Keyza Novia Putri
2513053193
Jurnal berjudul "Pendidikan Nilai Moral Ditinjau dari Perspektif Global" karya Sudiati ini membahas pendidikan nilai moral sebagai kebutuhan mendesak dalam tatanan global yang diwarnai berbagai persoalan seperti pelanggaran HAM, kekerasan, terorisme, dan krisis multidimensi, di mana penulis membandingkan penerapan pendidikan nilai moral di empat negara yaitu Indonesia, India, Malaysia, dan Cina yang masing-masing memiliki karakteristik berbeda sesuai ideologinya, namun sama-sama menghadapi tantangan seperti dominasi aspek kognitif dibandingkan afektif, kurangnya kemampuan guru dalam mengembangkan nilai, serta kurang optimalnya kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Penulis juga memaparkan teori perkembangan moral Kohlberg dan Gilligan beserta kritik terhadap bias gender di dalamnya, konsep pendidikan nilai moral menurut John P. Miller yang menekankan integrasi pribadi secara holistik, serta empat pendekatan (inculcating, modelling, facilitating, skill development) dan empat metode (dogmatis, deduktif, induktif, reflektif) dalam mengimplementasikan pendidikan nilai moral di sekolah. Sebagai kesimpulan, penulis menegaskan bahwa konsep pendidikan nilai moral yang cenderung individualistik dari Kohlberg dan Miller perlu disempurnakan dengan paradigma Capra yang memandang kehidupan manusia secara sistemik dan utuh, tidak parsial-individual. Kelebihan jurnal ini terletak pada cakupan pembahasan yang luas dan komparatif karena mengangkat perbandingan lintas negara sehingga memberikan perspektif global yang kaya, didukung pula oleh landasan teori yang kuat dari berbagai ahli seperti Kohlberg, Miller, dan Capra, serta pemaparan metode dan teknik pendidikan nilai moral yang cukup rinci dan aplikatif untuk dipraktikkan di sekolah. Namun demikian, jurnal ini memiliki kelemahan karena bersifat kajian pustaka murni tanpa data empiris dari penelitian lapangan untuk memvalidasi kondisi riil di masing-masing negara yang dibahas, selain itu beberapa rujukan dan contoh kasus yang digunakan (seperti isu benturan peradaban Huntington dan Perang Dingin) terasa kurang mencerminkan dinamika isu global dan pendidikan nilai moral pada masa kini.