Weekly outline
General
Assalamu'alaikum,wr.wb.
Salam pembelajar,
Selamat datang di perkuliahan Budgeting, dengan sks 2 (2-0). Mata kuliah ini diampu oleh tim sebagai berikut:
Dr. Pujiati, S.Pd., M.Pd. Fiarika Dwi Utari, S.Pd., M.Pd. Meyta Pritandari, S.Pd., M.Pd.

Mata kuliah Budgeting membahas konsep, prinsip, dan teknik penyusunan anggaran sebagai alat perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan dalam organisasi, baik sektor bisnis maupun publik. Mahasiswa mempelajari jenis-jenis anggaran, proses penyusunan anggaran, analisis varians, serta peran anggaran dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan sumber daya.
Melalui mata kuliah ini, mahasiswa tidak hanya dibekali kemampuan teknis dalam menyusun dan menganalisis anggaran, tetapi juga diarahkan untuk memahami implikasi pembelajaran budgeting dalam konteks pendidikan ekonomi di sekolah. Pembelajaran dilaksanakan melalui studi kasus, diskusi, dan latihan praktis sehingga mahasiswa mampu mengaplikasikan konsep budgeting secara kontekstual serta mengintegrasikannya ke dalam pembelajaran ekonomi di tingkat sekolah menengahMata kuliah Budgeting membekali mahasiswa S1 Pendidikan Ekonomi dengan kemampuan merencanakan, menyusun, dan mengevaluasi anggaran secara sistematis dan berbasis data. Bagi calon guru, kompetensi ini mendukung penguatan literasi keuangan dan kemampuan mengajarkan perencanaan anggaran secara kontekstual di sekolah. Bagi wirausaha, mata kuliah ini melatih keterampilan pengambilan keputusan keuangan, pengelolaan biaya, dan perencanaan usaha yang efisien dan berkelanjutan. Sementara itu, bagi analis pendidikan, budgeting menjadi dasar dalam menganalisis efektivitas pembiayaan program pendidikan serta memberikan rekomendasi kebijakan berbasis kinerja dan akuntabilitas. Dengan demikian, mata kuliah ini berperan penting dalam membentuk lulusan yang profesional, adaptif, dan memiliki kompetensi keuangan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Mahasiswa diharapkan mampu:
- Menganalisis komponen-komponen budgeting dalam konteks organisasi pendidikan dan ekonomi. (Analytical Thinking)
- Menyusun dan mengembangkan anggaran berbasis kasus nyata. (Application & Synthesis)
- Mengevaluasi efektivitas anggaran melalui indikator kinerja. (Evaluation)
- Berkomunikasi hasil anggaran dan rekomendasi strategi secara profesional. (Communication & Collaboration).
CPMK 1
Menganalisis komponen-komponen budgeting dalam konteks organisasi pendidikan dan ekonomi (Analytical Thinking)
Sub-sub CPMK:
1.1 Mengidentifikasi konsep dasar dan fungsi anggaran dalam organisasi pendidikan dan ekonomi.
1.2 Menganalisis jenis-jenis anggaran (operasional, investasi, program, dll.).
1.3 Menganalisis komponen pendapatan dan belanja dalam organisasi pendidikan.
1.4 Menjelaskan keterkaitan antara perencanaan strategis dan penganggaran.
1.5 Menganalisis faktor internal dan eksternal yang memengaruhi penyusunan anggaran.CPMK 2
Menyusun dan mengembangkan anggaran berbasis kasus nyata (Application & Synthesis)
Sub-sub CPMK:
2.1 Mengumpulkan dan menginterpretasikan data keuangan berbasis kasus nyata.
2.2 Menyusun anggaran berbasis kebutuhan dan prioritas organisasi.
2.3 Mengaplikasikan teknik penyusunan anggaran (incremental, zero-based, performance-based).
2.4 Mengintegrasikan aspek kebijakan dan regulasi dalam penyusunan anggaran.
2.5 Mengembangkan dokumen anggaran yang sistematis dan realistis.CPMK 3
Mengevaluasi efektivitas anggaran melalui indikator kinerja (Evaluation)
Sub-sub CPMK:
3.1 Menjelaskan konsep indikator kinerja anggaran.
3.2 Menentukan indikator kinerja yang relevan dengan tujuan organisasi.
3.3 Menganalisis kesesuaian antara rencana anggaran dan realisasi.
3.4 Mengevaluasi efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran.
3.5 Merumuskan rekomendasi perbaikan berdasarkan hasil evaluasi anggaran.CPMK 4
Berkomunikasi hasil anggaran dan rekomendasi strategi secara profesional (Communication & Collaboration)
Sub-sub CPMK:
4.1 Menyusun laporan anggaran secara sistematis dan komunikatif.
4.2 Menyajikan hasil analisis dan evaluasi anggaran secara lisan dan visual.
4.3 Mengomunikasikan rekomendasi strategi anggaran kepada pemangku kepentingan.
4.4 Bekerja sama dalam tim untuk menyusun dan mempresentasikan anggaran.
4.5 Menunjukkan etika dan sikap profesional dalam komunikasi anggaran.Minggu
Tema Utama
Metode Pembelajaran
Aktivitas Mahasiswa
1
Orientasi & Konsep Dasar Budgeting
CER (Classroom Engaged Reading) + Diskusi
Reading quiz; diskusi konsep budgeting
Formatif
2–3
Studi Kasus: Anggaran Organisasi
Case Method
Analisis kasus nyata; brainstorming sol
Refleksi kasus
4–5
Perancangan Anggaran (Workshop)
Project Workshop
Tim buat outline project anggaran
Rubrik analisis
6–7
PjBL: Riset Kebutuhan Budget
Field Research & PBL
Survei/wawancara stakeholder
Laporan riset
8
Ujian Tengah Semester
-
UTS berbasis soal HOTS
UTS
9–10
Pengembangan Model Anggaran
PjBL
Penyusunan model lengkap, consult
Rubrik PjBL
11–12
Simulasi & Validasi Anggaran
Peer Learning
Simulasi presentasi, feedback peers
Peer review
13
Penulisan Refleksi Profesional
Self & Peer Reflection
Kegiatan menulis refleksi portofolio
Asesmen portofolio
14–15
Final Project & Presentasi
PjBL + Seminar
Final presentasi & diskusi Q&A
Presentasi portofolio
16
Penutup & Evaluasi
Refleksi kelas
Pengisian evaluasi course
Sumatif
- Analisis
Kasus Nyata (Case Method)
Mahasiswa mengkaji studi kasus anggaran sekolah/organisasi nyata, mengidentifikasi masalah, menyusun rekomendasi strategi, dan mempertanggungjawabkannya melalui presentasi peer-review.
