Silahkan disimak dengan baik video berikut dan analislah menggunakan bahasa anda sendri. dilarang plagiasi
Silahkan disimak dengan baik video berikut dan analislah menggunakan bahasa anda sendri. dilarang plagiasi
Nama :SyaharaTharadita
NPM : 2217011079
Kelas : D
Tugas Resume Vidio Pendidikan Pancasila
Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan IPTEK Peran Pancasila dalam IPTEK
Video tersebut menekankan bahwa Pancasila, sebagai dasar negara, memiliki peran penting dalam memandu pengembangan IPTEK. Prinsip-prinsip Pancasila seperti Kemanusiaan yang adil dan beradab, Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, dan Ketuhanan Yang Maha Esa dijelaskan sebagai acuan dalam menciptakan inovasi yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat.
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila
contoh-contoh penerapan nilai Pancasila dalam pengembangan IPTEK di berbagai bidang, seperti:
• Kemanusiaan yang adil dan beradab: Pengembangan teknologi yang memperhatikan keadilan sosial dan meminimalkan dampak negatifnya bagi manusia.
• Persatuan Indonesia: Kolaborasi dan berbagi pengetahuan antar berbagai pihak untuk memajukan IPTEK secara nasional.
• Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan: Proses pengambilan keputusan yang mempertimbangkan aspirasi masyarakat dalam pengembangan IPTEK.
• Ketuhanan Yang Maha Esa: Pengembangan IPTEK yang diimbangi dengan nilai- nilai agama dan moral, serta diarahkan untuk kemaslahatan umat manusia.
Secara keseluruhan, video ini berfokus pada pentingnya Pancasila sebagai dasar filosofis bagi kemajuan IPTEK di Indonesia. Video ini kemungkinan mendorong masyarakat untuk memahami bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat diaplikasikan dalam setiap inovasi dan penemuan teknologi.
Nama : Adel lstia Ananta
Npm : 2217011033
Kelas : D
RESUME VIDEO
PANCASILA DAN IPTEK
PTEK adalah hasil karya manusia. Karya tersebut pada dasarnya dipergunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupannya. IPTEK tersebut ada saja yang memanfaatkannya untuk Kepentingan tertentu baik yang berdampak positif maupun negatif. Sedangkan Pada dasarnya Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesi.
Pada dasarnya Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesi, Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan hal penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi. Perkembangan IPTEK saat ini dan di masa yang akan datang itu sangat cepat. Dasar Ketuhanan Yang Maha Esa, yang bagi bangsa Indonesia adalah mutlak. Jika diikuti pandangan-pandangan sekular dunia Barat, yang ilmunya dipelajari dan jadi rujukan para cendekiawan, sepertinya berjalan berlawanan
Sila sila pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK
1. Sila Ke Tuhanan Yang Maha Esa
mengkomplementasikan ilmu pengetahuan mencipta, Keseimbangan antara rasional dan irasional, antara akal dan kehendak. Berdasarkan sila ini IPTEK tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan dibuktikan dan diciptakan tetapi juga dipertimbangkan maksud dan akibatnya apakah merugikan manusia disekitarnya atau tidak. Pengolahan diimbangi dengan melestarikan.
2. Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab
memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK harus bersikap beradab Karena IPTEK adalah sebagai hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.
3. Sila persatuan Indonesia
mengkomplementasiakan universalitas dan internasionalisme (kemanusiaan) dalam sila-sila yang lain. Pengembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa serta keluhuran bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia.
4. Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis, artinya setiap ilmuan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan juga memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik dikaji ulang maupun di bandingkan dengan penemuan lainnya.
5. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia
mengkomplementasikan pengembangan IPTEK haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan Kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannnya dengan dirinya senndiri maupun dengan Tuhannya, manusia dengan manusia, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara, serta manusia dengan alam lingkungannya.
Pancasila, sebagai dasar negara Indonesia, memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dapat menjadi pedoman dalam penelitian dan inovasi, memastikan bahwa perkembangan IPTEK tidak hanya berorientasi pada kemajuan teknologi, tetapi juga memperhatikan aspek moral dan etika.
