan secara lisan dengan lancar dan baik?

Cara Menyampaikan pesan secara lisan
1. Menyampaikan tujuan dengan jelas.
2. Tidak perlu banyak memikirkan suatu hal yang tidak bisa dikontrol.
3. Meningkatkan rasa percaya diri.
4. Menghargai, mendengarkan, memperhatikan, dan menanggapi apa yang dibicarakan lawan bicara dengan baik.
5. Menerapkan keterbukaan dan kejujuran.


Mendengarkan dan berbicara merupakan hal yang utama dalam berkomunikasi secara interpersonal. Pendengar aktif adalah mendengar untuk mengerti apa yang dikatakan dibalik pesan itu. Apabila terjadi kekurangan dalam proses mendengarkan maka yang terjadi adalah ketidak-mengertian bahasa yang digunakan dalam menerjemahkan pesan yang disampaikan, kurangnya waktu untuk menerjemahkan pesan dalam bentuk kata-kata, atau mengabaikan isyarat nonverbal yang mengiringi pesan verbal. Seseorang yang mendengarkan dengan aktif harus dapat mengetahui juga pesan yang diterima secara keseluruhan dan dari sudut pandang yang berbeda dari apa yang dikatakan seseorang.
Cara mendengarkan pesan secara lisan dengan lancar dan baik
1) Mendengar evaluatif adalah kegiatan mendengar sambil melakukan evaluasi terhadap kata -kata yang diucapkan pembicara. Kemudian hasil evaluasi tersebut disampaikan kembali kepada pembicara dalam berbagai bentuk seperti persetujuan, persetujuan, dan lain-lain.
2) Mendengar proyektif adalah memproyeksikan diri pendengar ke alam pikiran pembicara merupakan cara mendengar secara proyektif. Pendengaran berusaha memahami pandangan pembicara dan memahami setiap arti kata sampai pembicaraan selesai.
• Cara yang dapat dilakukan untuk menjadi pendengar yang aktif dan efektif, yaitu:
1. Mendengar penuh konsentrasi
2. Menangkap pesan-pesan yang penting atau inti pembicaraannya
3. Mencatat hal-hal yang dianggap penting.
Sebagai balasan Ari Sofia

Re: Topik Diskusi

oleh Denaya Yuliana putri -
Nama:denaya Yuliana putri
Kelas:3A
Npm:2213054011

berkomunikasi secara lisan dengan baik dan benar harus memperhatikan bagian seperti berikut:
1. Vocabulary (perbendaharaan kata)
2. Intonasi Suara
3. Mimik atau Ekspresi Wajah
4. Penyampaian Pesan
5. Kecerdasan,/pengetahuan
6. Jenis kelamin
7. Lingkungan keluarga
8. Lingkungan budaya
9. Kondisi ekonomi.
Berdasarkan pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa komunikasi yang baik mempengaruhi komunikasi lisan harus diperhatikan sehingga menghasilkan komunikasi lisan yang efektif dan tepat sasaran
Sebagai balasan Ari Sofia

Re: Topik Diskusi

oleh Nur Habiburrohmah -
Nama : Nur Habiburrohmah
Npm : 2213054021

1. Untuk menyampaikan dan mendengarkan pesan secara lisan dengan lancar dan baik, berikut adalah beberapa tips yang dapat dilakukan:

●Menyampaikan Pesan:
•Gunakan Bahasa yang Jelas: Hindari penggunaan bahasa yang ambigu atau kompleks. Gunakan kata-kata yang sederhana dan jelas.
•Gunakan Intonasi yang Tepat: Intonasi suara Anda dapat mengungkapkan emosi dan penekanan dalam pesan Anda. Gunakan intonasi yang tepat sesuai konteks.
•Persiapkan Pesan: Sebelum berbicara, persiapkan pesan Anda dengan baik. Ketahui apa yang ingin Anda sampaikan dan struktur pesan Anda.

●Mendengarkan Pesan:
•Berikan Perhatian Penuh: Fokuskan perhatian Anda pada pembicara. Jangan terganggu oleh pikiran atau perangkat lain.
•Pertahankan Kontak Mata: Tunjukkan bahwa Anda mendengarkan dengan baik dengan mempertahankan kontak mata dan mengangguk sesekali.
•Jangan Memotong Pembicara: Hindari memotong pembicara atau menginterupsi mereka. Biarkan mereka menyelesaikan pembicaraan sebelum Anda merespons.
•Tanyakan Pertanyaan: Jika ada ketidakjelasan atau Anda ingin informasi lebih lanjut, tanyakan pertanyaan dengan sopan.
Sebagai balasan Ari Sofia