Kemampuan berpikir kritis, evaluasi, dan kolaborasi. - Proyek
Anggaran Terapan (PjBL)
Mahasiswa bekerja dalam tim untuk melakukan survei kebutuhan budgeting, menyusun anggaran terperinci, simulasikan eksekusi, dan evaluasi kinerja anggaran menggunakan KPI yang dirancang sendiri.
Kemampuan real-world problem solving, enterprise mindset, dan digital literacy.
Role-play presentasi anggaran kepada “stakeholder” (dosen, praktisi, mahasiswa lain) untuk mempertahankan atau merevisi rencana anggaran.
Komunikasi efektif, negosiasi, dan etika profesional- Analisis
Kasus Nyata (Case Method)
Asesmen Otentik
- Analisis Kasus : Rubrik penilaian: kedalaman analisis, solusi, justifikasi, relevansi dengan teori.
- PjBL — Laporan dan Presentasi : Rubrik: kualitas rancangan anggaran, penggunaan data, validasi KPI, solusi inovatif.
- Refleksi Portofolio :Dokumen refleksi proses belajar, pembelajaran metakognitif, keterkaitan dengan tantangan abad 21.
- Peer Review & Self Assessment : Dinilai berdasarkan kontribusi tim, etika, kerjasama.
Portofolio Digital INDIVIDU:
Mahasiswa mengumpulkan seluruh artefak pembelajaran: ringkasan kasus, laporan riset, desain anggaran, umpan balik peer, refleksi pengalaman yang terhubung pada CPMK, serta evidensi pencapaian kompetensi lainnya.
Portfolio assessment merupakan strategi penilaian abad 21 yang membantu mengukur proses dan produk kompetensi secara holistik.
Penilaian dilakukan oleh dosen dengan menggunakan kriteria sebagai berikut:
Nilai Range
A ≥ 76
B+ 71-75
B 66-70
C+ 61-65
C 56-60
D 51-55
E ≤50
Nilai akhir akan menggunakan pembobotan sebagai berikut:
● Aktivitas dan partisipasi 35%
● Produk 15%
● Quiz 5%
● Tugas 10%
● UTS 15%
● UAS 20%
Kriteria acuan penilaian tugas individual dan kelompok meliputi:
v Sistematika 10%
v Kebenaran isi 30%
v Relevansi 30%
v Kerapihan dan kebersihan 20%
v Sikap dan kerjasama tim 10%
Buku / Textbook Internasional (Referensi Utama)
Marlowe, J. (2016). Capital budgeting: A guide for local governments. Washington, DC: International City/County Management Association.
Marlowe, J., Rivenbark, W. C., & Vogt, A. J. (2018). Financial strategy for public managers. Washington, DC: CQ Press.
Wild, J. J., Shaw, K. W., & Chiappetta, B. (2022). Financial and managerial accounting: Information for decisions (9th ed.). New York, NY: McGraw-Hill Education.
Weygandt, J. J., Kimmel, P. D., & Kieso, D. E. (2020). Managerial accounting: Tools for business decision making (9th ed.). Hoboken, NJ: Wiley.
Jurnal Internasional Bereputasi (Terindeks Scopus)
Hansen, S. C., Otley, D. T., & Van der Stede, W. A. (2003). Practice developments in budgeting: An overview and research perspective. Journal of Management Accounting Research, 15(1), 95–116. https://doi.org/10.2308/jmar.2003.15.1.95
Libby, T., & Lindsay, R. M. (2010). Beyond budgeting or budgeting reconsidered? A survey of North-American budgeting practice. Management Accounting Research, 21(1), 56–75. https://doi.org/10.1016/j.mar.2009.10.003
Scapens, R. W., & Bromwich, M. (2010). Management accounting research: 20 years on. Management Accounting Research, 21(4), 278–284. https://doi.org/10.1016/j.mar.2010.08.003
Jurnal Internasional Fokus Budgeting Publik (Scopus / Hybrid OA)
Anessi-Pessina, E., Barbera, C., Sicilia, M., & Steccolini, I. (2016). Public sector budgeting: A European review of accounting and public management journals. Accounting, Auditing & Accountability Journal, 29(3), 491–519. https://doi.org/10.1108/AAAJ-06-2015-2098
Jurnal Nasional (Open Access – Relevan Budgeting)
Azhar, A., & Syarif, F. (2025). Budgeting for small business: A literature review. Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan, 13(1), 45–58. https://jurnal.ibik.ac.id/index.php/jiakes/article/view/2686
Rahmawati, D., & Hidayat, R. (2023). Zero-based budgeting sebagai strategi peningkatan efisiensi anggaran. Anggaran: Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi, 5(2), 112–124. https://journal.areai.or.id/index.php/anggaran/article/view/1007
Sari, M., & Putra, A. (2022). Peranan anggaran belanja sebagai alat perencanaan dan pengendalian manajemen. Jurnal Akuntansi Keuangan dan Perpajakan, 4(1), 1–12. https://jurnal.globalscients.com/index.php/jakp/article/view/232Motivasi semangat belajar dari BJ. Habibie.
Link Youtube:
"Jadilah Mata Air Yang Jernih Yang Memberikan Kehidupan Bagi Masyarakat Sekitarmu"
(BJ Habibie)
Terlampir Kontrak perkuliahan Budgeting.
4 February - 10 February
Salam pembelajar,
Pada pekan pertama ini kita akan menyepakati sejumlah hal terkait dengan komitmen perkuliahan kita pada satu semester ke depan. Selain itu, kita juga akan melaksanakan orientasi dan konsep dasar Budgeting secara singkat. Apakah ada diantara kalian yang sudah pernah mempelajari atau sudah mengetahui tentang perkuliahan Budgeting?Baik, masih belum mengetahui, ada juga yang sudah namun perlu kita kaji lebih jauh.
Berikut tautan video dari youtube yang bisa Anda saksikan dan simak terkait dengan materi konsep dasar Budgeting.
Link Youtube:
Selain itu, berikut juga terlampir link e-book tentang Penganggaran yang bisa Anda baca dan pelajari sebagai salah satu referensi perkuliahan Budgeting.
Link e-book 1:
557439-konsep-dasar-penganggaran-perusahaan-2549abd5.pdf
Link e-book 2:
11-Buku-Anggaran-Perusahaan-lusiana.pdf
Link e-book 3:
Link e-book 4:
Coba kemukakan pendapat Anda tentang Budgeting, mengacu pada pengalaman sehari-hari Anda. Silakan ditulis di kertas dengan tulisan yang rapih sebanyak 300 kata, lalu discan dan upload disini.
