Posts made by M. Zia Ul Islam Zia

Secara terminologi, Administrasi adalah mengurus, mengatur, mengelola serta mengandung maksud adanya keteraturan dan pengaturan sebab yang menjadi sasaran dari penguasaan dan pengelolaan, yang diarahkan pada penciptaan keteraturan, dan menghasilkan pencapaian tujuan yang tepat atau pada tujuan yang diinginkan.
Sedangkan dalam konteks administrasi publik, administrasi diartikan sebagai proses dimana sumberdaya dan personel publik diorganisir dan dikoordinasikan untuk memformulasikan, mengimplementasikan, dan mengelola (manage) keputusan-keputusan dalam kebijakan publik, dimana dalam proses penyelenggaraan Birokrasi, contoh dari aplikasi teori administrasi publik adalah pelayanan publik.
Fenomena yang terjadi saat ini adalah masih adanya mal administrasi yang berlangsung di institusi pelayanan publik, yang semakin akut dan kompleks, dan telah menjadi bagian dari patologi birokrasi.
Untuk itu basis teori yang mesti disiapkan dalam mencegah patologi birokrasi, guna meningkatkan pelayanan publik diantaranya adalah :
1. Merubah persepsi gaya manjerial para pejabat di lingkungan birokrasi
2. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaksana operasional birokrasi
3. Merubah perilaku birokrat yang bersifat disfungsional atau negatif menjadi positif dan berfungsi baik
4. Penegakan dan penghormatan terhadap norma-norma hukum, dan peraturan perundang-undangan
Teori Governance adalah sebuah kajian yang mempelajari hubungan antar berbagai aktor dalam tata kelola kepemerintahan, Dimana yang menjadi dasar teori ini adalah, bagaimana suatu otoritas kekuasaan menjalankan tugas dan fungsinya untuk mencapai suatu kondisi penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel, transparan, pertisipatif, efektif dan supremasi hukum.
Aktor utama dan proses kerja dalam teori ini adalah adalah pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil yang saling berinteraksi , berkolaborasi dan terlibat sesuai dengan perannya masing-masing untuk menjalankan pemerintahan, mengevaluasi pemerintahan, serta bermitra dengan pemerintah, yang masing-masing aktor juga memiliki andil penting untuk memberikan sumbangsih terhadap pembangunan bangsa dan negara.
Teori Governance adalah sebuah kajian yang mempelajari hubungan antar berbagai aktor dalam tata kelola kepemerintahan, Dimana yang menjadi dasar teori ini adalah, bagaimana suatu otoritas kekuasaan menjalankan tugas dan fungsinya untuk mencapai suatu kondisi penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel, transparan, pertisipatif, efektif dan supremasi hukum.
Aktor utama dan proses kerja dalam teori ini adalah adalah pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil yang saling berinteraksi , berkolaborasi dan terlibat sesuai dengan perannya masing-masing untuk menjalankan pemerintahan, mengevaluasi pemerintahan, serta bermitra dengan pemerintah, yang masing-masing aktor juga memiliki andil penting untuk memberikan sumbangsih terhadap pembangunan bangsa dan negara.
Nama : M. Zia Ul Islam
NPM : 2226061003


Rational Choice Theory atau Teori Pilihan Rasional, adalah suatu kerangka pemikiran untuk memahami dan merancang model perilaku sosial dan ekonomi, dimana yang menjadi asumsi dasar teori pilihan rasional ini adalah, seluruh perilaku sosial disebabkan oleh perilaku individu yang masing-masing membuat keputusannya sendiri.
Teori pilihan rasional juga berasumsi bahwa seseorang memiliki preferensi di antara beberapa pilihan alternatif yang memungkinkan orang tersebut menyatakan pilihan yang diinginkannya, dengan mempertimbangkan informasi yang ada, potensi biaya dan keuntungan dari menentukan pilihan, dan bertindak konsisten dalam memilih tindakan yang terbaik.
Sementara Irrational Behaviour atau Perilaku Irasional adalah perilaku yang tidak dapat dijelaskan dan tidak didasarkan pada logika atau pemikiran rasional yang disebabkan atau dipengaruhi oleh emosi, kebiasaan, atau pengaruh sosial, termasuk keyakinan yang tidak masuk akal.
Adapun aktor utama kedua teori ini adalah :
1. Individu
Yaitu seseorang yang mencoba melakukan pengambilan keputusan dan memaksimalkan manfaat dalam situasi yang melibatkan pilihan dan konsekuensi yang terkait dengan pilihan tersebut.
2. Institusi

Yaitu kelompok yang memiliki preferensi dan tujuan bersama yang mempengaruhi pengambilan keputusan anggota-anggotanya dan memberlakukan suatu mekanisme dalam mempengaruhi pengambilan keputusan individu