Peran Pancasila dalam Pengembangan IPTEK:
1. Nilai Kemanusiaan: Pancasila menekankan pentingnya menghargai manusia dan martabatnya. Dalam konteks IPTEK, ini berarti bahwa setiap inovasi harus mempertimbangkan dampaknya terhadap kehidupan manusia dan lingkungan.
2. Keadilan Sosial: Pancasila mendorong keadilan bagi seluruh rakyat. Dalam pengembangan IPTEK, hal ini mengarah pada upaya untuk memastikan bahwa teknologi yang dikembangkan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat, tidak hanya oleh segelintir orang.
3. Persatuan dan Kesatuan: Pancasila mengajak semua elemen bangsa untuk bersatu. Dalam dunia IPTEK, kolaborasi antar berbagai disiplin ilmu dan sektor sangat penting untuk menciptakan solusi yang inovatif dan efektif.
4. Ketuhanan yang Maha Esa: Nilai spiritual ini mendorong para ilmuwan dan peneliti untuk mengembangkan IPTEK dengan penuh tanggung jawab, menyadari bahwa pengetahuan dan teknologi harus digunakan untuk kebaikan umat manusia.
5. Demokrasi: Pancasila mengedepankan prinsip demokrasi, yang berarti bahwa dalam pengembangan IPTEK, partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan sangat penting. Ini memastikan bahwa teknologi yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Nama :Lulu Miftahul Jannah
NPM:2217011059
KELAS:D
Ilmu Pengetahuan adalah sistem pengetahuan yang terorganisir berdasarkan pengamatan, eksperimen, dan penalaran logis. Ilmu pengetahuan bertujuan untuk menjelaskan berbagai fenomena alam maupun sosial melalui pendekatan yang sistematis dan dapat diuji. IPTEK merupakan dua hal yang saling berkaitan erat. Ilmu pengetahuan memberikan dasar teoritis, sementara teknologi adalah aplikasi praktis dari ilmu pengetahuan tersebut. Contohnya, penelitian dalam ilmu fisika menghasilkan teknologi seperti perangkat elektronik, atau studi biologi mendukung pengembangan alat medis.
Hubungan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) dengan Pancasila sangat erat, karena Pancasila merupakan dasar negara Indonesia yang menjadi pedoman dalam pengembangan dan penerapan IPTEK agar selaras dengan nilai-nilai kebangsaan, moral, dan kemanusiaan.
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Pengembangan IPTEK harus memperhatikan nilai-nilai spiritual dan agama yang dianut masyarakat.Penerapan IPTEK tidak boleh bertentangan dengan ajaran agama dan keyakinan, tetapi sebaliknya, dapat memperkuat keimanan, seperti melalui penelitian di bidang alam yang membuktikan kebesaran Tuhan.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
IPTEK harus digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan dan menghormati hak asasi manusia.Inovasi teknologi harus berorientasi pada kemanusiaan, misalnya dalam bidang kesehatan atau pendidikan, tanpa melanggar hak-hak individu atau menciptakan ketimpangan sosial.
3. Persatuan Indonesia
Pengembangan IPTEK harus memperkuat persatuan dan keutuhan bangsa.Teknologi komunikasi dan informasi dapat dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antarwarga negara yang tersebar di berbagai wilayah, mendukung solidaritas nasional, serta mempromosikan budaya Indonesia di tingkat global.
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
IPTEK dapat digunakan untuk memperkuat proses demokrasi dan pengambilan keputusan yang bijaksana.Teknologi dapat membantu transparansi dalam pemerintahan, mempermudah akses informasi, dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses politik.
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
IPTEK harus mendukung tercapainya keadilan sosial, seperti pengentasan kemiskinan dan pemerataan pembangunan.Teknologi dan ilmu pengetahuan harus didistribusikan secara merata ke seluruh wilayah Indonesia agar tidak terjadi kesenjangan antara daerah maju dan daerah tertinggal.
Pancasila memberikan arah moral dalam pengembangan dan penerapan IPTEK di Indonesia. Hal ini memastikan bahwa IPTEK tidak hanya berorientasi pada kemajuan material, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai agama, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial. Dengan cara ini, IPTEK menjadi alat untuk membangun masyarakat yang lebih beradab dan bermartabat sesuai dengan falsafah Pancasila.
