Posts made by Rianti Maharani

Landasan Pendidikan PPKn 2025A -> Analisis Video

by Rianti Maharani -
Nama : Rianti Maharani

NPM   : 2513032011

A. Aliran Konvesial 

Aliran Konvesial merupakan pandangan yang membahas tentang faktor-faktor yang menentukan perkembangan manusia dan kepribadiannya. Aliran Konvensional Meliputi: 

1. Aliran Empirisme berpandangan bahwa anak dilahirkan dalam keadaan bersih dimana perkembangannya ditentukan oleh lingkungan. 

2. Aliran Nativisme berpandangan bahwa anak ketika lahir mempunyai pembawaan baik dan buruk, pembawaan ini tidak bisa diubah oleh lingkungan sekitar. 

3. Aliran Naturalisme berpandangan bahwa  semua anak yang baru lahir mempunyai pembawaan baik namun bisa rusak karena pengaruh lingkungan yang salah.

4. Aliran Konvengensi berpandangan bahwa perkembangan anak dipengaruhi oleh pembawaan dan pendidikan serta lingkungan sekitar dimana semuanya saling mempengaruhi agar potensi anak dapat berkembang dengan baik.


B. Gerakan Aliran Baru 

Gerakan aliran baru dalam pendidikan merupakan pendekatan yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan menjadikan pembelajaran lebih relevan dan bermakna bagi anak. Pengajaran Alam Sekitar dimana pengajaran sekolah harus berkaitan dengan kehidupan nyata dan lingkungan sekitar yang dialami anak. Pengajaran Pusat Perhatian dimana anak belajar mengenal diri dan lingkungannya untuk bekal masa depan. Sekolah Kerja pendidikan penting untuk individu dan masyarakat, mencakup pendekatan sosiologis, psikologis, gabungan, dan kepribadian. Terakhir Pengajaran proyek dimana anak bebas menentukan pilihannya dalam merancang dan memimpin suatu  kegiatan proyek. Hal ini mendorong anak untuk memecahkan masalah yang ditemuinya.

AI PPKn A -> FORUM DISKUSI

by Rianti Maharani -
Nama : Rianti Maharani
NPM : 2513032011

Menurut pendapat saya mengenai materi Sunnah dan Hadist
Sunnah adalah segala sesuatu yang berasal dari Nabi Muhammad SAW, yaitu berupa perbuatan, perkataan dan ketetapan yang menjadi teladan dan tuntunan bagi umat Islam, jika dikerjakan mendapat pahala dan jika ditinggalkan tidak berdosa
Sedangkan hadist adalah segala sesuatu yang disandarkan kepada Nabi Muhammad SAW, baik berupa perkataan (qauli), perbuatan (fi'li), maupun ketetapan atau persetujuan (taqriri) beliau. Hadist merupakan sumber hukum kedua setelah Al-Qur'an dan memiliki kedudukan penting dalam memberikan pedoman bagi umat Muslim dalam menjalani kehidupan.

Adapun struktur hadist sebagai berikut:
1. Sanad berati rantai periwayatan hadist
2. Matan adalah isi dari sebuah hadis
3. Rawi adalah para periwayat yang menyampaikan hadist.
Nama : Rianti Maharani
Kelas : 25 A
NPM : 2513032011

Analisis artikel

Judul: Model Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) (Studi Pembelajaran Terpadu Pada Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah)

Penulis: Buyung Syukron

Institusi: STAIN Jurai Siwo Metro Lampung

Dalam artikel tersebut menjelaskan pentingnya penerapan model
pembelajaran terpadu (integrated learning) dalam pembelajaran IPS di SD/MI. Model pembelajaran terpadu pada hakikatnya merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang memungkinkan peserta didik baik secara individual maupun kelompok, aktif mencari, menggali, dan menemukan konsep serta prinsip secara holistik dan otentik

Standar Kompetensi dan kompetensi dasar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di tingkat Sekolah Dasar, meliputi bahan kajian : sejarah, geografi, dan ekonomi. Bahan kajian itu menjadi mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Melalui pembelajaran terpadu peserta didik dapat memperoleh pengalaman langsung, sehingga dapat menambah kekuatan untuk menerima, menyimpan, dan memproduksi kesan-kesan tentang hal-hal yang dipelajarinya.

Pembelajaran IPS di SD diharapkan kepada peserta didik bisa memiliki pengetahuan serta wawasan terkait konsep-konsep dasar ilmu sosial dan humaniora, selain itu memiliki kepekaan sosial terhadap masalah sosial sekitar lingkungannya. Pembelajaran terpadu yang diterapkan di SD akan membantu peserta didik untuk memiliki keterampilan dalam memecahkan masalah sosial melalui pemahaman konsep-konsep dasar IPS. Dengan adanya pembelajaran terpadu, proses pembelajaran dapat lebih
bervariasi tidak hanya sekedar menghafal konsep ataupun fakta akan tetapi peserta didik dapat menghubungkan konsep-konsep ataupun fakta-fakta untuk menghasilkan pemahaman yang terpadu dan utuh (Amini et Al 2023)

Kegiatan akhir dalam pembelajaran terpadu tidak hanya diartikan sebagai kegiatan menutup pelajaran, tetapi juga sebagai kegiatan penilaian hasil belajar peserta didik dan kegiatan tindak lanjut. Objek dalam penilaian pembelajaran terpadu mencakup penilaian terhadap proses dan hasil belajar peserta didik. Penilaian proses belajar adalah upaya pemberian nilai terhadap kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru dan peserta didik.

Refrensi:
Amini, A., Nurmalasari, C., Marpaung,
N. R., Yuhanda, P. N., Syahputri, T. A., & Risnanti, T. (2023). Sistem pembelajaran terpadu dalam penerapan pembelajaran IPS di SD. El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(3), 686-694.

Dasar-dasar dan Pendekatan IPS Terpadu 2025A -> Diskusi

by Rianti Maharani -

Nama: Rianti Maharani 

Kelas:  25 A

NPM :  2513032011

Menurut saya materi IPS Terpadu yang dianggap sulit pada kelas 7 yaitu materi geografi 

Alasannya: mengenai konsep ruang, letak geografis dan interaksi antar ruang siswa terkadang cukup sulit untuk menghubungkan dan mengidentifikasi kondisi geografis indonesia serta efeknya terhadap kehidupan masyarakat. Membaca peta, globe, atlas, citra satelit juga cukup sulit karena membutuhkan kemampuan untuk membaca simbol-simbol dan skalanya ditambah lagi memahami bentuk muka bumi serta flora-fauna di Indonesia membutuhkan daya ingat dan pemahaman yang mendalam. Sehingga membuat materi ini cukup sulit bagi siswa kelas 7