Re: Topik Diskusi

oleh Monica Dian Kristiadi -
Nama : Monica Dian kristiadi
NPM : 2213054035
Kelas : 3A

Jelaskan bagaimana cara menyampaikan dan mendengarkan pesan secara lisan dengan lancar dan baik?
= Pada umumnya, komunikasi dilakukan dengan menggunakan kata-kata (lisan) yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak
komunikasi hanya akan efektif apabila pesan yang disampaikan dapat ditafsirkan sama oleh komunikan. Penyampaian pesan secara yang baik pula haruslah lugas, jas, dan efesien. Sebuah komunikasi bukan hanya sekedar pertukaran kata.
Cara Membangun Komunikasi Lisan yang Efisien dan Efektif:
● Mendengarkan lawan bicara.
● Mengajukan pertanyaan.
● Memberikan informasi dengan jelas.
● Mengkombinasikan komunikasi verbal dan non-verbal.
● Membangun kepercayaan.
● Mencegah dan mengatasi masalah.
● Mendapat pengarahan.
● Meningkatkan kekompakan.

Secara ringkas, proses berlang- sungnya komunikasi bisa dijelaskan seperti
berikut:
1. Komunikator (sender) yang mempunyai maksud berkomunikasi dengan orang lain mengirimkan suatu pesan kepada orang yang dimaksud. Pesan yang disampaikan itu bisa berupa informasi dalam bentuk bahasa ataupun lewat simbol-simbol yang bisa dimengerti kedua pihak.
2. Pesan (message) itu disampaikan atau dibawa melalui suatu media atau saluran baik secara langsung maupun tidak lang- sung. Contohnya berbicara langsung melalui telepon, surat, e-mail, atau media
lainnya.
3. Komunikan (receiver) menerima pesan yang disampaikan dan menerjemahkan isi pesan yang diterimanya ke dalam bahasa yang dimengerti oleh komunikan
itu sendiri.
4. Komunikan (receiver) memberikan um- pan balik (feedback) atau tanggapan atas pesan yang dikirimkan kepadanya, apakah dia mengerti atau memahami pesan yang dimaksud oleh si
komunikator
Sebagai balasan Ari Sofia

Re: Topik Diskusi

oleh Uswatun hasanah 2213054051 -
Nama: Uswatun Hasanah
Npm 2213054051

Menyampaikan dan mendengarkan pesan secara lisan dengan lancar dan baik melibatkan beberapa prinsip penting:

Menyampaikan Pesan:

1. Jelas dan Tegas: Sampaikan pesan Anda dengan jelas dan tegas. Hindari ambigu dan gunakan kata-kata yang tepat.

2. Gunakan Bahasa Tubuh: Ekspresi wajah, gerakan tangan, dan kontak mata dapat membantu menyampaikan pesan dengan lebih efektif.

3. Pengaturan Waktu: Pertimbangkan timing saat berbicara, hindari terburu-buru, dan pastikan ada waktu yang cukup untuk menyampaikan pesan.

4. Adaptasi kepada Pendengar: Sesuaikan bahasa dan gaya berbicara dengan pendengar. Apakah mereka ahli di topik ini atau tidak?

5. Praktik dan Persiapan: Latihan dan persiapan sebelumnya akan membantu Anda merasa lebih percaya diri.

Mendengarkan Pesan:

1. Kontak Mata: Saat mendengarkan, berikan perhatian penuh kepada pembicara dengan menjaga kontak mata.

2. Tidak Memotong Pembicara: Hindari memotong pembicara atau menginterupsi. Biarkan mereka menyelesaikan pemikirannya sebelum Anda merespons.

3. Ajukan Pertanyaan: Jika Anda tidak mengerti atau ingin klarifikasi, ajukan pertanyaan dengan sopan.

4. Berikan Umpan Balik: Setelah pembicara selesai, berikan umpan balik yang relevan atau ringkasan dari apa yang Anda dengar.

5. Hindari Gangguan: Hindari gangguan eksternal yang dapat mengganggu konsentrasi Anda saat mendengarkan.

6. Praktikkan Empati: Coba untuk memahami sudut pandang pembicara, bahkan jika Anda tidak setuju dengannya.

7. Kemampuan ini dapat terus ditingkatkan dengan latihan dan kesadaran diri. Mendengarkan dengan baik sama pentingnya dengan kemampuan berbicara secara efektif.
Sebagai balasan Ari Sofia