Nama : Risna Ambarita
NPM : 2257011009
Kelas : D
Analisis Video
PANCASILA SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN IPTEK
IPTEK merupakan hasil karya manusia. Bagaimana karya tersebut pada dasarnya digunakan atau dimanfaatkan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupan. Pemanfaatan iptek oleh masyarakat tentu saja menimbulkan dampak positif maupun negatif. Sementara itu Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia yang menjadi ajaran oleh masyarakat. Nilai-nilai Pancasila sangat penting dan tidak akan pernah terlepas dalam perkembangan ilmu dan teknologi. Di mana perkembangan iptek dari masa ke masa begitulah sangat cepat. Sesuai dengan sila pertama yaitu sebagai dasar ketuhanan Yang Maha esa merupakan mutlak untuk bangsa Indonesia.
Adapun istilah-istilah Pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan
IPTEK yaitu : Sila Ketuhanan Yang Maha Esa menjelaskan bahwa iptek tidak hanya
memikirkan apa yang ditemukan, dibuktikan dan diciptakan tetapi juga
mempertimbangkan maksud dan akibat yang akan ditimbulkan terhadap manusia.
Sila kemanusiaan yang adil dan beradap menjelaskan bahwa dalam
mengembangkan iptek harus memiliki sikap adab dikarenakan IPTEK adalah hasil
budaya manusia yang beradab dan bermoral. Sila persatuan Indonesia, di mana
mengkomplementasikan universalitas dan internasionalisme dalam sila-sila yang
lain. Diharapkan bahwa pengembangan iptek hendaknya dapat mengembangkan
rasa nasionalisme terhadap keluhuran bangsa. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh
hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, di mana menjelaskan
bahwa dasar dari pengembangan iptek secara demokratis yang berarti setiap
ilmuwan harus mempunyai kebebasan dalam mengembangkan iptek dan juga
menghormati serta menghargai kebebasan orang lain dalam berpendapat dan
terbuka akan kritik terhadap penemuan lainnya. Sila keadilan sosial bagi seluruh
rakyat Indonesia, menjelaskan tentang iptek yang harus menjaga keseimbangan
keadilan dalam kemanusiaan yang berarti keseimbangan keadilan dalam
hubungannya dengan diri sendiri maupun Tuhannya, manusia dengan manusia,
manusia dengan masyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam
lingkungannya.
TUGAS PENDIDIKAN PANCASILA
ANALISIS VIDEO PERTEMUAN 13
Nama : Titus Owen
Kelas : D
NPM : 2217011152
Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) merupakan hasil karya manusia yang
bertujuan untuk mempermudah kehidupan dan memenuhi kebutuhan. Sebagai
bagian integral dari peradaban, IPTEK berkembang pesat seiring dengan
kemajuan zaman. Namun, perkembangan ini tidak lepas dari dampak positif
maupun negatif. Oleh karena itu, panduan moral diperlukan dalam mengarahkan
penggunaannya agar senantiasa membawa manfaat bagi manusia dan
lingkungan. Di Indonesia, Pancasila menjadi dasar dan sistem etika yang
mengarahkan pengembangan IPTEK agar sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa.
Pancasila adalah dasar negara yang tidak hanya menjadi pedoman kehidupan
berbangsa dan bernegara, tetapi juga memuat nilai-nilai universal yang relevan
dalam berbagai aspek, termasuk IPTEK. Nilai-nilai dalam Pancasila berfungsi
sebagai landasan moral untuk memastikan bahwa IPTEK digunakan secara
bertanggung jawab. Dengan lima silanya, Pancasila memberikan arahan yang
jelas mengenai bagaimana ilmu pengetahuan dan teknologi harus
dikembangkan dan dimanfaatkan untuk mendukung kehidupan masyarakat
tanpa melanggar prinsip-prinsip etika.
Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, menegaskan bahwa IPTEK harus
mencerminkan keseimbangan antara rasionalitas dan spiritualitas. Dalam
pengembangannya, IPTEK tidak hanya berfokus pada inovasi teknis tetapi juga
mempertimbangkan dampaknya terhadap manusia dan lingkungan. Dengan
demikian, IPTEK diarahkan untuk mendukung kehidupan yang harmonis, baik
secara material maupun spiritual, tanpa mengabaikan aspek keimanan dan
ketakwaan. Contoh nyata penerapan nilai ini adalah pengembangan teknologi
yang ramah lingkungan untuk melestarikan bumi sebagai wujud tanggung jawab
kepada Sang Pencipta.
Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, menekankan bahwa IPTEK
adalah hasil kebudayaan manusia yang harus dikembangkan dengan
menjunjung tinggi moralitas. IPTEK tidak boleh digunakan untuk merugikan atau
mendiskriminasi manusia, melainkan harus menjadi alat untuk meningkatkan
martabat dan kesejahteraan semua orang. Pendekatan yang adil dan beradab ini
memastikan bahwa pengembangan teknologi selalu mempertimbangkan nilai-
nilai kemanusiaan dalam setiap inovasinya, seperti menyediakan akses
kesehatan yang merata melalui teknologi medis.
Sila ketiga, Persatuan Indonesia, mengarahkan pengembangan IPTEK untuk
memperkuat rasa nasionalisme dan menjaga keutuhan bangsa. Teknologi tidak
hanya berfungsi sebagai sarana memajukan kehidupan individu, tetapi juga
sebagai alat untuk memperkuat kohesi sosial dan ekonomi bangsa. Selain itu,
pengembangan IPTEK di Indonesia juga diharapkan dapat berkontribusi dalam
memajukan peradaban dunia dengan tetap mengedepankan kearifan lokal. Hal
ini tercermin dalam pengembangan teknologi agrikultur atau energi yang
berbasis pada potensi lokal untuk mendukung pembangunan nasional secara
inklusif.
Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam
Permusyawaratan/Perwakilan, mengajarkan pentingnya pendekatan demokratis
dalam pengembangan IPTEK. Setiap pihak, mulai dari ilmuwan hingga
masyarakat umum, memiliki hak untuk berkontribusi dalam proses inovasi
teknologi. Kebebasan berpikir dan mengembangkan IPTEK harus disertai dengan
sikap terbuka terhadap kritik dan dialog. Dengan melibatkan berbagai pemangku
kepentingan, pengembangan IPTEK menjadi lebih inklusif dan relevan dengan
kebutuhan masyarakat.
Sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, menjadi pengingat
bahwa IPTEK harus menciptakan keseimbangan antara kebutuhan individu,
masyarakat, dan lingkungan. Teknologi harus digunakan untuk mengurangi
ketimpangan sosial dan mendukung keberlanjutan kehidupan. Contohnya
adalah pengembangan teknologi pendidikan berbasis daring untuk menjangkau
wilayah terpencil, memastikan bahwa setiap individu memiliki akses yang setara
terhadap pendidikan berkualitas. Dengan demikian, nilai keadilan menjadi
pedoman dalam memastikan bahwa IPTEK membawa manfaat bagi semua
lapisan masyarakat.
Pancasila memberikan arah dan sistem etika yang kokoh dalam pengembangan
IPTEK di Indonesia. Nilai-nilai dalam Pancasila mendorong kemajuan IPTEK dan
juga memastikan bahwa kemajuan tersebut tidak mengorbankan moralitas,
kemanusiaan, atau lingkungan. Sehingga menjadikan Pancasila sebagai
landasan, pengembangan IPTEK di Indonesia dapat berjalan selaras dengan cita cita bangsa, menciptakan masyarakat yang maju secara teknologi namun tetap
menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan.
Tugas Analisis Vidio
Nama: Eti Amanda Damanik
Npm: 2217011103
Kelas: D
Nama : Diah Maya Mustika
NPM : 2217011063
Kelas : D
Tugas Analisis Video
Dari video yang tertera, video tersebut menjelaskan tentang Ilmu Pengtahuan Teknologi atau yang dikenal dengan sebutan IPTEK. IPTEK memiliki definisi sebagai hasil karya yang dibuat oleh manusia yang pada dasarnya dipergunakan untuk keperluan manusia dalam kehidupan yang dijalani dan dengan mempelajari serta memahami IPTEK, manusia akan lebih mudah mendapatkan sumber kebutuhan yang diinginkan secara canggih dan efisien. Namun, penggunaan IPTEK tersebut mempunyai dampak positif dan negatif. Dalam hal ini, Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tentunya berkaitan dengan IPTEK, yang di mana Pancasila sendiri merupakan rumusan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan hal penting dalam perkembangan IPTEK baik di masa sekarang maupun di masa yang akan mendatang.