11 February - 17 February
Salam Pembelajar,
Pada pekan ini kita akan melaksankan Studi Kasus dengan tema Anggaran Organisasi.Terkait dengan aktivitas ini, kalian diminta membentuk 5 kelompok sesuai dengan kasus yang telah disiapkan oleh dosen pengampu. Waktu untuk berdiskusi maksimal 20 menit, selanjutkan masinig-masing kelompok menyiapkan diri untuk menyajikan hasil diskusi bersama kelompoknya dan teman-teman kelompok lain akan menyimak dan memberikan tanggapan serta penilaian. Presentasi masing-masing kelompok maksimal 5 menit agar penggunaan waktu lebih efektif untuk saling bertukar gagasan antar kelompok. Di akhir sesi dosen pengampu akan memberikan reviu dan feedback serta mengevaluasi jalannya diskusi.
Silakan diunggah disini link bahan presenstasi Anda.
18 February - 24 February
Salam Pembelajar,
Pada pekan ini kita akan melaksankan Studi Kasus dengan tema Anggaran Organisasi.Terkait dengan aktivitas ini, kalian diminta membentuk 5 kelompok sesuai dengan kasus yang telah disiapkan oleh masing-masing kelompok. Waktu untuk berdiskusi maksimal 20 menit, selanjutkan masinig-masing kelompok menyiapkan diri untuk menyajikan hasil diskusi bersama kelompoknya dan teman-teman kelompok lain akan menyimak dan memberikan tanggapan serta penilaian. Preesntasi masing-masing kelompok maksimal 5 menit agar penggunaan waktu lebih efektif untuk saling bertukar gagasan antar kelompok. Di akhir sesi dosen pengampu akan memberikan reviu dan feedback serta mengevaluasi jalannya diskusi.
Silakan unggah link bahan presentasi kelompok disini.
- This week
25 February - 3 March
Salam Pembelajar,
Pada pekan ini kita akan melaksanakan pengalaman belajar berupa Perancangan Anggaran (dalam bentuk Project Workshop Kelas).
Perancangan Anggaran (Workshop Kelas)
Mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk melaksanakan penugasan Perancangan Anggaran yang disajikan dalam bentuk Workshop Kelas. Setiap kelompok bertugas merancang dan mempresentasikan suatu rancangan anggaran berdasarkan studi kasus atau konteks yang telah ditentukan/dipilih (misalnya anggaran kegiatan, program kerja, proyek organisasi, atau unit tertentu) dengan mengacu pada prinsip-prinsip perencanaan dan penganggaran yang relevan.
Kegiatan workshop dilaksanakan dengan durasi 50 menit per kelompok, yang mencakup:
-
Pemaparan rancangan anggaran (tujuan, asumsi, komponen anggaran, dan justifikasi alokasi dana).
-
Penjelasan metode dan dasar pengambilan keputusan anggaran.
-
Simulasi atau ilustrasi singkat (bila diperlukan) untuk memperjelas rancangan anggaran yang diajukan.
Setelah sesi workshop, kegiatan dilanjutkan dengan:
-
Diskusi antar kelompok, di mana kelompok lain memberikan pertanyaan, masukan, dan tanggapan kritis terhadap rancangan anggaran yang dipresentasikan.
-
Penilaian sejawat (peer assessment) yang dilakukan oleh mahasiswa terhadap kelompok presenter berdasarkan rubrik yang telah ditetapkan.
-
Reviu dan umpan balik dari dosen pengampu, yang menilai ketepatan substansi, logika argumentasi, serta kesesuaian rancangan dengan konsep perancangan anggaran.
-
Penetapan kelompok terbaik, berdasarkan akumulasi penilaian sejawat dan penilaian dosen.
Penugasan ini bertujuan untuk melatih kemampuan mahasiswa dalam berpikir analitis, menyusun anggaran secara sistematis, berargumentasi secara logis, serta bekerja sama secara efektif dalam tim.
Rubrik Penilaian Kelompok Terbaik
Aspek Penilaian Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Kurang (1) Ketepatan Kajian Kajian anggaran sangat tepat, komprehensif, dan sesuai dengan konteks/studi kasus; seluruh komponen anggaran disusun secara sistematis dan logis. Kajian anggaran cukup tepat dan sesuai konteks, dengan sedikit kekurangan pada kelengkapan atau sistematika. Kajian anggaran kurang mendalam dan terdapat beberapa ketidaktepatan dalam penyusunan komponen. Kajian anggaran tidak tepat, tidak sistematis, dan tidak sesuai dengan konteks yang ditetapkan. Argumentasi dan Relevansi Argumentasi sangat kuat, didukung data/asumsi yang jelas, serta relevan dengan tujuan perancangan anggaran. Argumentasi cukup logis dan relevan, namun dukungan data/asumsi belum sepenuhnya kuat. Argumentasi kurang jelas dan relevansi dengan tujuan anggaran masih terbatas. Argumentasi lemah, tidak logis, dan tidak relevan dengan tujuan anggaran. Inovasi dan Kerja Sama Menunjukkan inovasi tinggi dalam perancangan anggaran serta kerja sama tim yang sangat solid dan seimbang. Terdapat unsur inovasi dan kerja sama tim yang baik, meskipun belum maksimal. Inovasi terbatas dan kerja sama tim kurang merata. Tidak terlihat inovasi serta kerja sama tim yang lemah. Kelompok terbaik ditentukan berdasarkan nilai tertinggi dari keseluruhan aspek penilaian, dengan mempertimbangkan hasil penilaian sejawat dan reviu dosen pengampu.
-
Silakan unggah link drive hasil project kelompok disini.
Silakan dibaca dan dipelajari beberapa referensi berikut ini:
Link e-book 1:
406565-rencana-kerja-dan-penganggaran-konsep-te-00f42421.pdf
Link Pedoman Perencanaan, Penganggaran, dan Pelaksanaan Penganggaran Edisi Revisi 1 Kemenkeu
4 March - 10 March
Salam Pembelajar,
Pada pekan ini kita masih akan melaksanakan pengalaman belajar berupa Perancangan Anggaran (dalam bentuk Project Workshop Kelas sesi 2).
Perancangan Anggaran (Workshop Kelas sesi 2)
Mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk melaksanakan penugasan Perancangan Anggaran yang disajikan dalam bentuk Workshop Kelas. Setiap kelompok bertugas merancang dan mempresentasikan suatu rancangan anggaran berdasarkan studi kasus atau konteks yang telah ditentukan/dipilih (misalnya anggaran kegiatan, program kerja, proyek organisasi, atau unit tertentu) dengan mengacu pada prinsip-prinsip perencanaan dan penganggaran yang relevan.
Kegiatan workshop dilaksanakan dengan durasi 50 menit per kelompok, yang mencakup:
Pemaparan rancangan anggaran (tujuan, asumsi, komponen anggaran, dan justifikasi alokasi dana).
