Posts made by Alya Defina Hidayat

S1 INFORMATIKA MKU PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

by Alya Defina Hidayat -

Nama : Alya Defina Hidayat

NPM   : 2515061022

Kelas  : PSTI C

Jurnal ini membahas hubungan antara hukum dan etika dalam pembentukan politik hukum di Indonesia, dengan menempatkan Pancasila sebagai sumber nilai dan etika utama. Jurnal ini menjelaskan bahwa politik hukum adalah arah dan kebijakan dasar yang menentukan bagaimana hukum dirumuskan dan dikembangkan untuk mencapai tujuan negara, sebagaimana yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Melalui berbagai pandangan ahli, politik hukum dipahami sebagai proses memilih nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat dan menyesuaikannya dengan konstitusi untuk kemudian dituangkan ke dalam peraturan perundang-undangan. Sejarah perkembangan politik hukum Indonesia juga diuraikan melalui TAP MPRS No. 2/1960, GBHN, hingga Prolegnas sebagai instrumen perencanaan hukum yang terstruktur.

Jurnal ini menegaskan bahwa etika dan hukum memiliki hubungan yang tidak dapat dipisahkan. Etika merupakan dasar moral dan filosofi perilaku manusia, sementara hukum merupakan bentuk konkret yang mengatur perilaku tersebut melalui aturan formal. Hubungan keduanya dipahami melalui tiga dimensi: (1) dimensi substansi dan wadah, di mana etika menjadi isi nilai dan hukum menjadi bentuk normatifnya; (2) dimensi keluasan, di mana cakupan etika lebih luas daripada hukum sehingga pelanggaran hukum pasti melanggar etika, tetapi tidak sebaliknya; dan (3) dimensi kepatuhan, di mana etika berfungsi mendorong kepatuhan berdasarkan kesadaran moral, bukan sekadar ketakutan terhadap sanksi. Dalam konteks politik hukum, etika berperan sebagai pagar preventif untuk mencegah penyimpangan perilaku sebelum masuk ke ranah penegakan hukum.

Secara kritis, jurnal ini menunjukkan bahwa pembentukan hukum di Indonesia tidak sepenuhnya murni berdasarkan etika dan nilai Pancasila, tetapi dipengaruhi oleh dinamika politik seperti dominasi kekuatan partai, kepentingan kelompok, dan negosiasi politik dalam proses legislasi. Meskipun demikian, Pancasila tetap menjadi sumber nilai normatif yang seharusnya menjadi acuan dalam merumuskan kebijakan hukum nasional. Jurnal ini menegaskan perlunya sinkronisasi antara nilai etika dan produk hukum agar hukum tidak sekadar menjadi alat politik, tetapi benar-benar mencerminkan moral publik, keadilan, dan kepentingan bangsa.


S1 INFORMATIKA MKU PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

by Alya Defina Hidayat -

Nama : Alya Defina Hidayat

NPM  : 2515061022

Kelas : PSTI C

Jurnal ini membahas betapa pentingnya peran media massa sebagai instrumen kontrol sosial dalam upaya pencegahan kejahatan di Indonesia, serta pentingnya internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam proses tersebut. Melalui pendekatan hukum normatif, penulis menganalisis regulasi media, konsep kontrol sosial, serta kaitannya dengan nilai-nilai Pancasila. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran media massa dalam menjalankan fungsi kontrol sosial belum sepenuhnya mencerminkan etika Pancasila. Masih banyak pemberitaan yang tidak teruji kebenarannya, sensasional, dan tidak mengandung nilai edukatif, sehingga justru merusak tatanan sosial. Media massa sering hanya mengejar kepuasan informasi masyarakat tanpa membangun kesadaran dalam moral publik.

Analisis yang terdapat didalam jurnal ini memperlihatkan kelemahan media massa dalam menegakkan fungsi edukasi dan etika, padahal sebagai ruang publik media seharusnya mampu membentuk opini secara objektif, membantu penegakan hukum, serta mencegah penyimpangan melalui pemberitaan yang akurat, mendidik, dan berimbang. Pengamalan nilai Pancasila seperti kejujuran, kemanusiaan, tanggung jawab sosial, dan keadilan masih minim dalam praktik jurnalistik Indonesia. Dampaknya, masyarakat mudah terpengaruh oleh berita yang keliru, hoaks dan rawan konflik sosial. Jurnal ini menekankan perlunya media massa menjalankan kontrol sosial yang bertanggung jawab sesuai nilai Pancasila agar mampu menjadi kekuatan preventif terhadap kejahatan serta menjaga harmoni sosial.


S1 INFORMATIKA MKU PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

by Alya Defina Hidayat -

Nama : Alya Defina Hidayat

NPM   : 2515061022

Kelas  : PSTI C

Jurnal ini meneliti sejauh mana mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila berpengaruh terhadap kemampuan mahasiswa dalam menyikapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan sampel 40 mahasiswa dan instrumen kuesioner yang telah diuji validitas serta reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pengembangan kepribadian Pancasila yang baik, ditunjukkan oleh skor kuisioner yang mayoritas berada di atas nilai 80. Mahasiswa dinilai memiliki pemahaman yang baik tentang pentingnya nilai-nilai Pancasila, kedisiplinan, kejujuran, toleransi, serta sikap saling menghargai.