Re: Topik Diskusi

oleh Riska Miliasari 2213054031 -
Nama : Riska Miliasari
Npm : 2213054031


Untuk menyampaikan dan mendengarkan pesan secara lisan dengan lancar dan baik, dapat mengikuti beberapa langkah berikut:

a. Persiapan:
-Tentukan tujuan Anda dalam berbicara atau mendengarkan.
-Siapkan materi atau informasi yang akan Anda sampaikan atau yang perlu Anda dengarkan.

b. Berbicara dengan Lancar:
-Jaga kejelasan dalam berbicara. Hindari penggunaan kata-kata yang ambigu atau terlalu teknis jika audiens Anda tidak memahaminya.
-Berbicaralah dengan tenang, pelan, dan dengan volume yang sesuai agar audiens dapat mendengar dengan jelas.
-Gunakan bahasa tubuh dan ekspresi wajah yang mendukung pesan Anda.
-Berlatihlah berbicara di depan cermin atau dengan teman jika perlu.

c. Mendengarkan dengan Baik:
-Fokuskan perhatian Anda pada pembicara dan hindari gangguan.
-Dengarkan dengan penuh perhatian, tanpa memotong pembicara atau menginterupsi.
-Berikan umpan balik sesuai jika diperlukan, seperti mengangguk atau memberikan respon verbal yang sesuai.
-Pertimbangkan bahasa tubuh pembicara dan intonasi suaranya untuk memahami pesannya dengan lebih baik.

d. Bertanya dan Menyampaikan Pertanyaan:
-Gunakan pertanyaan terbuka (pertanyaan yang memerlukan jawaban lebih panjang) untuk memperdalam pemahaman Anda.
-Hindari mengajukan pertanyaan yang bersifat menyerang atau mengkritik saat mendengarkan.

e. Praktek dan Umpan Balik:
-Latihan adalah kunci untuk meningkatkan keterampilan berbicara dan mendengarkan.
-Terima umpan balik dari teman, kolega, atau pelatih untuk memperbaiki kelemahan Anda.

f. Adaptasi:
-Sesuaikan gaya berbicara dan mendengarkan Anda sesuai dengan audiens Anda. Misalnya, Anda mungkin berbicara berbeda di depan teman daripada di depan atasan.
Sebagai balasan Ari Sofia

Re: Topik Diskusi

oleh Silfi Fitriyani -
Nama: Silfi Fitriyani
Npm: 2213054025

Jawaban:
Menyampaikan dan mendengarkan pesan secara lisan dengan lancar dan baik adalah keterampilan komunikasi yang penting dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam konteks profesional maupun sosial. Berikut adalah beberapa panduan untuk melakukan kedua hal tersebut dengan baik:

Menyampaikan Pesan dengan Lancar dan Baik:
  • Persiapan: Sebelum berbicara, pikirkan pesan Anda dengan baik. Tentukan apa yang ingin Anda sampaikan, dan jika perlu, buatlah kerangka pesan atau poin-poin utama yang akan Anda sampaikan.
  • Penggunaan Bahasa yang Jelas: Berbicaralah dengan jelas dan gunakan bahasa yang mudah dipahami oleh pendengar Anda. Hindari penggunaan kata-kata atau frasa yang ambigu atau berbelit-belit.
  • Intonasi dan Volume Suara: Gunakan intonasi yang sesuai untuk menunjukkan emosi atau penekanan pada pesan Anda. Pastikan volume suara Anda cukup keras untuk didengar, tetapi tidak terlalu keras.
  • Tubuh dan Bahasa Wajah: Bahasa tubuh dan ekspresi wajah juga penting. Pertahankan kontak mata yang baik dan gunakan gerakan tangan atau postur tubuh untuk mendukung pesan Anda.
  • Menghindari Gangguan: Pastikan Anda berbicara di lingkungan yang tenang dan bebas dari gangguan. Hindari berbicara dalam situasi bising atau dengan gangguan lain yang dapat mengganggu konsentrasi.
  • Praktik Berbicara: Praktikkan pesan Anda sebelumnya jika perlu, terutama jika Anda harus menyampaikan informasi penting atau pidato di depan publik.
  • Kemampuan Mendengarkan: Saat berbicara, luangkan waktu untuk mendengarkan respons dari pendengar Anda. Ini memungkinkan Anda untuk menyesuaikan pesan Anda sesuai dengan reaksi mereka.
Mendengarkan Pesan dengan Lancar dan Baik:
  • Berikan Perhatian Penuh: Fokuskan perhatian Anda pada pembicara dan pesan yang disampaikan. Hindari distraksi seperti perangkat elektronik atau pikiran yang melayang.
  • Tahan Diri dari Interrupsi: Jangan menginterupsi pembicara sebelum dia selesai berbicara. Biarkan mereka menyelesaikan pikirannya sebelum Anda merespons.
  • Ajukan Pertanyaan: Setelah pembicara selesai berbicara, ajukan pertanyaan atau berikan umpan balik yang relevan. Ini menunjukkan bahwa Anda memperhatikan dan peduli.
  • Tanggapi dengan Bijak: Jika Anda merespons atau memberikan tanggapan, lakukan dengan bijak dan hormat. Hindari reaksi impulsif atau emosional yang dapat memecah suasana.
  • Menggunakan Bahasa Tubuh: Ekspresikan minat dan pemahaman Anda melalui bahasa tubuh seperti kontak mata, anggukan kepala, dan senyuman.
  • Menghindari Jeda Pendengaran: Jika ada kata atau konsep yang kurang jelas, minta klarifikasi sebelum melanjutkan percakapan.
  • Latihan Mendengarkan: Praktikkan keterampilan mendengarkan dengan mendengarkan berbagai jenis pidato, wawancara, atau ceramah. Ini akan membantu Anda meningkatkan kemampuan mendengarkan Anda seiring waktu.
Sebagai balasan Ari Sofia

