PERTEMUAN 2: Struktur Pasar Persaingan sempurna, monopoli, oligopoli

PERTEMUAN 2: Struktur Pasar Persaingan sempurna, monopoli, oligopoli

Number of replies: 2

Salam pembelajar,

Pada pertemuan kali ini kita akan mempelajari tentang Struktur pasar persaingan sempurna, monopoli, oligopoli. Apakah ada yang bisa menjelaskan perbedaan antara pasar persaingan sempurna, monopoli, oligopoli?

Yuk kita simak video ini terlebih dahulu.






Sumber: Youtube.com
In reply to First post

Re: PERTEMUAN 2: Struktur Pasar Persaingan sempurna, monopoli, oligopoli

Eka Arinda 2213031080 གིས-
Nama : Eka Arinda
NPM : 2213031080

Pasar persaingan sempurna adalah kondisi pasar di mana terdapat banyak penjual dan pembeli sehingga tidak ada satu pun pihak yang mampu memengaruhi harga. Produk yang ditawarkan bersifat homogen atau seragam, misalnya beras atau garam, sehingga konsumen tidak membedakan produk dari satu produsen dengan yang lain. Informasi pasar juga sempurna, artinya semua pihak mengetahui harga, kualitas, dan jumlah barang yang tersedia. Karena itu, harga terbentuk murni dari interaksi penawaran dan permintaan. Ciri penting lainnya adalah perusahaan dalam pasar ini bebas keluar-masuk industri tanpa hambatan. Dalam jangka panjang, keuntungan ekonomis cenderung nol karena persaingan yang begitu ketat.

Sedangkan pasar monopoli adalah pasar yang hanya dikuasai oleh satu penjual atau produsen tunggal. Produk yang ditawarkan tidak memiliki pengganti yang dekat, sehingga konsumen tidak punya alternatif lain selain membeli dari produsen tersebut. Dalam kondisi ini, perusahaan monopoli menjadi penentu harga karena tidak ada persaingan langsung. Contoh sederhana monopoli adalah perusahaan penyedia listrik negara. Meskipun demikian, pasar monopoli sering dikritik karena dapat menimbulkan ketidakefisienan, harga yang tinggi, dan pilihan yang terbatas bagi konsumen. Untuk itu, peran regulasi pemerintah biasanya sangat penting agar monopoli tidak merugikan masyarakat.

Sementara itu, pasar oligopoli adalah struktur pasar di mana hanya terdapat beberapa perusahaan besar yang menguasai sebagian besar pangsa pasar. Produk yang dihasilkan bisa homogen (misalnya baja atau semen) maupun terdiferensiasi (seperti mobil atau smartphone). Dalam pasar ini, keputusan satu perusahaan, terutama mengenai harga atau jumlah produksi, akan memengaruhi pesaingnya, sehingga terjadi saling ketergantungan. Karena itu, strategi yang digunakan perusahaan dalam oligopoli sering dianalisis melalui teori permainan (game theory). Pasar oligopoli dapat menghasilkan persaingan ketat, tetapi juga rawan terjadi kolusi atau kesepakatan harga yang merugikan konsumen.
In reply to First post

Re: PERTEMUAN 2: Struktur Pasar Persaingan sempurna, monopoli, oligopoli

Aldi Pranoto གིས-
Nama : Aldi Pranoto
NPM : 2213031088

Dalam pasar persaingan sempurna, terdapat sangat banyak penjual dan pembeli sehingga tidak ada satu pun pelaku yang mampu mengendalikan harga. Produk yang dijual bersifat homogen atau identik, misalnya gabah atau hasil pertanian standar, sehingga konsumen tidak membedakan kualitas antar-produsen. Karena itu, para penjual berperan sebagai price taker dan harus menerima harga yang dibentuk oleh mekanisme permintaan dan penawaran di pasar. Hambatan untuk masuk atau keluar dari pasar ini sangat kecil, sehingga banyak perusahaan dapat bergabung atau meninggalkan pasar dengan mudah. Informasi pasar juga dianggap tersedia secara sempurna, membuat semua pelaku memiliki pemahaman yang sama terhadap harga dan kondisi pasar. Pasar ini memiliki keunggulan berupa efisiensi harga, namun cenderung kurang mendorong inovasi karena semua produk serupa dan keuntungan tiap perusahaan relatif kecil.

Berbeda dengan itu, pasar monopoli adalah kondisi ketika hanya satu perusahaan menguasai seluruh penawaran suatu barang atau jasa yang tidak memiliki substitusi dekat. Sebagai satu-satunya penjual, perusahaan monopolis memiliki kekuatan besar untuk menentukan harga atau dikenal sebagai price maker, sehingga konsumen tidak memiliki pilihan lain selain membeli dari perusahaan tersebut. Pasar monopoli biasanya muncul karena hambatan masuk yang sangat tinggi, baik berupa regulasi pemerintah, teknologi khusus, hak paten, atau kebutuhan modal besar. Contoh umum monopoli yaitu penyediaan listrik oleh PLN atau penyediaan air bersih oleh PDAM di banyak daerah. Meskipun monopoli dapat mendorong investasi besar dan memberikan skala ekonomi, struktur pasar ini juga memungkinkan harga lebih tinggi dan pilihan lebih sedikit bagi konsumen, sehingga dapat menimbulkan ketidakefisienan dalam jangka panjang.

Sementara itu, pasar oligopoli ditandai oleh keberadaan beberapa perusahaan besar yang menguasai sebagian besar pasar, biasanya antara tiga sampai sepuluh pelaku. Dalam struktur ini, produk yang ditawarkan bisa homogen seperti semen atau bisa juga terdiferensiasi seperti mobil dan smartphone. Setiap perusahaan memiliki kekuatan untuk memengaruhi harga, namun tidak sebesar dalam monopoli, karena setiap keputusan harga atau strategi pemasaran akan saling memengaruhi perusahaan lain. Karena itu, perilaku pelaku pasar dalam oligopoli sering saling bergantung, bahkan bisa terjadi kolusi atau pembentukan kartel agar harga tetap stabil dan keuntungan masing-masing perusahaan terjaga. Hambatan masuk pasar oligopoli juga tinggi akibat kebutuhan modal besar, teknologi, dan jaringan distribusi yang luas. Contoh nyata pasar oligopoli adalah industri semen, rokok, dan operator telekomunikasi besar. Struktur pasar ini mendorong inovasi dan kualitas produk yang cukup baik, tetapi tetap memiliki risiko kurangnya kompetisi apabila pelaku utama bekerja sama untuk mengatur harga.