Idealnya, etika harus menjadi prioritas utama dalam pengambilan keputusan bisnis. Keuntungan memang penting, tapi tidak boleh dicapai dengan mengorbankan etika dan nilai-nilai yang baik. Manajer harus menemukan keseimbangan antara keduanya, sehingga perusahaan dapat mencapai tujuan bisnisnya sambil tetap menjaga reputasi dan integritasnya.
Dalam jangka panjang, memprioritaskan etika sebenarnya dapat membantu meningkatkan keuntungan perusahaan dengan cara membangun kepercayaan pelanggan, meningkatkan loyalitas karyawan, dan mengurangi risiko hukum dan reputasi. Jadi, etika dan keuntungan tidak harus bertentangan, tapi dapat saling mendukung.
Dalam jangka panjang, memprioritaskan etika sebenarnya dapat membantu meningkatkan keuntungan perusahaan dengan cara membangun kepercayaan pelanggan, meningkatkan loyalitas karyawan, dan mengurangi risiko hukum dan reputasi. Jadi, etika dan keuntungan tidak harus bertentangan, tapi dapat saling mendukung.