Re: Topik Diskusi

oleh Priska amelia fernanda -
Nama :PRISKA AMELIA FERNANDA
NPM :2213054029
Cara Menyampaikan pesan secara lisan
1. Menyampaikan tujuan dengan jelas.
2. Tidak perlu banyak memikirkan suatu hal yang tidak bisa dikontrol.
3. Meningkatkan rasa percaya diri.
4. Menghargai, mendengarkan, memperhatikan, dan menanggapi apa yang dibicarakan lawan bicara dengan baik.
5. Menerapkan keterbukaan dan kejujuran.


Mendengarkan dan berbicara merupakan hal yang utama dalam berkomunikasi secara interpersonal. Pendengar aktif adalah mendengar untuk mengerti apa yang dikatakan dibalik pesan itu. Apabila terjadi kekurangan dalam proses mendengarkan maka yang terjadi adalah ketidak-mengertian bahasa yang digunakan dalam menerjemahkan pesan yang disampaikan, kurangnya waktu untuk menerjemahkan pesan dalam bentuk kata-kata, atau mengabaikan isyarat nonverbal yang mengiringi pesan verbal. Seseorang yang mendengarkan dengan aktif harus dapat mengetahui juga pesan yang diterima secara keseluruhan dan dari sudut pandang yang berbeda dari apa yang dikatakan seseorang.
Cara mendengarkan pesan secara lisan dengan lancar dan baik
1) Mendengar evaluatif adalah kegiatan mendengar sambil melakukan evaluasi terhadap kata -kata yang diucapkan pembicara. Kemudian hasil evaluasi tersebut disampaikan kembali kepada pembicara dalam berbagai bentuk seperti persetujuan, persetujuan, dan lain-lain.
2) Mendengar proyektif adalah memproyeksikan diri pendengar ke alam pikiran pembicara merupakan cara mendengar secara proyektif. Pendengaran berusaha memahami pandangan pembicara dan memahami setiap arti kata sampai pembicaraan selesai.
• Cara yang dapat dilakukan untuk menjadi pendengar yang aktif dan efektif, yaitu:
1. Mendengar penuh konsentrasi
2. Menangkap pesan-pesan yang penting atau inti pembicaraannya
3. Mencatat hal-hal yang dianggap penting
Sebagai balasan Ari Sofia

Re: Topik Diskusi

oleh Fanny Dwita Sari -
Nama ;Fanny Dwita Sari
Npm;2213054055

Untuk menyampaikan pesan lisan dengan lancar dan baik, :

1. Persiapan Pesan:
- Sebelum berbicara, persiapkan pesan Anda dengan baik. Ketahui apa yang ingin Anda sampaikan dan struktur pesan Anda.

2. Gunakan Bahasa yang Jelas:
- Pilih kata-kata yang jelas dan sesuai dengan pesan Anda. Hindari penggunaan kata-kata yang ambigu atau tidak perlu.

3. Perhatikan Intonasi dan Volume Suara:
- Kontrol intonasi dan volume suara Anda. Gunakan nada suara yang sesuai untuk menekankan poin-poin penting, dan pastikan Anda tidak terlalu keras atau terlalu lemah.

4. Kontrol Kecepatan Berbicara:
- Jangan terlalu cepat atau terlalu lambat dalam berbicara. Cobalah untuk menjaga ritme yang nyaman sehingga pendengar dapat mengikuti dengan baik.

5.Ketahui Audiens Anda:
- Pertimbangkan siapa yang Anda bicarakan. Sesuaikan bahasa dan gaya komunikasi Anda dengan audiens Anda. Apakah mereka memiliki latar belakang atau pengetahuan tertentu yang perlu Anda pertimbangkan?

