Nama : Muhammad Arifin Ilham
NPM : 2413031003
1. Pengertian dan Jenis Instrumen Keuangan
Menurut saya, instrumen keuangan merupakan kontrak atau kesepakatan yang menimbulkan hak berupa aset keuangan bagi satu pihak dan kewajiban atau instrumen ekuitas bagi pihak lainnya. Jenisnya terbagi dua menjadi, yaitu instrumen keuangan primer seperti kas, pinjaman, dan utang, serta instrumen derivatif seperti kontrak opsi dan kontrak berjangka.
2. Kas dan Pengendalian Internal terhadap Kas
Kas adalah uang tunai maupun saldo di rekening bank yang dapat digunakan sewaktu-waktu. Menurut saya, pengendalian kas sangat penting untuk mencegah ekosistem. Hal ini dapat dilakukan dengan memisahkan tugas antara bagian penerimaan dan pengeluaran kas, melakukan pemeriksaan kas secara berkala, serta mencocokkan catatan kas perusahaan dengan saldo bank (rekonsiliasi).
3. Penyajian dan Pengungkapan Kas dalam Laporan Keuangan
Kas disajikan pada neraca di bagian aset lancar, sedangkan perubahan kas selama periode akuntansi ditampilkan dalam laporan arus kas. Dalam catatan atas laporan keuangan juga perlu dijelaskan rincian kas, seperti kas di tangan, kas di bank, serta kas yang dibatasi penggunaannya.
4. Pengertian dan Pengakuan Piutang
Piutang merupakan hak perusahaan untuk menerima pembayaran dari pelanggan akibat transaksi penjualan barang atau jasa secara kredit. Piutang diakui ketika perusahaan telah menyerahkan barang atau jasa, meskipun pembayaran dari pelanggan belum diterima.
5. Penilaian, Penurunan Nilai, Penyajian, dan Pengungkapan Piutang
Piutang diukur berdasarkan jumlah yang diperkirakan dapat ditagih. Apabila terdapat kemungkinan tidak tertagih, maka perusahaan harus membentuk cadangan kerugian yang dibebankan. Dalam laporan keuangan, disajikan disajikan di bagian aset lancar, dan kebijakan penilaian serta penyajian laporan dijelaskan dalam catatan atas laporan keuangan.
6. Analisis Kas dan Piutang
Menurut saya, analisis kas dilakukan untuk menilai kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendeknya atau tingkat likuiditas. Sementara itu, analisis utang bertujuan untuk mengukur efektivitas perusahaan dalam menagih penagihan, misalnya melalui rasio perputaran utang yang menunjukkan seberapa cepat tagihan dapat dikonversi menjadi kas.