Kiriman dibuat oleh Bintang Aura Maessa Ayu

Manajer dapat memastikan bahwa aturan etis yang ditetapkan tidak hanya formalitas dengan beberapa cara, seperti memimpin dengan contoh, mengkomunikasikan aturan etis secara jelas, memberikan pelatihan dan pendidikan tentang etika, serta memantau dan mengevaluasi kepatuhan terhadap aturan etis. Selain itu, manajer juga dapat membangun budaya etis dalam organisasi dengan mempromosikan nilai-nilai etis dan memberikan penghargaan kepada anggota tim yang menunjukkan perilaku etis. Dengan demikian, aturan etis dapat menjadi bagian integral dari budaya organisasi dan dijalankan oleh seluruh anggota tim.
Perusahaan yang mengabaikan etika dalam pengambilan keputusan bisnis dapat menghadapi berbagai risiko, seperti kerusakan reputasi, tuntutan hukum, kehilangan karyawan berbakat, penurunan loyalitas pelanggan, dan dampak finansial. Selain itu, perusahaan juga dapat mengalami penurunan motivasi dan produktivitas karyawan, serta kerusakan hubungan dengan stakeholder. Risiko-risiko ini dapat berdampak negatif pada kinerja dan kelangsungan perusahaan secara keseluruhan.