6. Gunakan Bahasa Tubuh yang Tepat:
- Bahasa tubuh, seperti kontak mata, ekspresi wajah, dan gerakan tangan, dapat membantu mengkomunikasikan pesan Anda dengan lebih baik. Pastikan bahasa tubuh Anda mendukung pesan Anda.

7. Paus yang Tepat:
- Gunakan pautan yang tepat dalam percakapan Anda untuk memberi pendengar waktu untuk memproses informasi atau untuk menghindari terlalu banyak informasi dalam satu waktu.

8. Dengarkan Umpan Balik:
- Selama Anda berbicara, perhatikan reaksi pendengar. Jika mereka terlihat bingung atau kebingungan, bersiaplah untuk memberikan klarifikasi.

9. Latihan:
- Latihan berbicara di depan cermin atau dengan teman dapat membantu Anda meningkatkan keterampilan berbicara Anda.

10. Evaluasi dan Perbaiki Diri:
- Setelah berbicara, evaluasi kinerja Anda. Apa yang dapat Anda perbaiki? Menerima umpan balik dari orang lain juga dapat membantu Anda tumbuh dalam keterampilan berbicara.

Ingatlah bahwa keterampilan berbicara yang baik memerlukan latihan dan kesabaran. Semakin Anda berlatih, semakin baik Anda akan menjadi dalam menyampaikan pesan secara lisan dengan lancar dan efektif.

2.Mendengarkan pesan lisan dengan baik merupakan keterampilan komunikasi yang penting. Berikut adalah beberapa langkah untuk mendengarkan dengan baik:

1. Fokus Penuh:
- Berikan perhatian penuh kepada pembicara. Matikan gangguan seperti ponsel atau pikiran yang melayang.

2. Buka Pikiran:
- Hindari membuat penilaian atau asumsi sebelum Anda memahami sepenuhnya pesan yang disampaikan. Buka pikiran Anda untuk berbagai sudut pandang.

3. Gunakan Bahasa Tubuh Positif:
-beerikan sinyal kepada pembicara bahwa Anda mendengarkan dengan gerakan kepala yang mengangguk atau senyum yang sopan. Ini memberikan umpan balik positif.

4. Jangan Pecah Pembicaraan:
- Tahan diri untuk merespons terlalu cepat atau memotong pembicaraan. Biarkan pembicara selesai sebelum Anda memberikan respons atau pertanyaan.

5. Tanyakan Pertanyaan yang Relevan:
- Jika Anda perlu klarifikasi atau informasi tambahan, tanyakan pertanyaan yang relevan setelah pembicara selesai berbicara.

6. Gunakan Umpan Balik Non-verbal:
- Gunakan bahasa tubuh Anda untuk menunjukkan bahwa Anda memahami atau merasa empati terhadap apa yang disampaikan pembicara.

7. Bijak dalam Memberikan Umpan Balik:
- Jika Anda merespons pesan, lakukan dengan bijak dan hormat. Hindari mengkritik atau menghakimi.

8. Jangan Terburu-buru Menilai:
- Tahan diri untuk segera menilai atau mengambil kesimpulan. Berikan pembicara waktu untuk menyelesaikan pemikiran mereka.

9. Latih Kesabaran:
- Terkadang, pembicara mungkin memerlukan waktu untuk menyusun pemikiran mereka. Bersabarlah dan biarkan mereka berbicara tanpa tekanan.

10. Evaluasi dan Perbaiki Diri:
- Setelah mendengarkan, evaluasi bagaimana Anda telah mendengarkan. Apakah ada area di mana Anda dapat memperbaiki keterampilan mendengarkan Anda?

Mendengarkan dengan baik memerlukan kesadaran, perhatian, dan kemauan untuk benar-benar memahami pesan yang disampaikan oleh pembicara. Ini adalah keterampilan yang dapat ditingkatkan dengan praktik dan perhatian yang lebih besar terhadap interaksi komunikasi Anda.
Sebagai balasan Ari Sofia

Re: Topik Diskusi

oleh Defi Juwita -
1. Cara menyampaikan pesan secara lisan

a. Menyampaikan tujuan dengan jelas.
b. Tidak perlu banyak memikirkan suatu hal yang tidak bisa dikontrol.
c. Meningkatkan rasa percaya diri.
Menghargai, mendengarkan, memperhatikan, dan menanggapi apa yang dibicarakan lawan bicara dengan baik.
d. Menerapkan keterbukaan dan e. kejujuran.
f. Tidak fokus dengan pembicara diri sendiri.
g. Menjadikan komunikasi yang hangat dan menyenangkan.