Dasar ketuhanan yang maha esa, bagi bangsa Indonesia adalah hal mutlak. Namun, jika diikuti pandangan-pandangan secular dunia Barat atau western culture yang ilmunya dipelajari dan jadi rujukan para cendikiawan dipandang berjalan berlawanan dengan dunia Timur termasuk negara Indonesia. Berikut adalah sila-sila Pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK, antara lain:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Sila ini mengkomplementasikan ilmu pengetahuan mencipta, keseimbangan antara rasional dan irasional, antara akal dan kehendak. Berdasarkan sila ini, IPTEK tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan, dibuktikan dan diciptakan, tetapi juga dipertimbangkan maksud dan tujuannya serta akibatnya yang dapat menguntungkan atau bahkan justru merugikan manusia dan lingkungan sekitarnya.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Sila ini memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK harus bersikap seperti manusia yang beradab dan juga adil, karena IPTEK merupakan hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.
3. Persatuan Indonesia
Sila ini mengkomplentasi universalitas dan internasionalisme atau kemanusiaan dalam sila-sila yang lain. Pengembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa serta keluhuran bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia, jika IPTEK digunakan dengan baik.
4. Kerakyatan yang Dipimpim oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan
Sila ini mendasari perkembangan IPTEK secara demokratis, artinya setiap ilmuwan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK dan selain itu juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain serta memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik, dikaji ulang, Maupin dibandingkan dengan penemuan lainnya.
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Sila ini mengkomplementasikan pengembangan IPTEK bahwa dalam melakukan pengembangannya haruslah tetap menjaga keseimbangan dan keadila dalam kehidupan kemanusiaan, yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungan dengan dirinya sendiri maupun dengan Tuhannya, manusia dengan manusia, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara, serta manusia dengan alam lingkungannya.
NAMA : Puji Lestarina Sinaga
NPM : 2217011116
KELAS : D
TUGAS ANALISIS VIDEO
Video tentang "Pancasila sebagai Dasar Pengembangan IPTEK" menjelaskan bahwa Pancasila memiliki peran penting dalam membimbing arah pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Pancasila memastikan bahwa kemajuan teknologi tidak hanya berfokus pada pencapaian teknis, tetapi juga mempertimbangkan nilai-nilai moral, kemanusiaan, dan keberlanjutan.
Poin penting yang diangkat dalam video ini meliputi:
1. Setiap sila Pancasila memberikan pedoman untuk membangun IPTEK yang seimbang. Contohnya, sila pertama menekankan pentingnya teknologi yang tidak melupakan aspek spiritual dan etika, sementara sila kedua mendorong pengembangan teknologi yang menghormati martabat manusia
2. Dalam pengembangan IPTEK, mahasiswa dan peneliti diingatkan untuk tidak hanya mengejar inovasi, tetapi juga memperhatikan dampak sosial, budaya, dan lingkungan. Hal ini agar teknologi tetap relevan dan berkontribusi untuk kebaikan bersama
3. Sila ketiga, yaitu persatuan Indonesia, menegaskan bahwa teknologi harus mendukung integrasi bangsa. Artinya, teknologi diharapkan mengurangi kesenjangan antara wilayah maju dan tertinggal, sehingga seluruh rakyat dapat merasakan manfaatnya
4. Sila kelima mengingatkan bahwa penggunaan teknologi harus adil dan merata. Contohnya, inovasi teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung pendidikan, layanan kesehatan, dan pembangunan ekonomi yang merata di seluruh daerah
Sebagai mahasiswa, kita dapat menerapkan nilai-nilai ini dengan cara melakukan riset yang mempertimbangkan dampak jangka panjang, menciptakan solusi inovatif yang sesuai kebutuhan masyarakat, dan menggunakan teknologi secara bijak untuk menyelesaikan permasalahan bangsa. Video ini mengajak generasi muda untuk menjadikan Pancasila sebagai pijakan utama dalam setiap upaya pengembangan IPTEK di masa depan
Nama : Risa Dwi Maretha
NPM : 2217011178
Kelas : D
TUGAS RESUME VIDEO PENDIDIKAN PANCASILA
Pernyataan pada penjelasan dalam video yaitu menjelaskan hubungan erat antara nilai-nilai Pancasila dan pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi (iptek) di Indonesia. Pancasila tidak hanya menjadi pedoman berbangsa dan bernegara, tetapi juga menjadi dasar etis dalam memanfaatkan dan mengembangkan iptek.