Penjelasan metode dan dasar pengambilan keputusan anggaran.
Simulasi atau ilustrasi singkat (bila diperlukan) untuk memperjelas rancangan anggaran yang diajukan.
Setelah sesi workshop, kegiatan dilanjutkan dengan:
Diskusi antar kelompok, di mana kelompok lain memberikan pertanyaan, masukan, dan tanggapan kritis terhadap rancangan anggaran yang dipresentasikan.
Penilaian sejawat (peer assessment) yang dilakukan oleh mahasiswa terhadap kelompok presenter berdasarkan rubrik yang telah ditetapkan.
Reviu dan umpan balik dari dosen pengampu, yang menilai ketepatan substansi, logika argumentasi, serta kesesuaian rancangan dengan konsep perancangan anggaran.
Penetapan kelompok terbaik, berdasarkan akumulasi penilaian sejawat dan penilaian dosen.
Penugasan ini bertujuan untuk melatih kemampuan mahasiswa dalam berpikir analitis, menyusun anggaran secara sistematis, berargumentasi secara logis, serta bekerja sama secara efektif dalam tim.
Rubrik Penilaian Kelompok Terbaik
Aspek Penilaian Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Kurang (1) Ketepatan Kajian Kajian anggaran sangat tepat, komprehensif, dan sesuai dengan konteks/studi kasus; seluruh komponen anggaran disusun secara sistematis dan logis. Kajian anggaran cukup tepat dan sesuai konteks, dengan sedikit kekurangan pada kelengkapan atau sistematika. Kajian anggaran kurang mendalam dan terdapat beberapa ketidaktepatan dalam penyusunan komponen. Kajian anggaran tidak tepat, tidak sistematis, dan tidak sesuai dengan konteks yang ditetapkan. Argumentasi dan Relevansi Argumentasi sangat kuat, didukung data/asumsi yang jelas, serta relevan dengan tujuan perancangan anggaran. Argumentasi cukup logis dan relevan, namun dukungan data/asumsi belum sepenuhnya kuat. Argumentasi kurang jelas dan relevansi dengan tujuan anggaran masih terbatas. Argumentasi lemah, tidak logis, dan tidak relevan dengan tujuan anggaran. Inovasi dan Kerja Sama Menunjukkan inovasi tinggi dalam perancangan anggaran serta kerja sama tim yang sangat solid dan seimbang. Terdapat unsur inovasi dan kerja sama tim yang baik, meskipun belum maksimal. Inovasi terbatas dan kerja sama tim kurang merata. Tidak terlihat inovasi serta kerja sama tim yang lemah. Kelompok terbaik ditentukan berdasarkan nilai tertinggi dari keseluruhan aspek penilaian, dengan mempertimbangkan hasil penilaian sejawat dan reviu dosen pengampu.
Silakan unggah link drive hasil project kelompok disini.
11 March - 17 March
Salam Pembelajar,
Pada pertemuan 6 dan 7 kita akan melaksanakan PjBL dengan topik Riset Kebutuhan Budget.
Topik: Riset Kebutuhan Budget
Pada penugasan ini, kalian akan melaksanakan kegiatan Project-Based Learning (PjBL) dengan fokus pada Riset Kebutuhan Budget untuk suatu kasus/skenario yang telah ditentukan masing-masing kelompok (contoh: kegiatan organisasi, proyek bisnis sederhana, program sosial, atau studi kasus lain yang relevan).
Mahasiswa bekerja secara kelompok (sesuai arahan dosen) untuk mengidentifikasi kebutuhan, menganalisis komponen biaya, serta menyusun estimasi budget yang rasional, terstruktur, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Tujuan Penugasan
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu:
- Mengidentifikasi kebutuhan utama dalam suatu proyek/kegiatan.
- Menganalisis dan mengklasifikasikan komponen biaya secara sistematis.
- Menyusun estimasi budget berdasarkan data dan asumsi yang logis.
- Melatih kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, serta komunikasi hasil analisis.
Alokasi Waktu
- ± 60 menit:
Digunakan untuk pengerjaan proyek, meliputi: - Analisis kebutuhan
- Identifikasi dan perincian komponen biaya
- Penyusunan estimasi budget
- Persiapan ringkasan hasil
- Sisa waktu perkuliahan digunakan untuk:
- Diskusi hasil proyek
- Evaluasi teman sejawat (peer evaluation)
- Overview dan umpan balik dari dosen
- Refleksi dan evaluasi pembelajaran
Luaran (Output)
Mahasiswa diminta menghasilkan:
- Ringkasan hasil riset kebutuhan budget (tabel/infografis/dokumen singkat)
- Penjelasan singkat mengenai asumsi dan dasar perhitungan biaya
Penilaian
Penilaian dilakukan berdasarkan:
- Ketepatan identifikasi kebutuhan
- Kelengkapan dan logika penyusunan budget
- Kejelasan penyajian hasil
- Partisipasi dalam diskusi dan evaluasi teman sejawat
Rubrik Penilaian PjBL: Riset Kebutuhan Budget
Aspek Penilaian
Sangat Baik (4)
Baik (3)
Cukup (2)
Kurang (1)
Identifikasi Kebutuhan
Seluruh kebutuhan proyek teridentifikasi secara lengkap, relevan, dan jelas
Sebagian besar kebutuhan teridentifikasi dengan baik, masih ada yang kurang detail
Kebutuhan teridentifikasi namun kurang lengkap dan kurang relevan
Kebutuhan tidak jelas atau banyak yang terlewat
Analisis & Perincian Biaya
Komponen biaya rinci, logis, dan sesuai kebutuhan
Komponen biaya cukup rinci dan logis, ada sedikit ketidaktepatan
Komponen biaya kurang rinci dan beberapa tidak sesuai
Komponen biaya tidak jelas dan tidak logis
Estimasi Budget
Estimasi biaya realistis, berbasis data/asumsi yang kuat
Estimasi cukup realistis dengan asumsi yang dijelaskan
Estimasi kurang realistis dan asumsi kurang jelas
Estimasi tidak realistis dan tanpa dasar yang jelas
Penyajian Hasil
Penyajian sangat rapi, sistematis, dan mudah dipahami
Penyajian rapi dan cukup sistematis
Penyajian kurang rapi dan kurang sistematis
Penyajian tidak rapi dan sulit dipahami
Diskusi & Evaluasi Teman Sejawat
Sangat aktif, memberi masukan kritis dan konstruktif
Aktif berpartisipasi dan memberi masukan
Partisipasi terbatas, masukan kurang mendalam
Tidak berpartisipasi atau pasif
Kerja Sama (jika kelompok)
Kolaborasi sangat baik, peran anggota seimbang
Kolaborasi baik, pembagian tugas cukup jelas
Kolaborasi kurang efektif
Tidak ada kerja sama yang jelas
Selamat mengerjakan.Silakan unggah link drive hasil project kelompok disini.