2. Cara mendengarkan pesan secara lisan
Cara Menjadi Pendengar dalam Kehidupan Sehari-Hari
1. Dengarkan dengan Sepenuh Hati
2. Jangan Potong Ceritanya
3. Beri Refleks yang Positif
4. Beri Pernyataan yang Membuatnya Dimengerti
5. Beri Masukan Jika Diminta
6. Hargai Keterbukaan Lawan Bicara
7. Empati
8. Tenangkan Lawan Bicara
9. Tidak Mempersiapkan Jawaban Selama Lawan Bicara Sedang berbicara
Sebagai balasan Ari Sofia

Re: Topik Diskusi

oleh Adila Dhiya Ulhaq -
NAMA : Adila Dhiya Ulhaq
NPM : 2253054001

Untuk menyampaikan dan mendengarkan pesan secara lisan dengan lancar dan baik, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan, antara lain:
Cara untuk Menyampaikan Pesan dengan Lancar dan Baik
1.Berbicara dengan cepat, tepat, lugas, dan mudah dimengerti oleh lawan bicara
2.Menjaga fokus pada topik pembicaraan dan tidak memikirkan hal-hal lainnya
3.Menjelaskan informasi dengan jelas dan akurat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman
4.Memperhatikan gaya bahasa yang digunakan
5.Menghindari penggunaan kata-kata yang kasar atau merendahkan

Cara untuk Mendengarkan Pesan dengan Lancar dan Baik
1.Memberikan waktu dan perhatian yang pantas sebelum berkomunikasi
2.Mendengarkan dengan aktif dan fokus pada apa yang dibicarakan oleh lawan bicara
3.Menjaga kontak mata dengan lawan bicara untuk memastikan tetap terhubung selama percakapan
4.Menunjukkan empati dan memahami perasaan yang dialami oleh lawan bicara
5.Tidak memotong pembicaraan saat lawan bicara sedang berbicara
Sebagai balasan Ari Sofia

Re: Topik Diskusi

oleh nadia edira -
Nama: Nadia Edira
NPM: 2213054037
Kelas: 3A


Cara menyampaikan pesan secara lisan dengan lancar dan baik
• Memahami tujuan dari pembicaraan
• Buat pembicaraan yang ringkas dan efektif
• Hindari interupsi
• Tuangkan perasaan ketika berbicara
• Berbicara dengan volume suara yang sesuai
• Lihat lawan bicara
• Pastikan ekspresimu tetap santai dan tidak tegang
• Perhatikan bahasa tubuh lawan bicara
• Mengajukan pertanyaan
• Menjadikan komunikasi yang hangat dan menyenangkan
Sebagai balasan Ari Sofia

Re: Topik Diskusi

oleh Nur Adelia Balqis -
Nama : Nur Adelia Balqis
NPM : 2213054041

1. Pertahankan Kontak Mata
Kita semua tahu bahwa mata adalah jendela hati, oleh karena itu menjaga kontak mata sangatlah penting dalam menyampaikan atau mendengarkan pesan. Coba bayangkan ketika seorang pembicara yang berbicara di atas panggung tidak mau menatap para audiensnya, melainkan mengarahkan pandangannya ke bawah dan menunduk seperti orang yang sedang bersedih.

2. Perhatikan Vokalik atau Paralanguage
Apa yang dimaksud dengan “Paralanguage” atau “Vokalik”? Vokalik atau paralanguage adalah unsur nonverbal dalam suatu ucapan, atau bisa dikatakan sebagai cara berbicara. Contoh dari paralanguage adalah nada suara, nada keras, nada lembut (lemah) dalam suara, intonasi, kualitas suara dan kecepatan dalam berbicara.
Penyampaian yang baik adalah menggunakan variasi dalam tingkat nada, intonasi atau dengan kata lain menggunakan paralanguage yang tepat. Penggunaan paralanguage atau vokalik bertujuan untuk menghindari penyampaian yang monoton.

3. Perhatikan Cara Pengucapan
Cara kita mengartikulasikan dan mengucapkan kata-kata adalah sesuatu yang penting untuk diperhatikan, tujuannya agar para pendengar dapat memahami kata-kata yang kita sampaikan.
Cara yang bisa kita lakukan untuk melatih pengucapan yang jelas yaitu dengan berbicara dengan menunjukkan gigi. Ketika kita sedang berbicara dan merasa pembicaraan kita sudah semakin cepat, maka kontrol kecepatan suara kita dengan menunjukkan gigi kita kembali ketika berbicara.

