nama : afita nurmala sari
npm :2453031006
1. Perbandingan Pendekatan Fair Value
Pendekatan Tradisional:
Penilaian didasarkan pada model ekonomi standar dan justifikasi profesional manusia. Keunggulannya adalah Verifiabilitas yang tinggi karena prosesnya eksplisit dan mudah diaudit. Namun, hasilnya mungkin kurang real-time (kurang relevan).
Pendekatan Berbasis AI:
Penilaian didasarkan pada akurasi prediksi dari algoritma machine learning yang menganalisis big data secara real-time. Keunggulannya adalah Relevansi yang tinggi (ketepatan waktu), tetapi menghadapi tantangan Reliabilitas karena proses AI seringkali disebut sebagai "Black Box" dan sulit diverifikasi auditor.
2. Implikasi Epistemologis (Validitas Pengetahuan Akuntansi)
Penggunaan AI mengubah sumber pengetahuan akuntansi dari penjelasan dan bukti manusia (tradisional) menjadi prediksi algoritmik.
Validitas dalam akuntansi tradisional bersumber dari konsensus profesional dan dokumentasi yang transparan. Sebaliknya, validitas AI bersumber dari akurasi prediksinya.
Tantangan epistemologisnya adalah: Auditor hanya melihat hasil akhir tanpa mengetahui secara transparan mengapa model AI sampai pada nilai tersebut. Ini berisiko merusak konsep objektivitas dan verifiabilitas informasi akuntansi.
3. Strategi Akuntabilitas (Kepatuhan IFRS 13)
Untuk memastikan PT Cerdas Digital mematuhi IFRS 13, perusahaan harus meningkatkan transparansi proses algoritmik:
- Gunakan Explainable AI(XAI):
Terapkan teknik yang memungkinkan model AI menjelaskan variabel dan bobot paling berpengaruh yang digunakan dalam penilaian. Ini membantu auditor mengidentifikasi dan memverifikasi Level Input IFRS 13.
- Kontrol Internal (ICFR) Algoritma:
Terapkan kontrol internal yang ketat untuk input data, pengujian independen model secara berkala, dan manajemen perubahan algoritma. Ini menjamin asumsi AI masuk akal (reasonable).
- Pengungkapan yang Ditingkatkan:
Ungkapkan secara detail di Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) jenis algoritma, input data non-tradisional yang digunakan, dan Analisis Sensitivitas Algoritma. Ini memenuhi persyaratan pengungkapan FRS 13.
npm :2453031006
1. Perbandingan Pendekatan Fair Value
Pendekatan Tradisional:
Penilaian didasarkan pada model ekonomi standar dan justifikasi profesional manusia. Keunggulannya adalah Verifiabilitas yang tinggi karena prosesnya eksplisit dan mudah diaudit. Namun, hasilnya mungkin kurang real-time (kurang relevan).
Pendekatan Berbasis AI:
Penilaian didasarkan pada akurasi prediksi dari algoritma machine learning yang menganalisis big data secara real-time. Keunggulannya adalah Relevansi yang tinggi (ketepatan waktu), tetapi menghadapi tantangan Reliabilitas karena proses AI seringkali disebut sebagai "Black Box" dan sulit diverifikasi auditor.
2. Implikasi Epistemologis (Validitas Pengetahuan Akuntansi)
Penggunaan AI mengubah sumber pengetahuan akuntansi dari penjelasan dan bukti manusia (tradisional) menjadi prediksi algoritmik.
Validitas dalam akuntansi tradisional bersumber dari konsensus profesional dan dokumentasi yang transparan. Sebaliknya, validitas AI bersumber dari akurasi prediksinya.
Tantangan epistemologisnya adalah: Auditor hanya melihat hasil akhir tanpa mengetahui secara transparan mengapa model AI sampai pada nilai tersebut. Ini berisiko merusak konsep objektivitas dan verifiabilitas informasi akuntansi.
3. Strategi Akuntabilitas (Kepatuhan IFRS 13)
Untuk memastikan PT Cerdas Digital mematuhi IFRS 13, perusahaan harus meningkatkan transparansi proses algoritmik:
- Gunakan Explainable AI(XAI):
Terapkan teknik yang memungkinkan model AI menjelaskan variabel dan bobot paling berpengaruh yang digunakan dalam penilaian. Ini membantu auditor mengidentifikasi dan memverifikasi Level Input IFRS 13.
- Kontrol Internal (ICFR) Algoritma:
Terapkan kontrol internal yang ketat untuk input data, pengujian independen model secara berkala, dan manajemen perubahan algoritma. Ini menjamin asumsi AI masuk akal (reasonable).
- Pengungkapan yang Ditingkatkan:
Ungkapkan secara detail di Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) jenis algoritma, input data non-tradisional yang digunakan, dan Analisis Sensitivitas Algoritma. Ini memenuhi persyaratan pengungkapan FRS 13.