Kiriman dibuat oleh Nesa Putri Azzahra

KIMIA D MKU Pancasila 2024 -> Forum Analisis Jurnal

oleh Nesa Putri Azzahra -
Nama : Nesa Putri Azzahr

NPM : 2217011132

Pada jurnal berjudul "Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan Ilmu

Pengetahuan dan Teknologi" membahas pentingnya Pancasila sebagai landasan dalam

pengembangan IPTEK di Indonesia. Berikut adalah analisis dan review dari jurnal tersebut:

Analisis:

1. Latar Belakang dan Konteks: Jurnal ini menjelaskan dampak negatif dari kemajuan

teknologi, seperti yang terlihat dalam peristiwa bom atom di Hiroshima dan Nagasaki.

Penulis menekankan bahwa kemajuan IPTEK harus diimbangi dengan nilai-nilai

kemanusiaan yang universal, yang dapat dijadikan sebagai refleksi untuk tidak terjerumus

dalam nilai-nilai yang bertentangan dengan kepribadian bangsa.

2. Pancasila sebagai Dasar Nilai: Penulis memberikan penegasan bahwa setiap

pengembangan IPTEK di Indonesia harus selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Hal ini

penting untuk menjaga identitas dan karakter bangsa di tengah arus globalisasi yang sering

kali membawa nilai-nilai asing yang tidak sesuai dengan budaya lokal. Pancasila diusulkan

sebagai pedoman untuk menyaring pengaruh luar yang dapat merusak nilai-nilai

kepribadian bangsa .

3. Perubahan Sosial dan Budaya: Jurnal ini juga membahas nilai-nilai yang berkembang di

masyarakat Indonesia akibat kemajuan IPTEK. Penulis juga mengingatkan bahwa

perubahan cara pandang ini harus diimbangi dengan pemahaman yang mendalam tentang

nilai-nilai Pancasila agar tidak mengakibatkan keputusasaan nilai .

4. Kebutuhan akan Pancasila dalam Pendidikan: Penulis mencatat bahwa kesadaran akan

pentingnya Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu baru mulai dirasakan sejak tahun

1980-an, terutama di perguruan tinggi. Ini menunjukkan bahwa ada kebutuhan mendesak

untuk mengintegrasikan Pancasila dalam kurikulum pendidikan tinggi .

5. Dampak Negatif dari Kemajuan IPTEK: Jurnal ini juga mengidentifikasi dampak

negatif dari kemajuan IPTEK yang dapat mengancam eksistensi manusia di masa depan.

Oleh karena itu, penulis menyerukan perlunya penyaringan yang jelas terhadap pengaruh

global yang tidak sesuai dengan nilai-nilai bangsa .

Review

Jurnal ini memberikan wawasan yang mendalam tentang pentingnya Pancasila dalam konteks

pengembangan IPTEK di Indonesia. Penulis berhasil mengaitkan isu-isu global dengan nilai-nilai

lokal, menunjukkan bahwa meskipun teknologi berkembang pesat, nilai-nilai kemanusiaan dan

budaya lokal harus tetap dijaga.
 Relevansi: Topik yang diangkat sangat relevan dengan kondisi sosial dan budaya Indonesia
saat ini.

 Argumentasi yang Kuat: Penulis memberikan argumen yang kuat tentang perlunya


Pancasila sebagai pedoman dalam pengembangan IPTEK.

 Sumber yang Beragam: Jurnal ini mengacu pada berbagai sumber dan diskusi yang

menunjukkan adanya kesadaran kolektif di kalangan intelektual mengenai pentingnya

Pancasila.

Namun, ada beberapa aspek yang bisa diperbaiki:

 Kedalaman Analisis: Pada aspek ini, meskipun jurnal ini menyentuh banyak poin penting,

analisis yang lebih mendalam tentang bagaimana Pancasila dapat diimplementasikan

dalam praktik pengembangan IPTEK akan sangat bermanfaat.

 Contoh Kasus: Menyertakan contoh konkret dari institusi atau proyek yang berhasil

mengintegrasikan Pancasila dalam pengembangan IPTEK dapat memperkuat argumen

penulis.

