Posts made by Setya Ariana

Nama : Setya Ariana
NPM : 2414241016
Kelas : NTP B

1. Huruf terakhir kata abad adalah d.


2. Imbuhan ber- pada kata berjasa bermakna memiliki.


3. Buatlah kalimat dengan menggunakan ungkapan lepas tangan!


4. Kita perlu memperhitungkan rencana kegiatan dengan baik agar tidak lepas tangan.


5. Nama ilmiah buah manggis ialah Garcinia mangostana.


6. Weltanschauung bermakna pandangan dunia.


7. Ungkapan tut wuri handayani merupakan semboyan pendidikan.


8. Istilah mens sana in corpore sano sering digunakan dalam bidang olahraga.


9. Sesuai SK, NIP Pak Adi adalah 19680320 200112 2 002.


10. Beliau dilantik menjadi pejabat di Kota Metro.


11. Setahun yang lalu Depkes RI melakukan penelitian makanan kecil yang dijual di pasar.


12. Dia bukan mahasiswa, melainkan karyawan di bank swasta.


13. Pertama, peserta akan diuji satu per satu, kemudian diuji per kelompok.


14. Rapat ini dapat berlangsung jika dua pertiga anggota telah hadir.


15. Pemberangkatan jemaah haji dilepas oleh Menteri Agama Republik Indonesia.


16. Setelah ia dilantik menjadi jenderal, semua temannya memberinya ucapan selamat.


17. Asam jawa adalah sejenis asam yang tidak hanya tumbuh di Pulau Jawa.


18. Surat Bapak belum kami terima.


19. Puisi Aku karya Chairil Anwar dalam buku Deru Campur Debu termasuk puisi yang baik.


20. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 08.00 s.d. 16.00..
Pengaruh Suplementasi Enzim Protease dalam Ransum terhadap Performa Pertumbuhan dan Efisiensi Konversi Pakan pada Sapi Potong

ABSTRAK
Peningkatan efisiensi pakan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung produktivitas ternak ruminansia (Latar Belakang). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh suplementasi enzim protease dalam ransum terhadap performa pertumbuhan dan efisiensi konversi pakan pada sapi potong (Tujuan Penelitian). Penelitian dilakukan selama 90 hari menggunakan 20 ekor sapi Brahman Cross jantan dengan bobot awal rata-rata 250 ± 15 kg yang dibagi secara acak ke dalam 4 perlakuan: kontrol (tanpa enzim), dan tiga level suplementasi protease (0,5%; 1%; dan 1,5%) (Metode Penelitian). Parameter yang diamati meliputi konsumsi pakan, pertambahan bobot badan harian (PBBH), dan rasio konversi pakan (FCR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi protease secara signifikan (P<0,05) meningkatkan PBBH dan menurunkan FCR, terutama pada level 1% suplementasi (Hasil Penelitian). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa suplementasi enzim protease dalam ransum dapat meningkatkan efisiensi penggunaan pakan dan performa pertumbuhan sapi potong, dengan dosis optimal sebesar 1% (Simpulan).

Kata kunci: sapi potong, enzim protease, efisiensi pakan, performa pertumbuhan

1. Latar Belakan
Menjelaskan pentingnya efisiensi pakan bagi produktivitas sapi potong.
2. Tujuan Penelitian
Tujuannya adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian enzim protease terhadap pertumbuhan dan efisiensi pakan.
3. Metode Penelitian
Menjelaskan desain eksperimen, jumlah ternak, jenis perlakuan, parameter yang diukur, dan metode analisis data.
4. Hasil Penelitian
Ditemukan bahwa enzim protease meningkatkan pertumbuhan dan efisiensi pakan, paling efektif pada dosis 1%.
5. Simpulan
Penambahan enzim protease bermanfaat, dengan dosis 1% sebagai yang paling efektif.

Nama : Setya Ariana

NPM : 2414241016


Paragraf 1
Pertanian merupakan salah satu sektor utama yang menunjang perekonomian Indonesia. Sektor ini menyerap banyak tenaga kerja, terutama di daerah pedesaan. Selain itu, hasil pertanian seperti padi, jagung, dan sayur-mayur menjadi sumber pangan utama bagi masyarakat. Dengan luasnya lahan pertanian dan kekayaan alam yang mendukung, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi lumbung pangan dunia. Oleh karena itu, pengembangan teknologi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pertanian sangat diperlukan.

Jenis paragraf: Deduktif – Pola definisi luas
Keterangan: Kalimat utama berada di awal paragraf dan dijelaskan lebih lanjut dengan uraian yang memperluas pengertian tentang pentingnya pertanian di Indonesia.


Paragraf 2
Kemajuan pertanian dapat dicapai melalui penerapan teknologi modern. Misalnya, penggunaan traktor dan mesin penanam otomatis dapat meningkatkan efisiensi waktu dan tenaga. Selain itu, penerapan sistem irigasi tetes dan pemupukan berbasis sensor tanah memungkinkan hasil panen lebih optimal. Tidak kalah penting, pemanfaatan drone untuk pemantauan tanaman juga membantu petani dalam mengidentifikasi hama lebih cepat. Semua inovasi tersebut menjadikan pertanian semakin produktif dan berkelanjutan.

Jenis paragraf: Deduktif – Pola ilustrasi (contoh)
Keterangan: Kalimat utama disampaikan di awal, kemudian dijelaskan dengan beberapa contoh konkret penerapan teknologi dalam bidang pertanian.