Posts made by NIKEN WAHYUNINGTIAS 2515012032

NAMA: NIKEN WAHYUNINGTIAS
NPM: 2515012032
KELAS: B

Jurnal ini membahas Pancasila sebagai filsafat ilmu dan perannya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Penulis menekankan bahwa Pancasila merupakan hasil pemikiran mendalam bangsa Indonesia yang lahir dari nilai budaya, agama, dan sejarah perjuangan bangsa. Di tengah pesatnya perkembangan IPTEK dan arus globalisasi, Pancasila dipandang sebagai fondasi penting agar kemajuan ilmu tidak mengikis moral, mental, dan identitas bangsa.
Dalam jurnal ini dijelaskan bahwa Pancasila sebagai filsafat ilmu berfungsi sebagai landasan berpikir dan pedoman etis dalam proses pencarian serta pengembangan pengetahuan. Ilmu pengetahuan tidak hanya bertujuan untuk memenuhi rasa ingin tahu manusia, tetapi juga harus diarahkan pada kemaslahatan hidup manusia. Tanpa nilai Pancasila, ilmu dan teknologi berpotensi berkembang secara bebas, sekuler, dan tidak terkendali sehingga dapat merugikan kehidupan sosial dan kemanusiaan.
Jurnal ini juga menguraikan bahwa setiap sila dalam Pancasila mengandung nilai yang relevan bagi pengembangan IPTEK, seperti nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial. IPTEK harus dikembangkan dengan mempertimbangkan nilai religius, menghormati martabat manusia, memperkuat persatuan bangsa, menjunjung sikap demokratis, serta berorientasi pada keadilan dan kesejahteraan bersama. Dengan demikian, IPTEK tidak hanya maju secara teknis, tetapi juga bermoral dan berbudaya.
Pada bagian simpulan, jurnal menegaskan bahwa Pancasila sebagai filsafat ilmu harus menjadi dasar utama dalam pengembangan IPTEK di Indonesia. Pancasila berperan sebagai filter terhadap pengaruh negatif modernisasi dan globalisasi sekaligus sebagai pedoman agar kemajuan ilmu pengetahuan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia secara adil, bermartabat, dan berkelanjutan. Dengan berlandaskan Pancasila, pengembangan IPTEK diharapkan tetap selaras dengan jati diri dan tujuan bangsa.
NAMA: NIKEN WAHYUNINGTIAS
NPM: 2515012032
KELAS: B

Jurnal ini membahas hubungan antara hukum dan etika dalam politik hukum di Indonesia dengan menjadikan Pancasila sebagai sumber nilai dan sumber etik. Penulis menegaskan bahwa tujuan negara Indonesia sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 hanya dapat dicapai melalui perumusan politik hukum yang berlandaskan nilai etika. Hukum tidak berdiri netral, melainkan sangat dipengaruhi oleh proses politik dan kepentingan, sehingga diperlukan etika sebagai pengendali agar hukum tetap berorientasi pada kepentingan bersama.
Dalam jurnal ini dijelaskan perbedaan dan keterkaitan antara moral dan etika. Moral berkaitan dengan aturan baik dan buruk yang berlaku di masyarakat, sedangkan etika merupakan kajian kritis terhadap nilai-nilai moral tersebut. Etika berfungsi sebagai pedoman reflektif agar perilaku manusia, termasuk dalam kehidupan bernegara dan berpolitik, tidak hanya patuh pada aturan formal, tetapi juga pada nilai kebaikan dan keadilan. Oleh karena itu, etika dipandang lebih luas daripada hukum.
Jurnal ini juga menguraikan konsep politik hukum sebagai kebijakan dasar negara dalam menentukan arah, bentuk, dan isi hukum yang akan dibentuk. Politik hukum sangat dipengaruhi oleh kekuatan politik, kompromi, dan dominasi kepentingan dalam proses legislasi. Penulis menekankan bahwa pembangunan hukum tidak hanya soal membuat aturan baru, tetapi juga pembaruan cara berpikir, sikap, dan nilai masyarakat agar hukum yang dihasilkan benar-benar mencerminkan cita-cita bangsa.
Pada bagian akhir, jurnal menyimpulkan bahwa hubungan antara hukum dan etika dalam politik hukum dapat dilihat dari tiga dimensi, yaitu dimensi substansi, dimensi keluasan cakupan, dan dimensi kesadaran manusia untuk mematuhi hukum. Etika berperan sebagai pagar awal sebelum pelanggaran masuk ke ranah hukum, sehingga tidak semua persoalan harus diselesaikan secara hukum formal. Dengan menjadikan Pancasila sebagai sumber etik, politik hukum di Indonesia diharapkan mampu menghasilkan hukum yang adil, bermoral, dan sesuai dengan tujuan negara.
NAMA: NIKEN WAHYUNINGTIAS
NPM: 2515012032
KELAS: B