1. Sila Ketuhanan yang Maha Esa
· Pengembangan iptek harus mempertimbangkan aspek moral dan spiritual.
· Tidak cukup hanya membuktikan atau menciptakan sesuatu, tetapi harus memastikan bahwa hasilnya tidak merugikan manusia atau merusak lingkungan.
· Ada keseimbangan antara akal dan nilai-nilai spiritual yang menjunjung kehendak Tuhan.
2. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
· Iptek sebagai produk manusia harus mencerminkan kemanusiaan yang beradab.
· Pengembangannya harus mempertimbangkan moralitas, martabat manusia, dan tidak digunakan untuk hal-hal yang merugikan atau tidak bermoral.
3. Sila Persatuan Indonesia
· Iptek harus memperkuat rasa nasionalisme dan semangat kebangsaan.
· Selain itu, iptek juga harus menghubungkan bangsa Indonesia dengan dunia internasional secara harmonis, menjadikan bangsa bagian dari komunitas global.
4. Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan
Perwakilan
· Pengembangan iptek perlu dilakukan secara demokratis.
· Para ilmuwan memiliki kebebasan berekspresi dan berinovasi, tetapi harus menghormati kebebasan orang lain serta terbuka terhadap kritik dan pengkajian ulang.
5. Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
· Iptek harus memberikan manfaat yang adil bagi semua lapisan masyarakat.
· Pengembangannya perlu menjaga keseimbangan antara hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, masyarakat, bangsa, negara, dan lingkungan alam.
NAMA : TRISNA SEBENING PURNAMA
NPM : 2217011126
KELAS D KIMIA 2022
TUGAS PANCASILA PERTEMUAN KE-13
ANALISIS VIDEO
Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan IPTEK adalah hasil karya manusia yang dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun, penggunaannya dapat membawa dampak positif maupun negatif, tergantung pada tujuan dan cara pemanfaatannya. Di sisi lain, Pancasila berfungsi sebagai pedoman dan rumusan nilai bagi kehidupan berbangsa dan bernegara seluruh rakyat Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila memiliki peran penting dalam mendorong perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Berikut adalah sila-sila Pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK, antara lain:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa, bahwa IPTEK harus mencerminkan keseimbangan antara rasionalitas dan spiritualitas.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, bahwa IPTEK adalah hasil kebudayaan manusia yang harus dikembangkan dengan menjunjung tinggi moralitas.
3. Persatuan Indonesia, mengarahkan pengembangan IPTEK untuk memperkuat rasa nasionalisme dan menjaga keutuhan bangsa.
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, mengajarkan pentingnya pendekatan demokratis dalam pengembangan IPTEK.
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, bahwa IPTEK harus menciptakan keseimbangan antara kebutuhan individu, masyarakat, dan lingkungan.
Nama : Abnes Teresia Pakpahan
NPM : 2257011001
Kelas : D
ANALISIS VIDEO
Resume: Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan IPTEK
Video ini membahas bagaimana Pancasila, sebagai dasar ideologi negara Indonesia, dapat dijadikan landasan dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).
1. Pancasila Sebagai Dasar Filosofis:
Pancasila sebagai panduan nilai-nilai moral dan sosial memiliki peran yang sangat penting dalam arah pengembangan IPTEK. Setiap sila dalam Pancasila memiliki relevansi dengan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bertujuan untuk kebaikan umat manusia.
Pancasila mengedepankan prinsip keseimbangan antara kemajuan teknologi dan keberlanjutan nilai-nilai kemanusiaan.