4. Jauhi Segala Hambatan Nonverbal di Area
Hambatan nonverbal ini biasanya sesuatu yang menghalangi interaksi kita dengan para audiens, misalnya tangga panggung yang terlalu menjulang tinggi, sehingga kita sulit untuk turun ke bawah panggung dan berinteraksi langsung dengan audiens.
Menggunakan area atau tempat penyampaian pesan dengan mengetahui titik-titik strategis yang tepat akan membuat kita semakin percaya diri dalam menyampaikan pesan. Hasilnya, kita akan terlihat nyaman, aman, santai dan sangat menikmatinya.

5. Lakukan Beberapa Gerakan dan Kuasai Perpindahan yang Baik
Kita perlu memastikan agar setiap kata yang diucapkan dan gerakan yang ditampilkan sama. Jika kata-kata yang disampaikan adalah untuk menyemangati orang lain, maka pergerakan kita juga harus bersemangat.
Sebagai balasan Ari Sofia

Re: Topik Diskusi

oleh Caesar Marischa Saputri -
Nama: Caesar Marischa Saputri
Npm: 2213054013

Cara menyampaikan pesan secara lisan:
1). Gunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami.
2). Gunakan nada suara yang tepat dan sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan.
3). Gunakan gerakan tubuh yang tepat untuk menekankan pesan yang ingin disampaikan.
4). Gunakan contoh atau ilustrasi untuk membantu memperjelas pesan yang ingin disampaikan.
5). Hindari penggunaan kata-kata yang ambigu atau tidak jelas.

Cara mendengarkan pesan secara lisan:
1). Fokus pada pembicara dan hindari gangguan dari lingkungan sekitar.
2). Berikan perhatian penuh pada pembicara dan jangan terganggu oleh pikiran atau perasaan yang lain.
3). Gunakan bahasa tubuh yang menunjukkan bahwa Anda memperhatikan pembicara, seperti kontak mata dan gerakan kepala yang mengikuti pembicara.
4). Berikan umpan balik yang tepat dan sesuai dengan pesan yang disampaikan.
5). Jangan menginterupsi pembicara dan tunggu hingga ia selesai berbicara sebelum memberikan tanggapan.
Sebagai balasan Ari Sofia

Re: Topik Diskusi

oleh 2213054009 Gita ramadona -
Gita ramadona
2213054009

Menyampaikan Pesan:
1. Pahami Pesan Anda: Pastikan Anda memiliki pemahaman yang jelas tentang apa yang ingin Anda sampaikan sebelum berbicara. Buatlah poin-poin penting.
2. Kemampuan Berbicara: Berbicara dengan jelas, dengan volume suara yang sesuai, dan dikejar oleh kecepatan bicara yang wajar.
3. Pandangan Mata dan Kontak Mata: Saat berbicara, lihatlah pihak yang Anda ajak bicara. Kontak mata menciptakan hubungan dan menunjukkan ketulusan.
4. Bahasa Tubuh: Gunakan bahasa tubuh yang mendukung pesan Anda. Misalnya, senyum saat berbicara tentang sesuatu yang menyenangkan atau mengangkat alis saat ingin menekankan suatu hal.
5. Pendengaran: Dengarkan juga pihak yang Anda bicarakan. Ini membantu Anda merespons secara tepat dan menunjukkan bahwa Anda menghargai pendapat mereka.

Mendengarkan Pesan:
1. Berikan Perhatian Penuh Fokuskan perhatian Anda pada pembicara. Jangan berbicara atau berpikir tentang respons Anda sebelum mereka selesai berbicara.
2. Kontak Mata: Menunjukkan bahwa Anda mendengarkan dengan memberikan kontak mata kepada pembicara. Ini memotivasi mereka untuk terus berbicara.
3. Hindari Interupsi Jangan memotong atau menginterupsi pembicara. Biarkan mereka menyelesaikan kalimat sebelum Anda merespons.
4. Bertanya Pertanyaan Jika ada ketidakjelasan atau Anda ingin mendalami topik, tanyakan pertanyaan yang relevan.
5. Respon Empatis Tunjukkan empati dengan merespon secara bijaksana terhadap perasaan atau pengalaman yang dibagikan oleh pembicara.
6. Hindari Penilaian Cepat Jangan terlalu cepat menilai atau mengkritik. Biarkan pembicara menyelesaikan sebelum Anda mengevaluasi.
Sebagai balasan Ari Sofia

