གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Nurida Elsa

TA2025 -> CASE STUDY

Nurida Elsa གིས-

Nama: Nurida Elsa

NPM: 2413031012


1. Analisis praktik manajemen laba PT Karya Sentosa

Kasus PT Karya Sentosa menunjukkan indikasi earnings management berbasis akrual. Dugaan ini didukung oleh beberapa indikator, seperti kenaikan signifikan pada piutang usaha, penurunan cadangan kerugian piutang, dan peningkatan pendapatan yang tidak sejalan dengan arus kas operasi. Pola-pola tersebut menandakan bahwa laba bersih yang dilaporkan kemungkinan diatur agar tampak lebih tinggi atau stabil, meskipun kondisi kas dan risiko perusahaan tidak sepenuhnya mendukung angka tersebut.

2. Perbandingan dua jurnal ilmiah tentang earnings management
Dua jurnal terkini memperlihatkan pendekatan yang berbeda terhadap earnings management. Jurnal pertama, “Accrual-Based Earnings Management and Firm Performance: Evidence from Indonesia” (2021), fokus pada manipulasi berbasis akrual, menggunakan analisis regresi panel data pada perusahaan publik Indonesia, dan menemukan bahwa tekanan target laba atau insentif manajemen mendorong praktik ini, terutama pada perusahaan besar dan likuid. Jurnal kedua, “Real Activities Manipulation versus Accrual Manipulation: Evidence in Southeast Asia” (2020), membandingkan manipulasi akrual dan aktivitas nyata di perusahaan manufaktur Asia Tenggara. Studi ini menemukan bahwa manipulasi aktivitas nyata lebih sulit dideteksi dan berdampak jangka panjang, sedangkan manipulasi akrual lebih mudah teridentifikasi namun cenderung bersifat jangka pendek.

3. Evaluasi kritis terhadap earnings management
Earnings management tidak selalu negatif. Berdasarkan teori sinyal, praktik ini dapat membantu manajemen menyampaikan informasi penting kepada pasar dan menyamakan ekspektasi investor, sehingga pengambilan keputusan menjadi lebih tepat. Beberapa studi empiris menunjukkan bahwa manipulasi akrual yang moderat dapat meningkatkan kredibilitas laporan keuangan dan stabilitas laba. Namun, jika dilakukan untuk kepentingan pribadi atau menyesatkan investor, praktik ini dapat menimbulkan risiko serius, seperti penurunan kepercayaan, litigasi, dan kegagalan perusahaan di masa depan. Oleh karena itu, konteks, niat, dan skala earnings management menentukan dampaknya.

4. Kesimpulan dan rekomendasi untuk stakeholder
PT Karya Sentosa diduga melakukan earnings management berbasis akrual yang meningkatkan laba jangka pendek, namun berpotensi merusak kredibilitas dan menimbulkan risiko bagi investor. Rekomendasi untuk stakeholder adalah: manajemen harus meningkatkan transparansi dan menjelaskan faktor yang memengaruhi laba; investor perlu menganalisis arus kas, rasio akrual, dan cadangan kerugian piutang; regulator dan auditor harus memperkuat pengawasan atas praktik manipulasi akrual; sementara pemangku kepentingan internal sebaiknya menilai kinerja menggunakan indikator keuangan dan non-keuangan secara holistik. Dengan langkah ini, perusahaan dapat menjaga kredibilitas dan memberikan informasi yang akurat bagi semua pihak terkait.

TA2025 -> ACTIVITY: RESUME

Nurida Elsa གིས-

Nama: Nurida Elsa

NPM: 2413031012


Earnings management adalah tindakan yang dilakukan manajemen perusahaan untuk mengatur laporan keuangan agar laba yang ditampilkan sesuai dengan keinginan mereka. Praktik ini tidak selalu melanggar hukum karena biasanya hanya melibatkan penyesuaian waktu atau cara pencatatan transaksi agar laporan laba terlihat lebih baik atau lebih stabil. Tujuan utama biasanya untuk memenuhi target tertentu, seperti harapan investor atau persyaratan dalam kontrak utang.

Ada dua cara pandang terhadap earnings management. Pertama, pandangan opportunistik, yang menganggap manajemen melakukan tindakan ini untuk kepentingan pribadi, misalnya agar bonus meningkat atau untuk menghindari pelanggaran peraturan keuangan. Kedua, pandangan sinyal, yang melihat earnings management sebagai upaya manajer untuk menyampaikan informasi penting kepada pasar sehingga investor dapat mengambil keputusan lebih tepat.

Praktik ini dapat dilakukan dengan mengatur akun-akun akrual atau mengubah aktivitas operasional perusahaan secara nyata. Berdasarkan penelitian, sebagian besar studi melihat earnings management sebagai tindakan manipulatif atau opportunistik. Namun, earnings management tidak selalu buruk. Jika dilakukan dengan benar, hal ini dapat membantu meningkatkan komunikasi informasi keuangan dan mempermudah pengambilan keputusan bagi para pemangku kepentingan. Contohnya, perusahaan mungkin menjual aset pada waktu tertentu agar laba yang dilaporkan terlihat lebih baik atau stabil. Karena itu, praktik ini membutuhkan pengawasan yang hati-hati agar tidak disalahgunakan.