18 March - 24 March
Topik: Riset Kebutuhan Budget (2)
Pada penugasan ini, mahasiswa akan melaksanakan kegiatan Project-Based Learning (PjBL) dengan fokus pada Riset Kebutuhan Budget untuk suatu kasus/skenario yang telah ditentukan (misalnya: kegiatan organisasi, proyek bisnis sederhana, program sosial, atau studi kasus lain yang relevan dengan mata kuliah).
Mahasiswa bekerja secara kelompok (sesuai arahan dosen) untuk mengidentifikasi kebutuhan, menganalisis komponen biaya, serta menyusun estimasi budget yang rasional, terstruktur, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Tujuan Penugasan
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu:
- Mengidentifikasi kebutuhan utama dalam suatu proyek/kegiatan.
- Menganalisis dan mengklasifikasikan komponen biaya secara sistematis.
- Menyusun estimasi budget berdasarkan data dan asumsi yang logis.
- Melatih kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, serta komunikasi hasil analisis.
Alokasi Waktu
- ± 60 menit:
Digunakan untuk pengerjaan proyek, meliputi: - Analisis kebutuhan
- Identifikasi dan perincian komponen biaya
- Penyusunan estimasi budget
- Persiapan ringkasan hasil
- Sisa waktu perkuliahan digunakan untuk:
- Diskusi hasil proyek
- Evaluasi teman sejawat (peer evaluation)
- Overview dan umpan balik dari dosen
- Refleksi dan evaluasi pembelajaran
Luaran (Output)
Mahasiswa diminta menghasilkan:
- Ringkasan hasil riset kebutuhan budget (tabel/infografis/dokumen singkat)
- Penjelasan singkat mengenai asumsi dan dasar perhitungan biaya
Penilaian
Penilaian dilakukan berdasarkan:
- Ketepatan identifikasi kebutuhan
- Kelengkapan dan logika penyusunan budget
- Kejelasan penyajian hasil
- Partisipasi dalam diskusi dan evaluasi teman sejawat
Rubrik Penilaian PjBL: Riset Kebutuhan Budget
Aspek Penilaian
Sangat Baik (4)
Baik (3)
Cukup (2)
Kurang (1)
Identifikasi Kebutuhan
Seluruh kebutuhan proyek teridentifikasi secara lengkap, relevan, dan jelas
Sebagian besar kebutuhan teridentifikasi dengan baik, masih ada yang kurang detail
Kebutuhan teridentifikasi namun kurang lengkap dan kurang relevan
Kebutuhan tidak jelas atau banyak yang terlewat
Analisis & Perincian Biaya
Komponen biaya rinci, logis, dan sesuai kebutuhan
Komponen biaya cukup rinci dan logis, ada sedikit ketidaktepatan
Komponen biaya kurang rinci dan beberapa tidak sesuai
Komponen biaya tidak jelas dan tidak logis
Estimasi Budget
Estimasi biaya realistis, berbasis data/asumsi yang kuat
Estimasi cukup realistis dengan asumsi yang dijelaskan
Estimasi kurang realistis dan asumsi kurang jelas
Estimasi tidak realistis dan tanpa dasar yang jelas
Penyajian Hasil
Penyajian sangat rapi, sistematis, dan mudah dipahami
Penyajian rapi dan cukup sistematis
Penyajian kurang rapi dan kurang sistematis
Penyajian tidak rapi dan sulit dipahami
Diskusi & Evaluasi Teman Sejawat
Sangat aktif, memberi masukan kritis dan konstruktif
Aktif berpartisipasi dan memberi masukan
Partisipasi terbatas, masukan kurang mendalam
Tidak berpartisipasi atau pasif
Kerja Sama (jika kelompok)
Kolaborasi sangat baik, peran anggota seimbang
Kolaborasi baik, pembagian tugas cukup jelas
Kolaborasi kurang efektif
Tidak ada kerja sama yang jelas
Silakan unggah link drive hasil project kelompok disini.
25 March - 31 March
pada pekan ini akan dilaksanakan Ujian Tengah Semester.
1 April - 7 April
Salam pembelajar,
Pada Topik Pengembangan Model Anggaran, kita akan membahas konsep, prinsip, dan pendekatan dalam merancang model anggaran yang adaptif, sistematis, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi atau program tertentu. Pada perkuliahan ini, mahasiswa mempelajari berbagai jenis model anggaran (misalnya anggaran tradisional, berbasis kinerja, berbasis nol, atau model inovatif lainnya) serta menganalisis kelebihan dan keterbatasannya dalam konteks pengambilan keputusan.
Melalui topik ini, Anda diharapkan mampu mengembangkan model anggaran yang relevan dengan tujuan organisasi, mempertimbangkan efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya, serta merespons dinamika lingkungan dan kebutuhan pemangku kepentingan.
Rancangan Penugasan
Tugas Kelompok: Perancangan Model Anggaran Sederhana
Deskripsi Tugas
Mahasiswa dibagi ke dalam kelompok kecil (3–5 orang). Setiap kelompok diminta untuk mengembangkan sebuah model anggaran sederhana berdasarkan studi kasus singkat yang diberikan oleh dosen (misalnya kegiatan akademik, program organisasi mahasiswa, proyek sosial, atau unit kerja hipotetis).
Instruksi Pengerjaan (Durasi: 30 Menit)
Dalam waktu 30 menit, setiap kelompok diminta untuk:
- Menentukan jenis model anggaran yang digunakan.
- Menjelaskan tujuan dan prinsip utama dari model anggaran tersebut.
- Menyusun komponen utama anggaran (pos anggaran dan alokasi secara garis besar).
- Memberikan alasan/argumentasi singkat mengapa model tersebut dianggap paling sesuai dengan studi kasus.
- Menyimpulkan keunggulan model anggaran yang dikembangkan.
Hasil kerja kelompok disampaikan secara singkat (lisan atau tertulis ringkas dalam bentuk poster canva) dan menjadi bahan diskusi kelas.
Tujuan Penugasan
- Melatih kemampuan analisis dan pemilihan model anggaran.
- Mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan pengambilan keputusan.
- Mendorong kerja sama dan diskusi efektif dalam kelompok.