Re: Topik Diskusi

oleh Resti Purnama -
NAMA : Resti Purnama
NPM : 2213054027
KELAS :3A

Jelaskan bagaimana cara menyampaikan dan mendengarkan pesan secara lisan dengan lancar dan baik?
Ada empat cara bisa digunakan orang dalam menyampaikan pembicaraannya. Keempat cara yang dimaksud adalah : (1) penyampaian secara mendadak, (2) penyampaian secara berdasarkan catatan kecil, (3) penyampaian berdasarkan hafalan, dan (4) penyampaian berdasarkan naskah.
Berbicara mendadak, terjadi karena seseorang tanpa direncanakan sebelumnya harus berbicara di depan umum. Hal ini, dapat terjadi karena tuntutan situasi. Misalnya karena pembicara yang telah direncanakan berhalangan hadir tampil, maka terpaksa secara mendadak dicarikan penggantinya atau dalam situasi pertemuan seseorang diminta secara mendadak memberi kata sambutan, pidato perpisahan, dan sebaginya. Dalam situasi seperti ini, pembicara harus menggunakan pengalamannya bagi penyusunann organisasi pembicaraannya. Pembicara yang dalam taraf belajar mempersiapkan bahan pembicaraannya dengan cermat dan dituliskan secara lengkap. Bahkan yang sudah ditulis itu dihafalkan kata demi kata, lalu tampil berbicara berdasarkan hasil hafalannya. Cara berbicara seperti ini memang banyak kelemahannya. Pembicara mungkin lupa akan beberapa bagian dari isi pidatonya, perhatiannya tidak bisa diberikan kepada pendengarnya., kaku, dan kurang penyesuaian pada situasi yang ada. Pembicara membacakan naskah yang sudah disusun rapat. Berbicara berlandaskan naskah dilaksanakan dalam situasi yang bersifat resmi, dan menyangkut kepentingan umum. Kelemahan berbicara berdasarkan naskah, antara lain : (1) perhatian pembicara lebih tertuju pada naskah, (2) suasana terlalu resmi sehingga kaku dan, (3) pembicara kurang kontak dengan pendengar.
Karena sebaik apa pun komunikasi terhadap seseorang tanpa diiringi dengan kemampuan mendengar maka komunikasi tidak efektif. Kemampuan mendengarkan secara aktif diartikan sebagai proses pemahaman secara aktif untuk mendapatkan informasi, dan sikap dari pembicara yang tujuannya untuk memahami pembicaraan tersebut secara objektif. Komunikasi efektif adalah suatu kegiatan pengiriman makna (pesan) dari seorang individu ke individu yang lain di mana kegiatan tersebut dapat menghasilkan manfaat bagi kedua belah pihak. Komunikasi Efektif, inilah yang menjadi permasalah orang Indonesia sekarang mereka masih awam terhadap budaya komunikasi Efektifdan kurangnya ketrampilan mendengar dalam berkomunikasi yang mengakibatkan mereka lebih banyak “berpendapat untuk mengemukakan masalah” daripada “berpendapat untuk memecahkan masalah”.
Sebagai balasan Ari Sofia

Re: Topik Diskusi

oleh Rahma Amelia -
Nama: Rahma Amelia
NPM: 2213054043

Untuk menyampaikan pesan secara efektif dan lancar, ada beberapa tips yang bisa dilakukan:
1. Dengarkan secara aktif : Perhatikan pembicara dan cobalah memahami pesannya. Hindari menyela mereka dan tunjukkan bahwa Anda terlibat dalam percakapan dengan mengangguk atau membuat ekspresi wajah yang sesuai
2. Ajukan pertanyaan : Klarifikasi poin apa pun yang tidak jelas dengan mengajukan pertanyaan. Ini menunjukkan bahwa Anda tertarik dengan pesan tersebut dan membantu menghindari kesalahpahaman
3. Bicaralah dengan jelas : Saat menyampaikan pesan, bicaralah dengan jelas dan dengan volume yang sesuai. Hindari menggunakan jargon atau istilah teknis yang mungkin tidak dipahami oleh pendengar
4. Perhatikan isyarat nonverbal : Isyarat nonverbal seperti bahasa tubuh, kontak mata, dan nada suara juga dapat menyampaikan makna. Perhatikan isyarat-isyarat ini untuk lebih memahami pesan yang ingin disampaikan
5. Bersikaplah empati : Cobalah untuk memahami sudut pandang pendengar dan tunjukkan empati terhadap perasaan mereka. Hal ini dapat membantu membangun hubungan baik dan kepercayaan
6. Hindari gangguan : Minimalkan gangguan seperti kebisingan latar belakang atau interupsi untuk memastikan pesan diterima dengan jelas
7. Ringkas : Menyampaikan pesan dengan jelas dan ringkas. Hindari bertele-tele atau keluar dari topik