Posts made by Zahra Asyifa Huwayda

NAMA: ZAHRA ASYIFA HUWAYDA
NPM: 2515012043
KELAS: B

ANALISIS VIDEO 2

Video ini membahas tentang peristiwa pengeboman HIROSHIMA dan NAGASAKI. Dalam video tersebut Jepang melakukan serangan ke Amerika Serikat di Pearl Harbor. Serangan ini menyebabkan Amerika Serikat terlibat aktif dalam perang Pasifik.
Pada tanggal 6 Agustus 1945 bom atom pertama dijatuhkan di Hiroshima. Lalu pada tanggal 9 Agustus 1945 bom atom kedua dijatuhkan di Nagasaki. Dalam video tersebut terlihat banyaknya bangunan-bangunan yang menjadi rata dengan tanah, dampak dari pengeboman tersebut.
Pada tanggal 15 Agustus 1945 Jepang menyatakan menyerah tanpa syarat kepada sekutu. Dan dokumen penyerahan Jepang secara resmi ditandatangani oleh menteri luar negeri Jepang, Mamoru Shigemitsu, di atas kapal USS Missouri.
Lalu terjadi kekosongan kekuasaan di Indonesia. Ir. Soekarno dan Moh. Hatta memanfaatkan momen ini untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.
Kesimpulannya, Kemerdekaan Indonesia terjadi karena adanya kesempatan emas di tengah kalahnya Jepang dalam Perang Dunia II.
Setelah Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang menyerah dan tidak lagi berkuasa di Indonesia. Momen kosongnya kekuasaan yang dimanfaatkan oleh Ir. Soekarno dan Moh. Hatta untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.
NAMA: ZAHRA ASYIFA HUWAYDA
NPM: 2515012043
KELAS:B

Video tersebut menunjukkan pembuangan limbah pabrik yang mencemari lingkungan sungai, Limbah pabrik tersebut dibuang langsung ke sungai tanpa proses pengolahan yang baik. Oleh karena itu air di sungai jadi tercemar, lalu kualitas air turun, dan bau tidak sedap di area sungai. Warga yang berada di sekitar sungai merasa terganggu akibat pencemaran lingkungan tersebut. Dalam video tersebut warga melakukan unjuk rasa dengan menutup saluran pembuangan limbah dan melakukan protes terhadap pemilik pabrik. Video ini menunjukkan bahwa pencemaran sungai akibat limbah pabrik merupakan masalah yang serius dan akan berdampak secara luas, baik bagi lingkungan maupun kehidupan sosial. Dari laporan tersebut, kita menyadari pentingnya pengelolaan limbah dengan baik supaya tidak mencemari lingkungan sekitar kita.

S1 ARSITEKTUR MKU PANCASILA -> Forum Analisis Video

by Zahra Asyifa Huwayda -
NAMA: ZAHRA ASYIFA HUWAYDA
NPM: 2515012043
KELAS: B

Definisi IPTEK. IPTEK sebagai hasil karya manusia yang digunakan untuk membantu manusia menghadapi tantangan dalam kehidupan sehari-hari. Pemanfaatan IPTEK dapat berdampak positif maupun negatif tergantung pada keperluan penggunanya.
Pancasila sebagai pedoman. Pancasila memiliki fungsi sebagai rumusan dan pedoman hidup berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Nilai-nilai di dalamnya menjadi prinsip utama dalam pengembangan IPTEK.
Implementasi sila-sila Pancasila dalam IPTEK. Pada sila pertama, menekankan keseimbangan antara rasional dan irasional, akal dan kehendak. IPTEK tidak hanya tentang penemuan baru, tapi juga mempertimbangkan dampak bagi lingkungan dan kelestarian alam. Pada sila kedua, memberikan dasar moralitas bahwa pengembangan IPTEK harus beradab, karena IPTEK adalah hasil budaya manusia yang bermoral. Pada sila ketiga, IPTEK diharapkan dapat menumbuhkan rasa nasionalisme, kebanggaan terhadap bangsa, serta keluhuran bangsa Indonesia di mata dunia. Pada sila keempat, mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis, di mana ilmuwan memiliki kebebasan bereksplorasi namun tetap menghargai kebebasan orang lain dan terbuka terhadap kritik. Pada sila kelima, menjaga keseimbangan keadilan dalam hubungan manusia dengan dirinya sendiri, Tuhan, sesama, bangsa, serta lingkungan alamnya.
NAMA: ZAHRA ASYIFA HUWAYDA
NPM: 2515012043
KELAS: B

