Posts made by Wulan Rahma Oktavia

1. Huruf terakhir kata abad adalah d.

2. Imbuhan ber- pada kata berjasa bermakna ‘memiliki’.

3. Buatlah kalimat dengan menggunakan ungkapan lepas tangan!

Contoh : Setelah terjadi masalah, ia memilih untuk lepas tangan dan tidak mau bertanggung jawab.

4. Kita perlu memperhitungkan rencana kegiatan dengan baik agar tidak melepaskan peluang.

5. Nama ilmiah buah manggis ialah Garcinia mangostana.

6. Weltanschauung bermakna pandangan dunia.

7. Ungkapan tut wuri handayani merupakan semboyan pendidikan.

8. Istilah mens sana in corpore sano sering digunakan dalam bidang olahraga.

9. Sesuai SK, NIP Pak Adi adalah 19680320 200112 2 002.

10. Beliau dilantik menjadi pejabat di Kota Metro.

11. Setahun yang lalu, Depkes RI melakukan penelitian makanan kecil yang dijual di pasar.

12. Dia bukan mahasiswa, melainkan karyawan di bank swasta.

13. Pertama, peserta akan diuji satu per satu, kemudian diuji per kelompok.

14. Rapat ini dapat berlangsung jika dua pertiga anggota telah hadir.

15. Pemberangkatan jemaah haji dilepas oleh Menteri Agama Republik Indonesia.

16. Setelah ia dilantik menjadi jenderal, semua temannya memberinya ucapan selamat.

17. Asam jawa adalah sejenis asam yang tidak hanya tumbuh di Pulau Jawa.

18. Surat Bapak belum kami terima.

19. Puisi Aku karya Chairil Anwar dalam buku Deru Campur Debu termasuk puisi yang baik.

20. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 08.00 sampai dengan 16.00.
STRUKTUR POPULASI DAN POLA PEMELIHARAAN TERNAK SAPI POTONG DI KECAMATAN PASAMAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur populasi ternak sapi potong berdasarkan bangsa, jenis kelamin, dan umur serta pola pemeliharaan di Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat. Metode yang digunakan adalah survei dengan pengambilan data secara purposive sampling terhadap 175 peternak sapi. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sapi Bali mendominasi populasi sebesar 60,83%, sapi PO 22,09%, dan sapi Limousin 4,92%. Rasio ternak betina lebih tinggi (65,57%) dibandingkan jantan (34,43%). Distribusi umur ternak terbanyak pada kelompok dewasa (>2 tahun) sebesar 45,98%. Pola pemeliharaan mayoritas menggunakan sistem semi intensif dengan pakan alami dan tambahan konsentrat. Kesimpulannya, struktur populasi ternak sapi potong di Kecamatan Pasaman cukup ideal dan pola pemeliharaan mendukung keberlanjutan produksi sapi potong di wilayah tersebut.

Kata kunci: struktur populasi, sapi potong, pola pemeliharaan, Pasaman


Penjelasan Rinci tentang Abstrak


Tujuan Penelitian : Mengetahui struktur populasi ternak sapi potong berdasarkan bangsa, jenis kelamin, dan umur serta pola pemeliharaan di Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat.
Metode Penelitian : Metode survei dengan pengambilan data secara purposive sampling (atau snowball sampling) terhadap 175 peternak sapi. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase.
Hasil Penelitian :
  • Sapi Bali mendominasi populasi sebesar 60,83%, sapi PO 22,09%, sapi Limousin 4,92%, sapi Pesisir 2,16%, dan sapi Simmental 10,00%.

  • Rasio ternak betina lebih tinggi (65,57%) dibandingkan jantan (34,43%).

  • Distribusi umur ternak terbanyak pada kelompok dewasa (>2 tahun) sebesar 45,98%.

  • Pola pemeliharaan mayoritas menggunakan sistem semi intensif dengan pakan alami dan tambahan konsentrat

Kesimpulan : Struktur populasi ternak sapi potong di Kecamatan Pasaman cukup ideal dengan dominasi sapi Bali, rasio umur pedet : muda : dewasa sekitar 1:1,2:2, dan rasio jantan : betina sekitar 1:2. Pola pemeliharaan mendukung keberlanjutan produksi sapi potong di wilayah tersebut
Kata Kunci : Struktur populasi, sapi potong, pola pemeliharaan, Pasaman.




Paragraf 1

Pertanian merupakan sektor penting dalam perekonomian Indonesia. Pertanian tidak hanya menyediakan bahan pangan bagi masyarakat, tetapi juga menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Berbagai jenis tanaman seperti padi, jagung, dan sayuran menjadi komoditas utama yang dihasilkan petani. Selain itu, pertanian juga berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui pengelolaan lahan yang berkelanjutan. Dengan demikian, pertanian menjadi pondasi utama dalam pembangunan nasional yang harus terus dikembangkan dan didukung.

Keterangan : Paragraf ini adalah paragraf deduktif dengan pola pengembangan definisi luas, karena kalimat utama yang berupa definisi tentang pentingnya pertanian ditempatkan di awal, kemudian dijelaskan lebih lanjut dengan rincian dan contoh.


Paragraf 2

Pertanian di Indonesia menghadapi berbagai tantangan yang cukup kompleks. Salah satu tantangan utama adalah perubahan iklim yang menyebabkan ketidakpastian musim tanam dan hasil panen. Selain itu, keterbatasan teknologi dan modal juga menjadi kendala bagi petani dalam meningkatkan produktivitas. Pemerintah dan berbagai pihak perlu bekerja sama untuk mengatasi masalah ini, misalnya dengan memberikan pelatihan teknologi pertanian modern dan akses pembiayaan yang lebih mudah. Upaya tersebut sangat penting agar sektor pertanian dapat terus berkembang dan berkontribusi optimal bagi kesejahteraan masyarakat.

Keterangan: Paragraf ini adalah paragraf deduktif dengan pola pengembangan sebab-akibat, karena kalimat utama yang menyatakan adanya tantangan ditempatkan di awal, kemudian dijelaskan penyebab dan solusi yang berkaitan.