Secara keseluruhan, jurnal ini memiliki sebuah kontribusi yang berharga dalam diskusi mengenai

peran Pancasila dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia, dan dapat

menjadi referensi penting bagi akademisi, pembuat kebijakan, dan masyarakat umum

KIMIA D MKU Pancasila 2024 -> Forum Analisis Jurnal

oleh Nesa Putri Azzahra -
Nesa Putri azzahra
2217011132


Pengaruh globalisasi dapat menghilangkan berbagai halangan dan rintangan yang
menjadikan dunia semakin terbuka dan saling bergantung satu sama lain. Globalisasi aka
membawa perspektif baru tentang konsep "Dunia Tanpa Tapal Batas" yang saat ini
diterima sebagai realita masa depan yang mempengaruhi budaya. Saat ini, segala aspek
kehidupan telah mampu berkembang dengan pesatnya, perkembangan tersebut
beriringan pula dengan perkembangan pendidikan dari yang tradisional menjadi modern,
secara otomatis perkembangan tersebut menuntut masyarakat menuju kearah
globalisasi. Penyebab utama yang paling terasa pada perubahan tersebut adalah pada
aspek teknologi informasi, contoh paling sederhana tentang hal ini adalah bila pada
pendidikan yang masih tradisional dulu dalam mendapatkan sumber ilmu hanya dari
buku, hal tersebut juga masih mempunyai kendala yaitu tidak semua orang bisa
mendapatkan buku yang harganya relative mahal. Perkembangan globalisasi dan
teknologi informasi memberikan tantangan besar bagi masyarakat, termasuk dalam
menjaga nilai-nilai luhur Pancasila. Mata kuliah Pendidikan Pancasila berperan penting
dalam membekali mahasiswa agar mampu menyikapi perkembangan IPTEK tanpa
kehilangan jati diri bangsa.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mata kuliah pengembangan
kepribadian Pancasila terhadap sikap mahasiswa dalam merespons perkembangan
IPTEK.103 mahasiswa program studi Matematika Universitas Pancasakti Tegal. 40
mahasiswa diambil dengan metode cluster random sampling. Kuesioner berbasis skala
Likert untuk mengukur pengaruh dan sikap responden terhadap IPTEK. Menggunakan
analisis deskriptif dan regresi sederhana dengan software SPSS.Hasil Penelitian
Mayoritas responden memiliki sikap positif dalam menyikapi perkembangan IPTEK
dengan skor lebih dari 80. Mata kuliah Pancasila berpengaruh signifikan terhadap sikap
mahasiswa dalam menghadapi IPTEK (R² sebesar 28,2%). Artinya, 28,2% kemampuan
menyikapi IPTEK dipengaruhi oleh Pendidikan Pancasila, sisanya dipengaruhi oleh faktor
lain.
-Pendidikan Pancasila efektif dalam membentuk sikap mahasiswa yang bertanggung
jawab dan kritis terhadap perkembangan teknologi.
-Mahasiswa menunjukkan kesadaran untuk menggunakan teknologi dengan bijak, seperti
menyaring informasi dan menghindari konten negatif.Mahasiswa Harus memegang teguh nilai-nilai Pancasila dalam menghadapi budaya
global.
Pemerintah dan Institusi Pendidikan*: Disarankan untuk memperkuat pembelajaran
Pancasila melalui pendekatan yang relevan dan kontemporer.
-Pemerintah Perlu meningkatkan kontrol terhadap informasi digital untuk melindungi
generasi muda dari dampak negatif.
Jurnal ini menekankan pentingnya Pendidikan Pancasila dalam menanamkan nilai-nilai
kebangsaan untuk menghadapi tantangan IPTEK, menjadikan mahasiswa lebih siap dan
selektif dalam memanfaatkan teknologi.

KIMIA D MKU Pancasila 2024 -> Forum Analisis Video

oleh Nesa Putri Azzahra -
Nesa Putri Azzahra
2217011132
D


Hubungan Pancasila dan IPTEK

Pancasila sebagai dasar negara Indonesia memberikan nilai-nilai moral dan etika yang menjadi

pedoman dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Pengembangan IPTEK

harus selaras dengan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila agar memberikan

dampak positif bagi masyarakat dan tidak bertentangan dengan prinsip kemanusiaan.

Peran Sila-Sila Pancasila dalam Pengembangan IPTEK

1

Pengembangan IPTEK harus mempertimbangkan dimensi spiritual dan etis, tidak hanya

berdasarkan akal rasional, tetapi juga memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan dan

manusia.

IPTEK diarahkan untuk menciptakan harmoni antara kehendak manusia, akal, dan nilai-nilai

religius.

IPTEK harus berkembang dalam bingkai moralitas dan kemanusiaan.