Konsep Pancasila Sebagai Filsafat Ilmu
Pancasila bukan hanya dasar negara, tapi juga sebuah sistem pengetahuan dan hasil pemikiran mendalam/falsafah dari budaya Indonesia. Sebagai filsafat ilmu, Pancasila memiliki fungsi, menjadi dasar dalam proses berpikir dan mencari pengetahuan. Sebagai pedoman hidup, tidak hanya mencari kebenaran, tetapi juga menjadi arahan supaya pengembangan ilmu mencapai kebahagiaan. Menjadi penyaring terhadap pengaruh derasnya informasi global dan modernisasi supaya bangsa tetap memiliki identitas.

Implikasi Sila-sila Pancasila terhadap IPTEK
Ketuhanan Yang Maha Esa: IPTEK harus menyeimbangkan antara rasional dan irasional serta akal dan rasa. Ilmuwan harus sadar akan keterbatasan manusia dan mengembalikan segalanya kepada Tuhan.
Kemanusiaan Yang Adil dan Beradap: Ilmu harus disesuaikan pada fungsinya untuk menyejahterakan masyarakat secara beradab, bukan untuk kesombongan atau kelompok tertentu saja.
Persatuan Indonesia: IPTEK harus digunakan untuk memperkuat rasa nasionalisme dan mempersatukan keberagaman suku serta daerah di Indonesia melalui kemajuan teknologi.
Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat, Kebijaksanaan, Dalam Permusyawaratan Perwakilan: Pengembangan ilmu harus bersifat demokratis, ilmuwan memiliki kebebasan berkarya namun harus tetap terbuka terhadap kritik dan menghargai penemuan orang lain.
Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia: IPTEK harus menjaga keseimbangan keadilan dalam hubungan manusia dengan dirinya sendiri, Tuhan, sesama manusia, dan alam sekitar.

Relevansi dan Tantangan Saat Ini
Dari sisi positif, kemajuan teknologi memudahkan aktivitas manusia, menghemat waktu, tenaga, dan mempercepat penyelesaian pekerjaan. Dan untuk risikonya, jika tidak diikuti dengan dasar Pancasila yang kuat, IPTEK dapat menjadi aspek penghancur bangsa, terutama merusak moralitas dan mentalitas akibat banyaknya informasi asing yang tidak di saring.

Kesimpulannya
Pancasila sebagai filsafat ilmu memberikan landasan teoritis, normatif, dan moral bagi pengembangan IPTEK. Supaya kemajuan teknologi tetap searah dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia yang sejahtera, aman, dan damai.
NAMA: ZAHRA ASYIFA HUWAYDA
NPM: 2515012043
KELAS: B

A. Pancasila sebagai paradigma ilmu.
Pancasila sebagai landasan supaya kemajuan teknologi (IPTEK) tidak merusak nilai-nilai budaya Indonesia.
Sila 1: Pengembangan ilmu harus memiliki etika dan tidak melanggar perintah Tuhan, misalnya tidak menggunakan teknologi untuk mencuri atau hack.
Sila 2: Teknologi harus digunakan untuk memberikan kenyamanan dan memudahkan kepentingan pengguna.
Sila 3: Kemajuan IPTEK jangan sampai memicu perpecahan atau aksi ricuh yang merusak keamanan.
Sila 4: IPTEK harus mendukung transparansi dan menjadi kontrol supaya pemerintah bekerja secara adil dan jujur.
Sila 5: IPTEK harus bisa dinikmati oleh semua orang, misalnya dengan menciptakan lapangan pekerjaan.

B. Harapan model pemimpin, warganegara, dan ilmuwan yang Pancasilais.
Harapan saya untuk model pemimpin, warganegara, dan ilmuwan yang Pancasilais di masa kini maupun dimasa depan yaitu, pemimpin dapat menjadi sosok yang mampu menjalankan pemerintahan dengan jujur, adil, dan transparan. Warganegara dapat menjadi masyarakat yang cerdas dalam menerima informasi dari sosial media, dan menjaga sopan santun. Ilmuwan dapat menjadi penemu yang tidak hanya mengejar kemajuan teknis, tapi juga memikirkan dampak sosial dan tetap berpegang pada nilai-nilai agama serta Pancasila.