Lembar Penilaian Penugasan
Pengembangan Model Anggaran
Aspek Penilaian
Kriteria Penilaian
Skor (1–4)
Pemilihan Model Anggaran
Ketepatan dan kesesuaian model anggaran dengan studi kasus
Kejelasan Konsep dan Tujuan
Kejelasan tujuan, prinsip, dan logika pengembangan model
Struktur dan Komponen Anggaran
Kelengkapan dan keteraturan komponen anggaran yang disusun
Argumentasi dan Relevansi
Alasan pemilihan model logis dan relevan dengan konteks
Kerja Sama Kelompok
Partisipasi dan kolaborasi anggota kelompok
Keterangan Skor:
- 4 = Sangat Baik
- 3 = Baik
- 2 = Cukup
- 1 = Kurang
Nilai Akhir diperoleh dari total skor seluruh aspek.
Silakan unggah link drive pengembangan model anggaran yang sudah kalian kerjakan bersama kelompok, disini.
Terlampir beberapa referensi e-journal dan e-book untuk dibaca dan dipelajari terkait dengan pengembangan model penganggaran:
Link e-journal:
7565-ID-pengembangan-model-tata-kelola-keuangan-dalam-mengoptimalkan-anggaran-belanja-ko.pdf
Link e-book/modul:
MODUL PENGANGGARAN SBG ALAT PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN.pdf
8 April - 14 April
Salam pembelajar,
Pada Topik Pengembangan Model Anggaran 2, kita akan membahas konsep, prinsip, dan pendekatan dalam merancang model anggaran yang adaptif, sistematis, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi atau program tertentu. Pada perkuliahan ini, mahasiswa mempelajari berbagai jenis model anggaran (misalnya anggaran tradisional, berbasis kinerja, berbasis nol, atau model inovatif lainnya) serta menganalisis kelebihan dan keterbatasannya dalam konteks pengambilan keputusan.
Melalui topik ini, Anda diharapkan mampu mengembangkan model anggaran yang relevan dengan tujuan organisasi, mempertimbangkan efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya, serta merespons dinamika lingkungan dan kebutuhan pemangku kepentingan.
Rancangan Penugasan
Tugas Kelompok: Perancangan Model Anggaran Sederhana
Deskripsi Tugas
Mahasiswa dibagi ke dalam kelompok kecil (3–5 orang). Setiap kelompok diminta untuk mengembangkan sebuah model anggaran sederhana berdasarkan studi kasus singkat yang diberikan oleh dosen (misalnya kegiatan akademik, program organisasi mahasiswa, proyek sosial, atau unit kerja hipotetis).
Instruksi Pengerjaan (Durasi: 30 Menit)
Dalam waktu 30 menit, setiap kelompok diminta untuk:
- Menentukan jenis model anggaran yang digunakan.
- Menjelaskan tujuan dan prinsip utama dari model anggaran tersebut.
- Menyusun komponen utama anggaran (pos anggaran dan alokasi secara garis besar).
- Memberikan alasan/argumentasi singkat mengapa model tersebut dianggap paling sesuai dengan studi kasus.
- Menyimpulkan keunggulan model anggaran yang dikembangkan.
Hasil kerja kelompok disampaikan secara singkat (lisan atau tertulis ringkas dalam bentuk poster canva) dan menjadi bahan diskusi kelas.
Tujuan Penugasan
- Melatih kemampuan analisis dan pemilihan model anggaran.
- Mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan pengambilan keputusan.
- Mendorong kerja sama dan diskusi efektif dalam kelompok.
Lembar Penilaian Penugasan
Aspek Penilaian
Kriteria Penilaian
Skor (1–4)
Pemilihan Model Anggaran
Ketepatan dan kesesuaian model anggaran dengan studi kasus
Kejelasan Konsep dan Tujuan
Kejelasan tujuan, prinsip, dan logika pengembangan model
Struktur dan Komponen Anggaran
Kelengkapan dan keteraturan komponen anggaran yang disusun
Argumentasi dan Relevansi
Alasan pemilihan model logis dan relevan dengan konteks
Kerja Sama Kelompok
Partisipasi dan kolaborasi anggota kelompok
Keterangan Skor:
- 4 = Sangat Baik
- 3 = Baik
- 2 = Cukup
- 1 = Kurang
Nilai Akhir diperoleh dari total skor seluruh aspek.
- Silakan unggah link drive pengembangan model anggaran yang sudah kalian kerjakan bersama kelompok, disini.
15 April - 21 April
Salam pembelajar,
Pada dua pekan ke depan kita akan melaksanakan Simulasi & Validasi Anggaran.
Simulasi & Validasi Anggaran adalah materi yang membahas proses pengujian rencana anggaran sebelum diimplementasikan.
Fokus utamanya meliputi:- Simulasi anggaran: memodelkan berbagai skenario (optimis, moderat, pesimis) untuk melihat dampak perubahan asumsi terhadap kondisi keuangan.
- Validasi anggaran: mengevaluasi kelayakan, konsistensi, dan realisme anggaran berdasarkan data, tujuan organisasi, serta keterbatasan sumber daya.
Melalui materi ini, mahasiswa diharapkan mampu:
- Menganalisis risiko dan ketidakpastian dalam perencanaan anggaran
- Mengidentifikasi potensi deviasi (selisih anggaran)
- Memberikan rekomendasi perbaikan anggaran yang lebih akurat dan berkelanjutan
Rancangan Penugasan Kelompok
Bentuk Tugas
Studi kasus simulasi dan validasi anggaran sederhana
Tujuan Penugasan
Mahasiswa mampu menerapkan konsep simulasi dan validasi anggaran pada kasus praktis serta melatih kemampuan analisis dan kerja tim.
Pembagian Kelompok: 4–5 mahasiswa per kelompok
Skenario Kasus:
Profil Unit Usaha
Nama Unit Usaha: CV Maju Sejahtera
Bidang Usaha: Produksi dan penjualan makanan olahan
Periode Anggaran: Tahun 2026Manajemen menyusun anggaran tahunan berdasarkan kondisi ekonomi yang dianggap stabil. Namun, di tengah tahun terdapat indikasi perubahan kondisi ekonomi yang dapat memengaruhi kinerja keuangan perusahaan.
A. Anggaran Awal (Kondisi Normal)
Asumsi Pendapatan:
- Volume penjualan: 120.000 unit/tahun
- Harga jual rata-rata: Rp25.000/unit
Total Pendapatan:
120.000 × Rp25.000 = Rp3.000.000.000Asumsi Biaya:
Komponen Biaya
Jumlah
Biaya Bahan Baku
Rp1.200.000.000
Biaya Tenaga Kerja
Rp600.000.000
Biaya Overhead Produksi
Rp400.000.000
Biaya Pemasaran & Distribusi
Rp300.000.000
Biaya Administrasi & Umum
Rp200.000.000
Total Biaya
Rp2.700.000.000
Laba Bersih yang Direncanakan
Pendapatan – Total Biaya =
Rp3.000.000.000 – Rp2.700.000.000 = Rp300.000.000B. Potensi Perubahan Kondisi Ekonomi
Manajemen mengidentifikasi beberapa risiko dan peluang berikut:
- Kenaikan harga bahan baku sebesar 15% akibat inflasi dan gangguan pasokan.
