གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ ZAHRA APRILIA 2415011037

MKU Pancasila Sipil Ganjil 2024 -> Forum Analisis Soal

ZAHRA APRILIA 2415011037 གིས-
Nama: Zahra Aprilia
NPM: 2415011037
Kelas: B

Analisis Soal

1.Bagaimanakah etika sistem perilaku politik saat ini? Sudah sesuaikah dengan nilai-nilai Pancasila? jelaskan!

-Menurut saya belum, Karena etika politik saat ini belum sepenuhnya sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Meskipun Pancasila menekankan nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan kemanusiaan, praktik politik seringkali bertentangan dengan prinsip-prinsip ini. Kasus-kasus korupsi, kolusi, dan nepotisme yang melibatkan sejumlah pejabat menunjukkan bahwa etika politik masih jauh dari nilai-nilai Pancasila, khususnya sila keadilan sosial dan kemanusiaan yang adil dan beradab.

Idealnya, politik di Indonesia harus mencerminkan kepentingan rakyat dengan mengedepankan amanah dan integritas. Namun, kepentingan pribadi dan kelompok seringkali mengesampingkan kepentingan masyarakat luas. Untuk lebih sesuai dengan Pancasila, perlu ada penegakan hukum yang tegas, pengawasan yang berkelanjutan, dan pendidikan etika politik berlandaskan Pancasila di kalangan pejabat dan masyarakat.

2.Etika selalu terkait dengan masalah nilai sehingga perbincangan tentang etika, pada umumnya membicarakan tentang masalah nilai (baik atau buruk). Bagaimanakah etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggalmu? Apakah etika mencerminkan dan nilai-nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia? Berikan solusi mengenai adanya dekadensi moral yang saat ini terjadi !

-Menurut saya etika generasi muda di sekitar tempat tinggal saya masih sering kurang mencerminkan nilai-nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia. Sebagian dari mereka cenderung mengabaikan etika dasar, seperti menghormati orang yang lebih tua atau menjaga sopan santun dalam pergaulan. Hal ini menunjukkan adanya dekadensi moral yang mengikis nilai-nilai kesopanan, gotong-royong, dan rasa hormat, yang seharusnya menjadi bagian penting dari budaya bangsa.

-Solusinya dengan memperkuat pendidikan karakter di sekolah yang menekankan nilai-nilai Pancasila, seperti kesopanan, integritas, dan kepedulian sosial. Di lingkungan masyarakat, penting adanya keteladanan dari orang dewasa dan ketegasan dalam menegakkan norma. Keluarga juga memainkan peran utama dalam menanamkan nilai-nilai tersebut sejak dini, dengan memberi contoh perilaku yang baik dan mengajarkan sikap menghargai sesama. Dengan cara ini, diharapkan generasi muda dapat tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak baik dan mencerminkan nilai-nilai bangsa Indonesia.

MKU Pancasila Sipil Ganjil 2024 -> Forum Analisis Jurnal

ZAHRA APRILIA 2415011037 གིས-
Nama: Zahra Aprilia
NPM: 2415011037
Kelas: B

Analisis Jurnal

Penanaman nilai-nilai Pancasila melalui media massa diharapkan dapat menekan kejahatan di Indonesia. Pancasila, sebagai pandangan hidup, memiliki nilai materiil, vital, dan kerohanian yang penting bagi masyarakat. Namun, globalisasi membawa dampak negatif seperti individualisme dan persaingan ketat.

Media massa berperan sebagai sarana informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial, sesuai UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Dengan fungsi ini, media massa berpotensi menguatkan nilai-nilai Pancasila sebagai kontrol sosial untuk mengurangi kejahatan.
Nama: Zahra Aprilia
NPM: 2415011037
Kelas: B

Tugas Analisis Video
*Pancasila sebagai Sistem Filsafat*

Pancasila bukan hanya sekadar teks, tetapi juga merupakan sistem filsafat yang mencerminkan nilai-nilai luhur yang harus dijadikan pedoman dalam kehidupan bermasyarakat. Sebagai sistem filsafat, Pancasila memberikan dasar filosofis yang kokoh sebagai dasar negara Indonesia, sekaligus menjadi pandangan hidup bangsa. Perumusan Pancasila dalam sidang BPUPKI berlandaskan pada nilai-nilai kebijaksanaan dan moral yang dihormati oleh para leluhur, sehingga Pancasila lebih dari sekadar aturan formal, tetapi sebuah pedoman hidup yang mengarah pada kesejahteraan bersama.