Jurnal ini membahas peran media massa sebagai alat kontrol sosial dalam kehidupan masyarakat. Media massa tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai sarana pengawasan terhadap perilaku sosial, kebijakan pemerintah, dan dinamika kekuasaan. Melalui pemberitaan, media dapat membentuk opini publik serta memengaruhi cara masyarakat menilai suatu peristiwa atau tindakan sosial. Oleh karena itu, media massa memiliki posisi strategis dalam menjaga keteraturan sosial dan demokrasi.
Dalam pembahasannya, jurnal menjelaskan bahwa media massa menjalankan fungsi kontrol sosial dengan cara mengungkap penyimpangan, ketidakadilan, serta pelanggaran norma yang terjadi di masyarakat. Informasi yang disampaikan media dapat mendorong masyarakat untuk lebih kritis terhadap kebijakan publik dan perilaku elit kekuasaan. Namun, peran ini sangat bergantung pada independensi dan profesionalisme media, karena media yang tidak netral justru dapat memanipulasi opini publik dan memperkeruh kondisi sosial.
Jurnal ini juga menyoroti tantangan kontrol sosial media massa di era digital, terutama dengan hadirnya media online dan media sosial. Arus informasi yang cepat sering kali tidak diimbangi dengan akurasi dan etika jurnalistik, sehingga rawan menimbulkan hoaks dan konflik sosial. Oleh karena itu, penulis menegaskan pentingnya tanggung jawab media dalam menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif, berimbang, dan beretika agar media benar-benar berperan sebagai penopang kehidupan sosial yang sehat dan demokratis.
NAMA: NIKEN WAHYUNINGTIAS
NPM: 2515012032

Jurnal ini membahas urgensi penegasan Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Penulis menekankan bahwa Pancasila merupakan kristalisasi nilai budaya dan agama bangsa Indonesia yang seharusnya menjadi landasan dalam setiap aktivitas, termasuk aktivitas ilmiah. Pengembangan IPTEK tidak boleh lepas dari ideologi bangsa karena dapat menyebabkan ilmu berkembang tanpa arah dan berpotensi merusak nilai kemanusiaan serta kepribadian bangsa.

Dalam pembahasannya, jurnal menjelaskan bahwa Pancasila berfungsi sebagai sumber nilai, kerangka berpikir, dan pedoman moral dalam pengembangan IPTEK. Setiap sila Pancasila mengandung nilai etika yang harus diterapkan dalam pengembangan ilmu, seperti menghormati martabat manusia, menjaga persatuan, bersikap demokratis, dan mewujudkan keadilan sosial. IPTEK seharusnya dikembangkan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia, bukan justru menimbulkan kerusakan sosial, lingkungan, atau dehumanisasi.

Jurnal ini juga menegaskan bahwa pengembangan IPTEK di Indonesia harus berakar pada budaya dan ideologi bangsa sendiri agar tidak didominasi oleh nilai-nilai asing yang bertentangan dengan Pancasila. Penulis menyimpulkan bahwa Pancasila perlu ditegaskan sebagai rambu normatif dalam pengembangan IPTEK agar kemajuan ilmu pengetahuan tetap selaras dengan nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial demi keberlanjutan bangsa Indonesia.
Nama: Niken Wahyuningtias
NPM: 2515012032
Kelas: B

Jurnal ini membahas pengaruh mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap cara mahasiswa menyikapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Penelitian ini berangkat dari pesatnya perkembangan teknologi di era globalisasi yang membawa dampak positif sekaligus negatif bagi mahasiswa. Tanpa pemahaman nilai-nilai Pancasila, perkembangan IPTEK dikhawatirkan dapat menggeser nilai moral, budaya, dan kepribadian bangsa, terutama dalam penggunaan media sosial dan teknologi informasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila memiliki pengaruh yang signifikan terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi perkembangan IPTEK. Mahasiswa yang memiliki pemahaman Pancasila yang baik cenderung lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi, mampu menyaring informasi, serta tetap menjunjung nilai-nilai moral dan kebangsaan. Jurnal ini menyimpulkan bahwa Pendidikan Pancasila berperan penting dalam membentuk kepribadian mahasiswa agar perkembangan IPTEK dapat dimanfaatkan secara positif dan tidak merugikan kehidupan bermasyarakat.