- Penurunan daya beli konsumen yang berpotensi menurunkan volume penjualan hingga 10%.
- Rencana ekspansi pasar online, yang membutuhkan: Tambahan biaya pemasaran sebesar Rp100.000.000, Potensi peningkatan volume penjualan sebesar 8%
C. Tugas Mahasiswa (Untuk Simulasi & Validasi Anggaran)
Berdasarkan data di atas, mahasiswa diminta untuk:
Instruksi Tugas Kelompok (Durasi 50 Menit)
Setiap kelompok diminta untuk:
- Menyusun Simulasi Anggaran (±20 menit)
Buat minimal 2 skenario:
- Skenario optimis
- Skenario pesimis
Identifikasi perubahan pada pendapatan dan/atau biaya.
- Melakukan Validasi Anggaran (±20 menit)
Analisis kelayakan anggaran pada masing-masing skenario
Identifikasi:
- Pos anggaran yang berisiko
- Potensi defisit atau surplus
- Asumsi yang tidak realistis
- Menyusun Rekomendasi (±10 menit)
Usulan perbaikan atau penyesuaian anggaran
Strategi mitigasi risiko anggaran
Output yang Dikumpulkan
- Ringkasan hasil analisis (1 halaman atau 3–5 slide):
Skenario simulasi
Hasil validasi
Rekomendasi utama
C. Alokasi Waktu Kelas
- Pengerjaan tugas kelompok: 50 menit
- Presentasi singkat, diskusi, dan tanya jawab: sisa waktu perkuliahan
D. Rubrik Penilaian Penugasan Kelompok
Aspek Penilaian
Kriteria
Bobot
Pemahaman Konsep
Ketepatan penerapan konsep simulasi & validasi anggaran
30%
Analisis Skenario
Kelengkapan dan logika skenario yang dibuat
25%
Kualitas Rekomendasi
Relevansi, kelayakan, dan argumentasi rekomendasi
20%
Kerja Sama Kelompok
Pembagian peran dan keterlibatan anggota
15%
Kejelasan Penyajian
Sistematika, kerapian, dan kejelasan output
10%
Total
100%
Silakan diunggah linkk hasil kerja kelompok disini.
Berikut link e-journal terkait dengan simulasi anggaran yang bisa dibaca dan dipelajari untuk menambah wawasan kita.
Link e-journal:
22 April - 28 April
Salam pembelajar,
Pada dua pekan ke depan kita akan melaksanakan Simulasi & Validasi Anggaran.
Simulasi & Validasi Anggaran adalah materi yang membahas proses pengujian rencana anggaran sebelum diimplementasikan.
Fokus utamanya meliputi:- Simulasi anggaran: memodelkan berbagai skenario (optimis, moderat, pesimis) untuk melihat dampak perubahan asumsi terhadap kondisi keuangan.
- Validasi anggaran: mengevaluasi kelayakan, konsistensi, dan realisme anggaran berdasarkan data, tujuan organisasi, serta keterbatasan sumber daya.
Melalui materi ini, mahasiswa diharapkan mampu:
- Menganalisis risiko dan ketidakpastian dalam perencanaan anggaran
- Mengidentifikasi potensi deviasi (selisih anggaran)
- Memberikan rekomendasi perbaikan anggaran yang lebih akurat dan berkelanjutan
Studi Kasus Simulasi & Validasi Anggaran Pendidikan
Profil Institusi (Fiktif)
Nama Institusi: Sekolah Menengah “Cendekia Nusantara”
Tahun Anggaran: 2026
Jumlah Peserta Didik: 480 siswa
Jumlah Guru & Tenaga Kependidikan: Guru tetap: 32 orang, Tenaga kependidikan: 8 orangSekolah “Cendekia Nusantara” adalah sekolah swasta menengah yang mengandalkan pendanaan dari SPP, subsidi pemerintah, dan dana bantuan operasional. Pihak manajemen ingin memastikan anggaran tahun 2026 efektif, berimbang, dan mendukung mutu pendidikan.
Data Pendapatan Tahunan
Sumber Pendapatan
Keterangan
Jumlah (Rp)
SPP Siswa
Rp300.000/siswa/bulan × 480 siswa × 12 bulan
1.728.000.000
Dana BOS
Subsidi pemerintah
480.000.000
Bantuan Yayasan
Dana tetap tahunan
250.000.000
Total Pendapatan
2.458.000.000
Data Pengeluaran Tahunan (Perkiraan Awal)
Komponen Pengeluaran
Keterangan
Jumlah (Rp)
Gaji Guru
Rata-rata Rp4.500.000 × 32 × 12 bulan
1.728.000.000
Gaji Tenaga Kependidikan
Rata-rata Rp3.000.000 × 8 × 12 bulan
288.000.000
Operasional Sekolah
Listrik, air, internet, ATK
180.000.000
Sarana & Prasarana
Pemeliharaan & perbaikan
140.000.000
Kegiatan Akademik
Ujian, pelatihan guru, lomba
95.000.000
Kegiatan Kesiswaan
OSIS, ekstrakurikuler
60.000.000
Dana Cadangan
Tidak terduga
50.000.000
Total Pengeluaran
2.541.000.000
Permasalahan Utama
Berdasarkan data awal, sekolah mengalami defisit anggaran.
Defisit = Total Pendapatan – Total Pengeluaran
= Rp2.458.000.000 – Rp2.541.000.000
= – Rp83.000.000Tugas Kelompok Mahasiswa
Instruksi:
Sebagai tim perencana anggaran sekolah, kelompok Anda diminta untuk:
Menganalisis struktur anggaran
Identifikasi pos pengeluaran terbesar
Tentukan pos yang bersifat prioritas dan non-prioritas
Melakukan simulasi perbaikan anggaran, Pilih minimal 2 strategi, misalnya:
Efisiensi biaya operasional
Penyesuaian dana cadangan
Peningkatan pendapatan non-SPP
Realokasi anggaran kegiatan
Melakukan validasi anggaran hasil simulasi
Pastikan:
Anggaran berimbang atau surplus
Kebutuhan akademik utama tetap terpenuhi
Tidak melanggar prinsip kewajaran dan keberlanjutan
Menyusun kesimpulan singkat
Jelaskan apakah anggaran hasil simulasi layak dijalankan dan alasannya.
