Posts made by Novita Sari Dewi Gultom 2411011003

Nama: Novita Sari Dewi Gultom
NPM: 2411011003
Kelas: A

Menurut saya, jurnal ini memberikan analisis yang komprehensif mengenai dinamika politik dan demokrasi di Indonesia, terutama dalam konteks pemilihan umum serentak yang diadakan pada tahun 2019. Jurnal ini menyoroti tantangan yang dihadapi oleh sistem demokrasi Indonesia, termasuk masalah konsolidasi demokrasi dan efektivitas partai politik. Salah satu hal yang menarik adalah bagaimana penulis menggarisbawahi pentingnya pemilu sebagai sarana untuk menyalurkan aspirasi politik masyarakat dan sebagai alat untuk mengoreksi kinerja pemerintahan. Namun, meskipun pemilu diharapkan dapat meningkatkan kualitas demokrasi, jurnal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pemilu sering kali diwarnai oleh berbagai masalah, seperti politisasi identitas, kecurangan, dan ketidakpuasan masyarakat terhadap partai politik.

Lebih lanjut, jurnal ini juga membahas tentang peran penting dari lembaga-lembaga politik dan masyarakat sipil dalam mendukung proses demokrasi. Penulis menekankan bahwa keberhasilan demokrasi tidak hanya bergantung pada prosedur pemilu yang baik, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat dan komitmen dari semua elemen untuk menjaga nilai-nilai demokrasi. Dalam konteks ini, saya merasa bahwa jurnal ini mengajak pembaca untuk merenungkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, partai politik, dan masyarakat dalam menciptakan iklim demokrasi yang sehat dan berkelanjutan.

Secara keseluruhan, jurnal ini memberikan gambaran yang jelas tentang tantangan dan harapan dalam perjalanan demokrasi Indonesia. Dengan analisis yang mendalam dan data yang relevan, penulis berhasil menyampaikan pesan bahwa meskipun ada banyak rintangan, masih ada peluang untuk memperkuat demokrasi di Indonesia melalui partisipasi aktif dan kesadaran politik masyarakat. Hal ini menjadi penting untuk memastikan bahwa demokrasi tidak hanya bersifat prosedural, tetapi juga substantif, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem politik yang ada.
Nama: Novita Sari Dewi Gultom
NPM: 2411011003
Kelas: A

Menurut saya, video ini memberikan wawasan yang cukup mendalam tentang kondisi demokrasi di Indonesia dan tantangan yang dihadapinya. Salah satu poin penting yang diangkat adalah tentang polemik dan kegaduhan yang sering terjadi dalam konteks demokrasi. Meskipun kegaduhan ini bisa dianggap wajar, kita perlu menjaga agar diskusi tetap konstruktif dan tidak terjebak dalam perdebatan yang tidak produktif, terutama ketika menyangkut isu-isu serius seperti korupsi dan prosedur demokrasi.

Video ini juga menyoroti penurunan peringkat demokrasi Indonesia menurut studi dari Freedom House, yang menunjukkan bahwa Indonesia telah mengalami kemunduran dari status "full free" pada tahun 2013 hingga saat ini. Hal ini menjadi perhatian serius, terutama ketika kita melihat laporan dari The Economist Intelligence Unit yang menunjukkan penurunan kualitas demokrasi di negara kita. Menariknya, kondisi ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di negara-negara yang sudah mapan demokrasinya, seperti Amerika Serikat.

Secara keseluruhan, saya merasa video ini mengajak kita untuk merenungkan kondisi demokrasi yang kita hadapi saat ini, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia. Pesan yang ingin disampaikan adalah pentingnya menjaga dialog yang sehat dan konstruktif dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada dalam sistem demokrasi kita.
Nama: Novita Sari Dewi Gultom
NPM: 2411011003
Kelas: A

Selamat pagi Pak Roy dan teman-teman yang saya kasihi, izinkanlah saya untuk memberikan tanggapan atas video yang telah diberikan.

Materi yang disampaikan di dalam video itu mengenai dinamika dan tantangan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu sangat relevan, terutama dalam konteks Indonesia sebagai negara dengan keanekaragaman budaya, agama, dan tantangan globalisasi. Pentingnya Pancasila dalam pengembangan ilmu itu terletak pada fungsinya sebagai landasan ideologis yang dapat memberikan arah yang jelas untuk memastikan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak hanya mengejar kepentingan ekonomi global, tetapi juga memperkuat identitas bangsa dan kemandirian nasional.

Pancasila sebagai pedoman pengembangan ilmu menekankan pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan kesejahteraan sosial dalam penelitian dan inovasi. Hal ini penting untuk mencegah dominasi kapitalisme dan konsumerisme yang berpotensi mengurangi peran lokal dalam produksi ilmu dan teknologi. Misalnya, dengan menjadikan nilai Pancasila sebagai landasan, Indonesia dapat mengarahkan penelitian pada solusi permasalahan nasional, seperti pengelolaan sumber daya alam, pengentasan kemiskinan, dan pemerataan pendidikan berbasis teknologi.

Tantangan terbesar adalah bagaimana mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila secara praktis dalam kebijakan pendidikan, penelitian, dan inovasi. Globalisasi, dengan segala peluangnya, sering kali menjadi penghambat karena membawa budaya pragmatisme dan konsumerisme yang tidak sejalan dengan semangat Pancasila. Oleh karena itu, para ilmuwan dan akademisi memiliki tanggung jawab besar untuk menyelaraskan pengembangan ilmu dengan nilai-nilai budaya bangsa, sehingga hasilnya tidak hanya membawa kemajuan teknologi tetapi juga memperkuat fondasi ideologi bangsa.

Jadi, dapat kita tarik kesimpulan bahwa Pancasila penting dalam menerapkan ilmu karena memberikan landasan moral, budaya, dan ideologi yang dapat menjaga arah pengembangan ilmu pengetahuan agar tetap relevan dengan kebutuhan dan nilai-nilai bangsa. Tanpa Pancasila, ada risiko besar bahwa kemajuan ilmu pengetahuan hanya akan mengikuti arus pasar global tanpa memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat Indonesia.