Posts made by Aulia mutia Saputri

S1 ARSITEKTUR MKU PANCASILA -> Forum Analisis Video-2

by Aulia mutia Saputri -
Nama: AULIA MUTIA SAPUTRI
NPM: 2515012006

Video ini berisi liputan tentang detik-detik ketika bom atom dijatuhkan di kota Hiroshima dan Nagasaki pada Perang Dunia II. Dalam video dijelaskan bahwa pada 6 dan 9 Agustus 1945, Amerika Serikat menjatuhkan dua bom atom di kedua kota tersebut. Serangan ini mengakibatkan puluhan ribu warga tewas serta cedera parah, dan menjadi salah satu faktor kunci yang akhirnya membuat Jepang menyerah kepada Sekutu, sehingga menandai berakhirnya Perang Dunia II
Peristiwa ini bukan hanya menjadi bagian penting dalam sejarah perang, tetapi juga menunjukkan dampak destruktif dari penggunaan senjata nuklir terhadap manusia dan lingkungan. Bom atom menyebabkan kehancuran total pada infrastruktur kota dan meninggalkan trauma berkepanjangan bagi penduduk.
Secara keseluruhan, video ini menyampaikan bahwa penggunaan kekuatan militer dengan senjata yang sangat mematikan dapat menimbulkan dampak kemanusiaan yang luas dan memicu perdebatan etis tentang perang dan penggunaan senjata nuklir
Video ini menggambarkan tragedi Hiroshima dan Nagasaki sebagai akibat dari penggunaan bom atom pada akhir Perang Dunia II. Peristiwa tersebut memberikan pelajaran penting tentang dampak besar senjata nuklir terhadap kehidupan manusia dan sejarah dunia

S1 ARSITEKTUR MKU PANCASILA -> Forum Analisis Video-1

by Aulia mutia Saputri -
Nama: AULIA MUTIA SAPUTRI
NPM: 2515012006
VIDIO 1

Video tersebut membahas kasus pencemaran lingkungan akibat limbah pabrik yang dibuang ke sungai. Dalam video diperlihatkan kondisi sungai yang tercemar dan menimbulkan bau tidak sedap, sehingga mengganggu aktivitas serta kesehatan masyarakat sekitar. Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan limbah industri masih belum dilakukan secara maksimal.
Reaksi warga dalam video memperlihatkan adanya kepedulian dan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan. Warga melakukan protes karena merasa dirugikan akibat limbah yang mencemari sungai. Peristiwa ini menegaskan bahwa aktivitas industri seharusnya tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga harus memperhatikan dampak lingkungan dan sosial.
Secara keseluruhan, video ini memberikan gambaran nyata tentang dampak negatif limbah industri serta pentingnya tanggung jawab pabrik dan pengawasan pemerintah agar pencemaran lingkungan tidak terus terjadi.

S1 ARSITEKTUR MKU PANCASILA -> Forum Analisis Video

by Aulia mutia Saputri -
Nama: AULIA MUTIA SAPUTRI
NPM:2515012006

Video ini membahas tentang peran Pancasila sebagai dasar dan pedoman dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia Inti dari video tersebut menekankan bahwa perkembangan IPTEK tidak boleh berjalan bebas tanpa arah, tetapi harus tetap berlandaskan nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi bangsa.

Dalam video dijelaskan bahwa IPTEK memang sangat penting untuk menunjang kemajuan bangsa, baik di bidang pendidikan, ekonomi, maupun sosial. Namun, jika pengembangannya tidak disertai dengan nilai moral dan etika, IPTEK justru bisa menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti penyalahgunaan teknologi, kesenjangan sosial, hingga lunturnya nilai kemanusiaan.

Pancasila berperan sebagai landasan etis dan moral dalam pengembangan IPTEK. Setiap sila memiliki makna tersendiri, misalnya sila kemanusiaan menuntut agar teknologi dikembangkan untuk kesejahteraan manusia, bukan untuk merugikan atau menindas pihak lain. Sila persatuan mengajarkan bahwa IPTEK seharusnya memperkuat persatuan bangsa, bukan malah memecah belah masyarakat. Sementara itu, sila keadilan sosial menekankan bahwa manfaat teknologi harus dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.

Video ini juga menekankan bahwa Pancasila berfungsi sebagai alat kontrol terhadap pengaruh teknologi asing. Artinya, Indonesia tidak menolak kemajuan teknologi dari luar, tetapi tetap perlu menyaring dan menyesuaikannya dengan nilai-nilai dan budaya bangsa agar tidak bertentangan dengan jati diri nasional.

Secara keseluruhan, video ini memberikan pemahaman bahwa IPTEK dan Pancasila tidak bisa dipisahkan Kemajuan teknologi harus sejalan dengan nilai-nilai Pancasila agar dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung tujuan nasional Indonesia.