Sebagai mahasiswa, penting untuk memahami dinamika dan tantangan dalam penerapan Pancasila sebagai sistem filsafat. Beberapa tantangan tersebut antara lain:

1. *Kapitalisme*– yang cenderung mengeksploitasi sumber daya alam dan manusia, sehingga bisa mengancam keadilan sosial.
2. *Kebebasan Individu secara Berlebihan*– yang dapat mengarah pada anarki dan merusak keharmonisan sosial.
3. *Komunisme*– dengan ideologi yang bertentangan dengan prinsip keadilan dan kebebasan yang terkandung dalam Pancasila.
4. *Dominasi Negara yang Berlebihan* – yang dapat mengurangi peran aktif rakyat dalam proses bernegara dan mengancam demokrasi.

MKU Pancasila Sipil Ganjil 2024 -> Forum Analisis Jurnal

ZAHRA APRILIA 2415011037 གིས-
Nama: Zahra Aprilia
NPM: 2415011037
Kelas: B

Analisis Jurnal


1. Hubungan Antara Etika dan Moral
Moral berkaitan dengan tingkah laku manusia yang dapat diukur dari sudut baik maupun
buruk, sopan ataupun tidak sopan, susila atau tidak susila. Etika berkaitan dengan dasar-dasar filosofis dalam hubungan dengan tingkah laku manusia. dengan pandangan hidup, serta filsafat hidup dari masyarakat tertentu. Moral merupakan suatu ajaran-ajaran atau wejangan-wejangan, patokan-patokan, kumpulan peraturan, baik lisan maupun tertulis tentang bagaimana manusia harus hidup dan bertindak agar menjadi manusia yang baik. Etika adalah suatu cabang filsafat yaitu suatu pemikiran kritis dan mendasar tentang ajaran-ajaran dan pandanganpandangan moral tersebut. Etika adalah ilmu pengetahuan yang membahas prinsip-prinsip moralita.
Etik berasal dari bahasa Yunani “ethos”
yang berarti watak atau adat dan asal kata moral
yang sama artinya dengan kata etik dari bahasa
Latin “mos” untuk tunggal dan jamaknya “mores” yang juga berarti adat atau cara hidup. Dari kedua perkataan tersebut, etik dan moral menunjukkan cara berbuat yang menjadi adat karena persetujuan atau praktek sekelompok manusia. Jadi moral dan moralitas dipakai untuk perbuatan yang sedang dinilai, sedangkan etik dipakai untuk pengkajian sistem nilai-nilai atau kode.

2. Tahap Perkembangan Etika
Secara historis dan perkembangan ilmu pengetahuan, sistem etika berkembang melalui 5 (lima) tahapan:
Tahap pertama, etika teologi (theogical ethics), asal mula etika yang berasal dari dokrtin agama. Kedua, etika ontologis (ontological ethics) yang merupakan tahap perkembangan dari etika agama. Ketiga, positivasi etik berupa kode etik (code of ethics) dan pedoman perilaku ( code of conduct) yakni pedoman perilaku yang lebih konkrit. Keempat, etika fungsional tertutup (close functional ethics) dimana proses peradilan etik dilakukan di internal komunitas/organisasi secara tertutup, dan Kelima, etika fungsional terbuka (open functional ethics) dalam bentuk peradilan etika yang bersifat terbuka.


3. Pengertian Politik Hukum
Yakni kebijakan dasar yang membuat arah kemana hukum akan dibawa, dibuat oleh penguasa (pihak berwenang), pembuatan hukum dilakukan dengan cara memilih nilai-nilai yang berkembang di masyarakat yang disepakati bersama dan kemudian dituangkan ke dalam norma untuk mengkaidahi perilaku bersama, dan bersifat constituendum yang memuat hukum ideal atau cita hukum yang akan dilakukan.

4. Hubungan antara etika dengan hukum bisa dilihat dari 3 (tiga) dimensi yakni:
-Dimensi substansi dan wadah.
-Dimensi hubungan keluasan cakupannya.
-Dimensi alasan manusia untuk mematuhi atau melanggarnya.