Posts made by Revita Winasa Pasundari

Nama: Revita Winasa Pasundari

Npm: 2553032002

Kelas:25C

Pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara bukan hanya soal “mendapat ilmu” saja, tapi soal membentuk manusia secara utuh: intelektual, emosional, karakter, sosial. Sekolah bukan sekadar tempat memindahkan pengetahuan, tetapi ruang untuk mengembangkan potensi anak agar menjadi pribadi yang merdeka, kreatif, bertanggungjawab.

Guru dan pengajar punya peran penting,bukan cuma sebagai pengajar di depan, tapi sebagai teladan, pendamping, dan motivator. Pendekatan pendidikan harus menghargai kodrat alam dan kodrat zaman artinya memperhatikan siapa anak itu, berdasar latar belakangnya, dan juga menyiapkannya menghadapi perubahan zaman.Rasa kemanusiaan, rasa kebangsaan, dan rasa kebudayaan turut menjadi bagian dari tujuan pendidikan bukan hanya kurikulum teknis. 

Dan menurut Pandangan saya:Saya setuju bahwa pendidikan yang bagus adalah yang membebaskanbukan membuat siswa jadi penghafal tanpa makna tapi jadi individu yang bisa berpikir, bertanya, dan bertindak baik.Guru yang ideal akan menginspirasi, bukan hanya mengajar dalam arti tradisional.

Menurut saya, tujuan pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara itu bukan cuma buat bikin orang jadi pintar di pelajaran aja, tapi supaya manusia bisa berkembang secara utuh dan baik dari cara berpikir, bersikap, maupun bertindak. pendidikan itu harus bikin seseorang merdeka, artinya bisa jadi dirinya sendiri, bertanggung jawab, dan berguna buat orang lain. sekolah seharusnya jadi tempat yang menuntun, bukan memaksa.

kalau saya jadi guru, saya bakal berusaha seperti yang Ki Hajar bilang:

1.Menjadi teladan buat murid, bukan cuma nyuruh. 

2.membantu murid supaya mereka berani berpikir dan mengembangkan bakatnya.

3.ngajarin dengan hati, bukan cuma teori.

4.Membuat suasana belajar yang menyenangkan, biar murid ngerasa dihargai dan semangat belajar.

DKPM PPKn 2025C -> Analisis Video

by Revita Winasa Pasundari -

Nama: Revita Winasa Pasundari

NPM: 2553032002K

Kelas: 25C

Menganalisis tentang tahapan moral dalam vidio  perkembangan moral kohlberg

TAHAP-TAHAP PERKEMBANGAN MORAL MENURUT LAWRENCE KOHLBERG :

1.Pre-conventional

Hubungan sebab-akibat

Ganjaran -hukuman

Menyenangkan-tidak menyenangkan 

Level prakonvensional dibagi duaa tahap yaitu :

Orentasi hukuman dan kepatuhan 

Seseorang menilai baik buruknya suatu perilaku  berdasarkan rasa takut terhadap hukuman.Contohnya jika anak mematuhi perintah orang tuanya merasa benar,dan jika melanggar merasa salah.Moral ini didasari kesadaran.

Orentasi relativis instrumental

 Seseorang melakukan hal baik karna mengharapkan imbalan,ia sudah menyadari bahwa seseorang juga mempunyai kepentingan yang sama dengan dirinya,oleh karnaa itu perbuatan baik dapat dijadikan instrumenal  untuk mendapatkan keuntungan orang lain.

2. Konvensional

Keluar dari egoisme pribadi 

Menyesuaikan sikap demi kesenangan dan kenyamanan orang lain.

Sadar akan pentingnya loyalitas 

Level Konvensional dibagi dua tahap yaitu :

Orientasi anak manis

           Seseorang menganut prinsip bahwa saya adalah anak manis.perilaku yang baik adalah perilaku yang menyenangkan orang lain,membantu orang lain,dan sesuai yang diharapkan orang lain.karna itu ia akan mematuhi norma norma yang ada dalam kelompoknya agar tidak merasalah malu dan salah. 

Orientasi hukum dan ketertiban 

           Sesorang muali menyadari bahwa diluar kelompok salah satu contohnya keluarga  masih ada lebih luas seperti suku bangsa dan negara.

3.Pascakonvensional

Hidup lebih baik adalah tanggung jawab masing-masing pribadi

Penekanan pada prinsip yag muncul dalam batin

Level Pascakonvensional dibagi menjadi dua tahap yakni :

Kontrak sosial legalistis

Suatu hukum tertentu belum bisa diterapkan dalam seluruh segi kehidupan manusia.disini orang mulai berfikir bahwa hukum dapat diubah  dan disesuaikan dengan konteks atau situasi yang ada dan dapat memberi manfaat sosial atau demi kepentingan kesejahteraan umum.

Prinsip etika universal

Prinsip hati nurani universal tersebut adalah prinsip yang menjunjung tinggi nilai -nilai kemanusiaan,seperti prinsip keadalin yaitu ketulusan membantu orang lain,persamaan hak manusia,dan hormat kepada suatu nilai dalam kehidupan.prinsip ini disebut universal karna dapat dilakukan disegala situasi,tempat,dan segala aspek kehidupan manusia.tahap ini mengatur tingkat laku dan penilaian moralnya berdasarkan hati nurani pribadi yang berlaku secara universal.dia akan mengalami penyesalan jika melanggar prinsip-prinsip hati nurani tersebut.Dapat disimpulkan bahwa menurut lawrence kohlberg hukum tertinggi adalah prinsip hati nurani yang berlaku universal.sayangnya prinsip tersebut tidak selalu  memberikan rumusan yang konkret.karna itu dibutuhkan kepekaan hati nurani yang besar ketika menghadapi realitas atau persoalan.