Sebagai hasil budaya, IPTEK perlu mencerminkan nilai-nilai peradaban manusia yang

menghormati hak asasi, keadilan, dan martabat manusia.

Pengembangan IPTEKharus menumbuhkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme.

IPTEK tidak hanya bertujuan untuk kemajuan nasional, tetapi juga untuk mempererat hubungan

dengan bangsa-bangsa lain dalam semangat kemanusiaan global.

IPTEK harus dikembangkan secara demokratis, memberikan kebebasan ilmuwan untuk

berinovasi namun tetap menghormati kebebasan pihak lain.

Kritik dan pengkajian ulang terhadap hasil IPTEK menjadi bagian dari proses demokrasi ilmiah.
5.sila keadilan sosial bagi rakyat indonesia
IPTEK harus digunakan untuk menciptakan keadilan sosial dan keseimbangan dalam berbagai
aspek kehidupan: hubungan manusia dengan dirinya sendiri, dengan sesama, masyarakat,
bangsa, dan lingkungan alam.
Pengembangan IPTEK harus melibatkan pertimbangan etika, sosial, dan lingkungan agar
hasilnya memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat tanpa merugikan pihak
lain.Penemuan-penemuan IPTEK perlu diawasi agar tidak digunakan untuk tujuan destruktif
yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, seperti eksploitasi berlebihan atau
penyalahgunaan teknologi. Pancasila sebagai dasar negara Indonesia menjadi landasan
fundamental bagi pengembangan IPTEK. Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam
pengembangan IPTEK akan menciptakan keseimbangan antara rasionalitas dan moralitas,
memastikan bahwa kemajuan teknologi tidak hanya mengejar kepentingan material tetapi juga
mendukung kemanusiaan dan keseimbangan kehidupan secara menyeluruh.
Nesa Putri Azzahra
2217011132
D
Pancasila Sebagai Sistem Etika
°Etika berasal dari bahasa yunani yang berarti etos atau kebiasaan tentang cara memperlakukan setiap instan.etika membahas tentang kriteria baik dan kriteria buruk dimana kriteria baik. Dalam
arti luas, etika itu adalah ilmu yang membahas tentang kriteria baik dan buruk. Yang jadi berkaitan dengan baik buruknya suatu perbuatan ataupun perilaku.Sedangkan pengertian etika pada
umumnya, itu adalah sebagai pemikiran filosofis mengenai segala sesuatu yang dianggap baik atau buruk dalam perilaku manusia.etika itu, makna hakikinya adalah moral. Kalau dalam sosiologi itu
berbicara moral, di dalamnya ada nilai-nilai tradisional, nilai-nilai religius, keagamaan, nilai-nilai sosial yang kompleks bersatu di dalam sebuah etika ataupun moral.Artinya agama menjadi referensi utama di dalam menentukan baik buruknya suatu perilaku ataupun etika individu ataupun masyarakat. Berikutnya ada aliran teleologis.Pada aliran teleologis ini, orientasinya lebih kepada
konsekuensi ataupun akibat dari perilaku ataupun perbuatan yang dilakukan.masyarakat kita dapat
menerapkan perilaku dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari itu sesuai dengan etika yang didasarkan pada nilai-nilai yang terdapat di silasila Pancasila. Mulai dari sila ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, hingga kepada keadilan.dimensi nilai dari setiap silasila
Pancasila.
1. Yaitu dimensi nilainya adalahmengandung dimensi moral. Berupa nilai-nilai spiritual yang
mendekatkan diri manusia kepada Tuhan.
2. Nilainya mengandung dimensi humanis.
Artinya, menjadi manusia yang lebih manusiawi. Yaitu upaya untuk meningkatkan kualitas
manusiaan kita di dalam pergaulan antar sesama manusia.
3. Dimensi nilai yang tergantung dalam sila ketiga ini adalah mengandung nilai solidaritas, rasa
cinta terhadap kebersamaan, kolektif, serta cinta terhadap tanah air. Bangga dan menjunjung tinggiapa-apa saja yang menjadi sumber kekayaan dan pengetahuan dari tanah air kita,bangsa kita.

4. Dimensi nilai yang berkaitan dengan sikap menghargai orang lain, mau mendengar pendapat
orang lain,sehingga kita tidak memaksakan kehendak kita sendiri kepada orang lain.
5. Dimana dimensi nilai pancasila di sila yang kelima ini mengandung nilai-nilai peduli, keadilan
sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung itu adalah nilai-nilai kepedulian
atas nasib orang lain, ataupunkesediaan membantu ketika kita mengetahui bahwa ada orang lain
yang sedangkesulitan ataupun kesusahan.