Output yang Dikumpulkan
- Tabel anggaran hasil simulasi (ringkas)
- Penjelasan perubahan anggaran (bullet points)
- Kesimpulan akhir (maks. 150 kata)
Silakan unggah drive hasil kerja kelompok disini.
29 April - 5 May
Salam pembelajar,
Setelah beberapa kali Anda melaksanakan studi kasus dan simulasi penganggaran, maka pada pertemuan kali ini Anda akan menulis refleksi atas apa yang sudah kalian laksanakan. Penulisan refleksi secara individu, dengan bahasa formal akademik, maksimal 500 kata.
Secara umum, refleksi profesional memuat beberapa komponen berikut:
1. Deskripsi Pengalaman
Menjelaskan secara singkat:
- Kegiatan/tugas apa yang dilakukan
- Dalam konteks apa (mata kuliah, proyek, praktik, studi kasus, dll.)
Fokus: apa yang terjadi, bukan analisis dulu.
2. Pemahaman dan Pembelajaran
Menjelaskan:
- Apa yang dipelajari dari pengalaman tersebut
- Konsep/teori apa yang menjadi lebih dipahami
- Keterampilan apa yang berkembang
Fokus: pengetahuan dan kompetensi yang diperoleh.
3. Refleksi Diri (Analisis Kritis)
Menunjukkan:
- Tantangan atau kesulitan yang dihadapi
- Kelebihan dan kekurangan diri
- Kesalahan atau hal yang bisa diperbaiki
Fokus: kejujuran dan evaluasi diri secara objektif.
4. Kaitan dengan Profesionalisme
Menjelaskan:
- Hubungan pengalaman dengan dunia kerja/profesi
- Nilai profesional (etika, tanggung jawab, kerja sama, komunikasi, dll.)
Fokus: relevansi akademik dengan praktik profesional.
5. Rencana Pengembangan Diri
Menjelaskan:
- Apa yang akan diperbaiki ke depan
- Keterampilan yang ingin ditingkatkan
- Langkah konkret untuk pengembangan diri
Fokus: orientasi masa depan.
Silakan diunggah disini link drive tugas Anda.
6 May - 12 May
Salam pembelajar,
Pada pertemuan pekan ini dan pekan depan kita akan melaksanakan Final Project & Presentasi.
STUDI TERINTEGRASI / STUDI KASUS
“Perencanaan dan Pengendalian Budget pada Organisasi”
1. Latar Belakang Kasus
Setiap organisasi—baik perusahaan, lembaga pendidikan, maupun organisasi nirlaba—membutuhkan budgeting sebagai alat perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan. Budget yang disusun dengan baik membantu organisasi mengalokasikan sumber daya secara efisien serta meminimalkan risiko keuangan.
Melalui studi kasus ini, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan konsep teori budgeting dengan kondisi nyata organisasi dan mengembangkan kemampuan analisis, kerja tim, serta komunikasi profesional.
2. Tujuan Penugasan
Setelah menyelesaikan proyek ini, mahasiswa diharapkan mampu:
- Memahami proses penyusunan anggaran (budgeting)
- Menganalisis kebutuhan dan keterbatasan keuangan organisasi
- Menyusun rencana anggaran yang realistis dan terstruktur
- Mengevaluasi potensi masalah serta solusi dalam pengelolaan anggaran
- Menyajikan hasil analisis secara profesional melalui laporan dan presentasi
3. Deskripsi Kasus
Kelompok diminta memilih satu jenis organisasi, misalnya:
- Perusahaan jasa
- Perusahaan manufaktur
- Sekolah / perguruan tinggi
- UMKM
- Organisasi nirlaba
Skenario Umum Kasus:
Organisasi X akan menjalankan kegiatan operasional selama satu tahun ke depan dan memiliki keterbatasan dana. Manajemen meminta tim untuk menyusun anggaran tahunan yang mencakup pemasukan dan pengeluaran, sekaligus memberikan analisis risiko dan rekomendasi pengendalian anggaran.4. Tugas Kelompok
Setiap kelompok diminta untuk:
- Profil Organisasi
- Jenis dan bidang organisasi
- Tujuan dan kegiatan utama
- Identifikasi Sumber Dana
- Pendapatan utama
- Pendapatan tambahan (jika ada)
- Penyusunan Anggaran
- Anggaran pendapatan
- Anggaran biaya (operasional, SDM, pemasaran, dll.)
- Ringkasan total anggaran
- Analisis Budgeting
Kesesuaian anggaran dengan tujuan organisasi
Prioritas pengeluaran
Potensi pemborosan atau kekurangan dana
- Permasalahan dan Solusi
Risiko dalam pelaksanaan anggaran
Strategi pengendalian dan evaluasi budget
- Kesimpulan dan Rekomendasi
Ringkasan hasil analisis
Rekomendasi perbaikan budgeting
5. Output yang Dikumpulkan
- Laporan Tertulis Kelompok
Panjang: 10 halaman
Tulis tangan
- Presentasi Kelompok
Durasi: 15–20 menit
Media: PowerPoint
- Partisipasi Anggota
Setiap anggota berkontribusi saat presentasi
6. Waktu Pengerjaan
Durasi: 2 pekan
- Pekan 1: Analisis kasus & penyusunan anggaran
- Pekan 2: Finalisasi laporan & persiapan presentasi
RUBRIK PENILAIAN
Aspek Penilaian
Kriteria Penilaian
Bobot (%)
Pemahaman Konsep Budgeting
Ketepatan penggunaan konsep, istilah, dan prinsip budgeting
20%
Analisis Kasus
Kedalaman analisis, logika, dan relevansi dengan kondisi organisasi
25%
Penyusunan Anggaran
Kelengkapan, kerapian, dan realisme anggaran yang disusun
25%
Solusi & Rekomendasi
Ketepatan solusi, kreativitas, dan keterkaitan dengan masalah
10%
Laporan Tertulis
Sistematika, bahasa akademik, dan kerapian penulisan
10%
Presentasi & Kerja Tim
Kejelasan penyampaian, visual, dan kontribusi anggota
10%
Total
100%
Catatan untuk Mahasiswa
- Gunakan data asumsi yang logis dan konsisten
- Tunjukkan kerja sama kelompok secara nyata
- Fokus pada proses analisis, bukan hanya hasil angka
13 May - 19 May
Silakan unggah link drive studi kasus terintegrasi pada pertemuan 14, yang sudah Anda kerjakan disini.
20 May - 26 May
Salam pembelajar,
Pada pekan ini kita akan laksanakan tahap akhir dari perkuliahan Budgeting yang telah berjalan selama 1 semester yaitu Penutup & Evaluasi. Kalian bisa isi evaluasi course dan mengerjakan soal ujian akhir semester. Selamat mengerjakan dan semoga sukses.