S1 ARSITEKTUR MKU PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

by Aulia mutia Saputri -
Nama: AULIA MUTIA SAPUTRI
NPM: 2515012006

Jurnal ini membahas Pancasila sebagai filsafat ilmu yang menjadi landasan berpikir, bersikap, dan bertindak dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Penulis menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman filosofis dan etis dalam pengembangan ilmu agar tidak terlepas dari nilai moral, kemanusiaan, dan kepribadian bangsa.

Jurnal ini menyoroti bahwa perkembangan IPTEK yang sangat pesat, jika tidak diimbangi dengan nilai-nilai Pancasila, berpotensi merusak moralitas dan mentalitas bangsa. Oleh karena itu, Pancasila harus berfungsi sebagai alat penyaring (filter) terhadap pengaruh globalisasi dan arus informasi yang masuk ke Indonesia.

Setiap sila Pancasila dijelaskan implikasinya dalam pengembangan IPTEK, mulai dari pentingnya nilai religius dan etika (Ketuhanan), orientasi kemanusiaan dan kesejahteraan (Kemanusiaan), penguatan persatuan nasional (Persatuan), pengembangan ilmu yang demokratis dan terbuka terhadap kritik (Kerakyatan), hingga pemerataan manfaat IPTEK demi keadilan sosial (Keadilan Sosial).

Kesimpulannya, jurnal ini menegaskan bahwa Pancasila sebagai filsafat ilmu harus menjadi dasar pengembangan IPTEK agar kemajuan ilmu pengetahuan mampu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia secara seimbang, bermoral, dan berkeadilan.

S1 ARSITEKTUR MKU PANCASILA -> Forum Analisis Soal-2

by Aulia mutia Saputri -
Nama: Aulia Mutia Saputri
NPM: 2515012006

1. Peran Pancasila sebagai paradigma ilmu dalam pengembangan disiplin ilmu

Pancasila berperan sebagai paradigma ilmu karena menjadi dasar nilai, arah, serta landasan etika dalam pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam konteks persaingan global yang semakin ketat, pengembangan ilmu tidak cukup hanya berorientasi pada kemajuan dan efisiensi, tetapi juga harus memperhatikan nilai moral, kemanusiaan, dan kepentingan bangsa.

Peran Pancasila sebagai paradigma ilmu dapat dijelaskan melalui setiap sila sebagai berikut:
a. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
Sila ini menjadi landasan moral dan spiritual dalam pengembangan ilmu. Setiap ilmu pengetahuan harus dikembangkan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, serta kesadaran bahwa ilmu tidak boleh digunakan untuk merugikan manusia atau melanggar nilai-nilai agama.
b. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Pengembangan ilmu harus berorientasi pada peningkatan harkat dan martabat manusia. Ilmu pengetahuan dan teknologi harus memberikan manfaat bagi kesejahteraan manusia, menghormati hak asasi manusia, serta menghindari praktik yang bersifat merugikan atau tidak berperikemanusiaan.
c. Sila Persatuan Indonesia
Ilmu pengetahuan harus dikembangkan untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Pengembangan ilmu sebaiknya memperhatikan kepentingan nasional, menghargai keberagaman, serta tidak menimbulkan perpecahan atau ketimpangan antar kelompok masyarakat.
d. Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Dalam pengembangan ilmu, diperlukan sikap demokratis, keterbukaan, dan musyawarah. Proses pengambilan keputusan terkait kebijakan ilmu harus melibatkan berbagai pihak dan mempertimbangkan aspirasi masyarakat secara bijaksana.
e. Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Ilmu pengetahuan dan teknologi harus dikembangkan untuk menciptakan keadilan dan pemerataan kesejahteraan. Manfaat ilmu tidak boleh hanya dirasakan oleh kelompok tertentu, tetapi harus dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.
Proses penerapan di tengah persaingan global
Penerapan Pancasila sebagai paradigma ilmu dilakukan melalui pendidikan karakter, penguatan etika akademik, riset yang berorientasi pada kebutuhan bangsa, serta pemanfaatan IPTEK secara bertanggung jawab agar Indonesia mampu bersaing secara global tanpa kehilangan jati diri.

2. Harapan terhadap model pemimpin, warganegara, dan ilmuwan yang Pancasilais

Saya berharap Indonesia memiliki pemimpin yang Pancasilais, yaitu pemimpin yang berintegritas, adil, jujur, dan bijaksana dalam mengambil kebijakan, serta mampu memanfaatkan IPTEK untuk kepentingan rakyat dan kesejahteraan bersama.
Sebagai warganegara, masyarakat diharapkan mampu bersikap kritis, bertanggung jawab, dan bijak dalam menggunakan kemajuan IPTEK, serta tetap menjunjung nilai persatuan, toleransi, dan gotong royong.

Sementara itu, ilmuwan yang Pancasilais diharapkan tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan moral, menjadikan Pancasila sebagai pedoman etika, serta mengembangkan ilmu pengetahuan untuk kemajuan bangsa dan kemanusiaan, baik saat ini maupun di masa mendatang.