Landasan Pendidikan PPKn 2025C -> Analisis Video

by Revita Winasa Pasundari -

Nama: Revita Winasa Pasundari

NPM: 2553032002

Kelas: 25C

Mata Kuliah : landasan kependidikan

 

Menganalisis vidio :

Video ini menjelaskan tentang berbagai aliran – aliran pokok pendidikan dan bagaimana aliran-aliran itu berusaha menjawab masalah pendidikan yang terjadi di dunia nyata. Pembahasan utamanya adalah bahwa setiap aliran punya cara pandang berbeda terhadap manusia, belajar, dan mengajar, jadi guru sebaiknya memahami semuanya agar bisa menyesuaikan metode mengajar dengan karakter siswanya.

1.Aliran Konvensional

Aliran ini merupakan pandangan atau pendapat yang membahas tentang faktor -faktor yang menentukan perkembangan manusia dan kepribadiaannya

a. Macam-macam aliran konvesional

1. Empirisme

Aliran ini berpandangan bahwa manusia waktu dilahirkan dalam keadaan bersih tanpa mempunyai bawaan sama sekali dari lahirnya.tetapi perkembangan anak ditentuakn oleh lingkungan yang akan menentukan arahnya.aliran ini disebut juga TABULARASA yang artinya anak lahir seperti kertas putih yang masih kosong dan dapat ditulis sesuai dengan keingin orang yang akan menulisnya/tergantung dengan lingkungan hidupnya


2.Aliran Nativisme

Aliran ini bertentangan dengan aliran empirisme,menurut nativisme manusia ketika dilahirkan telas mempunyai bawaan baik atau buruk.pembawaan sejak lahir itu tidak dapat dirubah lingkungan,pendidikan tidak akan mampu merubah pembawaan yang sudah ada.Aliran ini dipelopori oleh Schopenhaure.aliran ini bersifat pessimis.jika anak pembawaan baik maka dia akan dikembangkan ke arah baik,dan sebaliknya jika buruk akan dikembangkan ke arah buruk.

3.Aliran Naturalisme

   Aliran ini berpendapat bahwa semua anak yang baru lahir mempunyai bawaan baik,namun bawaan itu rusak karna pengaruh lingkungan sekitar dia,bahwa pendidikan yang dibawa orang dewasa dapat merusak bawaan baik tersebut.aliran ini dipelopori oleh john jacke rousseau.Aliran ini juga bisa disebut dengan aliran Negativisme karna beranggapan bahwa pendidikan itu tidak perlu karna pembawaan yang baikm bisa diserahkan kepada alam saja.

4.Aliran Konvergensi

Aliran konvergensi berpendapat bahwa perkembangan anak dipengaruhi oleh dua hal, yaitu pembawaan (bakat sejak lahir) dan pendidikan atau lingkungan..Aliran ini dipelopori oleh william stren yang mempunyai pandangan positif terhadap pendidikan.

B.Gerakan (aliran)Baru

Suata pandangan dalam pendidikan yang akan upaya yang dilakukan untuk mencari perbaikan dan peningkatan untuk pendidikan,khususnya perbaikan dalam proses pembelajaran.dengan caranya yaitu:

1.Pengajaran Alam sekitar

Dikerahkan pada pengajaran yang dilakukan disekolah harus terkait dengan kehidupan nyata yang dialami anak.sehingga konkrit dan terkait secara emosional dengan kebutuhan dan kehidupan anak.Pelopornya yaitu F.A.Finger dan J.Ligthart

PRINSIP PENGAJARAN ALAM SEKITAR

1.Peragaan

2.Ativitas Anak

3.Pengajaran Totalitas

4.Menyatu dengan pengalaman anak

5.Memberikan apresepsi emosional anak.


2.Pengajaran Pusat Perhatian

Anak harus mempunyai pengetahuan terhadap dirinya sendiri dan tentang dunianya yaitu lingkungan tempat hidup di hari depannya.

Metode yang dikemukakan oleh Decroly:

1.metode global(gestalt),pendidikan hendaknya dimulai dari suatu keseluran yang punya pengertian

2.pusat minat,dalam pembelajaran harus disesuaikan denagn minat spontan yang dimiliki anak.

 

3.Sekolah Kerja

Sekolah kerja bertolak dari pandangan bahwa pendididikan tidak hanya demi kepentingan individu tetapi juga demi kepentingan masyarakat.yang dipelopori oleh G.Kerschenteiner.

Bentuk sekolah kerja

a.sekolah kerja sosiologis (kebutuhan masyarakat)

b.sekolah kerja psikologis (pengembangan bakat anak )

c.sekolah kerja sosiologis-psikologis (gabungan)

d.sekolah kerja kepribadian (pembentukan pribadi) 


4.Pengajaran Proyek

Dalam hal ini anak bebas menentukan pilihannnya (jenis pekerjaanya) merancang dan memimpin proyek dengan proyek ditentukan sendiri oleh sang anak.yang bertujuan agar anak dapat memecahkan masalahnya sendiri.

AI PPKn C -> FORUM DISKUSI

by Revita Winasa Pasundari -
nama:revita Winasa Pasundari
kelas :25c
NPM: 2553032002

Menurut saya, hadis adalah segala perkataan, perbuatan, dan ketetapan Nabi Muhammad SAW yang menjadi pedoman hidup bagi umat Islam setelah Al-Qur’an. Hadis penting karena melalui hadis kita bisa mengetahui cara Nabi mencontohkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan nyata. Jadi, menurut saya hadis bukan sekadar teks sejarah, tetapi sumber ajaran yang membimbing sikap, akhlak, dan ibadah seorang muslim.