Sila pertama: Ketuhanan yang Maha Esa
Teknologi dan IPTEK harus mengedepankan nilai ketuhanan, dengan tidak melanggar norma-norma agama dan moralitas. Ini menunjukkan bahwa IPTEK harus digunakan untuk memperbaiki kehidupan manusia secara adil dan bijaksana, tanpa mengabaikan aspek spiritual.
Sila kedua: Kemanusiaan yang adil dan beradab
Dalam pengembangan IPTEK, harus ada kesadaran untuk menjaga martabat dan hak-hak asasi manusia. IPTEK yang dikembangkan harus bermanfaat untuk kemanusiaan dan tidak merugikan pihak manapun.
Sila ketiga: Persatuan Indonesia
Pengembangan IPTEK harus mendukung kesatuan dan persatuan bangsa, mengatasi kesenjangan sosial, dan memastikan pemerataan manfaat teknologi di seluruh lapisan masyarakat.
Sila keempat: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
IPTEK harus dikembangkan dengan cara yang demokratis, melibatkan partisipasi masyarakat, dan keputusan yang diambil harus berdasarkan musyawarah untuk mencapai solusi yang terbaik.
Sila kelima: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Penggunaan IPTEK harus didorong untuk mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, mengurangi kesenjangan sosial, dan menciptakan keadilan dalam akses terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dalam proses pengembangan IPTEK, masyarakat Indonesia diharapkan untuk mengintegrasikan aspek moral dan etika dalam penggunaan teknologi. Hal ini agar perkembangan IPTEK yang pesat tidak menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan sosial, budaya, maupun lingkungan.
Pendidikan dan penyuluhan tentang IPTEK yang berbasis nilai Pancasila sangat penting untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga memiliki komitmen moral dan sosial yang tinggi.
Pancasila, sebagai dasar negara Indonesia, memberikan landasan yang kuat untuk mengembangkan IPTEK yang berorientasi pada kesejahteraan, kedamaian, dan keadilan sosial. Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus dilakukan dengan bijaksana, tidak hanya berfokus pada kemajuan material, tetapi juga menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan moralitas yang terkandung dalam Pancasila.
Nama : Chatrine Martasya Siburian
NPM : 2217011174
Kelas : D
ANALISIS VIDEO
Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan IPTEK
Pada video tersebut dijelaskan Pancasila sebagai dasar pengembangan IPTEK. Pancasila adalah dasar negara yang mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila juga merupakan dasar pengembangan IPTEK yang harus dipegang teguh oleh bangsa Indonesia.
Pancasila memiliki lima sila, yaitu:
Pada video dijelaskan bahwa setiap sila Pancasila memiliki implikasi terhadap pengembangan IPTEK. Misalnya, sila Ketuhanan Yang Maha Esa mengharuskan pengembangan IPTEK yang berlandaskan pada nilai-nilai agama. Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab mengharuskan pengembangan IPTEK yang berorientasi pada kesejahteraan manusia. Sila Persatuan Indonesia mengharuskan pengembangan IPTEK yang memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan, dalam permusyawaratan/perwakilan, dan berdasarkan keadilan mengharuskan pengembangan IPTEK yang melibatkan partisipasi masyarakat. Sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia mengharuskan pengembangan IPTEK yang menjamin keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Pengembangan IPTEK harus dilakukan dengan memperhatikan nilai-nilai Pancasila. Misalnya, pengembangan IPTEK harus dilakukan dengan memperhatikan nilai-nilai agama, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial.
Berikut adalah beberapa poin penting yang dibahas dalam video:
Nama : Aqila Salsabila
NPM : 2217011016
MK : Pancasila
Penelitian berjudul "Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi" mengkaji pentingnya pendidikan Pancasila di era globalisasi, yang ditandai oleh kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Globalisasi membawa dampak besar, baik positif maupun negatif, terutama pada generasi muda seperti mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mata kuliah pengembangan kepribadian Pancasila terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi perkembangan IPTEK. Menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan regresi, penelitian ini melibatkan 40 responden yang dipilih melalui proportional cluster random sampling.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki kepribadian yang baik berdasarkan nilai Pancasila, terbukti dari skor kuesioner yang tinggi (di atas 80). Analisis regresi mengungkapkan pengaruh signifikan mata kuliah ini terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi perkembangan IPTEK, dengan kontribusi sebesar 28,2% terhadap variabel dependen, sedangkan 71,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.
Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan Pancasila berperan penting dalam membentuk sikap positif mahasiswa dalam menghadapi tantangan globalisasi. Oleh karena itu, disarankan agar pemerintah dan institusi pendidikan terus mengemas pembelajaran Pancasila dengan cara yang relevan dan menarik. Mahasiswa juga diharapkan tetap menjaga nilai-nilai luhur Pancasila dan mampu menyaring pengaruh negatif teknologi, agar budaya bangsa tidak tergeser oleh budaya asing. Pemerintah juga perlu meningkatkan pengawasan terhadap arus informasi, khususnya melalui internet, untuk meminimalkan dampak buruk globalisasi.
Nama : Aqila Salsabila
NPM : 2217011016
MK : Pancasila
Analisis vidio
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) merupakan hasil karya manusia yang dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup. Karya ini bisa digunakan untuk tujuan yang positif maupun negatif. Pancasila, sebagai dasar negara dan pedoman hidup berbangsa, memberikan nilai-nilai penting yang relevan dalam pengembangan IPTEK yang berkembang dengan pesat. Setiap sila Pancasila berperan sebagai landasan etika dalam penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, mendorong keseimbangan antara aspek rasional dan spiritual dalam menciptakan dan menggunakan teknologi, dengan mempertimbangkan maksud dan dampaknya. Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, menekankan pentingnya moralitas dan sikap beradab dalam pengembangan teknologi, mengingat IPTEK adalah hasil budaya manusia yang bermoral. Sila ketiga, Persatuan Indonesia, memperkuat semangat nasionalisme yang berpadu dengan nilai-nilai universal dan internasional.
Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, mendukung pengembangan IPTEK secara demokratis, di mana setiap individu memiliki kebebasan untuk berinovasi dengan tetap menghormati hak orang lain. Sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, menekankan bahwa pengembangan IPTEK harus menjunjung tinggi keseimbangan keadilan, baik terhadap sesama manusia maupun dalam hubungan dengan Tuhan.
Melalui landasan nilai-nilai Pancasila ini, pengembangan IPTEK diharapkan tetap sesuai dengan etika dan moral, sehingga dapat memberikan manfaat yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat.
Nama: Nissa Fadila
NPM : 2217011169
Kelas: D
Tugas Pancasila Pertemuan 13 (Analisis Video)
Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) memiliki hubungan erat dengan Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi pedoman etika yang memastikan bahwa IPTEK tidak hanya berorientasi pada kemajuan dan inovasi, tetapi juga memperhatikan aspek moral, spiritual, dan sosial. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, misalnya, mengingatkan bahwa IPTEK tidak boleh sekadar mengejar bukti rasional, tetapi juga mempertimbangkan dampak etis dan spiritual terhadap manusia dan lingkungan. Dengan demikian, Pancasila berperan sebagai penjaga keseimbangan antara perkembangan IPTEK dan kemanusiaan.
Setiap sila dalam Pancasila memberikan kerangka moral dan etika yang membimbing pengembangan IPTEK. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab menekankan pentingnya moralitas dan keberadaban dalam inovasi teknologi, sedangkan Sila Persatuan Indonesia menggarisbawahi pentingnya menjaga rasa nasionalisme dalam menghadapi tantangan globalisasi. Sementara itu, Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan mengajak ilmuwan untuk terbuka terhadap kritik dan menghormati kebebasan berpikir, menciptakan ruang dialog yang demokratis dalam kemajuan IPTEK. Dengan kerangka ini, pengembangan IPTEK tidak hanya menjadi sarana untuk kemajuan material, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan.
Pada akhirnya, Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia menegaskan bahwa kemajuan IPTEK harus bermanfaat bagi semua lapisan masyarakat tanpa diskriminasi. Prinsip ini mendorong keseimbangan antara manusia dengan dirinya, masyarakat, dan lingkungan. Dengan pengembangan yang berlandaskan Pancasila, IPTEK tidak hanya menjadi alat kemajuan, tetapi juga sarana untuk mewujudkan kehidupan yang adil, sejahtera, dan harmonis, baik dalam lingkup nasional maupun global.