Posts made by Cindy Bunga Apriliantika

Nama: Cindy Bunga Apriliantika
NPM : 2415012006

Jurnal berjudul "Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK" oleh Ika Setyorini membahas pentingnya integrasi nilai-nilai Pancasila dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Kesenian (IPTEK) di Indonesia. Pancasila, dengan nilai-nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial, dianggap sebagai pedoman normatif yang memastikan bahwa perkembangan IPTEK tetap diwajibkan pada moralitas dan budaya bangsa, serta menghindari dampak negatif seperti dehumanisasi, kerusakan lingkungan, atau ketimpangan sosial.
Penulis menekankan bahwa Pancasila berfungsi sebagai kerangka etika, moral, dan politik dalam pengembangan IPTEK. Sejak awal kemerdekaan, Pancasila telah menjadi dasar pembangunan bangsa, tercermin dalam Pembukaan UUD 1945. Dalam konteks ini, nilai Pancasila tidak hanya menjadi landasan moral, tetapi juga rambu normatif yang mengarahkan IPTEK agar selaras dengan tujuan kesejahteraan dan keadilan sosial, serta menjaga keharmonisan antara teknologi , masyarakat, dan lingkungan.
Pancasila juga relevan dalam menghadapi globalisasi, yang sering kali membawa pengaruh sekularisme dari negara-negara Barat. Dengan menjadikan Pancasila sebagai dasar kebijakan dan inovasi IPTEK, Indonesia dapat menciptakan perkembangan teknologi yang berpihak pada kesejahteraan, keinginan, dan kesejahteraan rakyat.
Kesimpulannya, Pancasila menjadi pedoman holistik untuk memastikan bahwa kemajuan IPTEK tidak hanya fokus pada inovasi teknis, tetapi juga mengutamakan moralitas, etika, dan kepentingan sosial. Dengan landasan Pancasila, IPTEK dapat dimanfaatkan untuk membangun masyarakat yang adil, makmur, dan berkeadilan sosial sesuai cita-cita bangsa Indonesia.
Nama: Cindy Bunga Apriliantika
NPM : 2415012006


Jurnal ini membahas peran Pancasila sebagai dasar filosofis dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Sebagai pedoman hidup berbangsa, Pancasila tidak hanya relevan dalam aspek sosial-politik, tetapi juga membentuk etika dan pola pikir ilmiah.
Implikasi nilai Pancasila dalam IPTEK:

1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa : Pengembangan IPTEK harus berlandaskan nilai spiritual dan moral. Ilmu pengetahuan perlu diselaraskan dengan ajaran agama, menjaga kelestarian alam, dan keseimbangan kehidupan.
2. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab : Inovasi IPTEK harus bermanfaat bagi umat manusia, menciptakan kehidupan yang adil, beradab, dan tidak merugikan pihak manapun.
3. Sila Persatuan Indonesia : IPTEK harus mendukung persatuan bangsa, memperkuat solidaritas sosial, dan menghindari perpecahan.
4. Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan : Pengembangan IPTEK harus melibatkan dialog inklusif berbasis kebijaksanaan bersama.
5. Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia : Hasil IPTEK harus dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa diskriminasi.

Jurnal ini menyimpulkan bahwa Pancasila dapat menjadi landasan yang kuat dalam membangun IPTEK yang beretika, berkeadilan, dan bermanfaat bagi umat manusia. Pengembangan IPTEK berbasis Pancasila tidak hanya mendorong kemajuan materi, tetapi juga membangun peradaban yang lebih adil dan berorientasi pada kesejahteraan bersama.
Nama: Cindy Bunga Apriliantika
NPM : 2415012006


Video TVOneNews "Detik-detik Hiroshima dan Nagasaki di Bom, Peristiwa Sejarah Sebelum Proklamasi RI" mengulas momen-momen kritis selama Perang Dunia II, khususnya tentang pengeboman atom di Hiroshima dan Nagasaki pada bulan Agustus 1945. Pengeboman ini menjadi titik krusial bagi penyerahan diri Jepang, yang menandai titik balik dalam perang tersebut.

Video ini menghubungkan peristiwa global ini dengan perjuangan Indonesia untuk meraih kemerdekaan, menyoroti bagaimana kekalahan Jepang menciptakan kekosongan kekuasaan di Asia Tenggara, yang memicu dorongan Indonesia untuk meraih kedaulatan.
Pengeboman tersebut, yang mengakibatkan kerusakan besar dan jatuhnya korban jiwa, tidak hanya menjadi peristiwa militer yang signifikan, tetapi juga memicu perdebatan global tentang etika perang nuklir.
Kekalahan Jepang secara langsung memengaruhi jalan Indonesia menuju kemerdekaan, dengan gerakan nasionalis yang semakin menguat. Hal ini berpuncak pada Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, beberapa hari setelah Jepang secara resmi menyerah pada 2 September 1945.
Selain menggambarkan kehancuran yang disebabkan oleh pengeboman, video tersebut kemungkinan menghubungkan peristiwa tersebut dengan perkembangan sejarah yang lebih luas di Indonesia, seperti janji yang dibuat oleh Jepang kepada Indonesia, pembentukan organisasi seperti BPUPKI, dan ketidakpastian seputar deklarasi kemerdekaan Indonesia.
Nama: Cibdy Bunga Apriliantika
NPM : 2415012006

Limbah industri yang tidak diolah dengan baik mengandung zat berbahaya seperti logam berat dan bahan kimia beracun, yang dapat mencemari udara dan lingkungan sekitar.
Sungai sering kali menjadi tempat pembuangan limbah, karena dianggap dapat “mengencerkan” limbah, namun ini justru merusak ekosistem sungai dan lingkungan di sekitarnya.
Pencemaran air sungai, seperti perubahan warna dan bau yang tidak sedap, adalah tanda nyata dari limbah pabrik yang dibuang sembarangan. Hal ini merusak kehidupan air, mengancam keberlangsungan ekosistem, dan membahayakan kesehatan warga yang menggunakan sungai untuk keperluan sehari-hari.
Selain itu, lemahnya penegakan hukum terkait pengelolaan limbah semakin melemahkan keadaan. Pencemaran ini juga berdampak pada perekonomian lokal, terutama petani dan nelayan yang kehilangan mata pencaharian akibat rusaknya kualitas udara.
Untuk mengatasi masalah ini, pabrik perlu menerapkan teknologi pengolahan limbah yang sesuai, sementara pemerintah harus memastikan peraturan yang dipatuhi dan memberikan sanksi bagi pelanggar. Selain itu, edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sangat diperlukan untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan.
Nama: Cindy Bunga Apriliantika
NPM : 2415012006


A. Bagaimana peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu Anda masing-masing dengan rata-rata setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang Anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
1. Ketuhanan Yang Maha Esa : Mengintegrasikan nilai spiritualitas dan moralitas dalam setiap pengembangan ilmu agar beretika dan tidak merugikan manusia.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab : Menciptakan ilmu yang berorientasi pada keadilan sosial dan kesejahteraan manusia, serta menjunjung tinggi hak asasi manusia.
3. Persatuan Indonesia : Mendorong kolaborasi ilmu antar daerah dan bangsa untuk membangun inovasi yang memajukan persatuan dan identitas bangsa.
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan : Menerapkan ilmu yang mengutamakan dialog, partisipasi, dan kebijaksanaan bersama dalam pengambilan keputusan.
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia : Membiarkan ilmu yang memperkecil kesenjangan sosial dan mendukung kemajuan seluruh masyarakat.
Prosesnya dalam persaingan global yang melibatkan kolaborasi internasional, adaptasi terhadap kemajuan teknologi, dan inovasi berbasis kebutuhan lokal yang menjunjung nilai-nilai Pancasila.


B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warga negara, dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
1. Pemimpin : diharapkan memiliki integritas yang tinggi, berorientasi pada kepentingan rakyat, dan mampu memimpin dengan bijaksana berdasarkan nilai-nilai Pancasila.
2. Warga Negara : Berperan aktif menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan mendukung kemajuan bangsa melalui kontribusi positif.
3. Ilmuwan : menyebarkan IPTEK yang berlandaskan etika, mengutamakan kesejahteraan rakyat, dan menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam menciptakan solusi inovatif untuk menghadapi tantangan global.