Arjensi Pancasila sebagai sistem etika?
misalnya ternyata di negara manapun, itu masih banyak terjadi kasuskorupsi. Khususnya di
Indonesia. Masih banyak kasus korupsi yang melanda Indonesia.
Sehingga hal ini dapat melemahkan sendi-sendi kehidupan perbangsa dan pernegara kita. Karena
korupsi itu kan mengambil hak masyarakat sebenarnya. Masyarakat yang seharusnya dapat
diaplikatifkan untuk kepentingan orang banyak, itu dikorupsi. Berikutnya yang kedua, masih
sering terjadi aksi terorisme. Apalagi mengatasnamakan agama ataupun suku tertentu. Tentunya
ini dapat merusak semangat toleransi kita. Khususnya karena Indonesia ini sangat majemuk sekali,
hal-hal demikian itu dapat merusak semangat toleransi kita dalam kehidupan antarumat beragama.
Antar masyarakat yang sangat majemuk sekali terhadap suku, ras, agama, dan bangsa. Sehingga
dapat mengancam disintegrasi bangsa ataupun persatuan bangsa. Berikutnya yang ketiga masih
terjadi yang namanya pelanggaran HAM, hak agasi manusia di dalam kehidupan pernegara. Ada
sekelompok orang yang aksesnya dipatasi ataupun tidak sama dengan masyarakat pada umumnya
dan lain sebagainya. Dan bahkan ini sudah sering terjadi sebelum era yang kita jalani
sekarang.Seperti era reformasi, orde baru, orde lama. Bahkan di awal-awal kemerdekaan.contoh
yang keempat masih sering terjadi kesenjangan antar kelompok masyarakat. Contohnya ada kelompok masyarakat yang kayadengan masyarakat yang miskin. Masih sangat sering terjadi
kesenjangan antara masyarakat yang kaya dengan masyarakat yang miskin.Lagi di Indonesia.
misalnya di Jakarta, di kota-kota besar, itu sangat terjadi ketimpangan sekali. Sangat kelihatan
sekali kesenjangan antar kelompok masyarakat tersebut. Ada pemukiman umum yang benar-benar bersebelahan atau bersandingan dengan apartemen, dengan pemukiman-pemukiman masyarakat
kaya. Yang kemudian memperlihatkan bahwa kesenjangan antar kelompok masyarakat ini masih

KIMIA D MKU Pancasila 2024 -> Forum Analisis Jurnal

oleh Nesa Putri Azzahra -
Nesa Putri Azzahra
2217011132
D
Jurnal ini membahas tentang hubungan antara hukum dan etika dalam politik hukum di Indonesia,
dengan melihat Pancasila sebagai sumber nilai dan etika dalam pembuatan hukum. Artikel ini
menekankan bahwa tujuan negara Indonesia yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945
memerlukan perumusan politik hukum yang melibatkan elemen-elemen bangsa,serta bahwa
hukum harus sejalan dengan nilai-nilai yang ada di masyarakat, terutama Pancasila. Nalika
nglampahi jurnal iki, Sri Pujiningsih nuduhake yen hubungan antara hukum lan etika bisa
dianalisani menyang telung dimensi:1. *Dimensi Substansi dan Wadah: Hukum menjadi suatu
perangkat formal yang harus selaras dengan norma-norma etika.Rewrite this text in smooth way
of writing. add two br tag where it required line break:2. **Dimensi Cakupan: Etika mencakup
hukum, artinya pelanggaran hukum selalu mengandung pelanggaran etika,tetapi tidak semua
pelanggaran etika adalah pelanggaran hukum. Add two br tag on the third line break:3. **Dimensi
Alasan Moralitas*:Kepatuhan terhadap hukum juga didasarkan pada kesadaran moral, bukan
sekadar ancaman sanksi. Penulis menyoroti sejarah perkembangan politik hukum di Indonesia,
serta peran TAP MPRS dan GBHN dalam perumusan politik hukum nasional yang mengutamakan
cita-cita Pancasila. Artikel ini menggambarkan betapa pentingnya etika sebagai "pagar" untuk
membimbing perilaku, sementara hukum berperan sebagai instrumen untuk mengatur tindakan
dalam lingkup yang lebih besar.