Pada aspek penyikapan terhadap perkembangan IPTEK, mahasiswa juga menunjukkan sikap yang baik. Mereka memanfaatkan teknologi untuk belajar, bertransaksi, mencari informasi, serta menyaring konten negatif seperti pornografi dan kekerasan. Mahasiswa juga menunjukkan kesadaran etis dalam berkomunikasi di media sosial, seperti menggunakan bahasa santun dan tidak mudah terpengaruh budaya asing yang bertentangan dengan budaya Indonesia.

Melalui analisis regresi sederhana, penelitian menemukan bahwa mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila berpengaruh signifikan terhadap kemampuan mahasiswa dalam menyikapi IPTEK, dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Koefisien determinasi sebesar 28,2% menunjukkan bahwa pengembangan kepribadian Pancasila menyumbang hampir sepertiga pengaruh terhadap sikap mahasiswa terhadap IPTEK, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian.

Secara mendalam, jurnal ini menegaskan bahwa Pancasila masih relevan sebagai pedoman etika dalam menghadapi tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi. Namun, penelitian ini bersifat deskriptif dan kuantitatif sederhana, sehingga belum mengeksplorasi faktor-faktor nonakademik seperti lingkungan sosial, media, atau pendidikan keluarga yang juga memengaruhi sikap mahasiswa terhadap teknologi. Selain itu, jurnal ini belum menyoroti berbagai tantangan teknologi modern seperti kecerdasan buatan atau disinformasi digital secara mendalam.

Secara keseluruhan, jurnal ini menunjukkan bahwa pendidikan Pancasila berperan penting dalam membentuk sikap mahasiswa agar bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan IPTEK. Nilai-nilai Pancasila terbukti mampu menjadi filter moral yang membantu mahasiswa menghadapi dampak positif dan negatif dari perkembangan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.


S1 INFORMATIKA MKU PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

by Alya Defina Hidayat -

Nama : Alya Defina Hidayat

NPM   : 2515061022

Kelas  : PSTI C

Jurnal ini membahas tentang posisi Pancasila sebagai filsafat ilmu dan implikasinya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Dalam jurnal ini  penulis juga menjelaskan bahwa Pancasila bukan hanya sebuah dasar negara, tetapi juga merupakan hasil pemikiran mendalam bangsa Indonesia yang terbentuk melalui proses sejarah, akulturasi budaya, serta pengalaman perjuangan kemerdekaan. Sebagai filsafat ilmu, Pancasila menjadi kerangka berpikir yang menuntun bagaimana ilmu pengetahuan harus dikembangkan agar tetap berakar pada nilai-nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial.

Didalam jurnal tersebut menegaskan bahwa jika sebuah perkembangan IPTEK yang tidak didampingi nilai-nilai Pancasila akan dapat berpotensi mengancam nilai niai moralitas, mentalitas, serta identitas bangsa. Arus perkembangan teknologi yang semakin cepat membuat informasi asing masuk dengan begitu mudah, sehingga dibutuhkan penguatan nilai Pancasila sebagai pemilah dan pengarah agar IPTEK tetap bermanfaat bagi kehidupan masyarakat. Dalam jurnal tersebut menunjukkan bahwa Pancasila dapat menjadi landasan etika dalam membatasi penggunaan teknologi, mendorong pemanfaatan IPTEK secara adil, serta mengarahkan penelitian agar tetap berpihak kepada kemanusiaan dan kepentingan bangsa.

Setiap sila Pancasila dianalisis memiliki implikasi dalam pengembangan IPTEK. Sila pertama menekankan batas moral dan spiritual, sila kedua menegaskan pentingnya martabat manusia dalam kegiatan ilmiah, sila ketiga mengarahkan IPTEK untuk memperkuat persatuan dan identitas nasional, sila keempat menegaskan perlunya kebebasan akademik yang tetap dilandasi musyawarah dan tanggung jawab, dan sila kelima menekankan pemerataan manfaat dan akses teknologi bagi seluruh rakyat Indonesia.

Secara mendalam, jurnal ini kuat dalam menjelaskan hubungan filosofis antara Pancasila dan IPTEK, namun jurnal ini masih bersifat normatif dan belum memberikan contoh empiris terkait penerapan nilai Pancasila dalam teknologi modern seperti kecerdasan buatan, digitalisasi, atau bioteknologi. Meski demikian, jurnal ini tetap memberikan kontribusi penting sebagai dasar teori bahwa pengembangan IPTEK harus diarahkan oleh nilai-nilai Pancasila agar teknologi tidak menjauhkan masyarakat dari identitas bangsa, tetapi justru meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia.